Menu
/

Judul: Frozen
Sutradara: Chris Buck dan Jennifer Lee
Durasi: 102 Menit
Produksi : Walt Disney Animation Studio
Budget: $105 million
Liris :19 November 2013
Genre: Komedi, Musikal, Animasi
http://img1.wikia.nocookie.net/__cb20131002122858/disney/images/thumb/5/58/Frozen-movie-poster.jpg/250px-Frozen-movie-poster.jpg

Well, mumpung masih lekat diingatan dan baru nonton juga hehehe. Film ini direkomendasikan oleh muridku, kalau kata pepatah, guru suka nonton murid begitu pula *emang ada pepatah begitu?, ya daripada dianalogikan pakai kata ‘kencing’?
Diinspirasi dari dongeng karya Hans Christian Andersen yang berjudul Ratu Salju, film Frozen tercipta, dan dirilis November 2013. Cukup ketinggalan buat aku hahaha, tapi tak mengapa, daripada nonton The Raid #2 sungguh aku tak sanggup T_T dengan film berdarah-darah gitu.
Frozen adalah film animasi komedi fantasi musical, hadeh ribetkan yak menjabarkannya, tapi udah ngerti lah ya. Yup, film animasi, ada komedinya juga terus dikit-dikit nyanyi hehehe :D
Film ini diawali dengan adegan seorang bocah lelaki dan rusa kutub peliharaannya sedang membantu memecahkan es di danau yang beku, diperjalanan pulang, di sebuah hutan, bocah tersebut melihat kejadian aneh, deru derap langkah kuda yang tergesa dikendalikan oleh seorang raja ratu dan kedua putri kecil mereka ke sebuah tempat, tempat para trolls atau manusia batu hidup. Apa yang disaksikan bocah lelaki tersebut menjadi hal yang terlupakan bertahun-tahun kemudian.
Alkisah hiduplah raja ratu dari kerajaan Arendelle dan kedua putri kecil mereka,Elsa dan Anna. Putri Elsa seperti sebuah kutukan, sedari kecil telah memiliki kekuatan ajaib untuk menciptakan es dan salju. Suatu malam, disaat Putri Anna, adiknya bersikeras mengajak Elsa untuk bermain es, secara tidak sengaja, Elsa mencelakakan Anna, hingga Anna hampir tidak sadarkan diri. Seketika itu raja dan ratu membawa Elsa dan Anna ke pemukiman trolls, manusia batu yang bias menyembuhkan Anna dan memindahkan ingatan Anna atas kekuatan sihir yang dimiliki kakaknya, sejak itu pula lah, Raja dan Ratu memutuskan untuk mengisolasikan Elsa di kastil tepatnya di kamar Elsa agar Elsa bias belajar mengendalikan kekuatannya, takut kalau-kalau secara tak sengaja dan sadar ia mencelakakan adiknya lagi, terlebih lagi orang lain, jadi seluruh jendela dan pintu istana ditutup selama bertahun-tahun kemudian.
Tahun demi tahun berlalu, hingga Elsa dan Anna tumbuh menjadi gadis remaja yang cantik, tapi sayang, mereka hidup terpisahkan kamar. Anna melewati hari-hari tanpa kakaknya, setiap saat ia bernyanyi ‘Do you want to build a snowman?’ di depan pintu kamar kakaknya, berharap bisa membujuknya untuk bermain seperti waktu kecil dulu, tapi berhubung karena ingatan Anna akan kejadian Elsa yang hampir mencelakakannya ia tidak ingat, maka Anna menganggap bahwa Elsa adalah kakak yang tidak mau bertemu dan bermain dengan adiknya, Anna bersebab kekuatan ajaib yang tidak terkendali itu.
Menghadapi sulung perempuannya yang unik itu, kedua orangtua Elsa tidak berarti benar-benar mengisolasikan Elsa, ayahnya selalu mengajarkan cara mengendalikan kekuatan ajaib Elsa dengan kata-kata, bahwa kekuatan tersebut harus disembunyikan, jangan dirasakan, dan jangan biarkan orang lain tahu. Ayah Elsa mensiasatinya tangan Elsa dengan sarung tangan.
Sampai disini dakuw mikir, bukannya sarung tangan kan juga disentuh sama Elsa, kenapa gak beku yak? Hehehe :D
Kesedihan semakin menjadi saat kedua orangtua mereka meninggal di laut karena badai.
Sepeninggal kedua orangtua mereka, tibalah umur Elsa untuk dinobatkan menjadi ratu, penerus raja, ayahnya yang meninggal. Anna begitu gembira menyambut hari penobatan tersebut, saking girangnya, dia menjelajahi seluruh kota sambil bernyanyi For the First Time in Forever, hingga bertemu dengan Pangeran Hans dari Selatan dan Anna pun terpesona. Berbeda dengan Anna yang riang gembira, justru Elsa menyambut hari itu dengan penuh kegalauan, bayangin aja, apapun yang ia sentuh bisa berubah jadi es, apalagi pada saat penobatan ia harus memegang tongkat dan cawan suci. Meskipun begitu, prosesi penobatan pun berjalan lancar, ya sempat berubah jadi es juga tu tongkat dan cawan suci tapi buru-buru Elsa meletakkan kembali.
Acara perayaan penobatan Ratu Arandelle yang baru pun digelar. Anna masih seronok dan terpesona dengan Pangeran Hans. Nah, disini nyanyi lagi kita, judul lagunya Love is an open door. Harap maklum aja dengan tingkah Anna, seumur-umur gak pernah bertemu pria cakep, pas ketemu Hans, ia langsung aja yakin dengan mitos Love at the first sight, dan bahkan Hans memutuskan untuk menikahi Anna. Mendengar berita keinginan adiknya untuk menikah malam itu juga, Elsa kaget. Awalnya ia berusaha tenang menghadapi sikap adiknya. ‘Kamu tahu apa soal cinta kak?, bahkan kau saja sering membantingkan pintu untukku’, Woopp mendengar itu Elsa, ngamuk, kekuatannya bekerja, bangsawan dari Weselton yang mencari keuntungan dari wilayah Arandelle memanfaatkan momen ini untuk mencari kelemahan kerajaan Arandelle, muncullah pernyataan, bahwa Ratu Elsa adalah monster.
Menghindari kekuatannya yang lebih besar, lebih dikarenakan panic juga, Elsa memilih kabur sejauhnya dari Arandelle. Nun tinggi di atas pegunungan salju di Utara sana, Elsa menyendiri, disini kita nyanyi (lagi) saudara-saudara, Let it Go, dinyanyikan oleh Demi Lovato, keren mah suaranya, lirik lagu ini juga Jleb banget, mewakili perasaan Elsa yang ingin bebas, bebas dari kutukan, bebas menggunakan kekuatan itu, bebas dari perasaan takut mencelakakan adiknya gegara kekuatan yang tak pernah ia harapkan. Di atas pegunungan ini, Elsa menciptakan istana es versi dirinya, pas adegan ini, daku paling suka saat ia merubah kostumnya, *_* mirip Sailormoon saat melakukan adegan ‘Berubah!’, ditambah lagi desain kostum Ratu Salju-nya yang mewah *_* jubah transparannya itu looh, maniisss, belahan betisnya apalagi wew, Sekseeeeh hehehe. #dasar_khayalan_gadis :p
Didera rasa bersalah, Anna pun meminta Hans menjaga kerajaan sedang Anna berusaha mencari kakaknya. Ditengah-tengah pencarian Elsa, Anna dipertemukan dengan Kristoff si manusia gunung dan rusa kutub kesayangannya, Sven. Merekalah yang menuntun Anna untuk ke Gunung Utara tempat dimana Elsa membangun kerajaan es-nya, diperjalanan bertambah lagi teman mereka, Olaf. Olaf adalah manusia salju buatan mereka waktu kecil, dan kini saat kekuatan Elsa makin menjadi, Olaf pun turut hidup. Nah, diadegan ini, pas ditanya Olaf ‘Apa tujuan kalian mencari Elsa?’, ‘Kami ingin Elsa menciptakan suasana menghangat kembali, alias musim semi seperti Arandelle sediakala’. Mendengar kata ‘Summer Breeze’, si Olaf manusia salju yang aneh, (aneh lah, masak manusia salju mengharapkan musim semi?,bukannya musim tersebut justru malah melelehkan dirinya?) hahaha, disini Olaf malah nyanyi, lucu lah ekspresi Olaf pas nyanyi, jadi keinget ulah minion di Despicable Me #2.
Akhirnya, Anna menemukan istana es kakaknya. Elsa kaget, namun Elsa tidak ingin kembali ke Arandelle. Anna tetap membujuk kakaknya. Elsa menjadi gelisah, dalam kegelisahannya itu, Elsa melakukan serangan kembali untuk mengusir adiknya, dan kena lah jantung Anna, Anna melemah. Celakannya lagi, Elsa juga menciptakan monster salju untuk mengusir, Anna, Kristoff, Olaf dan Svan.
Semakin lama Anna semakin melemah, rambutnya mendadak memutih. Kristoff pun mengajak Anna untuk menemui para trolls, ia pun menceritakan kejadian masa kecilnya saat melihat raja dan ratu mendatangi pemukiman trolls untuk menyembuhkan Anna. Namun, kali ini, trolls tidak mampu menyembuhkan kutukan tersebut, hanya cinta sejati yang dapat menyembuhkan Anna. Yup, seperti kebanyakan film-film Walt Disney, selalu mengedepan cinta sejati. #Tsaahh.  Mendengarkan saran troll itu, segera Kristoff membawa Anna kepada Hans yang berada di Kerajaan Arandelle.
Di Arandelle, saat mengetahui kuda Hans kembali tanpa ada Anna di atas kudanya, Hans memutuskan untuk mencari Anna di Gunung Utara. Sesampainya disana, Hans berhadapan dengan monster salju, Monster Salju kalah, Hans juga berhasil melumpuhkan Elsa. Elsa dipenjara, tangannya dirantai di penjara Kerajaan Arandelle. Saat Elsa sadar, Hans kembali meminta Elsa untuk membuat cuaca cerah kembali. Tapi, Elsa gak tahu bagaimana caranya, sampai semakin lama, kekuatan Elsa terus bertambah.
Sementara itu, Anna semakin melemah, Kristoff berhasil membawanya ke pelukan Hans, namun tak dinyana, Anna yang mengira Hans adalah cinta sejatinya, berharap dapat ciuman agar kutukan kekuatan kakaknya pada dirinya hilang, malah sebaliknya, Hans membiarkan Anna mati membeku pelan-pelan. Hans selama ini mengatur siasat agar kekuasaan kerajaan Arandelle,pindah ke tangannya dengan cara membuat Anna jatuh cinta dan menikah.
Di luar sana, efek kekuatan Elsa malah menjadi badai salju yang dahsyat. Kristoff dan Sven yang berjalan lesu  menuju jalan pulang, akhirnya terpaksa berbalik karena khawatir dengan Anna, Kristoff diam-diam mencintai Anna.
Di ruang perapian, tempat Anna disekap oleh Hans, datanglah Olaf untuk menyelamatkan Anna, dengan bantuan Olaf, perapian dinyalakan, Anna bisa hangat kembali, di adegan ini ada satu kalimat yang mempesonaku, ‘Pergilah Olaf, aku tidak apa-apa’, ‘tidak, aku mau menunggu cinta sejatimu disini’, ‘Tidak Olaf, nanti kau meleleh’, ‘Bukannya setiap orang akan meleleh?’ Ow ow so sweet, ngertikan maksud meleleh disini? Terharu, terpukau, begitu lah kira-kira :D
Dengan kekuatannya Elsa bisa melarikan diri dari penjara, Anna hampir terperangkap akibat kutukan es yang semakin bereaksi hendak membunuhnya. Olaf membantunya keluar dari situasi buruk tersebut dan berlari menemui Kristoff.
Di tengah-tengah laut yang beku, dimana kapal-kapal para tamu dari Negara tetangga masih berlabuh dan juga ikutan beku. Hans berhasil menemui Elsa, Hans memaksa Elsa agar segera mengubah cuaca, Hans juga menyampaikan bahwa adiknya Anna telah mati membeku akibat kekuatannya. Di tempat yang sama juga, saat Kristoff hampir mendekati Anna untuk menciumnya, Anna malah berbalik arah untuk menyelamatkan kakaknya yang terduduk lemas mendengar kabar burung kematian Anna dari Hans, sedangkan Hans dari belakang Elsa telah bersiap-siap menghunuskan pedang ke arah Elsa, melihat hal itu, Anna yang didalam kepayahannya menahan jantung yang hampir beku, Anna mengorbankan dirinya untuk menghalau pedang Hans, detik itu juga, Anna berubah jadi patung Es, pedang Hans pecah karena beku dan tidak jadi menghunus Elsa.
Melihat patung Es adiknya yang malang, Elsa menangis memeluk Anna, keajaiban datang, patung es Anna mencair, kutukan terhadap Anna sirna. Terungkaplah jawaban bahwa cinta sejati Anna itu ya kakaknya bukan Kristoff yang baru ia temui dalam kurun waktu semalaman sedangkan Elsa adalah kakaknya yang telah hidup bertahun-tahun dengannya. Dan Elsa juga mendapatkan jawaban tentang bagaimana ia mengendalikan kekuatannya, ya dengan cinta. Cinta kepada rakyatnya, ia menjadikan kekuatan menciptakan es nya untuk membahagiakan rakyatnya, bukan dengan menakuti mereka. Intinya bagaimana agar kekuatan kita itu jadi manfaat buat banyak orang, begitulah cara mengendalikannya. ^_^
Pssst, bagaimana nasib Hans? Ya tahu sendirilah ya, yang jelas, ada kalimat keren dari Anna untuk Hans:
Prince Hans               : Anna? But she was froze your heart?
Princess Anna           :The only frozen heart around here is yours

JLEB! HEHEHEH, ayo buat hatinya yang lagi beku, maka lelehkanlah lembutkanlah dengan berzikir, banyak baca Qur’an, dan kurangi tertawa yang berlebihan. Dan buat yang lagi marah-marahan sama kakak atau adik perempuannya, film yang cukup feminim ini bisa jadi inspirasi atau pembelajaran buat kamu agar stop untuk marah-marahan, baikan dan kompakan lagi seperti dulu itu jauh jauuuh lebih baik. Kan seru tuh bisa makan coklat atau es krim bareng, nyalon bareng, beli baju bareng, dan seru-seruan bareng. ^_^

Film animasi ini cukup direkomendasi buat ditonton remaja dan dewasa. Tumben banget film sekelas Disney yang biasanya kalau ending itu diakhiri dengan kissing pangeran ke sang putri, tapi kali ini, rasa sayang dan pelukan dua saudara kandung yang menyelesaikan kutukan salju itu, kirain kissing nya Kristoff dan Anna, ternyata eh ternyata hehehe. Suka deh endingnya :-*. Kalau nonton versi 3D nya pasti berasa banget efek suasana dingin yang dimunculkan di film ini, sepanjang film disajikan gambar salju melulu, brrrr brrrr hehehe ^_^




Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.