Menu
/


Assalamualaykum, Mak!

Sempat khawatir bisa gak ya menyapih Khalil di usia 2 tahun, takutnya malah bablas dan pasrah dengan konsep ‘anak yang memutuskan kapan berhenti menyusui’, bahkan ada yang sampai usia 5 tahun masih nen kan yak?

Namun kepasrahan tersebut aku barengi dengan kembali baca pengalaman dan penjelasan para mama sholehah.

Pernah baca postingan Sarra Risman, bahwa harus tegas menyapih anak di usia 2 tahun karena begitulah yang diperintahkan Allah. Bahkan lebih baik kurang dari 2 tahun, sebab usia manusia berdasarkan hitungan tahun hijriyah bisa maju dua atau tiga bulan lebih tua. Begitu juga yang disampaikan Kiki Barkiah dan juga Julia Sarah Rangkuti.

Dalam Al Qur’an yang diperintahkan Allah SWT untuk menyapih ialah ayah, itu tercantum pada QS. Luqman: 14 dan QS. Al. Ahqaf: 15. Sedangkan dalam QS. Al Baqarah: 233 perintah menyapih diberikan Allah SWT pada keduanya ( Ibu dan ayah) jika ingin menyapih kurang dari 2 tahun.

Oya baru aku ingat pada postinganku yang ini

( Baca : Cerita Masa Penyapihan Khalil )

Selain kesiapan dan rasa tega si ibu, saat menyapih diperlukan kerjasama juga dengan si ayah, kalau perlu dengan seisi rumah bila tinggal serumah dengan kakek nenek. Sebelum tau ilmunya kan, malah si ayah yang paling cerewet dan suka menggoyahkan keteguhan hati Bunda, ‘Udahlah Bun, kasikan aja nennya’, akhirnya gagal lagi penyapihan. Nah, karena lelah berjuang sendiri, tiga hari lalu sebelum penyapihan ini berhasil secara cepat, aku bilang begini ke suami,

‘Ayah, ayo dong kerjasamanya dalam proses penyapihan ini, aku gak bisa sendirian’, baru deh si ayah mulai tahan telinga dengerin anaknya merengek minta nen, bahkan diam aja pun jadilah tanpa komen apapun haha, itu saja sudah cukup membantu Bunda menenangkan Khalil ya tanpa mau melupakan jasa ayah juga sih yang sudah rela dibangunkan untuk ambil air minum dan susu anaknya di dapur, hihi. Makasi ya Cintaah.

Dengan begitu proses menyapih tetap dirasa aman oleh anak tanpa harus membuatnya trauma. Sesuatu yang dimulai dengan cinta harus diakhir dengan indah pula *eaa.

Tu kan aku jadi keingat masa-masa indah menyusui Khalil T_T saat menatap matanya, ah aku bisa jatuh cinta berkali-kali dengan bayi mungil ituh.

Sebenarnya aku gak nyangka bisa secepat ini menyapih Khalil, tapi aku yakin semua ini pasti ada campur tangan Allah. Terima kasih ya Allah, bimbing kami selalu untuk bisa jadi orangtua shalih dan shalihah untuk Khalil dan bersatu di Jannah-Mu kelak, aamiin ya Rabb.

Meski baru 2 hari merdeka nen Bunda langsung merayakannya dengan bebas makan semangkuk indomie sendirian haha  sudah tampak perubahan pada Khalil. Makin bawel, kosa kata nya makin banyak, hobi ngemil, makan nasi pun lahap, MasyaAllah, makin lincah. Kalau begini emak jadi semangat nyiapin berbagai cemilan dan kegiatan bermanfaat untuk Khalil.

Gimana? Tanpa nen, hari-hari kita makin seru kan, Nak?! Bunda pinjem kalimat Bu Julia Sarah Rangkuti deh,

Ternyata cepat sekali kau besar Nak, pada masanya nanti, Bundapun harus bersiap ‘melepasmu’ untuk hal-hal yang jauh lebih besar. 

Wuaaaa, tisu mana tisuuu T_T

Begitulah pengalaman weaning with a lot love versi akuh, semoga bermanfaat ya Mak!

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.