Menu
/

Mencegah lebih baik daripada mengobati, begitu bunyi kalimat bijak yang begitu melegenda. Meskipun kita selama ini menjadi peserta asuransi kesehatan dari pemerintah, namun yang namanya sakit parah, asuransi tersebut belum tentu bisa meng—cover seluruh biaya tagihan rumah sakit. Sehingga kalimat bijak di atas menjadi begitu berarti, karena biaya berobat memang gak sedikit apalagi untuk keinginan sembuh lebih cepat dan maksimal.

Rayakan Sepuluh Tahun, Prudential Syariah Luncurkan PRUprime healthcare syariah

Sebenarnya saya sudah tahu bahwa Prudential memiliki lini syariahnya tapi gak nyangka aja udah berusia 10 tahun. Meskipun Prudential konvensional telah lebih dulu hadir dengan rentang jarak kelahiran satu dekade namun Prudential Syariah tetap bisa memimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia.

Dengan kontribusi bruto dana tabarru ( dana tolong menolong ) per akhir tahun 2016 ada di angka Rp. 2,2 triliun. Kemudian ada 510.000 polis syariah yang aktif dan aset senilai Rp. 3,4 triliun.

Pusing dengan istilah-istilahnya? Sama saya juga, haha. Selanjutnya kita bahas tentang asuransinya yuk.

Asuransi adalah Tentang Berbagi Risiko

Terkadang yang enak aja orang enggan berbagi kayak tagline iklan coklat ‘emang rela bagi-bagi?’ , konon lagi ini berbagi risiko. Hidup sejatinya adalah kumpulan dari risiko-risiko, karena kita gak tahu apa yang bakal terjadi di masa depan, semua serba tidak pasti. Satu-satunya yang pasti kata Einstein adalah ketidakpastian itu sendiri.

Kita gak tahu kalau someday kita sakit parah, kemudian perlu biaya perawatan yang besar, lalu apakah keuangan keluarga akan cukup untuk menutupi biaya perawatan sakit kita kelak? Nah inilah risikonya orang hidup.

Memperjelas sedikit, risiko adalah prediksi kerugian yang disebabkan ketidakpastian itu. Maka dari itu hadirlah asuransi yang berfungsi mengurangi risiko yang ada jika seseorang tertimpa musibah.

Nah sekarang ada banyak produk asuransi baik itu yang konvensional maupun syariah, namun meskipun Indonesia merupakan Negara dengan mayoritas penduduknya beragamakan Islam ternyata belum begitu akrab dengan produk perbankan yang berbasis syariah, termasuk asuransinya.

Terbukti berdasarkan Sharia Consumer Survey Nielsen Indonesia tahun 2016, baru sekitar 40% telah membeli polis asuransi jiwa syariah dan sisanya masih mempertimbangkan akan membeli.

Masih berkiblat pada survey yang sama, alasan paling banyak muncul kenapa produk asuransi jiwa syariah belum banyak peminat, karena belum kenal alias kurangnya pengetahuan dan pemahaman terhadap produk tersebut.  Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka kenalan ^^.

Lebih Dekat dengan Asuransi Syariah

Perkenalan saya dengan asuransi jiwa syariah menjadi akrab setelah mendengarkan pemaparan dari KH. Ahmad Nuryadi Asmawi selaku Anggota Dewan Pengawas Syariah dalam event Sepuluh Tahun Prudential Syariah dan Peluncuran PRUprime healthcare syariah pada Jum’at, 12 Mei 2017 di Hotel Marriot, Medan.


Sejatinya hidup adalah pengabdian dan karya nyata. Dalam QS. Al. Hujurat (49 : 13) terdapat beberapa poin dari perintah Allah bahwa manusia diperintahkan untuk saling kenalan, interaksi dan kerjasama. Di poin terakhir yakni kerjasama, memiliki makna luas kerjasama menciptakan kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi semua.

Selain dipertegas oleh firman Allah, tentang kerjasama juga disebut dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang idealnya harus menjadi prinsip dalam diri tiap muslim yakni Allah akan membantu orang yang membantu orang lain.

Pengejewantahan hadis tersebut saya jadi ingat kisah saat pemerintahan Islam dipimpin oleh Umar bin Abdul Aziz, saking gemarnya pemimpin dan penduduknya yang kaya membantu, mendermakan hartanya, sampai-sampai Umar kesulitan mencari orang miskin untuk dibantu, saking semua penduduknya sudah sejahtera. MasyaAllah.

Disitulah indahnya kerjasama, di dalamnya ada saling bantu dan saling doa yang kesemuanya berujung pada pengharapan penuh agar Allah ridho dengan apa yang kita lakukan dan pastinya berkah.

Kita sering mendengar kata berkah, sesungguhnya berkah adalah nikmat yang bertambah-tambah. Nah dengan berasuransi syariah sebenarnya kita sedang menjemput keberkahan.

Kok bisa ? Ya bisa banget dong, karena asuransi syariah memegang konsep Risk Sharing atau berbagi risiko, artinya peserta asuransi saling tolong menolong dan menerima pertolongan bila didera musibah sesuai dengan kesepakatan jumlah premi yang dibayarkan.

Dan terjadilah dua akad yang dilakukan peserta. Pertama adalah akad hibah, akad yang terjadi saat membayar premi yang nantinya dikumpulkan sebagai dana tabarru’ atau dana tolong menolong. Kedua yakni akad tijarah, perjanjian antara peserta dengan pihak pengelola dana atau dalam hal ini Prudential Syariah yang nantinya dari dana tabarru' lah pengelola mendapatkan imbalan. Perusahaan asuransi tidak berhak memiliki dana tersebut dan tetap milik peserta. Oya pengelolaan dana tentunya berdasarkan aturan syariah, itu sebab ada dewan pengawas syariah.

Sebenarnya kalau dikaji lebih dalam, perusahaan asuransi jiwa syariah lebih terproteksi sebab pengawasannya berlapis-lapis, sehingga hal itu menjadi keuntungan memiliki asuransi jiwa syariah, amannya dobel.

Balik lagi ngomongin berkah, jadi keberkahannya dimana? Keberkahannya dari pengelolaan dana tabarru’ tadi, premi yang kita bayarkan apabila belum dimanfaatkan tapi tetap bisa digunakan oleh peserta asuransi syariah yang membutuhkan. Kebayang dong ya pahala kita bakal terus mengalir. ^^ Ibarat kita sedang berinvestasi membangun jalan tol menuju akhirat kelak. MasyaAllah.

Dan satu lagi nih saya hampir lupa menyampaikannya, produk perbankan syariah gak hanya untuk muslim saja, non muslim juga bisa memilikinya. Prudential syariah sendiri berpegang pada prinsip universalitas.
Gimana? Jadi pengen punya asuransi jiwa syariah kan? Iyaaa…saya juga huhu.

By the way, dalam rangka syukuran milad Prudential Syariah yang ke sepuluh, ada produk baru nih yang diluncurkan namanya PRUprime healthcare syariah. Seperti apa istimewanya  produk ini? Berikut penjelasannya,

PRUprime healthcare syariah, Solusi Perlindungan Kesehatan Paket Komplit

Sesuai dengan tagline Prudential ‘Always Listening, Always Understanding’ seakan tidak berhenti berinovasi untuk memberikan yang terbaik, hal ini dibuktikan dengan peluncuran produk PRUprime healthcare syariah.

PRUprime healthcare syariah jelas Nini Sumohandoyo yang merupakan Corporate Marketing, Communication and Sharia Director Prudential Indonesia, adalah produk asuransi rawat inap berbasis syariah yang membayar biaya rumah sakit sesuai tagihan, dengan jangkauan global dan manfaat yang dapat berkembang.

Apa sih yang melatarbelakangi lahirnya produk ini? Sebelum dilanjutkan peserta launching diajak nonton video dulu nih. Saya certain aja ya inti dari video tersebut. Jadi, zaman sekarang, gak dipungkiri lagi bahwa penyakit semakin banyak, kuman-kuman seakan berevolusi menjadi tambah kuat, sedangkan biaya rumah sakit justru semakin mahal.

Berdasarkan hasil studi WHO saja, sepanjang tahun 2000-2010, biaya rumah sakit di Indonesia meningkat 364%. Itu dalam kurun waktu sepuluh tahun ya, sekarang aja udah 2017, berapa persen lagi tuh naiknya? Huhu, jebol dah kalkulator. Belum lagi biaya diagnosis, masih diagnosis nih ya belum rangkaian pengobatannya, untuk penyakit kanker paru-paru bisa merogoh kocek 10-15 juta.
Alamaak.

Ternyata kenaikan biaya rumah sakit dipengaruhi oleh kebijakan terhadap peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Wajar banget bila rumah sakit yang bertipe C dan D berlomba-lomba menaikkan biaya agar bisa mengikuti kebijakan tersebut.

Selain disebabkan oleh pengaruh kebijakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit, juga karena semakin canggihnya teknologi kedokteran yang dapat meningkatkan peluang sembuh.

Dengan memiliki  PRUprime healthcare syariah semua kekhawatiran itu gak perlu dipikirin, peserta hanya fokus pada upaya kesembuhan saja.

Ada banyak keunggulan dari  PRUprime healthcare syariah, diantaranya menyediakan fasilitas seperti,

Fasilitas Manfaat yang Terus Berkembang, jika tidak ada klaim yang dilakukan selama satu tahun saat kita ajukan polis, PRUprime healthcare syariah akan memberikan penambahan manfaat sebesar 10% dari batas manfaat tahunan awal. Maksimal penambahan bisa mencapai 50%, sehingga walau biaya rumah sakit naik tiap tahun ya gak masalah. Uniknya fitur seperti ini baru pertama di industri asuransi jiwa. Keren banget, jadi walau asuransi gak kepake selama setahun karena kita sehat wal’afiat eh malah dikasih tambahan manfaat ^^

Fasilitas PRUprime limit booster, Jika kita nge-klaim dan menyebabkan terpakainya semua batas manfaat tahunan, eh ada dana tambahan loh yang bisa dimanfaatkan. Kalau batas manfaat tahunan digabungkan dengan dana tambahan, bisa mencapai 35M, dan ini merupakan nilai perlindungan rawat inap tertinggi di Indonesia. WOW!

Fasilitas PRUprime saver, ini adalah fasilitas pilihan untuk mendapatkan biaya asuransi yang lebih murah, jika kita memilih untuk menanggung sendiri jumlah biaya rawat inap hingga batas tertentu, sesuai saat kita memilih plan saat ajukan polis.

Selain menawarkan fasilitas-fasilitas di atas,  PRUprime healthcare syariah menawarkan perlindungan dengan jangkauan global dan menggunakan fasilitas cashless baik di Indonesia, Malaysia dan Singapura dengan cukup menunjukkan kartu PRUprime healthcare syariah.

Fasilitas Tambahan PRUprime healthcare syariah, Santunan Dana MarhamahSantunan Dana Marhamah atau santunan kasih saying diberikan apabila peserta yang diasuransikan meninggal dunia.


Wah paket komplit nih PRUprime healthcare syariah. Oya, PRUprime healthcare syariah ada sebagai manfaat tambahan atau rider untuk produk PRUlink syariah assurance account dan menyediakan 98.000 tenaga pemasar berlisensi syariah Prudential Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Pastikan tenaga pemasarnya memiliki kartu anggota yang diperbarui setiap setahun sekali dengan begitu kita sebagai nasabah aman bertranksasi, sebab nasabah juga harus kritis dan aktif bertanya, dengan begitu ketika proses klaim menjadi mudah karena data yang diberikan lengkap dan akurat, jelas Nini Sumohandoyo.

Sekilas Tentang PT Prudential Life Assurance

PT Prudential Life Assurance
atau dikenal dengan Prudential Indonesia didirikan tahun 1995, merupakan perusahaan penyedia jasa asuransi jiwa terkemuka di Indonesia dan bagian dari Prudential plc, yakni grup perusahaan jasa keuangan terdepan di Inggris.

Di Inggris sendiri Prudential telah berpengalaman lebih dari 168 tahun malang melintang di industri asuransi jiwa dan tentunya dengan prestasi dari perusahaan induk, Prudential Indonesia berkomitmen mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dan memiliki beberapa kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Semarang, Denpasar dan Batam. Hingga akhir tahun 2016, tercatat bahwa Prudential Indonesia telah melayani lebih dari 2,4 juta nasabah melalui sekitar 260.000 tenaga pemasar berlisensi di 393 Kantor Pemasaran Mandiri di seluruh nusantara.

Meskipun sudah memiliki asuransi jiwa Prudential, menjaga kesehatan tentu menjadi prioritas, karena di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang kuat.

Happy healthy, Good People! Semoga Bermanfaat!

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.