Menu
/

Kupikir Khalil cukup diberi makanan pendamping ASI yang cukup nutrisi, namun sejak kunjungan pertama kali ke dokter spesialis anak, Dr. Fahri Widyanto, barulah terbuka pikiranku untuk memberikan Khalil suplemen.

Waktu itu Khalil usia 9 bulan lebih, pasca perjalanan pulang kampung dengan bus yang lama perjalanannya itu 12 jam, belum lagi kondisi bus yang penuh dengan asap rokok T_T, maka daya tahan tubuh lelaki kecilku ini pun drop, ia muntah, masuk angin, mencret, batuk dan pilek, Usai diarenya reda, batuknya tak kunjung hilang, sementara sudah berlangsung 10 hari, Akhirnya senin pagi yang berhujan itu aku membawanya ke Dr. Fahri.

Alhamdulillah dokternya welcome banget bahkan menjelaskan sedeti-detilnya tiap pertanyaanku, dan disarankan untuk melengkapi nutrisi Khalil, diantaranya, untuk lemak tambahan bisa gunakan minyak zaitun (EVOO) dan diteteskan pada makanannya, santan, atau margarine. Betapa risau memang kalau anak sakit dan berat badan pun menguap begitu saja T_T sehingga emaknya ini memang harus putar otak untuk memasak makanan yang enak, bergizi dan cepat menaikkan berat badannya lagi ke angka normal sesuai usianya. Gak hanya itu, dokter juga menyarankan memberikan suplemen, salahsatunya suplemen yang mengandung zat besi.

Khalil alergi hati ayam dan sapi, sedangkan kedua bahan itu kaya akan zat besi., karena itulah aku menerima saran dokter dan memberikan suplemen zat besi sesuai anjuran pak dokter. Alhamdulillah selang sebulan perubahan pada Khalil sudah mulai tampak, berangsur-angsur batuknya hilang, nafsu makan mulai membaik, begitu juga dengan berat badan.

Sekarang setelah usia Khalil masuk satu tahun, mulai lagi deh cari info tentang suplemen anak selain zat besi tadi.Pas banget, beberapa waktu lalu dapat kesempatan mencoba madu suplemen pertumbuhan untuk anak, namanya Grow n Health.

Madu adalah minuman yang termaktub dalam Al Qur’an ( QS. An-Nahl : 69 ) setelah susu dan berkhasiat mengatasi bermacam penyakit, Khasiat madu juga telah dikaji secara ilmiah sejak abad 10 M oleh Ibnu Sina yang terkenal sebagai Bapak Kedokteran Dunia dan  Ilmuwan Muslim.

Oleh sebab itu, aku memang selalu stok madu di rumah karena manfaatnya yang banyak. Namun untuk Khalil gak mau ambil risiko sebab waktu itu ia belum berusia 1 tahun, khawatir berpengaruh pada pencernaannya. Kini setelah ia cukup umur dan dapat kesempatan mencoba Grow n Health, mari kita coba dan kenalan dengan produk kece satu ini.

Grow n Health adalah suplemen dari madu dan ditambahi  berbagai bahan ekstrak pilihan yang diolah khusus untuk membantu proses pertumbuhan dan meningkatkan kecerdasan otak anak.

Adapun bahan yang terkandung dalam tiap 15 ml cairan Grow n Health adalah,

Madu Murni ( 23, 2 gr )

Komposisi madu dalam Grow n Health memang lebih banyak *yaiyalah* dan madunya bukan sembarang madu. Madu Grow n Health diambil dari madu lebah murni yang telah teruji secara klinis dan berasal dari nektar pilihan yang bebas dari sisa-sisa zat pestisida.

Seperti yang sudah aku jelasin sebelumnya, sejak zaman dulu madu dikenal sebagai minuman yang buanyak manfaatnya, karena mengandung nutrisi dan vitamin termasuk madu Grow n Health ini, ada vitamin A,B1,B2, B3, B5, B6, D, E, K, uric acid dan asam nikotinal. Semua nutrisi dan vitamin tersebut sangat mudah diserap setelah 1 jam mengonsumsi madu Grow n Health.

Ekstrak Kulit Manggis ( 120 mgr )

Kabar gembira untuk kita semua, madu Grow n Health dilengkapi dengan bahan ekstrak pilihan salahsatunya ekstrak kulit manggis. Manfaat dari ekstrak kulit manggis ini adalah sebagai antimikroba sehingga mampu menangkal berbagai penyakit dan juga mengandung antioksidan tinggi.

Ekstrak Temulawak ( 168 mgr )

Gak hanya ekstrak kulit manggis saja yang melengkapi madu Grow n Health, tapi juga temulawak, yang sudah sejak lama dipercaya bisa menambah nafsu makan. Temulawak ini juga berkhasiat menjaga fungsi hati.

Ekstrak Ikan Gabus (480 mgr)

Ikan gabus biasa dikonsumsi oleh ibu-ibu pasca melahirkan dengan operasi untuk pemulihan secara alami dari dalam, nah begitu juga dalam madu Grow n Health ekstrak ikan gabus yang memiliki zat albumin dengan kandungan proteinnya yang tinggi dan juga bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak.

Bagaimana dengan Rasa Madunya?

Dengan tambahan berbagai bahan ekstrak pilihan yang telah dijabarkan di atas, pasti pembaca mengira akan mengubah rasa madu. Ternyata gak loh Mak. Rasanya malah bikin nagih, manisnya pas, soalnya Madu Grow n Health telah melalui serangkaian uji rasa. Khalil suka banget, padahal Khalil kalau udah lihat cairan yang agak kental gitu, pasti dia geli sendiri haha, pas disodorin sesendok teh Madu Grow n Health eh mulutnya udah stand by kebuka.

Seperti tekstur madu lainnya, Madu Grow n Health konsitensinya terjamin, hanya saja bila dimasukkan ke dalam lemari pendingin, Madu Grow n Health akan mengkristal, hal tersebut wajar apalagi disimpan dalam waktu lama hampir sebulan misalnya, nah untuk mencairkannya kembali, rendam botol dalam air panas beberapa saat sampai madu mencair kembali, tapi saran saya mending disimpan dalam suhu ruang saja, yang penting gak terpapar langsung dengan sinar matahari. Namun risikonya kita akan berperang dengan sekampung semut hitam yang juga suka madu, kalau begitu, siapkan mangkuk isi air sedikit saja, letak deh botol Madu Grow n Health di dalam mangkuk berisi air tadi, dijamin semut gak berani deket Madu Grow n Health, soalnya botol Madu Grow n Health telah dikelilingi air, wuahahaha, tapi sesekali airnya diganti Mak jangan sampe butek takut jadi sarang nyamuk.

Cara Asyik Menikmati Madu Grow n Health

Setelah kenalan dengan Madu Grow n Health yang diproduksi oleh CV. Gilang Persada Nusantara ini, tentu gak sabar untuk berkreasi agar minum madunya gak gitu-gitu aja.

Oya sebelum membeberkan cara asyik menikmati Madu Grow n Health ala-ala Emak Khalil, sekali lagi madu ini kheseues untuk anak berusia 1-12 tahun, kalau anak diatas 12 tahun doyan juga *merasa terpanggil, uhuk, soalnya Emak Khalil juga suka -_-“* tinggal sesuaikan saja takarannya.

Aturan minumnya cukup 3x2 sendok teh sehari, baik dikonsumsi sebelum makan dan sebelum tidur, agar penyerapan madunya maksimal.

Selain diminum enaknya Madu Grow n Health ini diapain aja yaaa…

Selai Roti

Madu Grow n Health bisa dijadikan teman makan roti, cobain deh Mak

Oat Campur Madu Grow n Health


Ini resep entah dapat ilham darimana yang jelas tercipta saat pagi hari dan bahan makanan pendamping ASI Khalil habis sementara anaknya udah kelaparan, maka jadilah oat campur Madu Grow n Health.

Resep:
4 sdm Oat ( saya pakai yang kemasan warna biru) diseduh dengan air panas
1 sdm keju parut
1 keping biskuit regal
Madu Grow n Health sebagai topping

Cara Membuat :
Remahkan biskuit regal di atas semangkuk oat yang sudah mengembang dan lembut, tambahkan keju parut lalu berikan Madu Grow n Health sebagai topping. Sajikan selagi hangat. Syukur Alhamdulillah Khalil suka, haha.

Pancake Kentang dengan Topping Madu Grow n Health


Dapat resep pancake kentang yang simple ini dari temlen fesbuk, lupa sumbernya darimana, yang jelas aku berterima kasih banyak.

Resep Pancake Kentang

Bahan:
2 buah kentang, dikukus
2 sdm Unsalted Butter, lelehkan
2 sdm keju parut
2 sdm tepung terigu
1 btr kuning telur
Madu Grow n Health sebagai topping

Cara Membuat:
Haluskan kentang kukus, masukkan tepung, keju dan kuning telur serta unsalted butter yang telah dilelehkan. Aduk adonan sampai rata. Panaskan teflon dengan api kecil. Masukkan dua sendok makan adonan ke teflon, ratakan, bentuk bulat. Bila sudah kecoklatan balikkan adonan pancake. Adonan pancake juga bisa disisakan dilemari es untuk dimasak sebagai sarapan keesokan paginya. Sajikan pancake kentang dengan topping Madu Grow n Health dijamin bakal nagih, muehehe.

Porsi : 4 pancake

Smoothie Pepaya Jeruk


Khalil kadang aku buatkan smoothie, misalnya pepaya jeruk, pas pula jeruk yang kubeli agak asam, sehingga untuk menyamarkan rasa asamnya, saat menyajikan smoothie pepaya jeruk, aku beri satu sdt Madu Grow n Health. Khalil suka, Alhamdulillah. Smoothienya ludes.

Bahan:
2 potong pepaya masak
1 buah jeruk

Cara Membuat:
Peras jeruk terlebih dahulu sebagai air untuk memblender pepaya. Sajikan.

Gimana Mak, udah dapat ide resep andalan apa yang bakal dibuat dan dinikmati bersama Madu Grow n Health untuk si buah hati? Selamat Memasak, Mak.

Dimana Membeli Madu Grow n Health?

Produk Madu Grow n Health terbilang baru di dunia perindustrian pangan tapi jangan khawatir, segala prosesnya sudah memiliki sertifikasi halal dan proses sertifikasi keamanan pangan. Kemudian, madu ini juga memiliki masa kadaluarsa yang gak lama, hanya dua tahun, meskipun begitu, desain botol yang menggunakan tutup layaknya botol minuman kemasan tetap harus ditutup rapat usai mengonsumsi madunya, sebab gak menutup kemungkinan masuk udara yang berlebihan ke dalam madu atau bahkan masuk hewan kecil lainnya, sehingga dapat merusak konsistensi madu dan berakibat tak layak konsumsi.

Saat ini produk Madu Grow n Health hanya baru tersedia isi 200 ml dengan harga Rp.75.000 . Bila emak dan bunda serta para ayah sekalian berminat membeli Madu Grow n Health, dengan memesan ke Nomor Whatsapp : 087834464222 atau di pin BB : D29550E4.

Pada saat memesan jangan lupa sebutkan dan cantumkan kode KBGNH41 agar mendapatkan diskon 10%, kan lumayan Mak menghemat ongkos kirim hehe.

Pengen tahu lebih dalam lagi dengan Madu Grow n Health atau tips-tips parenting dan kesehatan anak lainnya, boleh follow akun media sosial Madu Grow n Health.

Email : tanya@grownhealth.co.id
Web : www.grownhealth.org
IG : grownhealth
Fanpage Facebook : GrowNHealth
Twitter : GrowNHealth

Semoga Bermanfaat dan Si Kecil tumbuh berkembang dengan baik dan sehat selalu.   
15 comments

Madu ini anakku suka sekali mbak :)

Reply

Madu GnH enak... Anakku juga suka Mba.. :)

Reply

Semoga si kecil sehat terus yaaaa...madunya menambah nafsu makan nih

Reply

Semangat juga ya Ayah Khalil ^_^

Reply

tos, anakku jugaa hehe

Reply

sama Mak, emang ni madu kesukaan anak-anak ^_^

Reply

Aamin, begitu juga dengan anak-anak Mba Eni yaa, sehat-sehat ^_^

Reply

Huaaah kasian Khalil, kebayang BB nya drop banget abis sakit.. Semoga dgn minum madu ini selalu sehat & kuat ya Khalil.. Amiin :)

Reply

Baru tahu mak ternyata ada anak yang alergi hati ayam dan sapi :(
Oya, terima kasih sharing resepnya ya :)

Reply

Wah pancake kentang dengan madu, kyknya perlu dicobain nih :D
TFS resepnya :D

Reply

waduh sedihnya, di usia2 segitu seringkali anak2 dikasih makan hati, tapi kalau alergi ya gimana.
Semoga sehat2 terus ya Khalil, ceria dan gak gampang sakit :)

Reply

Sering bikin pancake... tapi ga pernah pake kentang. Tengkiu resepnya mba.. dimakan sama madu GnH nampaknya lebih lezatos ya...

Reply

Ah iya, jadi inget udah lama nggak bikin pancake kentang.
Madu GnH ini juga cocok banget buat anakku Mba, dan alhamdulillah efeknya berasa, terutama di nafsu makannya.
Smeoga anak2 kita sehat2 terus ya :)

Reply

Senang mendapatkan aneka resep olahan madu tuk anak di sini. TFS ya

Reply

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.