Menu
/

Judul Buku             : The Coffee Memory
Penulis                     : Riawani Elyta
Cetakan                    : Maret, 2013
Penerbit                   : Bentang Pustaka
Halaman                 : 226 Halaman



https://www.goodreads.com/book/show/17620636-the-coffee-memory
             Apa yang dilakukan kenangan terkadang tidak melihat situasi, ia bisa datang begitu saja lalu menarik kita untuk hidup bersama di dalamnya, kadang ia bisa pergi agar kita dengan leluasa menata masa depan. Dan pilihan terakhir yang dipilih Dania.
            Kecelakaan mobil yang Dania alami beserta Andro, suaminya, mendadak membuat hidup Dania tak sama lagi,  Andro meninggal.  Dania pun menjalani hari-hari tanpa Andro dengan mengenang segala hal tentang Andro. Andro sang barista hebat, racikan kopinya tak ada yang bisa menandingi, pun kini perlahan-lahan aroma kopi racikan Andro menjauh.
Namun, suatu pagi, seketika Dania bangkit dari tidur, Sultan, anak semata wayangnya mengantarkan segelas kopi yang aromanya mengingatkan ia pada suaminya. Ternyata, Mama Dania yang membuatkan, dengan cara itu akhirnya sang Mama bisa menegur Dania untuk bangkit dan meneruskan usaha kafe kopi sepeninggal Andro, Katjoe Manis. 
http://sydneyvsmelbourne.wordpress.com/category/coffee/
            Cukup sulit bagi Dania untuk memulai meneruskan usaha kafe kopi suaminya, karena untuk masalah manajemen, Dania tak pernah berurusan tapi sekarang, Dania-lah decision maker alias bos di Katjoe Manis. Meski tertatih, dengan bantuan Ratih, pegawainya, Katjoe Manis berdenyut kembali. Dania mengawalinya dengan membuka lowongan untuk barista, pengganti Andro,  di Katjoe Manis. Dari sekian banyak pelamar, Dania menjatuhkan pilihan pada Barry. Barry adalah sosok barista misterius, keputusannya melamar di Katjoe Manis setelah mapan menjadi barista di sebuah coffee shop ternama membuat Dania penasaran. 
http://www.dgupost.com/news/articleView.html?idxno=42
             Selain Barry yang membuat Dania penasaran, ternyata membangun usaha kafe kopi susah-susah gampang, Dania harus menghadapi tawaran menggiurkan dari abang iparnya, belum lagi pertumbuhan pesat dari kafe kopi itu sendiri di Batam yang membuat Katjoe Manis terancam tutup, apalagi sejak ia tahu Pram, sahabat kentalnya di SMA juga mendirikan usaha kafe kopi di lokasi yang sama. Konflik demi konflik dalam membangun bisnis ini terus dilalui Dania, hingga siapa yang sangka, malam itu, gedung Katjoe Manis terbakar, disusul Sultan, jantung hatinya, menderita Demam Berdarah. Menghadapi itu semua, mampukah Dania bertahan? Siapa Barry sebenarnya? Haruskah Dania menerima cinta Pram dan tawaran bisnis lain yang lebih menggiurkan oleh abang iparnya?

Novel dengan Aroma Kopi dan Rasa Bisnis yang Kental

http://bloomingedelweiss.blogspot.com/2010/05/kisah-sebutir-biji-kopi.html
Kopi, adalah tanaman yang bijinya sedang naik pamor saat ini, terbukti dari banyaknya usaha kedai kopi, kafe kopi yang berdiri bak cendawan di musim hujan, termasuk dalam karya sastra pun kopi tetap menarik di angkat sebagai objek cerita. Diantaranya Dee atau Dewi Lestari, dengan buku kumpulan cerpennya berjudul Filosofi kopi dan sekarang dalam kemasan What’s your Flavour? Penerbit Bentang Pustaka mengangkat tema kopi untuk dijadikan bahan cerita dan mengalirlah kisah The Coffee Memory dari tangan dingin seorang Riawani Elyta. 
http://blog.seattletimes.nwsource.com/coffee/2009/12/
 Di dalam Filosofi Kopi,  Dee dalam sekali menguak makna yang terpendam dalam tiap seduhan dan tegukan kopi dari kisah Ben yang maniak kopi, sedangkan dalam kisah  Dania dengan Katjoe Manis-nya dalam The Coffee Memory, selain menawarkan sensasi kopi yang mengalir ke tenggorokan, tapi juga bagaimana seorang freak kopi terlibat di dalam proses penyajian kopi berkualitas tinggi di sebuah kafe atau kedai kopi, dan itu baru namanya pecinta kopi dan tidak sekadar penikmat kopi. Jadi The Coffee Memory  melengkapi Filosofi Kopi.
Buat Anda yang selama ini baru sampai pada taraf penikmat kopi dan sudah lama ingin membuka usaha kedai kopi, novel yang kovernya bertaburan biji kopi ini bisa dijadikan alternatif untuk menambah wawasan Anda sebelum menggeluti usaha tersebut. Lika liku perjalanan Dania dalam membangun Katjoe Manis cukup inspiratif. Quote-quote disetiap awal pembukaan bab, berisi tips-tips keren tentang bagaimana seharusnya membuka dan menjalankan bisnis coffee shop. Berbisnis tidak harus menjadikan seseorang tunduk patuh pada kebiasaan, kecenderungan, dan teori yang berlaku umum. (Hal. 63)
Namun, sepertinya ada yang keliru dengan penulisan nama Katjoe Manis, menurut ejaan lama ‘tj’ adalah c, berarti Katjoe Manis dibaca Kacu Manis, padahal berdasarkan penjelasan pengarang tentang latar belakang penamaan kafe kopi tersebut adalah saat  Andro mendapati Dania menghirup aroma kayu manis (hal. 28) dan jadilah kafe tersebut dinamakan Katjoe Manis, dan penulisan seharusnya pun jika ingin mengambil ejaan lama biar kental rasa retronya menjadi Kajoe Manis.
            Meskipun begitu, novel ini layak dibaca dan dikoleksi, sangat inspiratif sekali untuk yang hendak menambah pengetahuan tentang kopi dan untuk yang berkecimpung di usaha coffee shop. Selamat Membaca, Selamat Menyeduh dan Menikmati Kopi Terbaik Anda, serta Selamat Berbisnis Coffee Shop.  
http://www.lovefood.com/journal/features/12254/become-the-perfect-home-barista
#Tulisan ini diikut sertakan dalam Lomba Review Novel Love Flavour? Series oleh Bentang Pustaka DL: 30 Des 2013


2 comments

Thank you reviewnya, keren ada gambar2nya:-) good luck ya:-)

Reply

sama-sama mbak ;) wuaahh langsung direspon sama penulisnya *jadi malu* sukses terus karyanya ya mbak

Reply

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.