Menu
/
Ibu adalah pusat emosi di rumah
(Roslina Verauli, M.Psi)


Menyapa dulu calon ibu dan yang sudah jadi ibu. Alhamdulillah, beruntungnya kita ini yang diciptakan sebagai manusia yang ditakdirkan dan diberi amanah melahirkan masa depan. Mendengar atau membaca kata masa depan, pasti gak jauh-jauh dengan yang namanya persiapan. Ah, hidup ini lagi-lagi tentang persiapan termasuk persiapan melahirkan masa depan itu tadi apalagi kalau bukan anak.

Tapi tahukah Ibu, persiapan melahirkan anak dimulai sejak kita mendapatkan darah haidh pertama? Artinya itu adalah tanda kita harus menjadi perempuan yang sehat dan bahagia untuk menjadi ibu yang sehat dan bahagia pula kelak.

Untuk itu saya selalu menasihati adik-adik perempuan saya, agar mereka menjaga pola makan, jajan sembarangan agak dikurangi, perbanyak makan sayur dan buah, jaga juga pola istirahat, gaya hidup pun jangan terlalu nyantai dan berantakan serta boros, jadilah perempuan-perempuan yang semangat, optimis dan gak lupa bahagia.

Dengan begitu, akan sangat memudahkan calon suaminya kelak karena telah mendapatkan calon ibu yang sehat untuk anak-anaknya nanti. Oya imbauan untuk menjadi sehat dan bahagia di usia dini juga berlaku ya untuk anak laki-laki yang kelak akan jadi suami dan ayah.

Lebih lanjut ngobrolin bahagia, saya mau share info saat menghadiri event Prenagen Pregnancy Education Journey 2016 di Medan atau untuk selanjutnya saya singkat #PPEJ2016Mdn.

Saya menunggu event keren ini tahun lalu saat sedang hamil baby Khalil eh ditunggu-tunggu sepertinya event PPEJ gak singgah di Medan dan ternyata tahun ini baru singgah. Alhamdulillah berkesempatan hadir, sehingga bisa jadi nambah bekal untuk program hamil anak kedua #eh.

Bertepatan pada Sabtu, 27 Agustus di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, #PPEJ2016 Mdn mengundang tiga pembicara ahli, dr.Boy Abidin,SpOG(K), seorang ahli kebidanan dan concern pada hal-hal yang berkaitan dengan fertilitas atau kesuburan, lalu ada psikolog kondang yang beberapa tahun terakhir hampir tiap hari muncul di salahsatu stasiun TV Swasta, Roslina Verauli, M.Psi, dan ahli stimulasi anak, Irene F. Mongkar.

Pada event Prenagen Pregnancy Education Journey 2016, peserta benar-benar diajak jalan-jalan, tapi jalan-jalan yang disuguhkan wisata ilmu seputar kehamilan dan menyusui. Saya menikmati betul acara ini, sebaik sampai dengan tergopoh-gopoh, sebab harus menyelesaikan urusan negara dulu di rumah haha, saya sempat singgah di booth yang telah disediakan.

Jadi, ketika sampai di tempat, suasana riuh ramai, saya disambut playground corner *duh gak ke foto, jadi buat peserta yang bawa anak, kalau anaknya bosan, bisa deh ngglosor di playground. Di kiri kanan ada stand produk Kalbe, lalu ada meja registrasi. Usai registrasi, saya diminta menyematkan semacam handband mirip tanda pengenal kalau ibu mau melahirkan di rumah sakit, tapi ini handband untuk penanda bahwa saya peserta #PPEJ2016Mdn

Kemudian saya diminta mengisi wishlist tentang program #PRENAGENPeduli.  Setelah itu, peserta dipersilahkan mengkuti kegiatan di setiap booth yang ada, puas-puasin dah nyerap ilmu disini, kapan lagi kan konsultasi gratis wekekek. Oya, peserta belum boleh masuk ke ballroom sebelum jam 09.30, jadi mari kita have fun di semua booth yang ada, haha.





Penyelenggara Booth #PPEJ2016Mdn menyediakan 4 booth utama, booth Pra Kehamilan, booth Kehamilan, booth Nutrisi Kehamilan dan booth  Menyusui, serta ada booth lainnya, seperti Store, menjual produk Prenagen dengan menawarkan berbagai diskon yang lumayaaan murah plus ada hadiahnya lagi serta ada promo PRENAGEN PRENAPRO, penasaran Prenagen Pro itu apa? Ntar kita bahas yak,  lalu ada photo booth, aaak, di sini peserta bisa foto dengan gaya suka suka, boleh menggunakan property yang telah disediakan, asyiknya lagi, print foto langsung jadi dan itu gratis pula, rasanya saya ingin difoto berkali kali haha, tapi peserta ramee jadi harus ngantri, wekekekek.

Saya sempat mengunjungi booth Menyusui, disini saya berkonsultasi dengan konselor ASI dari RSIA.Stella Maris Medan. Senangnyaaa, akhirnya kegalauan saya terjawab, gak ada itu yang namanya ASI Asin, rasa ASI gak berubah, hanya saja ada dua hal yang buat bayi gak suka menyusui pada satu payudara, karena posisi yang tidak nyaman serta pelekatan mulut ke putting yang gak pas. Susui bayi ketika sangat lapar dengan payudara yang jarang ia suka, dengan begitu bayi suka gak suka akan menyusui di payudara tersebut.

Sebenarnya, suplemen makanan tambahan untuk busui itu gak begitu mempengaruhi, yang penting, ibu teratur makan 3 kali sehari dan no stress, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi ASI, kemudian semakin sering menyusui melalui payudara maka stok ASI akan semakin banyak.

Lalu gimana dengan pijat payudara? Begitu pertanyaan salahsatu peserta. Pijat payudara belakangan ini sudah tidak dianjurkan lagi karena dapat menganggu saraf-saraf menyusui, cukup kompres dengan air hangat dan mandi teratur dua kali sehari.

Simpelkan? Hu’um, prakteknya yang memerlukan kerjakeras dan belaian suami, haha, biar ASI makin dereeesss. Semangat menyusui sampai 2 tahun!

Setelah mendapatkan jawaban dari kegalauan saya sebagai busui dari baby Khalil yang sudah 11 bulan, saya pun beralih ke booth  Nutrisi Kehamilan, aaak disini peserta bisa lihat langsung demo masak dari Chef Eddrian.

Pas saya tiba, Chef sedang mendemokan cara membuat Green Smoothie yang khasiatnya bagus untuk pasangan yang sedang program hamil. Rasa Smoothienya asem-asem manis hehe. Dulu waktu promil anak pertama, saya minum jus wortel tomat apel, hmm, manjur juga, keduanya boleh dicoba. Di akhir demo, Chef mengatakan bahwa pada akhir acara #PPEJ2016Mdn, akan mendemokan resep Sup Pepaya Medan dan Angco, sayang melewatkan demo ini, hiks, tapi gak apa-apa semua resepnya ada di buku kecil yang sepaket di dalam tas cantik gudibek ini dan juga saya udah mencoba angco untuk pertama kali, angco adalah kurma cina, resep tersebut, baguus banget untuk busui, ASI makin lancar jaya dah usai mengonsumsi menu sehat ala Chef Ed.

Capek muter-muter, sambil menunggu pintu Ballroom dibuka sembari mengisi daya power bank saya untuk modal live tweet, saya sempatkan untuk livegram di akun Instagram saya @nufaz3e , dengan hashtag #PRENAGRAM, beberapa foto kegiatan saya mengikuti event ini ada disana, folbek ya kaka.

Sekitar 10 menitan saya dan peserta lain menunggu, akhirnya pintu Ballroom di buka, dan peserta berhamburan masuk haha, duh saya sempat maju mundur cantik, takut kesenggol bumil bumil yang semangatnya ngalahin busui haha, ceritanya berebutan duduk paling depan, wekekeke. Sebaik masuk, peserta disambut para belly dance berasa di padang pasir deh haha, saya hampir ikut mengiringi para belly dance, soalnya tetiba para belly dance nya datang dari belakang, ditambah suasana musiknya yang bikin pengen berjoged juga, tapi syukurnya saya bisa mengendalikan diri saya haha.

Setelah pilah pilih tempat duduk dan posisi yang okeh, saya pun terpukau dengan konsep panggung event #PPEJ2016Mdn, konsep ruang tamu yang minimalis dan hangat, dengan begitu seolah menandakan bahwa penghuninya pun layaknya konsep ruang tamu, hangat. Gak berapa lama dari ruang tamu tersebut muncul Mba Siska yang ternyata pemilik ruang tamu. Para peserta diibaratkan para tamu yang telah sedang bertamu dan siap menunggu tamu keren lainnya untuk menyerap ilmu di rumah Mba Siska.

Awal pembukaan, Mba Siska mengundang Mba Is selaku Sales Regional Prenagen ke ruang tamunya dan menjelaskan tujuan event  #PPEJ2016Mdn diadakan dibeberapa kota di Indonesia, karena merupakan bentuk kepedulian Prenagen tentang betapa pentingnya nutrisi dan stimulasi di 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) dan  ternyata  event ini juga turut mendukung dan membantu pemerintah dalam mengurangi angka kematian bayi dan ibu hamil saat melahirkan, itu sebab ada kampanye #PRENAGENPeduli #IbuSehatIndonesiaSehat digaungkan oleh Prenagen.

Keren ya Prenagen ini, selain ahlinya nutrisi kehamilan dan menyusui tapi terpanggil untuk terlibat langsung di masyarakat dengan mengusung kampanye positif tersebut.

Kemudian Mba Is gak sendirian, ada Prof. Delfi , pemerhati kesehatan ibu dan anak, dalam penyampaiannya, Prof sangat mendukung event #PPEJ2016Mdn, karena dapat menjadi partner pemerintah khususnya dalam kesehatan ibu dan anak.

Berhubung Mbak Is dan Prof. Delfi masih ada urusan, jadi gak bisa berlama-lama bertamu di rumah Mbak Siska. Gak berapa lama, Mbak Siska kedatangan tamu lagi, pokoknya hari ini ruang tamu Mba Siska ramee lah haha, dan tamu ini yang paling ditunggu para tamu alias peserta #PPEJ2016Mdn, siapalagi kalau bukan artis Monaratuliu.

Sekilas tentang Monaratuliu dengan Dramanya Sebagai Ibu dan Orangtua

Saya pernah juga mengetahui sekilas tentang kisah Mona, walau gak gitu kali ngikutin perkembangan dunia artis selama ini *tsaaah, tapi saya perhatikan Mona termasuk artis yang kehidupannya jauh dari masalah dan jarang diubek-ubek wartawan infotainment.

Namun, sebenarnya hidup Mona juga penuh drama kayak calon mamah muda pada umumnya. Mona menikah dengan Indra Brasco di usia 20-an, tau sendiri dong ya, di usia itu masih pengen happy-happy nya sebagai wanita, tapi takdir berkata lain, Mona dianugerahkan calon bayi segera setelah beberapa bulan menikah, bukannya happy malah panik, kan ceritanya gak berencana hamil dulu dalam waktu dekat.

Efeknya Mona menjalani kehamilan pertamanya penuuuh kegalauan, syukurnya sang suami tabah dan sabar menghadapi Mona. Usai melahirkan apakah drama selesai? Belum pemirsah, ternyata Mona gak punya cukup bekal untuk menjadi orangtua yang baik, sehingga muncul banyak kesalahan saat mengasuh dan mendidik anak-anaknya.Nah pengalaman-pengalaman tersebut, ia tuliskan di blog monaratuliudotcom, bahkan juga ada versi bukunya berjudul Parenthink yang diterbitkan tahun lalu.

Mempersiapkan Awal Kehidupan Terbaik Si Kecil

Usai Mba Mona curhat nih soal drama-dramanya selama kehamilan, tetiba Mba Siska nyeletuk jadi pengen nambah anak tapi dah lupa lagi ilmunya jadi perlu belajar lagi dari sang ahli, apa aja sih yang harus dipersiapkan demi awal kehidupan terbaik si kecil?

Oleh sebab itu, Mba Mona teringat akan dr. Boy Abidin, SpOG(K), lalu Mba Sis langsung cus menelepon dokter ganteng itu. Pak dokter Abidin ini merupakan ahli kebidanan yang concern pada bidang fertilisasi.

Pas pula dokter lagi memang di sekitaran komplek rumah Mba Siska, sehingga gak perlu waktu lama para tamu menunggu pak dokter.

Jadi, himbauan pak dokter kepada pasangan yang merencanakan kehamilan yang paling penting adalah persiapan, dan salahsatu persiapan hamil ya menikah dulu, haha *yaiyalah dok.

Dalam dunia kesehatan, sekarang dikenal istilah Seribu Hari Pertama Kehidupan atau selanjutnya disingkat 1000 HPK. Apa sih 1000 HPK ini?

Pada istilah tersebut adalah masa yang dimulai saat sel sperma bertemu dengan ovum yakni dihitung dari 270 hari kehamilan dan 730 hari setelah bayi lahir.

Masa-masa tersebut merupakan masa yang paling penting  karena proses perkembangan sel otak tengah sedang berlangsung, bisa dibayangkan apa yang terjadi jika 1000 HPK mengalami gangguan, bahkan efeknya bisa permanen pada anak,  dan bisa menganggu tumbuh kembangnya, oya satu hal lagi, bila calon orangtua abai pada periode tersebut, ingat masa itu tidak akan terulang kembali.

Lalu bagaimana mempersiapkan masa 1000 HPK ini? Seperti yang sudah diawal saya sampaikan, jadilah anak gadis yang sehat agar kelak jadi calon bunda yang sehat pula sehingga kemungkinan mengandung janin sehat akan lebih besar. Kemudian yang paling berpengaruh dalam masa 1000 HPK adalah faktor asupan nutrisi, konsumsilah nutrisi yang lengkap dan seimbang.

Rutin minum air putih 2-3 liter perhari, atau bisa disiasati dengan mengonsumsi makanan yang berkuah dengan begitu air ketuban bisa tercukupi. Hindari kopi, rokok dan alcohol, serta makanan yang mengandung alkohol seperti tape dan durian. Jauh-jauh dari polusi dan zat kimia berbahaya. Lalu berjemur di bawah sinar matahari pagi yang sekitar jam 8 pagi sangat dianjurkan karena dapat memenuhi kebutuhan vitamin D sampai 75%.

Kemudian berolahraga. Apa? Bumil olahraga? Haha iya, sangat dianjurkan loh tapi jangan pula olahraga angkat beban ya Mak. Di yutub ada banyak video olahraga ibu hamil, tapi saat hamil dulu saya kebanyakan malas huhu, baru semangat olahraga jelang mau lahiran dan ternyata saya rasakan memang penting tuh olahraga, biar otot-ototnya lentur saat melahirkan apalagi teknik pernapasannya, wajib dipelajari. Terus setau saya banyak rumah sakit yang mengadakan senam ibu hamil dan itu gratis, coba aja Mak cari tau.

Bagaimana bila ingin berhubungan intim saat hamil? Dibolehkan asal kehamilannya aman dan dipastikan tidak ada gangguan. Kalau saya dan suami gak berani ambil risiko, meski kehamilan kemarin aman tapi untuk berhubungan intim gak dulu namun untuk bermesraan teteup yah karena bumil bawaannya pengen selalu dibelai haha.

Selain itu rutin lakukan pemeriksaan, meski rumah bidan dekat dengan rumah saya tapi saya selalu memilih ke dokter kandungan agar dapat dipastikan kondisi terkini kehamilan dan janin.

Dan yang terpenting dari semua persiapan itu adalah lakukan semuanya sebagai bentuk ibadah kata dr.Boy, percayalah kehamilan adalah anugerah terindah dari Sang Pencipta.

Selanjutnya, usai pemaparan dari dr.Abidin, mbak Siska membuka kesempatan bertanya untuk satu orang dan akan berkesempatan mendapatkan buku dari Mbak Mona. Aaak saya mupeng. Kesempatan itu jatuh pada bumil Jannah, ia bertanya bagaimana atasi kegalauan saat hamil. Pas banget pertanyaannya dengan pemaparan yang akan disampaikan oleh tamu spesial Mba Siska berikutnya yakni Bu Roslina Verauli, itu loh psikolog yang femes di salahsatu stasiun tivi swasta.

Merespon pertanyaan bumil Jannah, kegalauan yang mendera ibu hamil disebabkan karena kurang persiapan. Duh lagi-lagi persiapan, ya Mak. Kalau dari awal pasangan punya ilmu seputar kehamilan, melahirkan bahkan sampai ke persoalan pengasuhan aka parenting dengan rajin hadir di seminar-seminar parenting. Maka, yang namanya galau bisa diusir.

Lebih lanjut, Bu Vera menjelaskan selama hamil, para mama akan dihadapkan pada drama 3 babak. Drama apa sajakah ituuu, eng ing eng. Babak kesatu pada saat trimester pertama, pada masa ini yang namanya morning sickness lagi dahsyat-dahsyatnya bahkan gak hanya terjadi di pagi hari tapi all the time, huhu, terus di masa ini pula bumil rutin periksa ke dokter.

Memang kondisi tiap ibu hamil berbeda-beda, ada yang gak pakai morning sickness bahkan kayak gak kayak hamil, enjooy aja, tapi ada juga yang tertatih tatih melewati trimester awal, untuk itu Bu Vera membagi tips relaksasi agar bumil tetap tenang dan jauuuuh dari yang namanya stress.

Duduk tenang dengan posisi nyaman, bahu dalam kondisi rileks gak tinggi juga gak terlalu jatuh, oya mata sambil merem juga boleh, pakai musik instrumen apalagi, boleh bangeet. Kemudian tarik nafas dari rongga dada  dan keluarkan dari hidung. Lakukan dengan rileks karena rileks adalah tentang mengatur nafas. Lalu panggil memori-memori bahagia kita karena akan memunculkan hormon bahagia. Saat rileks kita dapati maka kemampuan menghalau rasa sakit akan lebih besar.

Drama babak kedua atau the most fun part of pregnancy, drama ini terjadi pada trimester kedua kehamilan, masa tersebut merupakan masa yang paling nyaman dalam menjalani kehamilan. Morning sickness udah mulai gak ada, enjoy banget dah tapi yang katanya orang adalah ngidam nah startnya tu di babak kedua ini.
Waktu hamil Khalil saya merasakannya haha, pokoknya bebas minta ini itu ke suami asal gak nyusahin blio juga hehe dan saya katakan pada si janin “nak, kalaupun kita ngidam, kita jangan nyusahin ayah ya”.

Meskipun drama babak kedua ini adalah bagian yang paling menyenangkan dalam kehamilan, yang namanya perasaan gak bahagia teteup aja suka deket-deket ibu hamil, itu sebab kata Bu Vera bila rasa gak bahagia mulai mendera, lakukan tips merating kebahagiaan. Caranya, beri angka rating kebahagian antara 0-10, makin tinggi angka makin bahagia. Katakanlah rating bahagia kita ada di angka 8, nah tanya pada diri sendiri apa aja sih yang membuat anda bahagia?

Salahsatu peserta menjawab ketika ditanya Bu Vera hal yang membuat ia bahagia adalah ketika seluruh anaknya bahu membahu memijat dirinya serta membantu pekerjaan rumah tangga, hihi.
Jika kita sudah tahu apa yang membuat kita bahagia di level tinggi, jadi ketika level bahagia kita jatuh cepat-cepat deh temukan hal yang membuat level kebahagiaan kita naik. Soalnya ibu adalah pusat emosi di rumah. Berasa bangetkan kalau kita emosi semuaaa bisa kena cipratan emosi kita, akhirnya orang rumah jadi gak betah di rumah.

Masuk drama babak ketiga, get ready for birth, yeay siap-siap menyambut kelahiran si buah hati. Wahai para ayah, meski sebelumnya sudah memang siaga, pada drama babak ketiga, kesiagaan ayah naik tingkat di level tiga. Dukung terus istri agar bahagia dan rileks. Hanya suami yang mampu menenangkan istri jelang-jelang melahirkan huhu. Si Aa nemenin terus saat pembukaan demi pembukaan, tapi pas mau melahirkan si Aa mulai lemes haha, gak kuat liat istrinya jejeritan, syukurnya mamak mertua setia nemenin sampai si bayi keluar.

Setelah melahirkan, waktunya ibu memulihkan diri, hapus keinginan jadi supermom. Paling gak 3 bulan waktu yang diperlukan untuk istirahat. Delegasikan semua tugas rumah tangga kepada asisten atau suami, bisa juga minta saudara untuk tinggal di rumah kita agar ada yang bisa kita minta bantuan.

Ibu yang kelelahan melewati masa penyembuhannya bisa memicu babyblues. Bayangin aja luka jahitan belum kering, otot-otot usai melahirkan masih tegang semuanya ditambah harus menghadapi tangisan bayi, subhanallah saya aja sampai gak tahu harus bilang apa kalau orang serumah gak bisa diajak kerjasama. Alhamdulillah peran mamak mertua luarbiasa sekali *sungkeem mak. Peran suami juga sangat luarbiasa, walau terkadang ia bingung mau ngelakuin apa hihi, tapi belaian, pelukan, kecupan di kening, itu besaaar sekali efeknya. Makasi Bu Vera pemaparannya jelas dan begitu menenangkan, saya jadi pengen hamil lagi karena hamil itu bukan penyakit.

Terakhir tamu Mb Siska adalah Bu Irene F Mongkar seorang ahli stimulasi anak. Tugas orangtua gak selesai hanya sampai melahirkan doang loh, *yaiyalah* saatnya bermain-main dengan bayi. Apa? Bayi udah bisa diajak main? Bisa doong.

Saat sesi Bubun panggilan akrab Bu Irene, semua tamu Mb Siska pada heboh, gimana gak, datang-datang Bubun langsung menyapa tamu dengan ekspresi heboh pakai bagi-bagi hadiah pula, haha.
Nah, usai seru-seruan sekarang saatnya kembali serius. Apa dan bagaimana sih stimulasi bayi?
Para orangtua, tiap hari kecerdasan otak bayi terus menurun, jadi jangan tunda stimulasinya. Meskipun nutrisi untuk perut penting, nutrisi untuk otak gak kalah penting, caranya beri makan otak bayi dengan rangsangan dan kesempatan.

Rangsangan disini ada dua jenis sensorik dan motorik. Kompetensi yang diuji adalah penglihatan, pendengaran dan perabaan.

Sebelum lebih lanjut, stimulasi ini memang penting banget menurut saya, karena bisa mendeteksi dini kelainan-kelainan yang bisa saja terjadi pada bayi, apabila memang ada kelainan, maka kita bisa menanganinya sesegera mungkin. Apakah itu pada penglihatannya atau pendengarannya, tapi semoga bayi kita semua sehat dan tumbuh kembangnya normal ya Mak, aamiin.

Stimulasi yang kita lakukan pada bayi 0-2,5 bulan, untuk melihat apakah kompetensi penglihatannya normal, matikan lampu ruangan, arahkan senter kecil ke mata bayi, lihat apakah pupilnya responsif?

Kemudian untuk kompetensi pendengarannya, kita bisa membenturkan dua balok, lihat apakah bayi kaget? Cerita stimulasi ini agak panjang, tapi poin penting dari stimulasi ini adalah, lakukan dengan suami, kerjasamalah begitu atau meskipun si ayah gak terlibat paling gak si ayah tahu tentang ilmu stimulasi bayi, ntar ujug-ujug bundanya membenturkan balok, ntar si ayah ngamuk-ngamuk haha. Kemudian pastikan mertua atau orangtua kandung kita gak tau haha, ya mereka masih konservatif untuk hal-hal baru terkadang, tapi gak menutup kemungkinan kita bisa menjelaskan kepada mereka tentang apa yang kita lakukan pada cucunya.

Lalu disiplin stimulasi, sabar serta lihat kondisi bayi, jangan memaksa,  lakukan stimulasi dengan ekspresif, heboh dan semangat.

Lengkapnya tentang stimulasi ala Bu Irene F Mongkar bisa gugling, oya blio juga punya sepaket alat-alat stimulasi, dan sangat memudahkan orangtua meski sebenarnya alat-alat stimulasi juga bisa kita buat sendiri sekreatif mungkin.

Terus saya mau cerita juga ni dikit *haha perasaan udah banyak lah saya cerita. Stimulasi sebenarnya udah diterapkan orangtua kita zaman dulu, kayak saya ni ingeeet banget, tiap pagi kami kakak adik yang balita, mamak suka angkat sebelah kaki dan tangan salahsatu anaknya sambil bilang ‘kuuur semangat’ begitu sebaliknya, kemudian kedua kaki kami diangkat dengan posisi kepala di bawah, angkatnya gak lama-lama paling 3 detik ajah. Dan ternyata saya baru tahu, ooo ini yang diserukan oleh Bu Irene F Mongkar, toh, tapi kebanyakan orangtua muda masa kini takut menstimulus anaknya seperti itu, jangan takut Mak, pelajari tekniknya, lalu praktekkan, insyaAllah banyak manfaatnya di tubuh anak kita.

Sekilas Tentang Prenagen PRENApro

Prenagen sebagai produk yang bertagline ahlinya nutrisi kehamilan dan menyusui terus berinovasi untuk memberikan yang terbaik kepada para bumil dan busui di Indonesia. Oleh sebab itu, hadir Prenagen PRENApro yang sudah diformulasikan dengan nutrisi lebih lengkap dari produk sebelumnya yang akan memenuhi kebutuhan seribu hari pertama kehidupan pada tiap tahap kehamilan.

Adapun rangkaian produk Prenagen PRENApro, Prenagen Esensis untuk persiapan kehamilan, Prenagen Mommy Emesis untuk atasi mual muntah di trimester pertama yang penuh gonjang ganjing, Prenagen Mommy untuk teman nutrisi pada masa-masa kehamilan, Prenagen Lactamom, saat menyusui, bahkan ada Prenagen Juice yang segeerr.

So, selalu sehat dan bahagia ya para Ibu Indonesia!

#PPEJ2016MDN #IbuSehatIndonesiaSehat #PRENAGENpeduli #PRENAGRAM 
9 comments

Nah iya. Setuju banget. Kebahagiaan ibu indikator utama kebahagiaan keluarga ya mba. Kalau ibu udah ga bahagia apa2 ga bakal nyenengin.

Aniweu saya pakai orenagen ini. Rasnaya enak. Apalagi variannya banyakm bahkan untuk persiapan kehamilan ya.

Reply

Anakku, suka banget menyusu di PD kanan. Jadinya, PD kiri seolah melambat proses produksinya. Tp aku akali juga akhirnya seperti yg ada di artikel ini. Kalau lapar bgt, aku susui dg PD kiri :D

Reply

Sehat itu mahal..jaga kesehatan yuuuk..tfs mbaa

Reply

Masa masa kehamilan memang banyak ya g harus di perhatikan ya mba :)
Aku hamil olahraganya ya jalan kaki aja

Reply

Hamil memang mesti dipersiapkan dulu, jadi semua siap dan nggak bakal baper ya :)

Reply

masalahnya kadang sekitar kita lupa utk ngebahagiain kita ya kan mb haha, kalau sudah begitu mesti pintar-pintar untuk buat diri sendiri bahagia lagi *eaak

Reply

ternyata bukan aku aja, huhu, senasib kita mb

Reply

ternyata gak cukup jalan kaki aja Mba, latihan atur nafas juga penting begitu juga dengan senam kehamilan heuheu

Reply

bener banget Mba *_*

Reply

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.