Menu
/

Untuk urusan kebersihan miss V aku termasuk ndeso. Ndesonya kenapa? Jadi waktu masih gadis, aku membersihkan miss V seadanya. Buang air kecil ya seasalnya, gak ngerti cara pakai sabun pembersih, pembalut ketika haid pun pakai kain.

Padahal kegiatan aku segambreng-gambreng, bahkan pulang ke rumah hanya untuk numpang tidur dan mandi doang selebihnya aku di kampus dan di tempat mengajar. Kebayangkan betapa mengenaskan keadaan si miss V. Idealnya paling gak aku bawa tisu atau celana dalam lebih, lah ini gak kepikiran kesana >.<

Sekarang udah nikah, lalu hamil dan melahirkan. Aku gak berani lagi sepele dengan kebersihan miss V. Ternyata penyebab semasa gadis dan jadi mahasiswa itu sering kebelet dan bahkan sampai anyang-anyangan ya itu, karena kurang menjaga kebersihan miss V dan suka nahan pipis.

Emang sih syukurnya sembuh sendiri, tapi aku ngerasain banget kalau udah kena anyang-anyangan pas hamil kemaren, ya ampun, bolak balik ke kamar mandi, beruntungnya lagi gak sampai menderita infeksi saluran kemih kayak yang kejadian dengan istrinya artis Indra Bekti. Etapi aku malah ngalamin masalah lain di daerah vitalku itu, sejak kejadian tersebutlah sampai sekarang, kalau selesai buang air kecil aku pasti elap kering-kering pakai tisu. Dan jadi aware banget dengan kebersihan miss V.

Jadi di area kewanitaan kita itu ada bakteri baik, namun jika kita gak pinter menjaga kebersihan dan lalai untuk berpola hidup sehat, maka bakteri baik ini akan kalah dengan bakteri jahat. Sebab 80% kasus anyang-anyangan disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau dikenal dengan singkatan E.Coli, sekilas nama bakteri ini keren tapi jahatnya juara. Bakteri ini ada di kloset yang jorok, air untuk membasuh saat usai pipis tidak bersih, belum lagi kalau arah mencebok kita salah yakni dari belakang ke depan, dan sering nahan pipis, maka bakteri tersebut memiliki kemungkinan besar untuk masuk dan menempel pada dinding sel epitel saluran kemih. Sehingga menyebabkan pipis tidak tuntas, bahkan menimbulkan nyeri ketika pipis.

Kalau sudah begitu pasti merana, apalagi kalau lagi hamil huhu. Dan aku gak tau kalau ada obatnya yang praktis, menyembuhkan dan menyehatkan serta aman untuk bumil seperti Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberry.

Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberry



Jadi sebulan lalu dapat kiriman 3 sachet Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberry. Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberri adalah salahsatu varian dari produk Prive Uri-Cran, bentuknya dalam sediaan bubuk, dengan komposisi 375 mg Ekstrak Cranberri. Isi per box terdapat 15 sachet, dan satu box dijual dengan kisaran harga 94-121K.

Pertama kali ngerasain Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberry, segeeer dan ada asem-asemnya, wah ini minuman favorit aku waktu hamil apalagi diminum saat siang hari, wow.  Jadi gini toh rasa Cranberry?
Membuatnya juga gampang, buka sachetnya, tuang deh ke segelas air dingin, aduk-aduk sebentar lalu slurrppp.



Oya apa sih yang terkandung dalam Cranberry? Jadi buah ini udah lama diteliti dan diketahui bahwa Cranberry kaya akan zat proantocyanidin (PAC) yang mampu cegah si E.coli menempel di dinding saluran kemih.

Agar khasiat sembuhnya maksimal, sebaiknya konsumsi jus Cranberry 2 gelas perhari, yang per gelasnya sekitar 150ml, selama kurang lebih 10 hari.
 
Dan sepertinya Prive UriCran plus Ekstrak Cranberry belum merata dijual di apotek terdekat kesayanganku, tapi dapat ditemukan di Guardian atau beli online ^^.

Semoga Bermanfaat ^^.
2 comments

suka dilema buang air kecil di tempat umum, gak suka toilet umum, apalagi yg ada di bus atau kereta, kalau mau buang air kecil pasti ngecek dulu, kebersihannya aman gak :'(
Eh tapi banyak juga toilet umum yg bersih haha, tapi aku mah ndeso, pilih yg jongkok aja, which is ini lebih steril

Reply

Samaaaa.....seringnya nahan2 pipis ya karena dilema sama toiletnyašŸ˜…

Disitulah kadang berjasanya tisu itu ya.

pertiwisoraya.com

Reply

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.