Menu
/
Ada pepatah bilang begini, nama adalah doa. Terkait dengan pengalamanku dan tulisanku kali ini, aku setuju dengan pepatah tersebut. Judul bukunya aja dah Trave(love)ing, risiko dong jika pada akhirnya buku ini terkesan jalan-jalan alias berpindah tangan, dari satu pembaca ke pembaca lainnya, dari satu tempat ke tempat lainnya bahkan berisiko keinjek karena saking seronoknya dibaca dimana-mana apalagi ada info lomba, sudahlah, habislah ni buku.




Jadi, buku Trave(love)ing aku temukan diantara tumpukan buku koleksi Rumah Cahaya FLP Sumut, gak tahu kenapa pertama kali lihat buku ini jatuh cinta. Lihat saja cover nya yang klasik-klasik tralala, dah gitu baca tagline judulnya: Hati patah kaki melangkah. Omaakkjaang, pas kali lah aku pikir. Emang sih aku pernah patah hati tapi gak terlalu kronis cuma pikiran ku aja yang terlalu visioner namun pas liat kondisi tabungan, hihihi gak cukup juga buat melarikan diri plus hati yang patah untuk ke luar negeri, Australia. Paling gak cukup jauh lah dari pandangan matanya dan interaksi secara fisik dengan begitu hati pun akan cepat dalam proses penyembuhannya. *deeuu…segitunya (benerin bulu mata)*

Alhasil, buku ini habis, habis dibaca maksudnya bukan habis karena gak ada lagi yang mau dimakan. Ceritanya keren sih, bayangin aja, empat anak manusia dipertemukan Allah dengan kondisi lagi patah hati udah gitu langsung mutuskan buat jalan-jalan, dan gak sembarang jalan-jalan, Mbak Mya melarikan hatinya yang patah berdarah-darah sampai ke Dubai, ckckckc. Gilak gak tuh? Luar biasa memang patah hati tu ya, tapi kalau disikapi dengan bijak mungkin yang namanya tali menggantung di langit-langit rumah atau botol racun yang tumpah, atau racun tikus yang sisa setengah pun bakal gak ada.

Ah, bahagia, senang, sedih, patah hati, hati berbunga-bunga, itu mah sudah lumrah, sudah memang sirkulasi kehidupan seperti itu, jadi usah disikapi terlalu berlebihan, :D. Bahagia ya tersenyum, patah hati ya nangis trus jalan-jalan trus bangkit lagi buka hati lagi buat cinta yang baru, tetap jadi pemilik hati yang hello kitty, jangan hati yang seperti Brutus kawannya Popeye. ^_*

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.