Menu
/

9 Juni 2014
Wohooo, Today is My Big Day, \^0^/ hari ini adalah hari penerbangan pertamaku ke luar negeri. Perlahan tapi pasti mimpi yang kutulis di dinding kamar, terwujud satu per satu. Menjelajahi bumi Allah, dan Malaysia, adalah negeri pertama yang akan aku tuju.
Seakan percaya tak percaya, dah kayak adegan Rapunzel pertama kali keluar dari menara hahaha, Galau abis :D. Nah, Aku, seminggu sebelum keberangkatan aja masih tugas di luar kota, belum packing dan belum observe, aku masih search sedikit di internet, dan menghubungi kawan-kawan yang di Malaysia serta saudara emak. Sampai malam hari H pun, kami (aku pergi bersama Kak Erna) belum pasti bakal ada yang jemput atau tidak di bandara :D karena teman yang di Kedah sudah mewanti-wanti bahwa bandara KL itu buesssaarr, dan pun bila tiba di KL, KL itu luaasss T_T ya kekhawatiran yang berlebihan tapi mestilah ditanggapi serius dan endingnya… :D 
Ekspresi Rapunzel saat pertama kali keluar dari Menara nya HAHAHA
Senin malam, selesai sholat maghrib, aku baru mulai packing -_-“ dan Alhamdulillah selesai sekitar dua jam berikutnya :D dan sekitar jam 10 Kak Erna datang. Dia menginap di rumah, agar kami bisa berangkat bersama keesokan paginya. Selama seminggu keberangkatan kami belum ada bertemu untuk merencanakan hendak kemana saja di Malaysia selama dua minggu, Mas Bro dan Mba Sis :D , malam itu barulah kami bicarakan dan simpulannya adalah kami dijemput oleh seorang teman temannya teman di bandara. Dan kami akan langsung ke Kedah. Gak sabar menunggu esok pagi ^_^.
Tarraaa…pagi, kamu *_*, sebelum berangkat kami menunggu Alfamart depan rumah buka :D , dan hari itu aku dalam kondisi drop, batuk dan flu T_T maka aku perlu bawa permen tolak angin, tolak angin cair, lalu lasegar ukuran 1 liter, youC1000 rasa lemon, wafer tango, cemilan oishi sponge coklat.
Well, udah jam 9 aja, fine, saatnya berangkeee…becak mesin telah di stop, dan kami pun menuju stasiun Bus Damri di Carefour. Awalnya aku gak tau stasiun Damri ini dimana ternyata disamping Carefour :D . Nah, buat yang minim dana untuk berangkat ke bandara via taksi,kereta api atau kendaraan sewa lainnya, mending naik Bus Damri aja deh, murah meriah \^0^/ gak berasa 2 jam, eh udah sampai di Bandara KNIA.
Aku dan Kak Erna
Dengan nomor penerbangan QZ-124 Air Asia dan jadwal terbang 13.30 , kami pun menanti giliran check in dengan duduk manis (ahai… ) dan pemirsah,  bila hendak berangkat menggunakan pesawat apalagi ke luar negri, pastikan kamu sudah sampai 2 jam sebellumnya di bandara, bersebab, jam tiba dihitung berdasarkan jam yang berlaku di Negara kita tuju, dan Malaysia itu 1 jam lebih cepat dari Indonesia.
Jangan kayak kami hahaha, kami sempat direpetin petugas check in, kami sepele sama jadwal check in, karena melihat antrian check in masih panjang, jadi ya duduk tenang aja dulu, eh giliran udah sepi baru heboh hahaha. Kami check in dalam keadaan terburu-buru X_X setelah direpetin petugas check in -_-“, Alhamdulillah tak ditinggal pesawat, hahaha, nasib kali aku ini, tempo hari pas tugas keluar kota, hamper ditinggal kereta api -_-“ ya Allah.
Karena diawali dengan terburu-buru, maka kami pun menuju ke ruang keberangkatan juga terburu-buru hahaha. Jadi di KNIA itu ada tempat khusus untuk keberangkatan, dia seperti pintu masuk, nah boleh masuk bila men-scan barcode tiket, saking paniknya, Kak Erna yang megang tiket kami, tak sadar bahwa tiket dari check in tadi itu diselipkan di passport, hebohlah kami mencari benda yang bisa di scan. Bertanyalah kami sama abang-abang yang ada di belakang kami yang kayaknya juga mau masuk.
Pas pulak Kak Erna pegang tiket online yang sudah ku print out, tiket itulah yang digosok gosokkan Kak Erna ke layar scan barcode, haduh, kalo ingat kejadian itu ngakak guling-guling aku :DD Nyadar kebodohan yang kami lakukan pas bertanya dengan petugas, dan kami pun bisa melewati pintu untuk masuk ke ruang keberangkatan.
Selanjutnya, kami menuju ke ruang pemeriksaan passport, lalu masih dengan tergopoh-gopoh pulak T_T aku tak merasakan lagi betapa beratnya tasku T_T #umaakk , kami menuju bagian pemeriksaan barang, dan disini kehebohan terjadi,
Aku panik, 2 tasku sudah berjalan ke terowongan pemeriksaan, nah tinggal dompet kecil yang kugantung dileher, aku panik umaaakk, hampir aku potong leher #horor >.< eh potong tali tas kecilku, tapi kenapa gak dari tadi aku copotkan tali pengaitnya saja, daripada ribet melepaskannya dari kalungan leherku. HAHAHA
Sebenarnya aku tau bahwa kita tidak boleh bawa cairan lebih dari 100 ml, nah kalian dah baca kan di awal perjalanan tadi kami sempat belanja, dan semua minuman itu disita #Umaak lagi TT_TT, aku sempat menyerahkan botol Tupperware-ku, tapi tak tak, tak tega, enak aja petugas imigrasi itu -_-“ ku minumlah setengahnya, lagi pulak aku capek juga kan pas lari-lari dari tadi HAHAHA, sedangkan minuman yang lain kami relakan, lain aku lain pula Kak Erna, Kak Erna disempatkannya meminum youC100 miliknya, HAHAHA, tak mau rugi :p, barulah kami boleh jalan lagi. Saat rapi-rapi, seorang petugas mengumumkan ‘Dompet, siapa ini?’ pas ku tengok, huwaaa dompetku T_T Ya Allah, thank you Allah :-*. Seronok kali kan perjalanan ini hihihi
Lalu kami pun menuju Gate 3, tempat dimana pesawat kami parkir. So, dimanakah dikau wahai Seat 27B? Kami pun terbang, #terharu *_* terakhir kali naik pesawat itu 5 tahun lalu -_-“ dan teteup deg deg an, segala macam dzikir aku lafadzkan, aih, cem gini lah Miss #Cupu jalan-jalan :D  
Hanya perlu waktu 45 menit saja, tapi ditambah pendaratan yang super hati-hati dan agak makan waktu, ada juga lah 1 jam di pesawat, kami tiba di Bandara jam 14.30 waktu Indonesia sedangkan waktu Malaysia adalah 15.30.
Untuk penerbangan low cost  dan khusus pesawat Air Asia, kita bakal mendarat di KLIA 2, ini Bandara baru, baru diresmikan 2 Mei 2014, meski baru, tapi memang luaasssssss T_T, untuk menuju ke pemeriksaan passport saja memakan perjalanan 30 menit, lalu pemeriksaan barang, dan kemudian ruang keluar dari Bandara, disana sudah ramai orang yang menanti keluarga, teman, dan lain-lain. Sedangkan kami? Kami harus menunggu jemputan Yusuf sekitar jam 5 sore nanti, ah tak lama pikir kami, sempatlah kami mencari sim card hp, ya Bandara KLIA 2 ini macam Mall, bukan macam lagi emang Mall lah :D cantek kali *_*.
Bawaan Kak Erna hahaha :D , bawaanku lebih heboh lagi hihihi
Nah, sim card yang kami pilih berdasarkan observ adalah Maxis, sekitar 9RM udah termasuk pulsa 5 RM di dalam, dan sudah bisa internetan puaass :D menunggu Yusuf, kami sempatkan sholat, kemudian cari tempat menunggu yang asik.
Kartu Maxis
Menunggu dan menunggu, eh udah jam 5, belum ada tanda-tanda Yusuf datang, oke. Sebaiknya kita makan, kami pun makan. Lapar, jendral T_T. Tips, nih buat kamu yang lagi-lagi minim dana kayak kami ini #eh :D , bawa nasi lengkap dengan lauknya yah, karena beli di Bandara itu mahal, ntar belum ngapai-ngapain ringgit kamu habis lagi T_T.
makan nasi bungkus di Bandara KLIA 2 ckckck, pasti orang Indonesia kan? Hahaha
Dan, sudah jam 7 malam, di Malaysia ini, jam 7 itu kayak jam 5 di Medan, masih terang, wow, *_* belum ada tanda-tanda Yusuf datang. Kami pun menelepon Yusuf, ternyata eh ternyata, waktu yang diperlukan Yusuf dari Kampus nya Kolej Universiti Islam AntaraBangsa Selangor sekitar 2 jam, oke dan kami pun menunggu lagi T_T
Dalam masa penantian itu kami gunakan untuk sholat magrib jam setengah delapan, lalu beli minum karena bandara sangaaatt dingin T_T, jadi dehidrasi bawaannya, lalu kegiatan kami berikutnya keluar masuk dari satu toilet ke toilet lainnya HAHAHA, membandingkan toilet yang di ujung sana dengan yang di ujung sini, HAHAHA. Kemudian, kami menulis, lalu menulis, lalu menunggu, dan terasa sekali, sudah jam 9 :D Yusuf nelpon, dan ternyata mobilnya rusak pulak TT_TT perlu waktu 2 jam lagi untuk tiba di Bandara, maka kami pun mengulang kegiatan yang di atas tadi, kecuali sholat, karena sebelumnya sudah di jamak, :D
Dua kali beli minum, X_X sebotol RM 3,5
Sekitar jam setengah 12, penantian yang panjang pemirsah hihihi tapi tetap dibawa seru :D , Yusuf tiba, kami pun berangkat ke flat adiknya di daerah Damansara, dan itu sekitar 2 jam dari Bandara. So, Malaysia ni luaassss, kemana-mana jauh, jadi wajar saja jika mobil (baca: kreta ) sudah menjadi keperluan utama bagi warga Malaysia. Pengen belajar bawa mobil *_* #Semangat, Ul :D , lanjuutt…
Khusyu' , menunggu HIHIHI
Sepanjang perjalanan, kami bercerita, dan memuaskan mata dengan pemandangan Malaysia di waktu malam. Indahnyaaaa *_* Nah, tentang si Yusuf ini, nanti akan diceritakan dalam satu cerita khusus, sabar yah ^_^. Ada yang unik dari si Yusuf ni, dia paling tidak focus bawa mobil bila sudah menjawab telepon, pasti nyasar HAHAHA.
Singkat cerita, tibalah kami di Damansara, sebuah daerah yang berisikan bangunan flat berlantai 6. Kuala Lumpur adalah pusat belajar dan bekerja bagi para warganya sehingga kita pendatang tidak akan menemui rumah penduduk pada umumnya, rata-rata gedung perkantoran, perkuliahan dan flat. Kalau pun rumah, pastilah ia perumahan yang elite yang tertata rapi.
Flat yang sederhana ini, jadi tempat menginap kami sementara, karena sudah tidak mungkin lagi mengejar bus ke Kedah. Esok perjalanan dilanjutkan. Nah, sampailah kami di flat Yusuf, di lantai 6, alamak penatnya T_T gemetar kaki ku saat menaiki anak tangga ini.
Dan, cerita ini bersambung yeee… mau tau gimana serunya perjalanan kami ke Kedah, Jom…

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.