Menu
/

MasyaAllah, Tabaraqallah dapat kesempatan hadir di Nutritalk yang diadakan Sarihusada-Nutrisi Untuk Bangsa tanggal 14 Maret 2016 di Washington Room, JW. Marriott Hotel Medan.

Bahagianya lagi si Aa’ ngasih izin, maka sejak seminggu setelah daftar, mulailah saya melakukan persiapan, ya ini pertama kalinya  saya meninggalkan Khalil selama 6 jam. Saya stok ASIP dan ngobrol dengan Khalil agar gak terkejut pas ditinggal Bundanya. Tibalah hari H, sebelumnya saya pikir saya gak bisa datang, karena sejak Sabtu sore suhu tubuh saya meningkat, puncaknya pas malam Senin T_T demam dan pening. Alhamdulillah, setelah dipijat pakai minyak bawang oleh si Aa’ kemudian minum paracetamol dan suplemen vitamin C, serta minum air putih hangat, kondisi perlahan pulih, dan hari Senin tiba.

Heuheu Khalil udah disusuin gak mau tidur, padahal udah jam 9, sementara open registration jam 9.30, *pintu kemana saja mana pintu kemana saja?* , akhirnya Khalil mau tidur juga, Bunda pun cus pergi, Khalil baik budi ya sama Tante Iin, Etek Tesya dan Uci Otok yaaa…

Setelah melakukan perjalanan panjang, haha, pake nyasar pula itu ke Bank Bangkok yang berkantor di JW. Marriott Hotel, saya pun sampai di lokasi acara, sekitar jam 10.15WIB, mampir di meja registrasi lalu menuju meja coffee break bahaha, busui lapar nih yeee…

Kawan-kawan sudah pada duduk manis melingkar di meja bundar, say assalamu’alaykum sebentar, sambil hap 2 lemper isi daging ayam, dan MC langsung membuka acara dengan sapaan HOORAAASS. Saya pun mulai ber-live tweet ria ^0^.

Sebelum kedua pakar tampil, Pak Arif Mujahidin selaku Corporate Affairs Head of Sarihusada lebih dulu menyampaikan kata sambutannya. Dalam kata sambutannya ada beberapa poin yang saya catat, diantaranya program Nutritalk ini ternyata sudah berjalan 5 tahun *dan guek aja yang kudet, baru tauk hihi. Program kali ini yang bertajuk Gizi di Awal Kehidupan : Dasar-dasar Pedoman Praktis Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak dengan Alergi Protein Susu Sapi, menjadikan Medan sebagai kota pertama yang dikunjungi tim Nutritalk. Alhamdulillah. Kemudian Pak Arif juga memperkenalkan sekilas tentang alat yang bisa menilai risiko alergi pada anak, berupa kartu yang dikeluarkan oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia), semoga tool dan diskusi nutrisi diadakan bisa membantu, karena itu semua bagian dari komitmen Sarihusada untuk mengedukasi masyarakat mengenai alergi dan tindakan apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Demikian pula dengan teman teman media yang hadir,  semoga bisa menyebarluaskan informasi tentang alergi ini.



Selanjutnya, gak sabar ke acara inti kaaan, samaaa, saya juga, eiittt tapi tonton dulu video tentang proses protein susu sapi kenapa bisa membuat alergi. Nonton video ini jadi gerbang untuk memahami penjelasan para pakar nantinya. Videonya gak saya rekam, mungkin ada di youtube.

Sekarang, saatnya saya menuliskan ilmu yang saya peroleh dari pakarnya, cus ke blogpost saya selanjutnya yaaa…


Foto bareng konkawan blogger 
Ittadakimaaas

Terimakasih banyak Sarihusada dan Nutrisi untuk Bangsa , Nutritalk kereeen.


Hadiah menang live tweet, Alhamdulillah




Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.