Menu
/
Traveling—it leaves you speechless, then turns you into a storyteller.'
-Ibnu Batutah

Saya setuju dengan kalimat bijak di atas dari Ibnu Batutah seorang pengembara asal Maroko di abad ke 14. Perjalanan membuatmu gak bisa ngomong apa apa saking excited-nya suatu tempat atau kebiasaan unik orang setempat, tapi pulang dari janjalan hal tersebut bisa jadi bahan cerita yang seru.

Nah, adapun keunikan orang yang ditemui saat saya travelling ada banyak, tapi yang ingat cuma segini hehe…


Membonceng Anjing

Bagi saya ini unik, membonceng anjing, dan anjingnya anteng pula haha, gak perlu diikat atau diberi pengaman apapun, bisa jadi ni anjing udah jinak, pikir saya, kemudian sepertinya si anjing pintar jaga keseimbangan, soalnya posisi si anjing di bonceng ya dengan berdiri di atas kaki empatnya, haha, tapi lebih keren adalah pengendaranya, saluuutee. Sempat ke foto, tapi memorinya rusak, *nangis Bombay

Pasangan Muda Tapi Anaknya Banyak

Apalagi yang dilakuin saat menunggu jemputan di bandara? Ya salahsatunya adalah memperhatikan orang yang lalu lalang.

Masih muda, udah nikah, mapan, anak banyak, itu kereeen gilak itulah yang saya simpulkan dari kelakuan saya memperhatikan orang di bandara di sebuah negara. Dan mereka PeDe, bawa banyak anak terus bepergian melancong.

Meriahnya Suasana Kereta Api Malam Kelas Ekonomi

Bisa dibayangkan dong ya betapa membosankannya suasana kereta api malam yang ekonomi punya terus lama perjalanan 8 jam? Belum lagi kacaunya kondisi penumpang yang cuek, cuek tidur di depan toilet, cuek tidur di bawah kursi, cuek tidur di koridor, ampuuun, Mak, diperparah dengan hiruk pikuk penjual yang woro wiri, "MIJON... MIJON", "CANGCIMEN...CANGCIMEN" , semrawut banget. Horornya adalah pas kereta kami berhenti, ada beberapa anak yang minta recehan, kalau gak dikasi mereka bakal lempar batu. >_<

Sok Kenal Sok Dekat

Masih di kereta yang sama, saking gak nyamannya dengan kondisi kereta itu, saya (terpaksa) kenalan dengan dua cowok yang kayaknya seumuran, cerita cerita ngalor ngidul, ujung ujungnya main teka teki, bahaha, sampai pagi.  Pagi hari penumpang mulai banyak yang turun di beberapa stasiun yang dilewati. Barulah saya bisa tidur Mak eee.

Sampai saya balik ke Medan  pun, komunikasi gak putus, teleponan, SMS an, dan sepertinya saya mencium aroma virus merah jambu menyergap mereka, saya kan jadi merasa sok dicintai haha *preett

Akhirnya demi keamanan hati secara universal, pelan-pelan saya seperti hilang ditelan bumi bagi mereka, adapun syair lagu dangdutnya "Ditelpon gak diangkat, diSMS gak dibalas, apa sih maumu" *seerrrr

Itulah beberapa keunikan yang saya temukan saat travelling. Tapi setelah saya pikir-pikir, sesuatu itu unik, tergantung sudut pandang kita.

12 comments

itu.... seriusan gak di kasih di lempar batu kak? gila, jadi apa anak-anak itu kalau besar pas kecil moralnya udah kayak gitu . serem serem serem

Reply

Dulu sering juga ngalamin kalau naik kreta api. tapi sekarang kereta api udah lebih nyaman, udah ada securitynya di dalam kereta api, nggak ada tiket berdiri, jadi semuanya duduk, nggak ada lagi tuh yang desak-desakkan berdiri karena beli tiket yang non tempat duduk. dan yang paling menyenangkan adalah sudah ada AC dan nggak boleh merokok. tapi sedihnya udah nggak ada lagi yang jualan mizon dkk

Reply

Seriuuuss iyaak, makanya kk gak berhenti berdoa, "cepatlah pagi cepatlah pagi dan cepatlah kereta gerak"

Reply

Iya Dee, jempol dah untuk jasa layanan transportasi kayak kereta api sekarang.

Reply

Tahun brpa tu zee? KA ekonomi skarang sudah tak begitu2nya kok...wkkk...cangcimen n mijon udah gak berkeliaran lagi kok..hehe

Reply
This comment has been removed by the author.

6 atau 5 taon yg lalu kk :-D

Reply

Ibnu Batutah memang sangat inspiratif, jadi teringat novel 5 menara, Mak :D

Reply

keunikan orang yang ditemui saat traveling banyak memang kisah kisah inspiratif dari kalangan muslim, tapi dikit yang mencari tau

Reply

Wah, kejadian di kereta api itu, udah zaman dulu ya? Sekarang kan udah gak gitu lagi. Tapi saya juga sempet ngalamin, orang pada tidur di depan toilet, di bawah bangku dan pedagang yang berseliweran. Kurang nyaman ya...
Untung deh, sekarang gak gitu lagi he..he..

Reply

Mba aku kalo mijon ngerti, tp kalo cangcimen apa ya? Kacang kwaci permen ya? Wkwkwk

Reply

wah itu keadaan kereta api jaman dulu ya, serem gitu sampai lempar batu kalau ga dikasih hhuu aura-aura preman sekaliiii.
kalau sekarang udah nyaman ya keretaaa.
aku penasaran sama yang travelling bareng piaraannya anjing itu, hihihi kayaknya cute gitu..

salam kenal ya!

Reply

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.