
Kalau kamu tinggal di Kota Depok dan sekitarnya, pasti merasakan sendiri biaya hidup yang semakin besar. Kebutuhan terus bertambah, harga-harga naik terus, tapi gaji segitu-segitu saja.
Bagi pasangan muda yang baru mulai berumah tangga dengan gaji UMR atau pas-pasan, mengatur keuangan itu memang PR besar. Rasanya sudah hemat, tapi kok di akhir bulan saldo tetap tipis?
Yuk, coba luangkan waktu sebentar buat audit kecil-kecilan pos pengeluaran bulanan rumah tangga. Berikut 5 cara yang bisa langsung kamu coba.
1. Food Preparation & Kurangi Jajan Online
Godaan pesan makan lewat aplikasi memang besar, apalagi kalau lagi capek pulang kerja. Tapi kalau dihitung-hitung, ongkos kirim dan biaya layanan itu bisa nambah 20-30% dari harga makanan aslinya.
Coba mulai susun menu makan mingguan, lalu belanja sekaligus ke pasar tradisional lokal di Depok, misalnya Pasar Kemiri Muka atau Pasar Musi.
Selain harganya lebih bersahabat, masak sendiri di rumah juga membuat porsi dan menu keluarga lebih terkontrol.
2. Cancel Subscription Aplikasi yang Tak Terpakai
Coba cek lagi gadget kamu, ada berapa langganan streaming atau hiburan yang sebenarnya jarang dibuka?
Netflix, Spotify, aplikasi baca, layanan cloud tambahan. Semua ini kalau ditotal perbulan lumayan juga.
Sisakan satu layanan yang memang paling sering dipakai bareng pasangan atau anak, lalu berhentikan yang lain.
3. Manfaatkan Kartu KRL/Transportasi Publik
Buat suami atau istri yang commuter ke Jakarta, disiplin naik KRL atau transportasi umum lainnya bisa jadi penghematan besar dibanding bawa kendaraan pribadi atau naik ojol tiap hari.
Biaya bensin, tol, dan parkir kalau dijumlah per bulan seringkali jauh lebih mahal daripada tarif KRL yang relatif stabil. Waktu tempuhnya kadang juga lebih pasti karena bebas macet.
4. Manfaatkan Promo di Marketplace/Supermarket
Kebutuhan rutin seperti popok, susu, atau galon air sebaiknya dibeli saat ada promo, bukan mendadak saat stok habis.
Manfaatkan tanggal kembar (double date) atau cashback di marketplace untuk stok bulanan kebutuhan anak dan rumah tangga.
Catat kapan biasanya promo besar muncul, lalu rencanakan pembelian stok bulanan di tanggal-tanggal tersebut.
5. Kurangi Pembelian Kuota HP dan Pasang WiFi Rumah
Coba hitung, kalau di rumah ada suami, istri, dan anak yang sudah perlu akses internet, masing-masing biasanya beli paket data sendiri-sendiri.
Kalau ditotal per bulan untuk 2-3 orang, angkanya bisa mencapai Rp300.000 atau lebih, jika kuota tiba-tiba habis kurang dari sebulan.
Salah satu solusi paling ekonomis yang bisa kamu lakukan adalah pasang WiFi rumah dengan tagihan flat dan kuota 100% unlimited.
Seluler di HP masing-masing cukup diisi nominal kecil, khusus untuk kebutuhan saat bepergian di luar rumah saja.
Sekarang, sudah banyak layanan WiFi yang menawarkan paket sekeluarga dengan harga kurang dari Rp300.000. Bahkan, ada yang dibanderol kisaran Rp100 ribuan saja, lho!
Penutup
Di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, kita sebagai pasutri atau orang tua muda harus pintar-pintar mengatur pengeluaran bulanan agar efisien untuk sekeluarga dan bisa menabung walau sedikit.
Untuk keluarga muda di Depok yang ingin memangkas pengeluaran internet bulanan tanpa takut tagihan membengkak, coba beralih ke layanan WiFi rumah.
Kamu bisa mempertimbangkan layanan WiFi Megavision di Depok yang menawarkan paket unlimited dengan harga terjangkau, mulai Rp150.000 per bulan.
Budget internet sekeluarga jadi lebih hemat dan stabil, lalu sisanya bisa dialokasikan untuk kebutuhan anak atau tabungan masa depan, deh. Selamat mencoba!
