Menu
/
Alhamdulillah rentang tahun 2013 hingga kesini terjadi gelombang besar para pemuda yang berhijrah, majelis-majelis ilmu di masjid penuh dengan jema’ah yang haus nasihat dan ilmu, ustadz-ustadz muda tamatan Universitas Al-Azhar Kairo bermunculan memenuhi siaran live hampir di seluruh sosmed.

Efek positif ini berdampak pada banyaknya selebgram berhijab mendadak jadi desainer dan pebisnis, dengan bermodalkan follower hingga berpuluh juta, jadi awal membangun bisnis fashion, baik itu baju muslim pria maupun baju muslim wanita. MasyaAllah!

Semoga jika kita termasuk dalam gelombang besar itu termasuk aku, tidak menjadi sekadar ngaji dan sekadar berhijrah, terkhusus pada saudariku, muslimah.

Ada beberapa contoh kasus di lapangan, seperti tetiba si kawan ini bercadar, ternyata setelah ditelusuri, niat ia bercadar karena abis putus cinta dan ingin menghindari sang mantan, ada juga yang bercadar karena ikut-ikutan, terinspirasi dari bahan bacaan kisah para shahabiyah, sahabat-sahabat perempuan di zaman Rasulullah. Dan ada yang bercadar, namun ketika menikah, memutuskan untuk melepaskan cadarnya, karena sama seperti halnya berhijab, memakai cadarpun harus konsisten, tidak boleh pakai lepas-pakai lepas. Dan itu masih urusan cadar doang.

Namun bagaimana dengan para muslimah, namun belum tergerak hatinya untuk berhijab? meskipun pilihan dan model baju muslim wanita hari ini terpampang nyatah? tidak seperti keadaan muslimah saat pertama kali perintah menutup aurat turun dari Allah.

Aurat itu Apa Sih?

Iya, apa sih aurat itu?



Kemudian disadur dari ceramah Ustadz Adi Hidayat,Lc, seorang Ustadz muda nan cerdas asal Banten, dalam kajiannya kali ini mengupas tuntas QS. An.Nur-24  asal muasal perintah berhijab itu karena salahsatunya situasi dan kondisi di Madinah yang belum kondusif.

Masjid Nabawi waktu itu  baru dibangun. Base-nya masih tanah, atapnya masih dari susunan pelepah kurma, dan banyak preman di sekitar Madinah yang bisa menimbulkan fitnah setiap kali wanita keluar dari rumahnya. Kalau sekarang mungkin istilahnya, preman itu godain cewek Madinah deh, apalagi jika si cewek mau ke toilet, karena belum ada toilet umum, sehingga buang hajat harus ke kebun kurma. Nah kasus ini akhirnya sampai ke telinga Rasulullah, maka turunlah perintah berhijab.

Tujuan berhijab termaktub pada QS. Al-Ahzab : 59 yakni supaya mudah dikenal, artinya, hijab adalah ciri-ciri seorang muslimah, kemudian tidak diganggu. Nah tujuan kedua hukumnya jadi wajib bagi lelaki muslim, jika melihat muslimah yang sedang diganggu, agar dilindungi dan dibantu. 

Kemudian, adapun ayat perintah menutup aurat yang turun pertama sekali adalah QS. An.Nur: 31.


Sumber foto : Kutipan Gambar Islami
Ayat ini dibuka dengan sapaan Allah kepada Nabi Muhammad untuk menyampaikan perintah kepada seluruh wanita yang beriman. Dalam pembelajaran tafsir, jika Allah membuka perintah dengan panggilan hambanya yang beriman berarti isi ayat ini bukannya hanya perintah tapi iman kita sedang dipertaruhkan disini.

Simpulannya, jika kita melanggar perintah ini, bukannya hanya dosa, tapi merupakan indikator lemahnya iman kita. Eng ing eng...MJJ ( mak jleb jleb) banget tausiah Ustadz Adi.

Melanjutkan lagi ayat tersebut, Allah perintahkan kita para muslimah untuk menjaga pandangan, artinya diminta untuk melihat hal-hal yang baik saja, lalu menjaga kehormatan kita sebagai wanita. Jika kita lemah dalam perintah ini juga, belum sampai loh ya pada pernyataan menutup aurat, masih seputar menjaga pandangan dan kehormatan, berarti iman kita bermasalah ini. Huhu

Ibaratnya nih dalam Islam, perempuan beriman sebanding dengan Ratu. Sebab ada prosedur untuk menyentuhnya, untuk melihat dan berinteraksi dengannya. MasyaAllah, berarti selama ini aku Ratu ^^.

Pada ayat berikutnya, Allah perintahkan jangan sembarangan membuka, meskipun terbukanya dikit doang Sis, kecuali yang boleh dan terbiasa dibuka. Nah yang tertutup sekalipun ada atau tidak ada orang, teteup harus ditutup  karena fitrahnya manusia adalah nyaman ketika berpakaian, kecuali hewan, nyamannya ya dengan kondisi hewan tersebut yang tanpa busana.

Ternyata perintah berhijab kalau ditelisik lagi, Allah tidak ujug-ujug langsung perintahkan menutup aurat seluruhnya, tapi bertahap. Perhatikan pada kelanjutan ayat tersebut ada kata ‘juyuuubihinna’, artinya, tutup dengan kerudung yang sampai melewati leher. Bedakan kata tutup dengan bungkus, kata ini terkait erat dengan model hijab yang beraneka ragam, apakah memakainya seolah membungkus atau beneran menutup?

Jadi, pada hadis riwayat Bukhari no. 4759, direkamlah bagaimana reaksi para wanita mu’min ketika perintah menutup aurat turun. Apakah mereka bertanya, kok ditutup sih ya Allah? Tetapi betapa mereka berlomba-lomba untuk membuktikan siapa yang paling beriman dihadapan Allah dengan sibuk mencari kain-kain yang bisa menutup aurat, bahkan sampai merobek kain selimut mereka. MasyaAllah! Duh kita kebanting banget ya sama muslimah zaman dulu.

Tutup Aurat, Jangan Sampai Semuanya Terlambat!

Biar mantab lagi niat saudariku untuk berhijab bagi yang belum berhijab, dan yang sudah berhijab namun masih setengah-setengah, semoga menutupnya bisa naik peringkat.

Ini dia beberapa tujuan berhijab, dari Bunda Helvy Tiana Rosa.



Cara Menutup Aurat Sesuai Syariat Islam

Seperti yang aku sampaikan diawal, sekarang beragam desain baju muslim wanita dijual baik online maupun offline, tinggal pilih yang sesuai syariat islam pastinya. Kalau perlu referensi, aku juga buka toko online di instagram, boleh kepoin di @nufazeeshop, hehe.


Tutuplah aurat, sebelum kelak aurat kita ditutup di saat terakhir hidup kita di dunia

Semoga bermanfaat!
1 komentar:

menutup aurat itu wajib ya, terutama wanita

Reply

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.