Menu
/

Hayo siapa yang saat membaca nama jamunya jadi ingin senyum-senyum sendiri di depan cermin? Iya aku juga haha, merasa dipanggil ya kan, Bidadari 😁

Berbeda dengan jamu yang dijual pasaran, jamu bidadari dibuat dari racikan tangan Bu Nurma sendiri.

Berawal dari membuat jamu untuk dikonsumsi sendiri karena sebagai terapi penyembuhan dari dalam sebab penyakit yang pernah diderita Bu Nurma, kini jamu tersebut bisa dikonsumsi untuk semua orang.

Baca : Nurma Elisa, Terapis Serba Bisa

“Saya”, ujar Bu Nurma disela-sela memijit bagian kepalaku, “pernah hampir mati, dek, saya mengidap, usus buntu, kista, dan miom”.

Bu Nurma sempat hampir dioperasi, namun berikhtiar sembuh dengan berbagai pengobatan herbal. Hal tersebut yang membawa Bu Nurma menjadi terapis dan belajar membuat jamu, kemudian melakukan beberapa inovasi dalam racikan jamunya sendiri, yang kemudian menjadi minuman kesehatan di keluarga Bu Nurma.

Jamu Bidadari dibuat dari bahan segar dan alami, uniknya 80% bahan dari bunga mawar berkualitas selebihnya dari rempah-rempah segar. Dan sama sekali gak ada tambahan bahan pengawet, sehingga jamu ini harus segera dihabiskan paling lama 2 minggu.

Alhamdulillah aku sudah nyobain jamunya selama seminggu ini ^^

Oiya khasiat Jamu Bidadari ada banyak,



Pengalaman Mencoba Jamu Bidadari

Terakhir kali minum jamu itu kapan ya? Aku lupa haha. Seingatku dengan ibu penjual jamu yang biasa lewat, tapi rasa jamunya aneh, beda banget dengan jamu kunyit asam racikan mamaku.

Ketika aku minum Jamu Bidadari, waw aku merasakan lagi rasa jamu racikan mamakku, bedanya Jamu Bidadari rasanya manis, ada rasa bunga sedikit dan jahenya, sehingga ketika diminum dalam suhu kulkas, lalu masuk ke tenggorokan, sampai di perut, hangaaat banget.

Lalu reaksi pertama minum, aku mengalami desakan gas yang keluar dari tubuh bertubi-tubi, haha, keluar anginku semua. Alhamdulillah.

Kalau diminum sebelum tidur malam, insyaAllah pas bangun, badan terasa ringan gak pegal-pegal.

Cara Minum Jamu Bidadari

Jamu Bidadari boleh diminum siapa saja, suamiku pun minum, tapi jangan khawatir yang jadi bidadarinya tetap aku, suamiku gak ikutan jadi bidadari, nama jamunya aja bidadari hehe. Oiya  ibu yang baru melahirkan atau sedang menyusui juga bisa mengonsumsi jamu ini.



Untuk wanita dewasa, jamu diminum 2x sehari, pagi sebelum sarapan atau sesudah sarapan dan malam sebelum tidur, agar mendapatkan khasiat maksimal.

Untuk penyimpanan, sebaiknya disimpan di kulkas, jika mau minum dalam keadaan hangat, tinggal di hangatkan sebentar atau dituang dalam gelas lalu diamkan dalam kondisi suhu ruang, sisa jamu dalam botol jangan lupa masukkin lagi ke dalam kulkas ya.

Dan habiskan jamunya dalam waktu tidak lebih dari 2 minggu ya.

Kemasan



Berhubung jamu ini masih diproduksi ala rumahan, sehingga kemasan masih menggunakan botol plastik yang tentunya sudah dibersihkan terlebih dahulu.

Isi

Jamu Bidadari baru tersedia dalam isian 1 liter. Seperti jamu pada umumnya, warna jamu agak mendekati coklat pekat tapi itu karena ada campuran gula aren aselik.

Harga

Karena dibuat dari bahan alami, kemudian pakai bunga mawar sebagai bahan utama, sementara bunga mawar sudah mulai langka apalagi di kota Medan, sehingga harga jamu juga sebanding dengan bahan-bahan racikannya.

Satu liter Jamu Bidadari seharga 120K

Pemesanan Jamu Bidadari

Bu Nurma hanya meracik 7 botol saja tiap kali produksi, nah jika mau merasakan khasiat jamu bidadari kayak aku, sebaiknya ikutan pre order, dengan cara memesan langsung kepada Bu Nurma melalui WA : 0821-6478-7053 atau pesan via Zee juga boleh di WA : 085261483012

Untuk daerah pemesanan, masih wilayah Medan sekitaran dan Stabat ya, mengingat kondisi jamu harus dalam keadaan dingin ketika diantar.

Bidadari minum jamu dulu #eh maksudnya minum jamu bidadari 😍


Semoga Bermanfaat!
1 komentar:

Harganya lumayan ehem. Tapi khasiatnya mgkn sebanding ya

Reply

Terimakasih sudah membaca postingan di nufazee.com semoga bermanfaat.

Powered by Blogger.