Menu
/
Judul        : Kisah Hebat Nabi Muhammad SAW
                  dan Kisah Ajaib Lainnya
Penulis      : Astri Damayanti
Penerbit    : Qibla
Cetakan    : Pertama, 2016
Halaman    : 265 Hal.

 “Sa’ad bin Hisyam pernah bertanya kepada ‘Aisyah Radhiallahu’anha tentang akhlak Rasulullah SAW, lalu Aisyah Radhiallahu’anha menjawab, ‘Akhlak beliau adalah Al-Qur’an’. Lalu Sa’ad berkata, ‘Sungguh saya ingin berdiri dan tidak lagi menanyakan sesuatu yang lain’
(H.R Muslim )

Ada kenangan masa kecil yang tak akan terlupa sampai sekarang, yakni kenangan mengaji di Majlis Ta’lim Jabal Noor. Ummi Madhuroh, istri Ustadz pemilik majlis sesekali terlibat dalam proses mengajar. Saya paling suka bila Ummi yang mengajar, apalagi kalau Ummi bercerita. 

“Ummi akan cerita Kisah Nabi Muhammad, siapa yang mau dengar?” sapa Ummi pada seluruh murid

“Sayaa…sayaa”, sorak murid-murid

Saya langsung ambil posisi pas di depan Ummi, haha, sambil yang lain desak-desakan dan sikut-sikut karena juga ingin berada di posisi di dekat Ummi biar jelas saat mendengarkan Ummi berkisah.

Ummi dan suaminya adalah lulusan Kampus Al-Azhar Cairo, jadi soal keilmuan agama dan segala cerita kerasulan tentu sudah jadi kajian sehari-hari.

Balik lagi kepada kenangan mendengarkan Ummi berkisah, Ummi kalau bercerita paling jago, itu sebab saya sampai ingat beberapa kisah yang ia ceritakan pada kami, salahsatunya kisah mukjizat Nabi Muhammad SAW yang dapat mengeluarkan air dari sela jari jemarinya. Kisah lengkapnya saya lupa, jadi sebagai pengingat, saya googling dan menemukan kisah lengkapnya.

Saat hendak berwudhu karena waktu subuh telah tiba, air tidak ada, padahal yang mau berwudhu cukup banyak, apalagi para sahabat pengennya shalat berjama’ah dengan Rasulullah. 

Rasulullah kemudian bertanya kepada sahabat yang memiliki kantung air, ternyata ada. Kantung air yang terbuat dari kulit kambing itu pun diserahkan kepada Rasulullah. 

Di atas kantung air itu, Rasulullah meletakkan tangan kanannya, jari-jarinya beliau kembangkan, dan memancarlah air yang bening dan sejuk dari sela-sela jari beliau. 

Saking melimpahnya air dari jemari beliau, Rasulullah sampai meminta Bilal bin Rabah untuk memanggil para sahabat agar segera berwudhu dari air yang memancar di jari-jari beliau. MasyaAllah Tabaraqallah. 

Tak hanya kisah tersebut, saya juga mengingat kisah hebat Nabi Muhammad SAW lainnya yang saya rekam saat Ummi bercerita, yakni mukjizat Nabi Muhammad SAW yang memerintahkan batu gilingan gandum Fatimah untuk menggiling sendiri. Canggihkan? Cerita lengkapnya, begini…

Suatu hari Rasulullah mengunjungi rumah putri tercintanya, Fatimah, untuk suatu keperluan. Bukan sambutan penuh senyum bahagia dari seorang anak kepada ayahnya, justru Rasulullah menemukan Fatimah berlinang air mata terduduk di dekat batu penggilingan gandum di rumahnya.

Rasulullah pun bertanya,”Wahai Fatimah, putriku, apa yang menyebabkan engkau menangis?, semoga bukan aku, wahai anakku”

Dengan suara parau akibat menangis karena lelah, Fatimah menjawab tanya ayahnya, “Bukan, bukan engkau ya Rasulullah yang menyebabkan aku menangis, tapi batu penggilingan dan segala urusan rumah tangga inilah yang membuatku menangis”

Oalah sekaliber Fatimah aja mewek ngerjain seabrek tugas rumah tangga, konon lagi mamah muda zaman sekarang, luarbiasa ya ibu rumah tangga itu. Ya, hampir seharian Fatimah menggiling gandum sampai jari-jarinya kesakitan dan kelelahan. 

Usai mendengarkan curhat putri kesayangannya itu, Rasullah gak malah langsung menasihati Fatimah dengan menyuruh beli blender eh ini zaman kapan yak wekekek, justru Rasulullah malah mendatangi batu penggilingan dan sambil membaca bismillah beliau memasukkan tangannya ke dalam sisa tumpukan biji gandu, dengan izin Allah, batu penggilingan tersebut bergerak sendiri dan menggiling dan menghaluskan gandum hingga jadi tepung. MasyaAllah. Keren bangetkan Rasulullah ini. Saya aja yang hanya mendengarkan kisah tentang kehebatan beliau sampai takjub, konon lagi menyaksikan sendiri. Semoga kita dipertemukan dengan Rasulullah SAW kelak di akhirat nanti. Aamiin ya Rabb.    

Kenalkan Nabi dan Karakternya pada Anak Sejak Dini melalui Buku 

Coba deh kita tanya pada anak-anak saat ini, siapa tokoh idola mereka? Pasti jarang banget yang dengan tegas dan lantang menjawab, RASULULLAH!, kebanyakan justru menjawab para tokoh fiktif dengan aksi  yang fiktif pula, Superman, Spiderman, Princess Anna The Frozen, Barbie, dll. Padahal salahsatu cara menumbuhkan karakter positif pada diri anak adalah dengan mengenalkan tokoh nyata dengan aksi yang nyata dan masuk akal pula serta mencontohkan hal baik yang gak jauh-jauh dari kehidupan anak kita sehari-hari.


Untuk itu, mari bangunkan anak kita dari dunia khayalnya tentang karakter idola mereka yang salah mereka pahami selama ini, caranya dengan stop menonton televisi dan bacakan buku kisah orang-orang hebat terdahulu, termasuk buku yang ditulis oleh Astri Damayanti berjudul Kisah Hebat Nabi Muhammad SAW dan Kisah Ajaib Lainnya. 

Mari kita ubek-ubek buku yang bisa dibeli secara online di MatahariMall, sebuah eCommerce nomor satu dan terbesar di Indonesia, tentunya bebas ongkos kirim. Mulai dari…

Fisik , secara fisik, apalagi cover, buku yang diterbitkan oleh Qibla, lini dari penerbit Bhuana Ilmu Populer, Kelompok Gramedia,  untuk buku anak dengan cover fullcolor begini mah udah cukup menarik, apalagi ada efek hologramnya gitu pada cover, bling-bling mata dibuatnya saat buku terpantul dengan cahaya.

Hanya saja fisik covernya gak begitu tebal, jadi hati-hati bila orangtua membacakan cerita untuk balitanya, khawatir disobekin, *pengalaman pas ngebacain Khalil (9mos) -_-“*  Sedangkan isi bukunya, ramah anak banget, ada ilustrasinya, lucu-lucu lagi. Namun, setelah saya perhatikan lebih dalam, ilustrasi pada beberapa kisah di awal berbeda dengan ilustrasi yang ada pada kisah-kisah selanjutnya dalam buku ini. Saya lebih suka ilustrasi yang ada di awal-awal kisah, lebih unyu unyu, hehe, ini mah selera saya yang udah gede ya, kalau anak-anak mah ada gambar dan warna warni aja matanya pasti ‘on’, hehe

Yang saya salut, sepertinya illustrator sudah paham bahwa sosok Nabi atau Rasul tidak boleh digambarkan secara utuh, tapi hanya dengan tulisan arab saja. 

Oh ya, ada bonus pembatas bukunya juga loh, jadi jangan panik kalau lupa sudah baca sampai halaman berapa. Letakkin aja deh pembatas bukunya. 

Isi Buku, terdiri dari 87 kisah yang diawali Kisah Nabi Muhammad SAW dengan seorang nenek, kemudian diakhiri dengan kisah Laba-laba penyelamat. Ekspektasi saya ketika membaca judul Kisah Hebat Nabi Muhammad SAW, porsi kisah tentang Rasulullah adalah yang paling banyak, ternyata diseimbangkan dengan kisah nabi lainnya dan beberapa kisah hikmah. Mungkin maksud penulis, agar pembaca kecil gak bosan saat membaca buku ini. 

Dari sekian banyak kisah dalam buku setebal 265 halaman ini, saya paling suka dengan kisah yang berjudul Sedekah Seorang Wanita (hal.62), terjadi pada zaman Nabi Sulaiman AS, kisah tersebut membuktikan sekali lagi bahwa betapa luarbiasanya ganjaran bagi orang yang ikhlas bersedekah. Lalu pada kisah berjudul Perhitungan di akhir kisah (hal.124) ada quote yak makjleb sekali.

Jika Allah membuat perhitungan atas dosa-dosaku, maka aku juga akan membuat perhitungan atas karunia Allah yang telah diberikan untukku dan betapa luas pengampunan yang dimiliki oleh Allah. Jika Allah membuat perhitungan atas kekikiran yang aku miliki selama ini, maka aku akan membuat perhitungan betapa Allah Maha Pemurah, Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Kemudian, mengenai gaya penulisan, seluruh kisah dipaparkan secara renyah, sederhana dan mudah dipahami serta dibantu dengan beberapa tulisan yang ditebalkan pada tiap kisah sebagai penanda inti dari kisah tersebut. 

Adapun yang menjadi tantangan orangtua dalam mendampingi anak membaca tiap kisah dalam buku ini adalah penjelasan balik untuk memahamkan si pembaca cilik atas hikmah apa yang diperoleh dari Kisah Hebat Nabi Muhammad dan Kisah Ajaib Lainnya yang ada dalam buku ini. Dengan demikian, proses pembentukan karakter dari kisah Nabi, sejatinya telah dimulai dan terus berproses sampai ia beranjak dewasa. 

Yuk, Ayah Bunda Ikut Temani Anak Baca Buku

Kalau anaknya mau doyan baca, orangtua juga harus lebih doyan baca dong, gak hanya nge modalin buat nge beliin doang. Saya, sebaik buku ini datang, saya selesaikan membaca sampai tuntas, karena saya sadar, saya belum bisa menamatkan membaca kisah nabi dan para sahabat di buku yang lebih serius dan mendalam pembahasannya. Tapi sebenarnya penting juga membaca kisah detilnya, agar lebih meresapi kehidupan mereka. Ayo Ayah Bunda, sempatkan waktumu untuk membaca.


Oya, mau ngingetin sekali lagi, selain dijual secara offline di toko-toko buku kesayangan di kota kita, buku ini juga bisa dibeli secara online di MatahariMall, saya juga belinya disana, selain free ongkir, lebih hemat waktu dan tenaga hehe. Bukunya memang agak mahal, tapi masih wajar dan sebanding dengan kualitas buku yang fullcolor dan ilustrasi. So, selamat menikmati libur lebaran dengan membaca buku ini untuk si kecil ya Ayah Bunda, agar hati anak kita dipenuhi dengan kebaikan. Aamiin.


Semoga Bermanfaat!
2 comments

Keren mbak bukunya, kalau di rumah adanya Sirah Nabi

Reply

Iya saya juga mau koleksi yang sirah nabi, :-) suka bacanya

Reply

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.