-->
Menu

your blog banner

Ma, Begini Awal Mula Sejarah Popmama Parenting Academy 2020

/ / 12 Comments
Ma, Begini Awal Mula Sejarah Popmama Parenting Academy 2020

Ma, pasti pada tahu dong akhir kisah Cinderella yang berhasil menikah dengan pangeran, namun apakah ada yang tahu kehidupan mereka setelah menikah dan punya anak?


 
Sejarah Popmama Parenting Academy


Kira-kira beginilah keadaan mereka haha



Popmama Parenting Academy 1
Neng Cinderella lagi repot :-D


Gambar tersebut aku dapatkan saat menghadiri sebuah event yang salahsatu pembicaranya ada Coach Lex dePraxis seorang relationship couch dan founder akun Instagram KelasCintacom.


Dalam pemaparannya, Coach Lex menyampaikan sebuah data dari penelitian Professor John M. Gottman, Executive Director Relationship Research Institute.


Pada tahun 1957, Professor John menemukan 83% orangtua baru alami stress, bahkan pasca istri melahirkan, pasangan justru gak bahagia. Kok bisa?


Salahsatu penyebabnya adalah ketidaksiapan pasangan muda menjadi orangtua, karena memang gak ada sekolahnya. 


Persiapan kehamilan, selain nutrisi, jelas Coach Lex, menjaga relasi dengan pasangan justru jadi sangat penting.


Tugas parenting terpenting adalah senantiasa memastikan rumah tangganya tetap segar, nyaman, dan sejahtera untuk ditinggali –kelascinta.com- 


Hal diatas pula yang mendasari Popmama.com mengadakan Popmama Parenting Academy atau disingkat POPAC. 


Apa Itu Popmama Parenting Academy?


Popmama Parenting Academy merupakan event tahunan yang diadakan Popmama.com sebagai solusi satu atap bagi keluarga milenial yang mencari hiburan, edukasi, pengalaman menyenangkan dan pengalaman berbelanja.


Popmama Parenting Academy 3

 

 


Pada event Popmama Parenting Academy, keluarga milenial dapat menemukan segala hal yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pengasuhan di masa depan termasuk tantangan paling luarbiasa saat ini adalah tantangan pengasuhan yaitu bagaimana memanfaatkan teknologi dengan bijak di era serba Internet.


Jangan sampai teknologi menggantikan posisi orangtua dalam mengasuh anak. Ada banyak hal yang teknologi gak bisa lakukan untuk anak, seperti daya juang, keterampilan hidup, dan attitude.


Dengan memahami tantangan mengasuh generasi alfa ini, kita sebagai orangtua milenial jadi lebih siap. Jangan takut, Ma, kamu gak sendirian!


Bagaimana Sejarah Popmama Parenting Academy (POPAC) ?


Pertama kali sebelum akhirnya jadi POPAC, tahun 2018 Popmama.com mengadakan Popmama Expo di The Gandaria City Hall pada 28 dan 29 September 2018, konsepnya masih berupa event shopping yang mengumpulkan puluhan tenants yang menjual berbagai produk khususnya untuk Ibu, Bayi, Anak dan Keluarga.



Popmama Parenting Academy


Tahun 2019, konsep eventnya berubah dan lebih berkembang karena merujuk pada penelitian internal yang dilakukan Popmama.com.


Tahap parenting dapat dibagi menjadi 4 :


  • Expecting parents, tahapan saat menantikan kehadiran buah hati
  • Parents with baby, tahapan saat sudah memiliki bayi
  • Parents with toddler, tahapan saat bayi sudah beranjak gede
  • Parents with big kids, tahapan saat anak beranjak remaja

Setiap tahapan pasti akan dihadapi para milenial yang sudah berkeluarga dan memiliki anak. Nah, Popmama.com memahami hal tersebut dan berkeinginan membantu para keluarga milenial dalam menghadapi tantangan pada setiap tahapan. 


Karena, menjadi orangtua tidak ada sekolahnya, Popmama.com membuatkan tempat belajar untuk keluarga milenial, maka jadilah event Popmama Parenting Academy 2019 yang saat itu diadakan di Summarecon Mall Serpong pada tanggal 11-13 Oktober 2019. 

 

Popmama Parenting Academy 4

 


Konsep Popmama Parenting Academy 2019 menghadirkan acara yang memadukan edukasi dan hiburan sehingga ada talkshow, sharing session, workshop dan kelas parenting untuk keluarga milenial yang dibawakan oleh narasumber dari berbagai latarbelakang, seperti artis, dokter, dokter anak, psikolog, wirausahawan dan banyak lagi. 


Popmama Parenting Academy 2020  


Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana Popmama Parenting Academy (POPAC) diadakan secara offline dengan dihadiri lebih dari 7000 Mama Papa, tahun 2020 yang spesial ini Popmama Parenting Academy (POPAC) digelar secara online dengan tagline Nurturing The Future – Ready Family.

 

Popmama Parenting Academy 5

 


Jadwal penyelenggaraan Popmama Parenting Academy Online 2020  gak tanggung-tanggung, soalnya berlangsung selama 6 hari, dari tanggal 28 September sampai 3 Oktober 2020 lalu.

 



Dalam Popmama Parenting Academy beragama ilmu parenting dihadirkan untuk Mama dan Papa, mulai dari ilmu seputar kehamilan, melahirkan, gizi, kecerdasan hingga kesehatan mental anak melalu kelas Zoom, WhatsApp dan YouTube. Dan ada juga bazaar produk Ibu & Anak yang  digelar online, lalu kompetisi foto keluarga online, serta lomba blogging.


Mama udah ikut kelas yang mana aja nih?


Oiya agar gak ketinggalan info event Popmama Parenting Academy lagi, yuk follow dan kepo akun Instagram Popmama Parenting Academy di @popmama.parenting.academy sampai jumpa di Popmama Parenting Academy 2021 yaaa!

Mengoptimalkan Peluang Blog dengan Miliki 3 Kemampuan Ini

/ / 8 Comments
Mengoptimalkan Peluang Blog dengan Miliki 3 Kemampuan Ini

- Mengoptimalkan Peluang Nge-Blog dengan Miliki 3 Kemampuan Ini -

Bismillah,
Assalamualaykum


Blogger, saat ini jadi profesi yang semakin dilirik banyak orang, namun apakah cukup jadi sekadar blogger?

peluang blog

 


Pada tahun 2015 aku memutuskan untuk fokus membangun blog Nufazee dan branding diri sebagai momblogger. Hal pertama yang aku lakukan adalah pasang niat, niat untuk jadi blogger yang jujur dan semangat menyebarkan konten positif. 


Selanjutnya, aku bergabung di beberapa komunitas blogger untuk menjalin relasi, memperbanyak teman, dan terakhir aku mencoba untuk selalu upgrade ilmu. 


Beberapa kali pernah diundang untuk isi pelatihan tentang blogging, sebelum mulai materi, aku akan menyampaikan sebuah nasihat. Nasihat ini aku dapatkan dari seorang kaka, Kak Haya Aliya Zaki, cintai dulu kegiatan menulis blog, kalau udah cinta, nanti bonus dari blog akan mengikuti, dan kita gak jadi sekadar blogger.


Blogging sama seperti sosial media lain tiap saat mengalami perkembangan, maka penting banget bagiku untuk terus memperbarui informasi seputar blog dan mengasah kemampuan yang terkait profesi blogger. 


Alhamdulillah salahsatu komunitas yang aku ikuti yaitu Ibu Ibu Doyan Nulis bekerjasama dengan IM3 Ooredoo menghadirkan webinar series yang menyajikan parade ilmu blogging secara gratis. Event yang bertajuk Mengoptimalkan Peluang Dunia Blog, berlangsung sebulan lebih sejak 29 Agustus sampai 3 Oktober 2020, total ada 25 webinar! Happy banget akutuh huhu. 


Adapun webinar yang aku ikuti lebih dari 5, namun dalam tulisan ini, aku akan berbagi informasi mengenai 3 kemampuan yang penting dimiliki blogger zaman now!


Kemampuan Pertama, Belajar SEO On Page


Apa sih niat kita nge-blog? Di awal tulisan sudah aku sampaikan niatku nge-blog, dan niatnya suci banget, masyaAllah Tabarakallah. Namun, niat suci tanpa strategi tampak lambat sekali mencapai target, betul?


Tulisan baik yang kita posting di blog, tentu berada dalam rimba konten di internet, sedangkan niat kita tadi salahsatunya ingin menenggelamkan konten negative di mesin pencari, tentu untuk mencapai hal tersebut perlu ilmu, disinilah pentingnya belajar SEO On Page.



peluang blog 1



peluang blog 2


Sebelumnya aku pernah belajar SEO On Page tapi gak kelar tulisannya wkwk, jadi aku lanjutkan di sini aja yah.


( Baca juga : Ketika Emak Belajar SEO DI Kelas Blogger Medan )

 

Belajar SEO gunanya tidak hanya mendatangkan trafik banyak ujar Mas Angga, SEO bisa di’konversikan’ seperti klik Iklan Google Adsense, Jasa Review dan lain-lain. Selain itu optimasi SEO semacam investasi jangka panjang, ungkap Mas Angga.



peluang blog 3


Lalu, belajar SEO nya mulai darimana? Mulai dari baca tulisanku yang diatas hehe, kemudian lanjut baca part ini.


Riset Kata Kunci

 

Ada tiga tools yang dapat digunakan secara gratis untuk mencari kata kunci :

 

Google Trends

 

Ketik situs https://trends.google.com/trends/?geo=ID, lalu ketik 1 kata yang ingin dicari

peluang blog 4

Ganti lokasi pencarian dengan Indonesia

Ganti rentang waktu terbaik pada past day, past 7 days, past 30 days, past 90 days

peluang blog 5

peluang blog 6


Google Suggest

peluang blog 7


peluang blog 8


Uber Suggest

 

Ketik https://neilpatel.com/ubersuggest/



peluang blog 8


peluang blog 9


Advanced On-Page SEO

 

Lah ini kok udah advanced aje, basic nya mana. Basic SEO on Page, ada di artikel aku sebelumnya, aku persingkat aja di part ini, bahwa pastikan template blog kamu udah SEO friendly, cara cek-nya bisa di googling, cara cek template SEO

Selanjutnya, ada 5 langkah lagi yang harus dilakukan :


1. Jumlah kata minimal 1000 kata atau lebih lengkap dari kompetitor


Poin pertama mengingatkan aku pada quote dari Mb Shintaries, founder Blogger Perempuan Network, 

 

Apa arti populer di mata mesin pencari kalau ternyata konten kita hanya jebakan betmen melalui judul yang mematikan

Tulislah dengan niat baik dan memberikan informasi utuh pada pembaca. Tampaknya 1000 kata banyak ya, bahkan bagi pemula pasti sulit, namun percayalah jika banyak berlatih, insyaAllah bisa!

2. Permalink sama dengan keyword utama


Dulu aku gak ngerti mempreteli permalink, sekarang semakin paham, oiya contoh aku buat dalam platform blogspot ya ^^



peluang blog 9


3. Internal link ( ke artikel lain yang berhubungan atau ke brand utama )


Sebelum belajar, aku cuek banget perkara menyisipkan internal link, ternyata penting ya.

4. Optimasi Gambar


Pada gambar turut sertakan kata kunci, jadi saat user mencari dengan fitur gambar pada mesin pencari, situs kita bisa terangkut juga, syukur-syukur di page one

peluang blog 10

 

5. Subjudul H1, H2, H3, H4

 

Dulu waktu sebelum belajar SEO, menulis blog ya copas dari word ke dashboard tanpa pedulikan fitur paragraph di blogspot haha, ternyata manfaatnya banyak, selain tulisan kita lebih rapi, mesin pencari pun senang.

peluang blog 10

 

Demikian tentang SEO on Page, saran aku sering-sering diterapkan biar mahir dan gak lupa. 


Kemampuan Kedua, Merawat Sosial Media


Instagram, menjadi platform sosial media yang saat ini begitu digemari hampir semua kalangan.

Bagi blogger, Instagram sangat membantu dalam menjangkau pembaca. Nah, bagaimana caranya agar Instagram bisa dukung hobi nge blog secara optimal?

Pada Jum'at 25 September 2020, aku hadir dalam webinar series episode 17 yang diadakan IIDN dan Im3 Ooredoo Jabotabek dengan Mb Pungky Prayitno sebagai pemateri.

 


 




Jadilah Manusia Saat Bermain Instagram


Perkembangan platform Instagram makin kesini emang kencang banget dah, perasaan baru update aplikasinya eh dah minta update lagi, ngerasa gak sih?

Seperti apa belantara dunia Instagram? Berikut resume dari webinar yang aku ikutin.

Sore itu Mb Pungky tampil dengan kaos kuning khas colour image-nya Indosat.

Sekilas tentang Mb Pungky, dulu tu aku sering ikutin postingan Mb Pungky di Facebook, lalu lama-lama gak pernah lagi hehe.

Nah pas tau Mb Pungky jadi pembicara dalam rangkaian webinar ini, wah aku semangat daftar dong.

Dan memang gak nyesel somplak banget dah Mb Pungky, sampe gak berasa kalau sore itu aku harus mandiin si bayi.

Sebelum Mb Pungky menyampaikan materi para peserta webinar kena kultum dulu wkwkw 

 

Sebelum main sosmed, pastikan niat kita baik! 



Makjleb banget kan? Kadang kita lupa hal sederhana itu, gak ingat kalau main sosmed itu sekali posting kita seakan menyetor kepada semesta *eaak

Gak bakal bisa dihapus, netijen selalu ingat, bahkan langsung di-capture bagi netijen yang terniat

Maka dari itu kurasi dulu konten produksi sebelum kita posting. Layak apa gak dilihat orang? Ada jemuran onderdil gak di belakang kita saat ambil foto? Bahkan jika konten itu cuma selfie, tetap harus melewati kurasi.

Ada Apa dengan Instagram di Tahun 2020?


Ada 3 hal yang dibahas Mb Pungky tentang Instagram 2020:



Engagement, Instagram sekarang itu gak hanya pamer karya, gak sekadar untuk eksistensi kita semata, tegas Mb Pungky tapi Instagram ingin kita hidup didalamnya.

Instagram mau kita interaksi dengan follower, bukan sekadar posting setelah itu berharap dapat love dan komen sekian juta tanpa kita respon?

Elu siape? Justin Bieber? Kan kagak?

Kalau mau Engagement Rate bagus, Instagram mau kita aktif love postingan orang, komen balik, beri respon instastory orang, dan lalalala

Interest, Instagram  akan menampilkan konten sesuai kebiasaan kita. Jika kita suka buka postingan memasak, ntar secara otomatis, fitur explore akan menampilkan postingan masakan, gitu juga yang suka konten drama korea.

Timeline, alogaritma Instagram saat ini sangat cepat berubah. Instagram sekarang itu udah gak peduli kalau kita posting konten saat orang lagi tidur maksudnya teteup gak ngaruh ke engagement rate.


Jadi saat ini main Instagram ribet banget, komen kudu 4 kata, biar kehitung engagement ratenya.

 

Sakit Pala Lo Mikirin Engagement Instagram. Instagram akan terus update alogaritmanya. 


 


Lalu caranya gimana biar happy dalam merawat Instagram?


Postinglah untuk manusia, Postinglah sebagai manusia


Rasanya capek kalau main Instagram dengan mental selebgram, lelah berharap love dan comment tapi jadilah instagrammer yang inspiratif.


Menjadi instagrammer bisa dimulai dari menentukan saya siapa? audience saya siapa? bangun personal branding dan kenali audiencemu


Manfaatkan data audience yang disediakan Instagram pada fitur insights, berapa usia audience, tinggal dimana, interestnya seperti apa, kapan waktu online nya. Data ini jadi patokan kita saat posting konten. 


Bangun hubungan dengan audience, dengan cara:


 

Instagram Trend 2020


Setelah paham mengenai audience saatnya kenalan dengan yang disenangi Instagram tahun 2020 ini, yaitu:


Konten Cepat, Saat ini konten video sangat diminati daripada konten foto, apalagi jika videonya versi cepat, baik itu tutorial masak maupun merias. Orang gak punya waktu lihat konten video yang lama.


Konten Real ( Story ), Siapa disini yang tim menulis caption feed IG panjang sepanjang jalan kenangan? Yes, ternyata itu jadi tren.


Adaptasi Tiktok, Instagram terus update dan mengadaptasi tiktok


Microblog ( Carrousel ), Sekarang emang tren banget konten feed Instagram berupa text dan dalam format carrousel, jadi semacam microblog, tinggal geser-geser feed, informasi singkat dan padat sudah diperoleh


Support Small Bussiness, Masa pandemi begini, banyak user Instagram yang beralih jadi online shopper, dan Instagram support itu


IGTV, Instagram TV pun turut laris sebab masa pandemi banyak yang mengadakan live IG sebagai sarana sharing ilmu pada follower. 

 

Trus Mb Pungky menyarankan untuk kolaborasi, salahsatunya saling jadi pembicara saat live di akun IG teman, begitu sebaliknya. 


Di atas semuanya, pesan Mb Pungky, jangan lupa bersenang-senang, ^^ yeay tentu dong mbak 


Optimalisasi Twitter Untuk Blogger


Twitter, hari gini siapa yang belum memiliki akun disana?


Semua mungkin sudah punya ya, nah ternyata Twitter dapat jadi sarana optimasi blog juga asal tahu caranya.


Pada hari yang sama dengan Mbak Pungky, hanya berbeda jam saja, hadir Kartika Putri Mentari, Campaign Operation Manager, HIIP Inovasi Indonesia sebagai pembicara.


 


 

Berdasarkan data dari Hootsuite We are Social Digital Report 2020, platform peringkat kelima yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah Twitter. 


Manfaat Twitter untuk Blogger


Ada empat manfaat twitter untuk blogger, lagi-lagi salahsatunya personal branding ya.




Maka, penting banget sebelum menarik banyak trafik blog dari Twitter, kita lebih dahulu tahu, branding kita apa, audience siapa, dan konten blog kita apa. Cara cek data audience, bisa pakai situs https://analytics.twitter.com


Setelah itu, lakukan hal ini di Twitter untuk blog kita :

1.    Tweet blogpost kita lagi dan lagi tapi dijeda jangan kesannya nyepam
2.    Gabungkan tweet kita dengan text dan gambar
3.    Sebutkan akun twitter orang/brand yang ada di blogpost kita
4.    Gunakan teks yang clickable terkait blog kita, agar warga twitter tertarik buat klik dan baca
5.    Retweet tweetnya teman, nah ini bagian interaksi, sama kayak kita di Instagram
6.    Gunakan hestek yang nyambung atau pakai hestek yang lagi trending juga gak apa-apa
7.    Pin postingan tweet blogpost kita yang terbaru
8.    Lakukan blogwalking dong dan sebutkan teman / brand yang ada di blogpost kita
9.    Bagikan tweet ke komunitas blogger, kalau aku mention akun twitter komunitas


Kelihatannya sederhana ya main twitter itu dan aku beneran baru tahu setelah ikutan webinar yang diisi Kak Putri ini


Oiya, selain memaksimalkan twitter untuk blog, maksimalkan juga blog agar bisa sekalian optimalkan twitter, caranya dengan gunakan judul blogpost yang unik dan pasang plugin social media share di blog kita, jadi pembaca saat ingin main ke akun twitter kita ya tinggal klik plugin.


Kemampuan Ketiga, Belajar Jadi Public Speaker


Blogger zaman now kayak dituntut serba bisa, termasuk bisa public speaking atau minimal punya kemampuan berkomunikasi dengan baik.   





Blog disebut juga mother of content, kenapa? Karena dalam blog ada teks, gambar bahkan video.


Nah, membuat video tentu memerlukan kemampuan public speaking agar pesan dapat tersampaikan kepada audience. 


Beruntung banget pada Minggu, 27 September 2020, aku dapat menghadiri webinar episode 21 tentang Public Speaking for Blogger yang diisi oleh Mb Sara Neyrhiza.


 


 

Kemampuan public speaking, jelas Mb Sara Neyrhiza dapat jadi peluang tambahan bagi blogger, seperti menawarkan postingan video pada client sehingga harga kerjasama menjadi lebih tinggi. 


Minggu sore mendengarkan webinar dengan Mb Sara sungguh asyik dan betah, soalnya audience diajak latihan ngomong juga loh, ditambah penyampaian Mb Sara menggunakan suara khas penyiar radio, bahkan sesekali suara Mb Sara bisa berubah-ubah haha.


Sebenarnya materi dari Mb Sara gak banyak, yang banyak adalah latihan dan sesi tanya jawab.


Hal yang harus dilakukan untuk jadi Public Speaker


 

Poin pertama sampai tiga, full practice ya, baru deh poin berikutnya berisikan tips. Mengenai smiling voice, merupakan teknik menciptakan kesan baik pada audience, tersenyumlah saat berbicara, maka pendengar akan merasakannya juga.

 

Tips agar intonasi tidak monoton adalah dengan memberi tanda baca titik pada naskah, sehingga kita bisa menggunakannya sebagai pengingat untuk menstabilkan intonasi, jadi gak terkesan datar. Tanda baca juga berfungsi mengatur tempo agar saat kita berbicara tidak terlalu cepat atau lambat.


Lalu mengenai cara menghilangkan aksen medhok, caranya dengan mencontoh penyiar nasional atau pembaca berita TVRI, banyakin latihan, ntar lama-lama aksen jadi netral dan menyesuaikan. 


Mengenai Filler Words itu kayak gini, kalau ngomong kita suka blank dan secara otomatis menggumam, hmm…atau mengeluarkan bunyi eee…, nah sebaiknya dihindari.


Singkatnya untuk tampil jadi public speaker, poin pentingnya ada pembukaan, sebut pengisi acara atau siapa yang berhadir, perhatikan acaranya apa, langsung fokus pada isi acara dan terakhir penutup.


Gak kerasa udah mau azan magrib aja di tempat Mb Sara, dan akupun mau bersiap sholat pula. 

 

aku pada salahsatu webinar ^^


 


IMpreneur for Family, Program Promo Kuota dari Indosat


Masa pandemi menjadikan kebutuhan akan kuota internet meningkat pesat, baik untuk keperluan anak belajar daring, juga keperluan orangtua yang WFH ataupun menjalankan usaha online shop dari rumah, bahkan untuk kegiatan blogging.

Oleh karena itu, Im3 Ooredoo meluncurkan program paket Sharing Kuota yang bisa dibagi hingga 20 orang loh, wow ini mah kuota untuk sekomplek ya haha



Sharing Kuota dari Im3 Ooredoo terdiri dari 3 pilihan, yang paling gede ada Sharing Kuota Max, seharga 1 juta dengan kuota 320GB. 

 

Nah, gak hanya ada Program Paket Sharing Kuota aja nih, yang terbaru dan fresh from the oven ada program Freedom U.

Freedom U dengan tagline Untukmu Internet Terus Terusan merupakan program yang membebaskan pengguna memakai kuota utama saat kuota untuk aplikasi habis.

Seperti apa programnya bisa dilihat disini




Oiya, untuk pemasangan Sharing Kuota gak bisa di outlet ya, jadi harus menghubungi CS Indosat langsung, seperti Mb Fajar. Dan gak hanya untuk wilayah Jabotabek saja, Sharing Kuota juga berlaku di luar Jabotabek, silahkan hubungi CS Indosat di kota masing-masing. 

 


More info bisa ke IG @im3squad

Kece ya progam Indosat, sukses terus. 


Demikian beberapa kemampuan yang harus dimiliki seorang blogger, sebenarnya masih banyak, kira-kira apa lagi kemampuan yang harus dimiliki seorang blogger, ditunggu sharingnya ya di kolom komentar.


Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog IM3 Ooredoo X IIDN Mengoptimalkan Peluang Dunia Blogging



Bunda, Yuk Persiapkan MPASI yang Benar, Mudah, Murah dan Enak!

/ / 7 Comments
Bunda, Yuk Persiapkan MPASI yang Benar, Mudah, Murah dan Enak!

 - Bunda, Yuk Persiapkan MPASI yang Benar, Mudah, Murah dan Enak! -

Bismillah,

Assalamualaykum,

Makan, sejatinya adalah naluri dan fitrah manusia, namun semua tampak menjadi sulit saat anak GTM haha. Setuju ya Bookeebok?!

 

mpasi



Momen MPASI layak dipersiapkan sedemikian rupa, sama halnya seperti persiapan hamil, melahirkan dan menyusui. Cerita mempersiapkan MPASI Khalil ada aku tulis di blog.

( Baca juga : Mari Siapkan dan Rayakan Momen Makan Pertama Si Kecil )

Sejak usia Khalil 4 bulan, aku sudah mulai heboh mempersiapkan MPASI, mulai dari beli dan baca buku, serta membeli peralatan masak.

Saat tiba hari H, aku beneran masih gugup, aku lupa mempersiapkan dan menata hatiku juga dalam mempersiapkan MPASI pertama anakku sehingga yang terjadi adalah ambyar, seperti yang aku ceritakan di blog huhu.

Nah, pada anakku yang kedua, meski usianya baru 3 bulan, aku bertekad agar kali ini tidak boleh gagal lagi, terutama gagal menata hati dan pikiranku sendiri.

Alhamdulillah, pada Minggu, 27 Oktober 2020, aku mengikuti webinar via zoom, bertajuk ‘Makan Yuk, Nak – Makanan Pendamping ASI’ , membahas MPASI yang benar, mudah, murah dan enak! Bersama dr. Purnamawati, SpA(K), MMPaed yang diadakan oleh Yayasan Orangtua Peduli. 



Sebelumnya, sudah ada beberapa webinar yang aku ikuti dan sooo worth it banget, dengan biaya webinar gak sampai 50K, tapi aku berasa udah kayak konsultasi langsung tatap muka, ditambah lagi pada masa pandemi gini, bekal ilmu kesehatan, pengasuhan, perawatan anak, tumbuh kembang, sangat aku perlukan huhu. Oiya, bahkan setelah webinar peserta masih bisa lanjut tanya-tanya loh dengan bergabung di milis.

Oke langsung aja ye, aku menuliskan resume webinarnya. Resume ini bentuk mengikat ilmu ala aku, jadi bila aku lupa, sudah ada jejaknya di blog dan semoga bermanfaat juga buat Buibu yang memerlukan informasi MPASI.

Usia Dua Tahun Pertama Anak, Tidak Boleh Malnutrisi


Makan itu fitrah, naluri, as simple as that, ujar Dokter Wati diawal penjelasan webinar.

Satu konsep yang mesti orangtua tahu dan pahami kalau perlu tulis gede-gede lalu tempel di tempat yang mudah terlihat kapanpun adalah,

Makan adalah proses belajar, yang penuh petualangan dan menumbuhkan rasa trust (percaya ) pada anak.

Dua tahun pertama usia anak merupakan masa dimana perkembangan otak sedang sangat pesat. Seorang dokter ahli tumbuh kembang bernama DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K) yang akrab disapa Dokter Wawan dari Surabaya menyarankan kepada keluarga muda yang memiliki anak di bawah 2 tahun agar menginvestasikan uang untuk membeli makanan kaya gizi untuk perkembangan otak anak, karena hanya dengan pemberian nutrisi berlimpah gizi baik, otak anak bisa tumbuh maksimal.

‘Gak mungkinkan susu kita tuangkan ke otak anak?’ begitu canda Dokter Wawan

Jadi, untuk sementara lupakan dulu ya cicilan motor, rumah, arisan dan lalalalnya, fokus investasi gizi untuk otak anak dibawah 2 tahun.  

Pesan Dokter Wati, pastikan anak dari 0 sampai dengan 2 tahun, tidak malnutrisi. Cara memastikannya gimana?

Yuk, pahami manajemen Laktasi dan MPASI yang benar, pantau tumbuh kembang anak, deteksi jika sudah mulai ada tanda malnutrisi yang angka kejadiannya banyak di usia 3 bulan.

Nutrisi yang baik, nantinya akan membentuk dan mematangkan sel otak anak, apalagi hampir 80% otak manusia berkembang pesat pada dua tahun pertama. Dan sekitar 50%-60% kalori yang masuk dalam tubuh anak adalah untuk pertumbuhan otak.

Bagaimana Menilai Kecukupan MPASI Anak?


Menilai berhasilnya MPASI teteup ya dari berat badan anak. Anak usia 6 sampai 8 bulan, kenaikan BB perbulan sekitar 450gr, sedangkan usia 9 sampai 12 bulan, kenaikan BB sekitar 200-300 gr.

Kenaikan BB usia satu tahun ke atas, agak lambat memang, minimal pertahun naik 2kg. Ooo, pantesan BB Khalil yang sekarang 5 tahun, gak banyak-banyak naiknya wkwkw, ternyata memang seperti itu yah.

Ini Dia Konsep Makan yang Harus Diajarkan Orangtua Saat MPASI


Proses makan, adalah kegiatan yang akan dilakukan anak seumur hidupnya, untuk itu dimomen MPASI wajib banget dilakukan orangtua dengan cara menyenangkan.

Jadi, kalau dipikir-pikir, orangtuanya yak yang belajar hehe. Belajar menerapkan pola hidup dan pola makan sehat, agar anak kelak meneladani orangtuanya. Orangtua juga belajar menata hati dan pikiran, seperti yang aku bilang diawal, terima aja kalau anak gak suka menu hari itu, observasi apa yang keliru, apa yang salah, apa yang buat anak gak nyaman, gak selera, cari tahu. 

Turunkan ekspektasi, in hale exhale, kalau ortu dikuasai emosi negative saat proses memberi makan anak, dijamin akal ketutup, efeknya ortu kesal, marah, cekoki anak dengan makanannya ( hiks, naudzubillah, jangan sampe dah ya)

Apa saja konsep dalam proses makan?


Dalam proses belajar makan, anak diajak mengenal:


Rasa, rasa dalam menu yang disajikan. Ada rasa manis, gurih, asin, asam.

Konsistensi, yang awalnya anak Cuma diberi ASI dengan konsistensi cair, kini memasuki MPASI anak diberi makanan yang konsistensinya mendekati ASI

Tekstur, anak belajar kenal tekstur makanan halus dan creamy kemudian bertahap tekstur renyah dan kenyal

Tahap perpindahan tekstur sebaiknya perlahan dan bertahap, strateginya pada piring letakkan ¾ tekstur kasar, ¼ nya lagi tekstur lembut.

Lalu anak juga belajar mengulum, menelan dan mengunyah

Selain belajar mengenai hal diatas, dalam proses makan pun ada proses stimulasi:

Kasih Sayang,
ini sooo pasti ya, memberi makan apalagi proses memasak makanannya merupakan bentuk kasih sayang orangtua pada anak, sehingga anak juga merasakannya

Disiplin, dalam proses makan, orangtua menstimulus anak untuk tanamkan konsep disiplin, bahwa makan itu ada waktunya, kemudian duduk tenang, tidak disambi dengan kegiatan lain, matikan tv dan handphone

Dokter Wati cukup membuat penekanan pada poin disiplin ini, sampai menceritakan kasus bahwa ada anak tiap kali mau makan, orangtuanya sampai menyewa becak. Ya Allah, gimana ceritanya itu yak, huhu itu masih nyewa becak loh, ya kali anak kenal becak tanpa ortunya yang mengenalkan, gimana kalau ortunya sulton, nyewa jet kali yak

Ada juga anak yang tiap kali makan harus digendong kemana-mana, segala rupa hewan ternak dipanggil, biar anaknya pas lengah dan buka mulut langsung dah dimasukin sendok. Sekilas kayak tersiksa gitu ya, ada juga yang anaknya udah bisa lari-lari, maka makannya pun sambil lari-lari, duh, kebiasaan buruk seperti itu harus dihempaskan.

Ingat aja tata cara makan Rasulullah SAW, makan dengan tenang, kunyah pelan-pelan, makan sebelum kenyang, jika anak sudah menolak makan, nanti boleh ditawarkan lagi. Sekali lagi, konsepnya, MPASI itu proses belajar makan, pastikan caranya asyik dan menyenangkan.

Apresiasi, apresiasi disini maksudnya, orangtua mengajak anak untuk bersyukur, ‘adeeek, Alhamdulillah, hari ini menunya ada labu kukus, pakai ayam, wortel dan ASI loh dek’, ‘yuk, dek kita berdoa sebelum makan’.


Mari Kenal dengan Istilah Kalori, Energi, Nutrien dan MPASI


Gimana? Masih semangat lanjut baca? Iya ini belum ke inti pembahasan hihi, gak sabar ya menu MPASI-nya apa aja…lanjut ya!

Kalori

mpasi 2




Energi


Apa itu  makanan padat energi?

mpasi 3

Pembahasan kalori penting saat membuat menu MPASI nanti.

Nutrien ( Zat Gizi )


Nutrien terbagi dua yaitu Makronutrien dan Mikronutrien

mpasi 4


Nah, permasalahan yang sering terjadi di lapangan adalah, banyak ibu yang menanyakan vitamin agar anaknya nafsu makan. Sayangnya, belum ada literature membahas suplemen penambah nafsu makan.

Ada juga mindset bahwa jika gak minum susu, nanti anak gak sehat, gak tinggi. Sebenarnya gak minum susu gak apa-apa kok.

So, daripada fokus mencari suplemen penambah nafsu makan atau susu, fokus pada mengolah atau memasak makanan padat energi tadi.

mpasi 5



Apa Arti MPASI?

mpasi 5



Teknis Pemberian MPASI


Secara teknis, pemberian MPASI sebaiknya:

Tepat Waktu


Usia anak 6 bulan merupakan usia tepat pemberian MPASI karena sistem pencernaan dan sistem oromotor sudah sempurna, serta risiko alergi lebih kecil.

Apa yang terjadi jika terlambat? Khawatirnya anak akan lebih susah makan, picky eater dan berisiko alergi

Bagaimana dengan tren MPASI Dini seperti yang dilakukan artis Shandy Aulia pada anaknya yang sudah MPASI diusia 4 bulan?

Sebelum terburu-buru melakukan MPASI Dini, yang harus dilakukan yaitu tenangkan ibunya dulu, perbaiki manajemen laktasi, evaluasi kenaikan BB selama 1-4 minggu, jika yang terjadi adalah:

  • ASI Cukup, maka teruskan ASI
  • ASI Kurang, jika usia kurang dari 4bulan, lakukan ASI donor. Jika lebih usia 4 bulan dan oromotor siap, MPASI
  • Red Flag, maka memerlukan susu khusus


Sebelumnya tetap konsultasi pada dokter anak terlebih dahulu.

Aman


Teknis pemberian MPASI berikutnya adalah aman. Apakah MPASI dimasak sendiri atau instan? Kedua-duanya boleh, yang penting aman.

Saran Dokter Wati tentu homemade dong, sebab kebersihan terjamin, rasa lebih nikmat, rasa lebih segar, dapat dibuat bervariasi, melatih indera pengecap, terhindar dari zat sintetis dan lebih  murah pastinya.

Dengan catatan: Perhatikan kelengkapan zat gizi!


mpasi 6


Feeding Times


Pemberian makan merupakan momen penting juga, apalagi jika sekeluarga makan bersama dalam satu waktu, tentu hal tersebut akan diingat anak dan juga bagian dari stimulasi, disiplin serta proses bonding.

Lakukan teknik responsive feeding

Apa itu responsive feeding? Yaitu memperhatikan kesiapan bayi, sesuaikan tekstur makanan dengan kesiapan oromotor anak, perhatikan tanda lapar dan kenyang, tanpa paksaan, idealnya pemberian makan selama 30 menit.

Cara yang bisa dilakukan saat responsive feeding:


Anak mau disuapi atau suap sendiri
Beri makan secara pelan dan sabar serta semangat penuh antusias, menyenangkan
Jika anak menolak, coba berbagai kombinasi makanan, citra rasa, dan tekstur
Minimalkan gangguan selama makan, jika anak mudah kehilangan minat makan
Jika durasi 30 menit habis sementara makanan belum habis, bisa tawarkan pada sesi makan berikutnya


mpasi 7




Dalam proses responsive feeding, adapun tugas orangtua: menentukan jadwal makan dan menu, bahan makanan yang sehat, terakhir laju pertumbuhan normal

Sedangkan tugas anak adalah menentukan porsi yang diinginkan dan rasa

Saat MPASI hari pertama, turunkan standar ekspektasi bahwa anak akan menghabiskan makanannya.

 Pada 2 dan 3 hari pertama bisa mencoba sereal, lalu perlahan berikan menu lengkap. Penolakan menu oleh anak bukan berarti anak gak suka.

Jadwal pemberian makan besar adalah pagi, siang, sore-malam.

Snacking diantara main course

Snacking Itu Apa?


Kalau dengar atau baca kata snacking yang terlintas dipikiran pasti biskuit, kerupuk, roti, atau makanan yang ringan-ringan, buah-buah tunggal gitu.

Ternyata  meskipun namanya snacking tetap ingat konsep, makanan padat gizi.

Berikut contoh yang diberikan Dokter Wati


mpasi 8



Jadi kebayang ya, pas anak MPASI, mamak kudu rajin oprek dapur dah pokoknya mah.
                                     

MPASI Secara Nutrisi


Dulu konsep gizi 4 sehat 5 sempurna, sekarang beralih kepada konsep baru yaitu Choose My Plate, isi piringku dimana porsi buah dan sayur lebih banyak.



Berikut ada tabel kebutuhan ASI dan MPASI pada anak, tabel ini perlu diingat dan direnungkan, agar Ibu tetap rajin pompa ASI.

mpasi 9



Kemudian ada juga tabel kebutuhan mikronutrien, dimana usia 9-12 bulan, kebutuhan akan zat besi cukup tinggi, maka dari itu berikan daging merah secepat mungkin, tegas Dokter Wati.

Selain pada daging merah, kandungan zat besi yang tinggi juga ada pada hati ayam. Nah, mengolah hati ayam ini yang aku gak sanggup, T_T aku geli dengan hati ayam huhu, sepertinya MPASI hati ayam, aku rikues sama teman aja deh buat bantu mengolahnya.

Lalu aku flashback ke masa Khalil kecil, aku cukup telat memberikan dia daging, jadi pernah suatu hari, anakku sakit, BB ngepaaaas banget T_T, lalu oleh dokter disarankan minum Zat Besi. Ternyata Zat Besi buatan ini huhu gak enak ya, emang lebih baik mengolah bahan makanan yang kandungan zat besinya tinggi aja deh.

Kelengkapan gizi pada MPASI haruslah sesuai komposisi ASI, sebab otak memerlukan lemak sekitar 60%. Maka, MPASI harus kayak lemak dan zat besi.

Oiya dalam pemberian zat gizi baik makronutrien maupun mikronutrien sebaiknya yang baik-baik, apa sih? Haha, maksudnya, dari bahan yang mengandung, karbohidrat, protein, lemak yang baik.

Emang ada yang jahad? Adaaaa…terutama saat proses pengolahan yang lama, kandungan zat mikronutrien bisa jadi jahad bagi tubuh.

Oleh sebab itu, ibu juga harus belajar cara memproses makanan.

Saran Dokter Endah, moderator webinar, berikan anak makanan yang memang dimakan oleh anggota keluarga dimana tekstur untuk anak ya pasti beda ya.

Jadi, pembiasaan makan baik tetap berlanjut meski MPASI sudah terlewati dengan baik.

Maka, jadilah orangtua dengan pola hidup dan pola makan yang baik, karena orangtua adalah teladan anak.

Masalah yang terjadi di lapangan adalah, saat MPASI semua bahan mesti organic, garam dan minyaknya khusus, etdah pas usai MPASI tuh, pola makan anak ambyar, tiap pagi anak ingatnya jajanan di alpamat, atau kalau sakit sajennya ayam fast food, hellooo….

Penerapan pola makan dan pola hidup yang baik adalah investasi kesehatan jangka panjang loh, hidup berasa lebih berkualitas, lebih bermanfaat, rasa syukur kian bertambah tiap hari, masyaAllah. 


Saran dari aku nih yang Alhamdulillah sejak dua tahun terakhir sudah mengubah dan menjalani pola makan sehat meski belum ‘lurus’ bener dah, yuk mulai dari mengganti bahan yang ada di dapur seperti:

Minyak makan ganti dengan minyak kelapa
Garam gak mesti himsalt kok, garam dapur kemasan dengan label MUI dan BPOM sudah oke
Kaldu, untuk kaldu aku pakai kaldu jamur sebagai penyedap
Gula pasir ganti dengan gula merah, kurma, dll
Mentega, nah ini masih PR buat aku, cek lagi deh komposisi mentega, soalnya termasuk lemak jahad juga, maunya pakai unsalted butter ya, tapi haha mayan uga, btw kan pakenya gak tiap hari, kayaknya stok beberapa juga gak masalah deh.
Stok kelapa parut, santan segar bisa sebagai lemak tambahan dimasakan bahkan pada minuman. Santan bisa jadi lemak jahad kalau proses masaknya lama, apalagi kalau sampai jadi rendang wkwkw

Catatan dari Dokter Wati, sampai usia 2 tahun, berikan makanan kaya lemak jenuh, tetapi secara bertahap kurangi jumlahnya

Boleh kah menggunakan santan atau mentega sebagai lemak tambahan?

Boleh, kalau saya ujar Dokter Wati, jika masak soto, untuk kuahnya saya lebih memilih ASI. Mengapa? lanjut Dokter, karena proses belajar tadi, semoga kelak anak gede kita menghindari agar anak mau makan kalau pakai santan

Untuk protein, perbanyak pemberian protein hewani karena merupakan sumber asam amino essensial

Sayangnya asam amino essensial gak diproduksi tubuh, namun ia penting untuk tubuh, nah loh

Adapun manfaat asam amino essensial adalah:

- Membantu fungsi tubuh
- Mengatur transmisi di syaraf kimia otak untuk kendalikan emosi dan perilaku
- Membantu sistem imun
- Membantu pertumbuhan dan penglihatan

Jadi, jangan tunda pemberian protein hewani pada MPASI anak

Sedangkan untuk karbohidrat, pilih jenis Whole Grains. Karbohidrat yang baik adalah yang banyak serat.

Tentang Makanan Berserat


Makanan berserat adalah makanan yang tidak bisa dicerna tubuh sepenuhnya, dan makanan berserat sedikit sekali hasilkan energi bagi tubuh tapi keberadaannya sangat bermanfaat khususnya dalam pencernaan.


Manfaat makanan berserat pada anak :

Melembutkan feses
Mencegah terjadinya sembelit, pastikan ditambah dengan banyak minum

Tips Praktis Pemberian MPASI


Tips praktis dari Dokter Wati, insight baru bagiku, dan kenapa aku baru tahu huhu, apa saja tips praktis pemberian MPASI:

Buat menu dengan ASIP
Minum saat makan, ya ASIP

Buat makanan tinggi kalori ( lemak / protein hewani)

Buat makanan enak baik enak di lidah, dihirup dan ditatap

Catat bahan makanan yang pernah diberikan, mana yang anak approved, mana yang tidak. Bahan makanan yang ditolak anak, bisa tawarkan lain waktu. Catat juga bahan makanan yang membuat alergi, stop dulu, coba tawarkan beberapa bulan kemudian.

Q and A Permasalahan Pemberian MPASI


Beberapa kegalauan ibu saat proses belajar makan anak juga dibahas di webinar ini, diantaranya :

Q: Apakah boleh memberikan keju, yoghurt atau es krim pada anak usia 6 bulan?

A: Boleh. Contoh menunya, kukus jambu klutuk, jadikan puree, campur ASIP, taruh sedikit es krim, jadi deh snacking padat energi.

Q : Bagaimana dengan pemberian susu diatas 1 tahun?

A : Susu, bukan kebutuhan utama atau dalam hal ini gak bisa menggantikan asupan nutrisi, namun susu merupakan sumber kalsium, itupun per hari maksimal 500 ml. Jika ingin memberikan susu, pilih susu sapi segar. Dan untuk usia di atas 2 tahun berikan susu yang rendah lemak

Q: Saat sakit anak gak mau makan, jadi gimana?

A: Lah kita aja sakit hilang selera makan, apalagi anak. Qodarullah saat sakit khususnya infeksi virus, rasa ingin minum sangat tinggi, kesempatan banget untuk menawarkan makanan atau minuman yang mengandung banyak kuah.

Contoh menunya, Chicken corn cream soup, es mambo buah-sus, smoothies, apple sauce-ice cream, roti hangat potong dengan bentuk beragam oles peanut butter-keju parut-coklat, soto ayam hangat, sup buntut, orak arik telur susu keju, dll

Q: Anak GTM, gimana dok?

A: Coba cek, apakah sakit? Bosan? Gak doyan? Tidak lapar?

Q: Bagaimana dengan pemberian gula dan garam saat MPASI?

A : ( nah pertanyaan ini mewakili aku banget, zaman Khalil MPASI, aku strike banget dah, padahal bole loh dikasi gulgar ke MPASI tapi dibatasi yaa, pembatasannya seumur hidup, jangan pas MPASI doang wkwkw, emak bapakenya juga ya, batasi gulgar. Kalau di keluarga kami, gulpas udah stop, kita pakai gula aren hehe, madu, kurma dan melihat wajah sendiri di cermin *eeeh )

Q : Mengapa Picky Eater ?

A : Wallahu’alam, yang jelas kata Dokter Wati, bisa jadi tidak suka, belum mau saat itu atau sedang tidak lapar.

Solusinya apa? Bu, badai pasti berlalu…, 

Tips hadapi anak picky eater ala Dokter Wati

  • Hargai penolakan anak, jangan memaksa
  • Tetap tawarkan makanan dari sumber nutrisi terbaik
  • Sediakan makanan dalam bentuk bite size
  • Makan bersama
  • Kemas acara makan dengan menarik, bisa jadi anak bosan makan disuapi, sesekali coba teknik makan dip it, mencocol dengan varian saus homemade lezat, atau pakai mayones homemade
  • Minimalkan gangguan
  • Fleksibel dengan jadwal makan

Q: Bagaimana dengan anak yang gak mau sayur?

A: Apakah kita sebagai orangtua sudah perkenalkan rasa buncis, brokoli, wortel, tomat, kembang kol, timun? Perkenalkan sejak dini dan dengan benar. Anak bule, usia 2 tahun sudah dikenalkan makan salad, lah dikita? keefci? Mekdi ?

Q: Bagaimana dengan anak yang gak mau makan daging?

A: Apa yang anak gak suka? Rasanya? Baunya? Teksturnya ? coba olah daging bersama rempah-rempah, tumis duo bawang, tomat, keju tabur, daging cincang beku, bisa diblender dulu sebelum dimasak.

Q : Mengapa anak sembelit?

A : Asumsinya pemberian serat, ASI, protein hewani, buah dalam porsi sedikit? Atau malah lebih? Solusinya, pemberian ASI tetap harus ada pada menu, minumnya ASIP, protein hewani tetap dominan, serat jangan kurangi tapi jangan juga mendominasi.

Simpulan :

Pelajarilah MPASI langsung dari sumbernya, infant feeding – WHO

Remember the concept, MPASI itu proses belajar, proses latihan, penuh petualangan, buat jadi momen menyenangkan, variatif, colorful, jangan parno dengan alergi, kurangi susu di usia lebih dari 1 tahun.

Everything about food is related to art - mengolah makanan itu seni. Saat mengolah makanan, berarti kita sebagai ibu berperan dalam memasukkan hal baik dalam tubuh anak.

Well, problemanya masih banyak, gimana dengan pemberian makanan organik dan instan, pemberian probiotik, dan lalalala, haha

Ibuu, mari menata hati dan pikirannya, agar MPASI anak lancar jaya seperti jalan tol.

Semoga bermanfaat, masyaAllah panjang bener dah yak wkwkw.



Deteksi dan Obati Pikun Sejak Dini

/ / 16 Comments
Deteksi dan Obati Pikun Sejak Dini

- Deteksi dan Obati Pikun Sejak Dini -

Bismillah
Assalamualaykum, 


Ketika aku usia SD, aku sering banget disuruh menemani mamak-nya nenek, aku memanggilnya Nek Unyang. 


 


Usia Nek Unyang saat itu 80-an, udah tua bangetlah pokoknya, badannya pun bungkuk, tapi masih bisa jalan, meski agak tertatih, yang aku herannya kencang juga kalau dibawanya kabur.


Jadi, Nek Unyang ini menderita pikun, setiap saat dia akan mengumpulkan bajunya dalam satu gulungan kain, katanya dia mau pindah ke rumah anaknya yang letak di sebrang jalan. Kami sangat khawatir ia kecelakaan jika Nek Unyang menyebrang sendirian atau bahkan lupa jalan pulang huhu. 


Akhirnya, pagar rumah selalu dalam keadaan digembok. Akulah yang terkadang menjadi temannya. Kadang dia berpantun dalam Bahasa Minang, kadang kami tidur-tiduran di tempat tidurnya yang pakai kelambu sambal cerita kisah hidupnya, kadang dia baca Qur’an.


Ah, tetiba aku merindukannya. Al-Fatihah buat Nek Unyang. 


Ternyata pikun itu penyakit!


Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia Tahun 2020


Hal tersebut aku ketahui saat menghadiri Webinar Kesehatan Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia tahun 2020 pada Minggu, 20 September 2020.



Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia diadakan oleh PT Eisai Indonesia dan Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia ( PERDOSSI ) yang dihadiri oleh dokter dan masyarakat awam. Festival ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Alzheimer Sedunia setiap tanggal 21 September. 




Senang sekali bisa menghadiri acara edukasi seperti ini sehingga masyarakat juga bisa tahu dan paham mengenai penyakit pikun serta ikut mengampanyekan #obatipikun


Berhubung masih pandemi, festival dilaksanakan secara virtual dan dibuka oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,  dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PERDOSSI, DR. dr. Dodik Tugasworo P, SpS(K), dan President Director PT Eisai Indonesia (PTEI), dr. Iskandar Linardi.


Adapun kata sambutan pertama disampaikan oleh Presiden Director PT Eisai Indonesia ( PTEI ) dr. Iskandar Linardi. PT Eisai Indonesia ( PTEI ) sebagai perusahaan farmasi dengan memiliki filosofi human health care, dan telah berkontribusi selama 50 tahun dalam kesehatan masyarakat Indonesia, berkomitmen mengedukasi masyarakat mengenai penyakit Demensia Alzheimer, apalagi penyakit ini juga dapat dideteksi sejak awal sehingga proses penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.


Kemudian kata sambutan berikutnya dari Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PERDOSSI, DR. dr. Dodik Tugasworo P, SpS(K). Edukasi kepada masyarakat dan tenaga kesehatan secara terus menerus ujar Dodik, sangat penting. Terselenggaranya festival ini merupaka program kampanye eduktif #obatipikun bekerjasama dengan PT Eisai Indonesia. Para peserta akan dapat penjelasan menyeluruh mengenai Demensia Alzheimer sekaligus pengenalan aplikasi E-Memory Screening ( EMS ) sebuah aplikasi yang bantu deteksi dini Demensia Alzheimer. 

 

Terakhir adalah kata sambutan dari perwakilan Kementerian Kesehatan sekaligus pembukaan festival oleh dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS. 


Saat ini jelas Siti Khalimah kita mulai memasuki periode aging population , dimana terjadi peningkatan umur harapan hidup yang diikuti dengan peningkatan jumlah lansia. 


Tahun 2010 penduduk lansia meningkat menjadi 25,9 juta jiwa ( 9,7%) dari 18 juta atau 7,56%, dan diperkirakan akan terus meningkat pada tahun 2035 menjadi 48,2 juta jiwa (15,77%).


Peningkatan jumlah penduduk lansia dapat jadi asset bangsa jika mereka mandiri dan produktif, sebaliknya jika mereka tidak mandiri dan tidak produktif justru akan berdampak besar terhadap kondisi sosial dan ekonomi bangsa. 


Penyakit Demensia Alzheimer menjadi salahsatu ancaman bagi lansia di Indonesia saat ini.


Kementerian Kesehatan jelas Siti Khalimah, sangat mendukung penuh Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia karena merupakan bagian dari edukasi untuk mencegah lansia terkena Demensia Alzheimer. Harapannya, makin banyak lansia yang terdeteksi Demensia Alzheimer dapat ditangani sedini mungkin sehingga mereka kelak dapat kembali bisa  mandiri dan produktif. 


Lakukan Deteksi Dini Penyakit Pikun Dengan E-MS, Sahabat Kesehatan Otak Keluarga


Sebenarnya dalam kata sambutan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PERDOSSI, DR. dr. Dodik Tugasworo P, SpS(K) ada membahas aplikasi EMS, nah aku jelaskan di subjudul ini aja yah ^^



 

Aplikasi E-MS atau E-Memory Screening – Sahabat Kesehatan Otak Keluarga adalah  aplikasi yang membantu mendeteksi dini Demensia Alzheimer. Aplikasi tersebut resmi diluncurkan pada 20 September 2020 dan dapat diunduh dengan mudah baik oleh dokter dan masyarakat, sudah tersedia di Playstore dan Appstore.


 


Bagaimana cara kerja aplikas E-MS ?


Aplikasi E-MS akan menilai kondisi memori seseorang dengan menjawab pertanya-pertanyaan terkait Demensia Alzheimer yang mungkin dialami oleh pengguna aplikasi. 


Setelah itu, aplikasi E-MS akan memberikan skor. Jika skor tersebut menunjukkan kondisi abnormal, maka aplikasi akan menyediakan fitur rujukan terpercaya kepada dokter di sekitar pengguna aplikasi berdasarkan GPS, termasuk informasi jarak, nama dokter dan keahliannya di bidang Demensia Alzheimer, serta nomor call center RS yang dapat dihubungi.


 


Fitur lain dari aplikasi E-MS yaitu menyajikan ragam informasi terpercaya mengenai Demensia Alzheimer dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat awam. Ada juga tips dan trik merawat Orang Dengan Demensia ( ODD ) secara efektif dan efisien. 


Wah menarik banget ya aplikasi E-MS ini, dengan begitu kita jadi makin sadar dengan kesehatan otak, jika pun ada masalah, segera bisa dideteksi menggunakan aplikasi E-MS. 



Pikun Itu Penyakit


Sesi berikut dari Webinar Kesehatan Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia tahun 2020  adalah sesi untuk umum dengan materi Obati Pikun dengan Mengenal Gejalanya yang diisi oleh dr. S.B. Rianawati, SpS (K) Pokdi Neurobehaviour Cabang Malang. 





Kita sering ya mengistilahkan lupa dengan kata pikun, padahal lupa dan pikun itu berbeda.



Pikun adalah gangguan penurunan fungsi otak yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif, emosi, daya ingat, perilaku dan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Dalam dunia medis, pikun diistilahkan dengan Demensia. 


Pada masyarakat, pikun dianggap hal normal, padalah berdasarkan data dari Alzheimer’s Disease International dan WHO, ada lebih 50 juta orang di dunia mengalami demensia dengan hampir 10 juta kasus baru setiap tahunnya, dan Demensia Alzheimer menyumbang 60-70% kasus, wow banget ya, duh! 


Maka, sekarang hindari penggunaan kata ‘pikun’, jika memang tidak ada indikasi gejala pikun,  sebaiknya gunakan kata ‘lupa’, jika kita hanya mengalami gangguan pemusatan perhatian sementara. 


Kenali Gejala Pikun 


Nah, agar tidak mudah melabel diri atau seseorang itu ‘pikun’, yuk kenali gejalanya:



Siapa yang Berisiko Terkena Alzheimer ?


Demensia Alzheimer tidak mengenal usia, kita yang muda dengan pola makan dan gaya hidup tidak sehat berisiko menderita Alzheimer lebih cepat. 




Obat Pikun


Sekilas penyakit pikun dilihat dari gejalanya seolah gak berat tapi gak bisa juga diremehkan ya huhu.
Adapun tujuan mengobati pikun adalah :



Tata Laksana Obat Pikun

Dalam mengobati pikun, tidak serta merta langsung diberikan obat, tapi ada tata laksananya :

 



Yuk, Cegah Pikun Dengan Pola Makan dan Hidup Sehat


Pikun dapat dicegah sedini mungkin dengan :

  1. Menjaga kesehatan jantung
  2. Bergerak, berolahraga produktif
  3. Konsumsi sayur/buah ( gizi seimbang )
  4. Menstimulasi otak-fisik-mental-spiritual
  5. Bersosialisasi dan beraktivitas positif 

Menjalani Demensia di Masa Pandemi Covid-19


Sesi terakhir dari Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia membahas mengenai Demensia Di Masa Pandemi Covid-19 yang dibawakan oleh Junita Maja Pertiwi dari Kelompok Neurobehaviour PERDOSSI.





Sesi Bu Junita ini melengkapi penjelasan dokter Rianawati sebelumnya.
Demensia mempunyai klasifikasi :





Dan aku baru tahu bahwa jenis Demensia itu banyak yah, secara pada masyarakat umum, aku hanya mengetahui Demensia dan Alzheimer dalam dua istilah berbeda, ternyata Alzheimer bagian dari Demensia itu sendiri ya. 


Di masa pandemi Covid-19, hampir semua terdampak ya, termasuk dalam memperlakukan ODD atau Orang Dengan Demensia. 


Dampak Pandemi Covid-19 pada ODD


Pasien ODD menjadi semakin sulit menjalani hari efek dari pandemi, sehingga dampaknya bisa dari eksternal dan internal :



Dampak Pandemi Covid-19 pada Caregivers


Gak hanya pada pasien ODD saja, efek pandemi pun turut dirasakan Caregivers atau perawat pasien ODD , seperti:

  • Adaptasi
  • Menjaga diri
  • Menjaga kebersihan
  • Menjaga jarak
  • Menjaga hati
  • Menghindari kelelahan
  • Menghindari stress
  • Menyadari Keadaan


Masalah tersebut juga dialami keluarga pasien ODD pastinya. Dalam kondisi seperti ini mau tidak mau adalah MEMAHAMI kondisi pasien ODD, yang waras mengalah, ujar Bu Junita. 


Apa yang Harus Dilakukan Caregiver atau Keluarga Pasien ODD ?


Lakukan komunikasi gaya baru seperti dengan:


  • Terapi musik, dengarkan music kesukaannya
  • Bantu pasien temukan bakat tersembunyinnya
  • Ingatkan lagi akan memori indah dan bahagia masa mudanya dulu
  • Ajak ia bernyanyi lagu kesayangan
  • Mengingatkan lagi akan seseorang di hatinya
  • Memelihara binatang


Terimalah kenyataan baru, ketika :


Penyandang DA menjadi seseorang yang lain, maka buatlah situasi yang menunjang


Caregivers tidak dapat mengubah keadaan, maka nikmatilah keadaan dan tetap baik meski ODD tidak lagi mengenali kita, namun mereka masih mengerti kebaikan hati 


Strategi dan Tips Hidup dengan ODD di Masa Pandemi Covid-19


Pandemi Covid-19 tidak ada yang tahu kapan akan berakhir, bahkan ada kemungkinan lifetime T_T, tentu situasi seperti ini hanya bisa kita kendalikan dengan lakukan protokol kesehatan dan punya strategi jitu, berikut tips :




Semoga artikel ini bermanfaat dan kita semakin memahami kondisi ODD khususnya yang lansia, 💗

Just Let Them Live in Peace.





Powered by Blogger.