-->
Menu

your blog banner

I Love Indonesia Blogger Gathering: Ngobrolin Kaum Muda dan Kepeduliannya Terhadap Dampak Krisis Iklim

/ / 12 Comments
I Love Indonesia Blogger Gathering: Ngobrolin Kaum Muda dan Kepeduliannya Terhadap Dampak Krisis Iklim

 - I Love Indonesia Blogger Gathering : Ngobrolin Kaum Muda dan Kepeduliannya Terhadap Dampak Krisis Iklim -

 


 

Bila pohon terakhir telah ditebang, bila tetes air terakhir telah tercemar, dan bila ikan terakhir telah ditangkap, barulah manusia sadar, bahwa uang tidak bisa dimakan
-    Pepatah Indian -

 

Bismillah,
Assalamualaykum, Pembaca Nufazee!


Siapa bilang pemuda kita tuh cuek mengenai dampak krisis lingkungan? 


Kalau aku sih menyikapinya dengan rasa optimisme yang besar, bahwa masih banyak kok pemuda yang peduli lingkungan, kitanya aja kali yang mainnya kurang jauh *eaaa atau tergantung circle yang kita pilih sih. Jika memilih circle yang care sama lingkungan, pasti kebawa, percaya deh, begitu juga sebaliknya.


Alhamdulillah aku memilih circle untuk lebih aware terhadap lingkungan, sejak beberapa tahun terakhir, eh sejak aku tinggal sama nenek lebih tepatnya haha. 


Kemudian, aku  semakin tambah semangat setelah terpilih dari hampir 200 orang peserta lomba untuk mengikuti event I Love Indonesia Blogger Gathering pada Sabtu, 8 Januari 2021 lalu yang digelar oleh Golongan Hutan dan Blogger Perempuan.


Sekilas Tentang Golongan Hutan dan Blogger Perempuan


Golongan hutan adalah gerakan hasil inisiasi dan dibesarkan sejak Januari 2019 oleh organisasi masyarakat sipil dan komunitas. 


Diantara organisasi masyarakat sipil dan komunitas yang bergabung adalah Kemitraan/Partnership, Yayasan Madani Berkelanjutan, Yayasan Econusa, Yayasan Auriga, Greenpeace Indonesia, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, CHANGE.ORG, Yayasan Koaksi, Jaringan Pantau Gambut, Kaoem Telapak, Mongabay, Hutan itu Indonesia, Katadata, Samdhana, AMAN, HuMA, LTKL dan lain-lain. 


Hadirnya Golongan Hutan bertujuan mengajak pemuda Indonesia agar ikut bangga terhadap hutan dan seluruh potensinya. Adapun fokus dari Golongan Hutan yaitu untuk membesarkan isu lingkungan hidup, termasuklah di dalamnya hutan di Indonesia. 


Selain itu, keberadaan Golongan Hutan untuk sebarkan semangat dalam menjaga sumber daya alam agar kelak bisa dinikmati anak cucu bangsa. 


Sementara itu Blogger Perempuan, sebuah platform digital yang mewadahi blogger perempuan di Indonesia untuk bisa saling belajar, bercerita dan saling menginspirasi melalui konten. 


Komunitas ini sungguh berkembang pesat sejak tahun 2015, wah tahun yang sama saat aku serius nge-blog, dan sampai sekarang Blogger Perempuan menjadi komunitas blogger terbesar di Indonesia. 


Dalam event  tersebut menghadirkan 3 pembicara keren, ada Edo Rakhman selaku Koordinator Koalisi Golongan Hutan, lalu ada Syaharani seorang Mahasiswi Penggiat Aksi Jeda Untuk Iklim, dan berikutnya ada Anindya Kusuma Putri, aktris sekaligus sport & tourism influencer.

 


Acara yang dibawakan MC Fransiska Soraya atau akrab disapa Kak Oca menjadi seru sebab diawali dengan games tebak gambar dan aku kalah cepat haha sebab nge-zoom disambi nemenin nak bayi. 


Baru deh setelah itu obrolan tentang Peran Pemuda Indonesia dimulai. 

 

Anak Muda dan Rasa Pedulinya Terhadap Isu Perubahan Iklim


Hadir sebagai pembicara pertama ada Edo Rakhman yang akrab disapa Bang Edo. Bang Edo memulai pemaparan dengan menjawab pertanyaan terkait dengan tema besar lomba yang Golongan Hutan dan Blogger Perempuan adakan.


Jika berkesempatan menjadi pemimpin, apa yang akan saya lakukan?


Pemimpin itu ujar Bang Edo harus adil, adil dalam konteks adil untuk generasi ke depan. 


Lebih lanjut Bang Edo menampilkan hasil studi yang dilakukan 3 atau 4 bulan terakhir di tahun 2020 dan nanti ada kaitannya mengapa anak muda hari ini penting banget diberi ruang cukup besar untuk ke depan, baik dalam hal pengambilan kebijakan, pengelolaan sumber daya alam (SDA), bagaimana menjaga lingkungan dan seterusnya


Ada 3 hasil survei yaitu,



Di dalam tiga survei ini, dimana pada jajak pendapat anak muda terhadap harapan dan persepsi pilkada, 82% respondennya itu usia 17-30 tahun. Ini adalah usia potensial yang akan menentukan bagaimana nasib negara ini ke depan.


Dari hasil survei yang didominasi anak muda ini, ternyata mereka punya kepedulian juga loh terhadap isu ekonomi dan  kesejahteraan, infrastruktur, penegakan hukum, lingkungan, termasuk  pendidikan, sosial serta kesehatan.


Kedua adalah survei dari Yayasan Indonesia Cerah Indonesia  yang khusus bahas isu krisis iklim. Sekitar 89%  anak muda sangat khawatir terhadap dampak krisis iklim yang terjadi hari ini.


Kita pasti sudah tahu dong, gimana dampak krisis iklim di Indonesia, seperti curah hujan yang tak menentu, musim kemarau yang gak jelas waktunya kapan saja, bencana banjir juga longsor, ini semua dampak dari perubahan iklim sehingga hari ini kita berada dalam krisis iklim.


Anak-anak muda lanjut Bang Edo, sangat peduli terhadap kondisi hari ini, dan merupakan tanda yang harus diperhatikan oleh para pengambil kebijakan agar jangan mengabaikan anak muda.


Hasil survei lebih detil bisa dilihat disitus change.org mengenai press release krisis iklim di mata anak muda.


Lalu yang ketiga adalah hasil survei Walhi, yang mayoritas respondennya juga anak muda, dan sesuatu yang gak disangka ternyata mereka paham terhadap kejahatan korporasi yang memberikan dampak buruk terhadap lingkungan dan kenal dengan istilah ekosida.


Aku aja baru tahu istilah ekosida ini huhu. Duh udah separah itu ya kondisi hutan kita di tangan para oknum korporasi.


Berdasarkan tiga survei tersebut, anak muda saat ini jangan lagi dianggap apatis, dengarkanlah mereka.


Menurut Bang Edo, jika seseorang jadi pemimpin yang adil, penting banget mengakomodir suara anak muda,  jangan lagi anak muda dijadikan objek kampanye atau objek yang hanya sebatas perubahan gaya hidup dan seterusnya.


Ish setuju kali aku sama Bang Edo ini.


Poin penting yang aku catat dari Bang Edo sebelum ia mengakhiri sesinya adalah jika 1/3 penduduk Indonesia yang terdiri dari pemuda ini ke depannya tidak diedukasi mulai dari sekarang,  pengetahuan-pengetahuan soal lingkungan hidup, bagaimana mengetahui perubahan iklim, bagaimana bertahan dalam krisis iklim, tidak dilakukan dari hari ini, maka kekosongan pengetahuan akan dirasakan generasi akan datang.


Inilah mengapa kemudian kampanye Golongan Hutan  selalu bersentuhan dengan hutan, lingkungan dan yang paling penting adalah bagaimana mengkampanyekan agar semua anak muda hari ini mengetahui bahwa  mereka juga berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.


Tentu kita gak mau, kelak anak kita gak tau mana yang namanya ubur-ubur, ikan hiu, seperti yang sudah digambarkan dalam video ini, sekumpulan anak TK tampak mengunjungi akuarium raksasa yang ternyata isinya…



Kemudian Kak Oca masuk dalam sesi diskusi dengan pertanyaan, kenapa harus peduli terhadap lingkungan hidup?


Pertama jawab Bang Edo bahwa kita tidak bisa menghindari kenyataan kalau lingkungan memberikan daya dukung terhadap hidup kita sehari-hari. Katakanlah kita hidup tidak secara langsung dekat dengan hutan atau laut, kita berbicara dari kota. Warga kota pun ternyata butuh lingkungan hidup yang sehat, perlu udara bersih, suasana yang nyaman, dan ruang terbuka hijau. 


Jika itu semua gak ada, hak kita terhadap lingkungan hidup yang baik dan sehat kan gak terpenuhi
Nah, gimana menurut peserta jika hak kita itu tidak terpenuhi, apakah kita hanya diam saja? Atau kita mau bersuara tapi tidak tahu caranya, atau sudah bersuara tapi tak tampak hasilnya.


Waduh, auto tertampar virtual nih mendengar jawaban Bang Edo. Jadi, jatuh hukumnya itu wajib banget peduli terhadap lingkungan, jika ada yang gak peduli, mending cari planet lain ajyah.


Kontribusi kita sendiri terhadap hutan berarti besar banget ya? sambung Kak Oca  


Ya, betul jawab Bang Edo penuh semangat, bahwa begitu maraknya pembangunan di kota besar, banyak juga di kota kecil yang pembangunan didorong untuk jadi kota besar tapi ada satu hal yang sering dilupakan yaitu menciptakan kota dengan lingkungan yang bisa memberikan daya dukung yang maksimal terhadap warga kota, tidak semata mata membangun tapi peduli dengan daya dukung, yaitu lingkungan.


Kalau hubungannya dengan isu kesehatan, katanya juga hutan berpengaruh buat isu kesehatan ? tanya Kak Oca lagi.


Berbicara soal daya dukung jelas Bang Edo, kita balik lagi nih belajar biologi pas zaman sekolah. Ekosistem hutan terhadap manusia, manusia bernapas O2, lalu mengeluarkan CO2 yang diperlukan tanaman inilah namanya simbiosis mutualisme, artinya ekosistem hutan berperan untuk kesehatan manusia, di sisi lain hutan juga memberikan sebagai penyedia sumber alam hayati dan menunjang kehidupan manusia dalam bentuk obat-obatan, pangan, bahan baku dan seterusnya, jika tidak adil mengelolanya, bisa jadi bencana.


Kenapa kemudian dibutuhkan pemimpin yang punya perspektif adil di dalam mengelola sumber daya alam? Bang Edo balik nanya lagi. 


Sangat gak adil jika anak SMA hari ini dalam 20 tahun ke depan tidak bisa lagi melihat ekosistem hutan. Seolah sudah diprediksi, diperjelas dengan link video yang aku sematkan di awal tulisan ini.


Satu lagi, sahut Bang Edo seperti seakan lupa mau menyampaikannya tapi akhirnya ingat, ada kaitannya kerusakan lingkungan hidup dengan pandemi yang terjadi. Banyak hasil studi yang disampaikan para peneliti bahwa virus ini yang awalnya dari satwa yang hidup di hutan, tapi karena diperdagangkan secara illegal kemudian dikonsumsi manusia dan sampai pada virus itu menyebar pada manusia. 


Logika singkatnya seperti itu, asal virus yang bersumber dari satwa kawasan hutan, lalu diburu, diperdagangkan, sampai dikonsumsi manusia, artinya secara hubungan ada kaitan dengan pandemi, bukan hanya pandemi hari ini, tapi juga virus-virus yang pernah terjadi, saya kira ada hubungannya dengan ekosistem lingkungan hidup kita, tegas Bang Edo. 


Kaitan hutan dengan kesejahteraan pangan apa ya Bang Edo? Tanya Kak Oca


Tentu pasti sangat erat. Tidak sedikit sektor hari ini, terang Bang Edo, khususnya pengembangan bahan baku pangan itu mengambil kawasan hutan sebagai areal utk dikembangkan. Kalau mau bicara sawit, tebu, itukan semua komoditi yang membutuhkan ruang luas, ruang yang luas saat ini kan kawasan hutan? Gak mungkin kebun sawit ada di kota pasti yang disasar adalah kawasan hutan. Nah, disitu kaitannya, sehingga kenapa pemerintah mengalokasikan kawasan hutan karena hal itu mendukung, tapi ini kadang tidak dipikirkan pemerintah yang kemudian berujung kepada kerusakan, kebakaran hutan, daya dukung ekosistem menurun sehingga akibatkan banjir, longsor. 


Artinya kearifan di dalam memberikan hak kelola pada pihak lain untuk memenuhi kebutuhan kan harus dipikirkan matang, bahkan harus melalui kajian, penelitian. Terkadang hal ini yang tidak dilakukan, diabaikan padahal jika mau memaksimalkan SDA dan potensi petani saya pikir akan cukup baik untuk menunjang kebutuhan pangan. 


Menarik sekali ya, ini masih via zoom loh, konon ngobrol langsung sama Bang Edo bisa 8 SKS lebih nih ngobrolin lingkungan.


Kemudian Bang, bagaimana dengan istilah masyarakat adat, para penjaga hutan Indonesia? Tanya Kak Oca


Pertanyaan Kak Oca dari tadi sungguh mewakili pertanyaanku. 


Masyarakat adat adalah komponen bangsa ujar Bang Edo, mereka ada, mereka punya budaya, punya kultur yang dipertahankan turun temurun. Masyarakat adat biasa berada di kawasan hutan, karena mereka sangat bergantung kepada hutan sebagai sumber penghidupan mereka. Persoalan hari ini adalah belum secara merata keberadaan masyarakat adat diakui di Indonesia, diakui dalam artian ya mereka harus dilindungi, bukan hanya kehidupan mereka, tapi juga  dengan wilayah kelola mereka, hutan adat mereka, karena itu sumber hidup mereka. 


Ini juga kami atau Golongan Hutan kampanyekan bahwa masyarakat adat sebagai garda terdepan komunitas yang melindungi dan menjaga kawasan hutan, tapi kehidupan mereka saat ini terancam, karena mereka tanpa informasi tiba-tiba ada korporasi yang masuk, yang melakukan penggusuran. 


Artinya, di satu sisi pemerintah keluarkan izin atau pengelolaan itu tidak melalui proses komunikasi yang baik dengan komunitas adat itu sehingga sampai hari ini konflik dengan masyarakat adat, masyarakat agraria, masih terus bermunculan. 


Aih kalau dikulik-kulik, persoalan lingkungan di Indonesia ini berlapis-lapis ya gaes kayak kulit ari bawang merah huhu, makin dikupas, makin bikin mata perih.


Setelah peserta disajikan masalah, saatnya diajak jalan-jalan oleh Anin yang sedang berada di laut sekitar Nusa Penida, Bali dan sekilas tampilannya kayak gak mantan Top 15 Miss Universe 2015 loh, very humble. 


Anin diajak Kak Oca menceritakan pengalamannya dalam menyebarkan keindahan dan potensi alam di Indonesia.


Aku kenang Anin, mengenal hutan waktu zaman SMA, oleh komunitas pecinta alam sering diajakin naik gunung, karena masih pemula jadi hanya sehari aja udah balik ke rumah, belum pernah naik gunung berhari hari.


Sejak itulah aku belajar banyak tentang alam, karena selama ekspor alam, alam memberikan banyak pelajaran seperti, ilmu bertahan hidup, dimana minum dan makan dibawa seadanya, mau gak mau harus cari sumber air bersih untuk cadangan air minum lalu  ketika ketemu danau, aku  belajar mancing.  Saat di hutan, ada tanaman yang bisa dimanfaatkan buat sup, maka aku benar-benar masak juga di tengah hutan bersama teman-teman.


Aku juga pernah kemping. Oiya, malah pada saat setelah Putri Indonesia, aku jadi suka eksplor gunung, akui Anin. 


Kemudian, aku langsung mikir, apakah aku harus jadi Putri Indonesia dulu baru bisa eksplor alam? seketika pikiran aku ambyar haha karena ada anak yang minta dibuatkan susu. 


Mari kita lanjutkan cerita Anin haha.


Anin menyadari satu hal saat usai pertama kali eksplor Gunung Rinjani bahwa ternyata gak segampang itu hidup di alam, betapa Anin bersyukur karena hidupnya selama ini sungguh mudah berkat teknologi yang segalanya serba ada beda cerita sama teman-teman pedalaman atau di tengah hutan, benar-benar bikin kita menghargai apa yang kita punya.


Selain itu Anin juga menyaksikan langsung ramainya Gunung Rinjani saat peak season, dimana orang-orang masih saja ada yang buang sampah sembarangan, walaupun ketika orang berfoto semua seolah tampak bagus disana, tapi ada beberapa spot atau pos tempat orang berhenti setelah kemping sampahnya gak dibawa lagi, tapi ditinggal aja di gunung, trus siapa yang mau bersihin?


Ya, gak adalah Mbak! Duh aku juga jadi ikutan kesal nih, pengen getok pakai centongan nih tangan para oknum yang ngakunya anak gunung pecinta alam tapi masih cuek sama sampahnya sendiri usai kemping, hellooo!


Dalam live zoom tempo hari Anin juga menyadari bahwa selama travelling, baik itu travelling yang proper tinggal di hotel, maupun travelling yang adventure, masyarakat kita tuh masih perlu diedukasi untuk kebersihan lingkungan. Gak hanya di hutan aja, di tempat yang udah bersih sekalipun kadang orang tidak sadar diri untuk perhatikan kebersihan lingkungan.


Semacam kayak ada mental, ‘ah kan ada cleaning service, kan ada petugas kebersihan’, masalahnya sampah itu tanggung jawab masing-masing ya gak sih?


Di sesi pemaparan Anin, peserta zoom disuguhkan foto-foto travelling Anin loh, duh bikin kangen jalan-jalan bangeeett. 


Saat ke Rinjani dan singgah di dekat danau yang ada air terjun, Anin merasa alam itu gedeee banget, kita tuh manusia hanya sebagian kecil aja di dunia ini, untuk itu kita harus jaga alam kita yang sudah memberikan segalanya, seperti udara segar, pemandangan indah, sumber air bersih, makanan, tumbuhan, oksigen yang kita hirup.


Tips Jadi Traveler yang Baik Ala Anin


Kemudian gak terasa sampailah disesi terakhir Anin yang ditutup dengan pemaparan tips jadi traveler baik ala Anin.


Belajar dari kebiasaan aku ya jelas Anin, waktu itu aku berada di Rinjani, di suatu air terjunnya, saat aku mau mandi aku ketemu 3 bule Belanda yang lagi mandi, kemudian mereka melihat di sebelahnya ada orang-orang lokal yang mandi pakai sabun, kemudian bule ini berusaha menegur, 


‘tolong dong, jangan mandi pakai sabun, sayang ini airnya, air ini akan mengalir dan memberikan aliran air bersih untuk masyarakat, bisa gak jangan mandi pakai sabun’ 


Disini tuh aku belajar banget ujar Anin, sabun itu kan bahan kimia, sebenarnya hal kecil seperti ini gak pernah kita sadari, akhirnya aku sharing kepada 2 bule, dia banyak cerita, 


‘oo alam kalian ini indah banget, makanya kami sangat mencintai Indonesia, sering eksplor Indonesia karena kita cinta banget sama alam kalian, tolong dijaga’ 


bahkan orang luar nitip ke kita loh,o sebenarnya agak malu juga haha, kita yang punya alam, kenapa kita malah cuek, tapi orang lain malah peduli.


Aku juga ikutan malu loh Mbak Anin. 


Jadi, inilah tips travelling sederhana ala Anin, ketika kalian menemukan hal seperti ini, beranilah untuk menegur demi kebaikan bersama, kebaikan untuk lingkungan, juga buat kita yang hidup menikmati alam kita, karena dampak lingkungan kan kita sendiri yang rasain.


Kemudian bawalah plastik sampah sendiri, saat naik gunung, sampahnya dibawa lagi turun, jangan ditimbun atau jangan berserakan begitu aja, abis beresin kemah, beresin sampah juga.


Teman yang hobi main di laut juga, jangan buat sampah botol plastik sembarangan, laut bukan tempat sampah, bawa dong kantong sampah, kalau ketemu sampah bantu kutipin.


Sekecil apapun kontribusi kita untuk lingkungan, semua itu gak ada yang sia-sia, ‘ah kita kan cuma satu orang, kan kita cuma sedikit, sampah yang kita ambil gak berarti apa apa dengan sampah di seluruh dunia ini’, nah kalau yang berpikiran sama seperti ini sebanyak jumlah manusia di planet ini atau sekitar 8 milyar, gimana? Haha


So, berpikirnya jangan kayak gitu tegas Anin, kita harus berpikir, aksi sekecil ini dapat membantu meringankan beban, mungkin NGO yang fokus pada kebersihan lingkungan, sekecil apapun kontribusi kita terhitung amal baik untuk kebersihan lingkungan.


Lanjut pembicara berikutnya ada Syaharani, mahasiswi tingkat akhir di UI yang juga Steering Comitee Jeda Untuk Iklim.


Beruntung nge-zoom nya santai, jadi bisa dijeda minum bahkan menyusui si bayi bahahaha. 


Climate Change ?


Well, Perubahan iklim itu apa sih?


Ya, kita sering dengar ya, istilah perubahan iklim atau bahasa Inggrisnya climate change. Nah Syaharani hadir di sore itu untuk menjelaskan dengan sederhana pakai visual ppt nya yang lucu anet sehingga para peserta zoom makin paham dan aware


Perubahan iklim yang terjadi dalam skala waktu gak sebentar ini jelas Syaharani sebabkan perubahan komposisi atmosfer, perubahan iklim itu sendiri disebabkan oleh kegiatan manusia baik langsung maupun tidak langsung.


Sebelum membahas apa saja kegiatan manusia yang membuat iklim berubah, Syaharani coba memaparkan tentang gas rumah kaca.


Dulu zaman sekolah, aku pikir beneran rumah kaca yang ada gasnya, ternyata bukan haha. 


Setiap hari sinar matahari menyinari ujar Syaharani,  nah sistem bumi secara alami akan memantulkan kembali sebagian sinar matahari yang masuk ke bumi, lalu di atmosfer itu ada gas yang secara alamiah ada, namanya gas rumah kaca.


Itu sebab penting banget pakai sunscream meskipun di dalam rumah, by the way ini kenapa jadi ngobrolin beauty haha. Oke, fokus!


Gas rumah kaca fungsinya memerangkap sinar matahari supaya menjaga suhu bumi tetap hangat, sebenarnya bumi kita ini dingin banget, terang Syaharani, tapi karena ada gas rumah kaca, bumi jadi hangat dan bisa ditinggalin oleh manusia.


Sayangnya, setelah manusia temukan berbagai teknologi dan mengeksploitasi alam serta melakukan kegiatan lain yang cenderung rusak lingkungan maka terjadi peningkatan gas rumah kaca yang massif banget, sehingga jumlahnya gak normal justru akhirnya malah memerangkap banyak panas. 


Ketika sinar matahari yang terperangkap semakin banyak, maka menyebabkan bumi semakin panas, sehingga suhu rata-rata meningkat. Saat suhu rata-rata bumi naik terjadilah perubahan atau anomali, yang sebabkan banyak perubahan sistem bumi kita, salahsatunya musim.


Iklim itu adalah fenomena alam yang terjadi bertahun-tahun beda sama cuaca yang terjadinya harian, contoh paling sederhana, sekarang udah gak menentu musim di negara kita. 


Gas yang buat bumi kita makin panas dan sebabkan perubahan iklim ( pemanasan global ), 90% disebabkan oleh kegiatan  manusia. 


Ya Allah, 90% ya huhu, manusia yang kecil ini seperti yang dianggap Mbak Anin diawal ternyata pelan-pelan mampu merusak bumi yang besar ini.


Beberapa kegiatan yang dilakukan manusia sangat pengaruhi iklim adalah penggunaan bahan bakar fosil, seperti pakai kendaraan yg menggunakan bbm, ketika dipakai hasilkan gas rumah kaca, dan memerangkap panas, semakin sering gunakan kendaraan, semakin banyak gas rumah kaca yang kita sumbangkan ke atmosfer kita.


Penggunaan listrik yang berbasis energi dengan bahan bakar fosil yaitu batu bara, jadi kalau kita boros listrik sama dengan sumbang gas rumah kaca.


Kerusakan hutan, setiap tahun di Indonesia terjadi kebakaran hutan, kebakaran hutan juga hasilkan gas rumah kaca yang cukup besar dan terakhir ada kegiatan industri, seperti pabrik, hasilkan gas rumah kaca, semakin sering kita pakai plastik, berarti kita ikut sumbang gas rumah kaca .


Hal-hal kecil kayak gitu yang ternyata dapat mengubah iklim. 


Ada juga istilah penipisan lapisan ozon yang arti sebenarnya salahsatu lapisan di atmosfer itu menipis karena zat kimia tapi bukan karena gas rumah kaca, zat kimia kayak karbon dari AC, ketika dia sampai atmosfer maka dapat menipiskan lapisan ozon, lapisan ozon yang bolong-bolong.

 

Secara singkat kenapa perubahan iklim harus kita respon?

 


Pertama, mencairnya es dan naiknya permukaan air laut, es di kutub mulai mencair.  Sebenarnya es merupakan cadangan air dan siklus alam natural, namun karena pemanasan global, es itu mencair lebih cepat sehingga membuat naiknya permukaan laut dan sebabkan tenggelamnya daerah pesisir,  salahsatunya Desa Timbulsloko  yang ada di pesisir utama Demak. 


Ya Allah, asli, dari situs yang aku baca dan tayangan video, tampak bangunan musholla yang kini tersisa atap saja, dan hanya Keluarga Rukani yang tersisa di desa itu, berharap mangrove yang mereka tanam dapat mempertahankan rumah apung mereka. 


Syaharani juga menyampaikan prediksi 2050 sebagian Jakarta akan tenggelam.
Lalu pada poin dampak krisis iklim yaitu, cuaca yang gak bisa diprediksi dan berubah secara ekstrim. Cuaca ekstrim bisa menuju kekeringan, karena kalau kering, kita gak bisa mengembangkan sumber makanan, akhirnya bisa jadi kelangkaan pangan.


Wabah penyakit, akibatnya nyamuk yang makin banyak berkembang, vector borne disease, berkembang biak dan menularkan wabah. 


Jadi disadari atau tidak dampaknya itu balik ke kita. Penting banget buat kita mulai bergerak dan lakukan sesuatu untuk perubahan iklim ini. 


Kita ini memang makhluk kecil tapi kita bisa merubah sistem alam yang besar ini, ayo bergerak supaya kondisi ini gak jadi lebih buruk lagi tegas Syaharani.


Kapan sih pendidikan tentang lingkungan itu dikenalkan pada anak ? tanya Kak Oca.


Kalau menurutku ujar Syaharani, sedini mungkin, karena penting banget, sebab ini membahas gimana supaya masyarakat sadar dan peduli terhadap isu krisis iklim, kita gak ngomongin 1 atau 2 orang, tapi kita bicara tentang masyarakat keseluruhan dalam skala besar, sebab perubahan iklim masalah besar. 


Ada satu video yang baguus banget untuk edukasi ke anak-anak mengenai lingkungan. Selamat mengedukasi anak-anak ya Ayah Bunda!









Q & A Session


Perusahaan terus produksi kemasan, produksi plastik, gimana cara selesaikan masalah sampah ini jika perusahaan terus produksi dan kita terus pakai? Ada solusi konkrit?


Hutan banyak sawit, gimana cara hentikan para korporat yang rakus? Ada cara konkritkah?


Jawaban:


Kalau bicara soal plastik, hampir produsen gunakan kemasan plastik. Pertama, jika kita mau ngurangin plastik, plastik ini kan ada bahan bakunya, kalau pemerintah mau kita bisa desak pemerintah kurangin impor bahan baku plastik ke Indonesia. 

Kedua, dengan mudah sebenarnya pemerintah dapat keluarkan kebijakan bahwa semua produksi makanan dan minuman tidak menggunakan plastik, tapi pemerintah punya pemikiran lain  bahwa jika terlalu keras perlakukan kepada produsen bisa berpengaruh pertumbuhan ekonomi di Indonesia, tinggal pemerintah yang memilih, apakah mau jaga kestabilan ekonomi tapi kemudian sampah plastik terus bertambah atau gimana win win solution atau batasi produksi atau batasi kemasan plastik, jika pemerintah punya keinginan untuk mengurangi.


Terpenting adalah bagaimana informasi, edukasi kepada masyarakat yang setiap hari memakai plastik, jangan beli makanan kemasan plastik, kalau mau berbelanja ke pasar bawa wadah sendiri, saya kira dua sisi ini yang harus berjalan. 


 



Tidak akan selesai urusan plastik, jika secara regulasi gak diakomodir, pemerintah tidak tegas. Tentang korporasi, balik lagi ke pemerintah. Jika korporasi itu membabi buta mengeksploitasi, ya tarik aja izinnya, atau dievaluasi.


Kalau aku boleh menambahkan jawaban Bang Edo, aku ada video bagus dari Channel YouTube The Story of Stuff Project, mengenai win win solution. Intinya ada di people power loh gaes!

 




 


Banyak kebijakan pemerintah yang terkesan tidak cukup support upaya pelestarian lingkungan terutama hutan Indonesia, apa solusi efektif?


Pertama, jika saya sebagai pemerintah, pasti saya akan dudukkan perspektif keadilan antar generasi itu dalam setiap kebijakan bahwa kebijakan yang saya keluarkan itu benar-benar adil utk generasi yang akan datang. Jika kemudian kebijakan hanya didudukkan pada konteks kebijakan ekonomi semata, itu kita gak adil, kita gak pikirkan generasi yang akan datang. Jadi, betul apa yang dibilang Mb Rika, bahwa kebijakan gak support, kebijakan yang didudukkan berdasarkan pertumbuhan ekonomi. Jika kebijakannya memikirkan generasi yang akan datang, pasti keputusan yang diambil berbeda. Solusinya ya evaluasi kebijakan itu diganti biar lebih support pelestarian lingkungan terutama hutan Indonesia, pertanyaannya adalah apakah pemerintah mau melakukannya atau tidak?


Mengapa ada kecenderungan menyalahkan masyarakat dalam urusan sampah bukannya meletakkan kesalahan tunggal pada pabrik yang memproduksi limbah paling berbahaya? 


Bagaimana pendapat para pembicara terhadap perubahan iklim dan green capitalism, bukankah wacana green capitalism kontraproduktif, ?


Indonesia dan hampir di semua negara di Asia Tenggara dan Asia Pasific saat ini jadi sasaran pembangunan, karena pergeseran biografi modal, mengapa wacana ini tidak muncul dalam substansi kebijakan pemerintah, bisa dilihat dari omnibus law yang mendepak amdal?


Pertanyaannya ujian skripsi haha


Saya juga gak sepakat menuduh masyarakat, betul masyarakat konsumen terbesar saat ini, dan logikanya adalah, konsumsi masyarakat hari ini kan karena ada produksi, jika upaya hulunya tidak antisipasi tentu akan berdampak ke hilir, makanya diawal saya bilang ada gak keberanian pemerintah untuk tegas pada produsen untuk gak gunakan plastik, jika pemerintah berkomitmen sebagai negara yang kampanyekan zero waste, atau zero plastic.


Ini kembali lagi ke pertumbuhan ekonomi, apalagi saat ini kita menuju sebagai negara maju, yang syaratnya itu ada di pertumbuhan ekonomi yang baik. Tapi sayangnya berdampak ke lingkungan, timbunan sampah plastic makin banyak dan seterusnya, jika kebijakan ini bisa diletakkan pada komitmen pemerintah untuk mengurangi, pasti edukasi pada masyarakat bisa berjalan baik. 


Dan masyarakat Indonesia punya hak atas lingkungan yang baik dan sehat. Saya pikir ini bisa jadi solusi


Logikanya saat ini negara maju menjadikan negara berkembang sebagai basis produksi, negara berkembang saat ini sumber daya alam, sumber bahan baku bahkan sumber tenaga kerja, nah karena kemudian kita sangat terbuka dengan investasi luar negeri, maka pemerintah melihat ini sebagai peluang besar, ujung-ujungnya korbankan sumber daya alam, sumber daya manusia dan juga korbankan kebijakan, pasti buat kebijakan yg permudah investasi masuk, ini jadi sumber konflik berkepanjangan. 


Menurutku jangan kita wariskan konflik pada generasi yang akan datang.  
Aku juga kurang setuju dengan narasi bahwa masyarakat penyumbang sampah terbesar, padahal efek gas rumah kaca secara global, 70% itu disebabkan oleh korporasi ujar Syaharani.  


Sayangnya, pelaku industry besar itu berusaha mem-framing bahwa manusia yang sebabkan kerusakan lingkungan, maka masyarakat harus pintar. 


Padahal idealnya proses sustainability/keberlanjutan dapat dijalankan dengan tiga pilar, Planet, People, Profit. 


People Care – Peduli manusianya
Earth Care – Peduli buminya
Fair Share – Keadilan ekonomi


Bumi adalah rumah kita, namun rumah itu punya sumber daya yang terbatas, dan masa depan generasi bergantung pada keberhasilan pengelolaan dan penggunaan sumber daya itu.


Kita perlu bertindak, bergerak, jika masih ingin dunia dan penghuninya ini berkembang dan masih bisa tetap hidup layak di masa depan. Kehidupan anak muda nanti bergantung pada pilihan-pilihan yang kita buat hari ini. 


 


Yuk, selamatkan bumi! 


Thanks, Golongan Hutan dan Blogger Perempuan ^^





Gerak Anak dan Keajaibannya

/ / 1 Comments
 Gerak Anak dan Keajaibannya

- Gerak Anak dan Keajaibannya -

 



Assalamualaykum Mak,


Sadar gak sih selama pandemi ruang gerak kita amat terbatas, apalagi saat membersamai si kecil. Dulu, sebelum pandemi menyerang, hampir tiap sebulan sekali aku dan Khalil bermain di playground atau ikut playdate


Namun, sudah hampir setahun terakhir kami gak pernah lagi ke playground dan menghadiri playdate, praktis seharian itu dihabiskan di rumah, padahal Khalil ( 5 tahun ) membutuhkan ruang gerak, aktifitas gerak yang cukup sesuai usianya, kalau gak anaknya bakal what to do nih.

 
Aku yakin banget, mau anak laki-laki atau perempuan, pasti memerlukan bergerak, namun gerakan yang bagaimana sih? Mengapa harus gerak? Rumahku kecil, bagaimana memfasilitasi anak bergerak?
Semua pertanyaan tersebut dijawab dan dibahas di Zoom Class dengan tema Gerak dan Keajaibannya yang disponsori oleh Pobee. 


Event ini digelar sebanyak 2 sesi, bersama dr. Pinan dan Damar Wijayanti pada 22 – 23 Desember 2020 jam 2 siang. Awalnya aku maju mundur ikut Zoom Class ini, ternyata gak menyesal huhu, super bermanfaat, insyaAllah.


Sebelum aku lanjut seperti apa insight yang aku dapat selama 2 hari ikutin kelasnya, aku mau cerita singkat tentang Pobee. Pobee adalah ruang cipta dari sebuah keluarga kecil ( ada bapak, ibu, Binar) yang hobi bebikinan, bercerita dan bermain. Info lengkap tentang Pobee, bisa langsung kepoin IG nya di @pobee.id.


Yuk, masuk ke sesi dr. Pinan. Oiya sedikit nih tentang profil bu dokter. Jujur aku baru kenal dr. Pinan beberapa bulan terakhir, trus isi feed IG nya inspiratif, langsung dong aku follow. Bu Pinan ini selain seorang dokter dan konselor menyusui, ia juga founder dari akun IG @belajar.bareng.bupinan, dimana ada banyak informasi kelas online baik via WAG maupun Zoom dengan tema menarik seputar parenting yang bisa diikuti para ortu. Seru banget kan!


Pada sesi Bu Pinan, gerak dan keajaibannya dibahas dari segi fisik juga perkembangan anak, istilahnya dibahas versi ilmiah sesuai keahlian Bu Pinan dibidang medis. 


Diam Sebentar Untuk Memahami Gerak


Wuih judulnya, saking riweuh nya dengan sekitar, kadang kita suka remeh ya dengan geraknya anak, sampe Bu Pinan, ‘diam bentar yuk, pahami gerak’.


Ada 5 materi yang dibahas di sesi 1, yaitu Darimana semuanya bermula, Urgensi bergerak untuk perkembangan otak, Jenis-jenis gerak, Gerak vs Stimulasi, Rekomendasi AAP terkait gerak. 


Darimana Semuanya Bermula?


Di materi ini Bu Pinan ajak orangtua untuk paham ‘strong why’ kenapa anak harus gerak. Meskipun pemahamannya gak sedalam kayak berasa kuliah kedokteran, paling tidak orangtua paham dasarnya, dan ini memang penting banget, agar saat kita mageer, lelah, dan distraksi lainnya yang melanda, kita bisa balik lagi baca atau recall si ‘strong why’ ini.


Perkembangan sel otak yang penting diketahui orangtua. Ternyata parenting journey sebuah keluarga dimulai dari munculnya garis biru usai testpack *eaaa. 

Sel otak anak berkembang pesat selama masa kehamilan apalagi di usia 4-5 minggu hingga usia 2 tahunan, menempati 70% otak orang dewasa sehingga naik terus di usia 3 tahun, sampai 85% dan di usia 5-6 tahun, itu sama kayak otak orang dewasa. Dan perjalanan ini hanya terjadi 1 kali, gak bisa diulang kayak nonton drama korea ye Mak.


Perkembangan sel otak yang pesat ini terutama di 2 tahun pertama kehidupan anak sering disebut oleh pemerintah 1000 HPK atau 1000 Hari Pertama Kehidupan atau Golden Age Periode. Sekali lagi Bu Pinan menekankan bahwa masa ini tuh pondasi yang menentukan kesehatan anak di masa depan.


Gimana nih supaya sel otak bagus? Disinilah peran nutrisi di masa-masa kehamilan, sangat disarankan konsumsi gizi seimbang, lalu pemberian ASI dan MPASI. 


Permasalahan gak hanya di sel aja, kayak makanan otak yaitu DHA, Lemak, Kolesterol, tapi apakah tiap selnya saling berhubungan? Nah loh?


( Baca juga : Siapkah Kita Menjadi Ayah Bunda Platinum ? )


Kuncinya, makin bersambungan sinaps, makin bagus. 


Lalu dok, bagaimana memperkaya sinaps, agar perkembangan sel otak dan hubungannya bagus?


Sayangnya, lanjut dr.Pinan, mau makan ikan kaya kandungan DHA dari laut terdalam sebanyak 1 kontainer pun ( ini sih aku yang lebay lebaykan haha) tidak akan ngaruh jika tidak ada yang namanya STIMULASI. Stimulasi inilah nutrisi atau makanan otak. 


Dua PR besar kita, Stimulasi dan Nutrisi


Urgensi Gerak dalam Perkembangan Anak


Yuhuuu, sampailah kita pada materi stimulasi. Jadi, aspek yang mempengaruhi perkembangan anak ada sensorik motorik. 


Sensorik Motorik ini berjalan gandengan untuk satu tujuan tapi penilaian antara keduanya berbeda. Jika salahsatunya terganggu, pasti mempengaruhi perjalanan yang satunya lagi. 


Sensorik itu berhubungan dengan indera. Indera ada 8, namun yang dibahas Bu Pinan hanya 7, yaitu penglihatan, penciuman, pengecapan, pendengaran, peraba, vestibular dan proprioseptif.


Vestibular ini berhubungan dengan gravitasi, gimana tubuh mempertahankan gravitasi, selain itu juga berhubungan dengan keseimbangan, postur, dll. 


Kalau proprioseptif berkaitan dengan otot bagian dalam atau reseptornya. Biasanya vestibular dan proprioseptif cara kerjanya barengan. 


Stimulasi yang mau kita beri ke anak haruslah ada objeknya, nah di kelas Bu Pinan memberikan contoh objek pipet dengan indera peraba yaitu tangan. Sensori yang ada pada peraba ngasi informasi ke otak, ‘otak, gue nyentuh sesuatu nih’ terus otak akan merespon ‘oke, peraba, coba deh kamu genggam objeknya’, perintah otak pada indera itulah namanya motorik. 


Jadi sering ya kita lihat tema Sensory Play, padahal saat bermain sensori, juga ada aspek rangsangan motoriknya juga loh. Hayuk mari kita 'ooooo' berjama'ah Buibu, pada baru tau kan? iye saya uga haha.


Motorik terbagi dua, motorik kasar dan halus,  hal inilah yang menghasilkan ‘gerakan’.


Jadi, gerakan itu gak semuanya harus, anaknya manjat, anaknya lari, anaknya lompat, jalan jongkok dll, gerakan itu adalah ya gerak, gerak coy haha, meskipun yang gerak adalah otot kecilnya, otot besar gausahlah ya ditanya kayak mana, jumpalitan mah pokoknya.


Kenapa semua gerakan penting?


Bu Pinan mengeluarkan slide, Piramida Belajar. Pada piramida tersebut, sensori berada paling bawah piramida yang dapat porsi besar, dasar dari semuanya. 

 


 


Sensori ini harus terintegrasi dengan semua indera, bekerjasama membentuk satu gerakan. Contoh, siswa yang duduk di kelas, indera penglihatan akan melihat apa yang ada di papan tulis, lalu mata dan tangan berkoordinasi untuk mencatat, penciumannya juga bekerja melalui aroma badan temennya haha, atau mencium aroma tinta dari pena nya, kemudian vestibular, akan mempertahankan posisinya untuk duduk, agar gak ngedabruk ( ini bahasa apa ya haha ) ke depan


Terus proprioseptifnya akan membantu posisi untuk menulis dan melakukan estimasi berapa tekanan yang harus dikeluarkan saat menulis agar gak terlalu ditekan khawatir jebol bukunya tapi gak juga terlalu lembut sampai gak kebaca. Ini semua jadi modal dasar anak masuk SD.  


Ya Allah kebayang banget jika semua proses gerak ini dalam format slow motion, Maha Besar Allah.  
Balik lagi bahas piramida, jika dasar udah kelar, maka makin ke atas apa yang diperlukan tubuh dalam proses belajar, akan mengikuti yang mana 3 hal terakhir menuju puncak piramida, gerakan anak akan membentuk daily activity, behavior, dan academic learning.

 

Jenis-Jenis Gerak


Jenis gerak tadi udah disampaikan diawal, yaitu ada motorik halus dan motorik kasar. By the way, dulu zaman kuliah, aku paling sulit bedakan dua jenis gerakan ini, asyik kebalik aja, padahal inilah yang dipelajari di mata kuliah psikologi pendidikan, hoho, bersyukur sekarang bisa memahami keduanya seasyik Bu Pinan jelasin huhu. 


Nah kedua gerakan ini harus seimbang stimulasinya, gak bisa ada yang jomplang. 


Selain itu jenis gerak yang lain ada locomotor, non locomotor, manipulatif.


Locomotor ini gerakan anak yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain, contohnya, saat anak main bola 


Non Locomotor,  kebalikan dari locomotor, gerakan anak yang gak berpindah seperti, menggeleng, membungkuk. 


Manipulatif, ada objeknya, seperti melempar


Ketiga gerakan terakhir ini tydaq usah dipikirin ya Mak kayak mikirin uang belanja kapan nambahnya ye wkwkw, tapi jadikan bahan untuk menganalisa. ‘Oh anakku lari, ini dia gerakan locomotor’ trus jangan juga dicatat sampai sedetil mungkin, gerakan locomotor die ape aje hari ini, ya Allah kepengen, namun ya gitu rutin mencatat aja masih sekadar wacana, semoga tahun depan lebih baik lagi dalam bikin portofolio anak, buku harian anak. 


Intinya, jelas Bu Pinan, kita belajar gerak ini supaya waras, supaya tahu porsi, kapan harus aware kapan harus santai. Jika pada akhirnya kita makin belajar makin insecure, hati-hati, ada yang keliru dengan cara kita belajar. Wah Bu Pinan, makdeg bin makjleb uga nih.


Berikutnya Bu Pinan jembrengkan list indikator motorik kasar dan halus yang harus dicapai anak pada tiap tahapan usianya dari 0-6 tahun. 


Cara praktekannya, kita ambil contoh indikator motorik halus untuk bayi  9-12 bulan, memegang benda kecil dan tipis kayak kancing dan mata uang logam, ini jangan kaku, ternyata anaknya cuma menjimpit bendanya haha, trus kita langsung ambil kesimpulan ‘duh motorik halus anak gue belum berkembang’ padahal intinya adalah lihat kemampuan anak even cuma menjimpit doang, jadi fokus pada gerakan  anak bukan pada objek/benda. Objeknya gak harus uang logam atau kancing tipis, jika yang ada di rumah berupa sisa buble wrap paketan yang dipitesin anak, nah itu juga gerakan motorik halus ya gaes. 

Betapa jadi orangtua kudu super perhatian, mindfull.


Arah Perkembangan Anak


Slide ini bertujuan membuat orangtua semakin memahami pentingnya gerakan pada anak:



Dari pemaparan slide di atas khususnya arah perkembangan proximodistal dengan tipikal gerakan anak, dapatlah simpulan sejak awal anak mengaktifkan secara dominan motorik kasarnya. 


Dan memang benar sih dengan apa yang sekarang aku alami saat membersamai perkembangan anak keduaku yang berusia 5 bulan, bahkan sejak proses IMD pun dia udah pinter menggerakkan mulutnya untuk hisap puting, lalu berlanjut pada signal-signal gerakan saat haus, tidak nyaman, ingin tidur, dll. 


Kemudian makin paham dengan pemaparan Bu Pinan tentang istilah yang dipopulerkan Maria Montessori yaitu Follow The Child, bukan Follow Your Dream ntar nyasar ke drakor Start Up haha. 


Makna Follow The Child itu, anak punya insting untuk menjalankan tugas perkembangan untuk dirinya sendiri, sehingga nih jika kita letak aja tuh bayik, dia pasti udah tau mau ngapain. 


Kabar baiknya, insting anak ini dipelajari oleh peneliti sebelumnya, sehingga terciptalah aspek perkembangan yang terdiri dari keterampilan motorik kasar dan motorik halus. Jadi, di rumah wajib banget tempel milestone anak yeee, agar tahu udah sampe mana nih stimulasi yang diberikan untuk mencapai tujuan milestone.


Mengapa? Karena insting anak akan sejalan dengan milestone-nya. Anak usia 6 bulan pasti akan belajar duduk, gak mungkin melompat.

 
Balik lagi nih ke hubungan perkembangan proximodistal dengan tipikal gerakan anak, ternyata anak akan otomatis menguatkan dan mempersiapkan dulu otot-otot besarnya. Jika semuanya sudah siap, baru deh otot-otot kecilnya akan mengikuti. 


Jadi, wajar gak anak usia 1-2 tahun itu kerjanya muuuuteeeer aja kayak gasing, gak bisa diem kecuali tidur haha?


Karena anak sedang mempersiapkan posturnya dulu, ketika nanti siap atau posisi sikap belajar yang memerlukan konsentrasi dan fokus, ternyata bagi anak, ini memerlukan usaha penuh loh, oksigen lebih banyak, ketika duduk diam, dibandingkan saat mereka bergerak. Wow, iya juga ya, mungkin ini yang dimaknai masa normalize di istilah Montessori. 


Betapa pentingnya ya melatih otot besar anak, yang saat aku mendengarkan pemaparan dr. Tiwi, latihan awal sekali terutama di usia 1-2 bulan, rutinkan tummy time dengan durasi bertahap tiap harinya serta dengan cara menyenangkan. Pada tummy time ada banyak otot yang dilatih, mulai dari angkat kepala sampai akhirnya bisa merangkak. masyaAllah. 


Masalahnya jika orangtua gak paham makna gerak pada anak, yang konon terjadi saat anak aktif bergerak malah diajak duduk diam, parahnya diajak nonton layar lagi, maka yang terjadi adalah saat otot gak dikasi makan dengan gerak, otomatis konsentrasi anak akan fokus pada bagaimana mempertahankan postur duduknya dia, dan ini pasti berat bagi anak huhu, disinilah bermula terpecahnya konsentrasi anak. seperti lebih mudah capek. 


Bahayanya lagi ketika besar anak akan semakin menunjukkan rasa laparnya untuk bergerak, ya makin sulit diajak konsentrasi sebagai modal belajar. Duh, membayangkannya aja aku udah kasian ke anak huhu, tetiba aku inget kondisi temennya anakku, persis banget. 


Perkembangan Kognitif Menurut Jean Piaget


Selanjutnya kita bahas perkembangan kognitif menurut Jean Piaget ( dibaca Piase ), pada bagian ini aku simak betul, soalnya mau aku terapkan pada anak, ah anak itu laboratorium kehidupan banget ya.

Dokter Pinan menekankan banget agar ortu paham betul aspek sensorimotor, sebab pada fase ini sifat gerak anak adalah naluriah, lalu aktifitas pengalaman didasarkan pada pengalaman panca indera. Pada masa ini juga anak baru mampu melihat dan menyerap pengalaman. Istilah dr. Pinan, di masa ini anak kayak nabung pengalaman sensori, tugas ortu tentu memfasilitasi, menstimulasi, lalu indikator perkembangan anak ceeeek *ala anak tiktok haha


Inti dari itu semua, anak belajar dari hal sederhana kemudian berlanjut ke kompleks. Dari real object atau konkret ke abstrak.


 


Hal inilah yang membuat anak usia 0-2 tahun sebaiknya tidak terpapar layar, karena ia masih memerlukan objek asli. 


Berikutnya index level, ketika anak memanipulasi objek, untuk kemudian berlanjut ke symbolic level, ‘oo ternyata pisang versi asli ini, bisa dibuat ke versi buku’, ternyata ada gambarnya, saat masuk ke sign level,’oo ternyata, pisang itu ada simbolnya , P.I.S.A.N.G’.


Dan pengalaman indra anak yang satu berbeda dengan anak yang lain, apalagi saat mengenali objek berupa ibunya, bahkan bagi anak, rumah adalah tempatnya belajar objek real tadi. Itulah mengapa praktisi menyarankan untuk dekatkan anak dengan lingkungan dan alam.

 

Gerak VS Stimulasi 


Yes, otot-otot harus distimulasi, jadi kalau dokter Tiwi bilang, anak tengkurap jangan cuma ditontonin aja Mak, tapi lakukan stimulasi-stimulasi sederhana lainnya, seperti ajak main, ngobrol, dll


Oiya yang distimulasi semua otot ya, mulai dari otot paling besar seperti paha dan otot paling kecil seperti mata. 


Rekomendasi AAP Terkait Gerak


Daritadi udah ngebahas gerak itu penting, lalu harus mulai darimana? Nah tadi aku ada singgung dikit mengenai tummy time pada bayi, dan stimulasi ini direkomendasikan oleh America Association of Pedriatics.


1 -3 tahun, 3 jam
3-6 tahun, 3 jam, termasuk 1 jam untuk gerakan motorik kasar ( atau mengeluarkan energy lebih, seperti main bola, lari-lari )
Usia SD : 1 jam ditambah olahraga fisik seminggu 3x


Memahami rekomendasi ini juga jangan kaku ya, balik lagi poinnya adalah membangun awareness orangtua. Dan biar makin mantep ilmu fleksibel mengenai gerak ini, akan diperdalam pada sesi dua dengan Ibu Damar.


Rekomendasi AAP Tentang Screentime


Entah kenapa makin modern zaman, kita sebagai orangtua kok semakin memudahkan semuanya termasuk urusan pemberian layar pada anak usia dini, padahal jelas sekali anak usia 0-2 tahun gak butuh layar, mereka butuh orangtuanya, real object.


Berikut rekomendasi AAP mengenai screentime semoga semakin buat ortu sadar ya, kenapa gak boleh kasih layar pada anak:


Anak dibawah 2 tahun belajar dan  tumbuh dengan mengeksplorasi dunia di sekitar mereka. Otaknya belajar secara maksimal, jika mereka berinteraksi dan bermain dengan orangtua, saudara, pengasuh serta anak dan orang dewasa lain.


Rekomendasi AAP tersebut kayaknya kudu aku buat versi gede lalu ditempel di dinding biar ingat, huhu.

Rekomendasi Paparan Screen Pada Anak




Ada apa dengan otot mata anak jika diberikan screentime, kan sekarang udah ada kacamata anti radiasi?


Bukan itu aja, karena mata perlu gerakan sehingga membantu koordinasi dengan tangan, seperti makan, menulis, sikat gigi. 


Bayangin jika anak ini terpapar screen dalam waktu lama, dimana ia hanya melihat pada 1 titik saja yaitu layar, otot matanya kan bergerak, analoginya jika kita angkat beban berat dalam waktu lama, pegel gak? Woiya jelas, nah gitu juga yang terjadi dengan otot mata, ototnya akan lelah, dan khawatir kurang stimulasi sehingga ganggu koordinasi dengan tangan. 



Bagaimana Agar Gerak Anak Berkualitas ?


Anak-anak hidup di masa sekarang, dan orang dewasa hidup di masa depan, maksudnya apa? Kita contohkan kegiatan sikat kamar mandi, ujar Bu Pinan. Orang dewasa menyikat kamar mandi bertujuan supaya bersih, lah anak? bertujuan main haha, dalam main ini lah segala gerak diaktifkan, seperti penjelasan diawal 

 

sehingga...


Kenapa anak biasanya lama sekali melakukan sesuatu?  anak memang lama mengerjakan sesuatu


Bagaimana memfasilitasi gerak anak di dalam rumah saja? Ajakin anak ke kegiatan sehari-hari, misal cuci beras, potekin kacang panjang, menjemur kain


Tips dan trik supaya anak ‘duduk tenang’? Geraknya harus dipenuhi dulu 


Gimana supaya anak saya bisa konsentrasi? Dengan bergerak


Jika postur tubuh anak udah tegak, semakin siap dia akan berkonsentrasi, itulah mengapa anak-anak konsentrasinya masih pendek. 


Manfaat Aktivitas Fisik Untuk Anak




Gimana? Gimana? Semoga makin semangat ya membersamai gerak anak! 


Resume webinar sesi kedua menyusul ya Cyn


MiSmart Insurance Solution Syariah, Produk Asuransi Syariah dari Manulife Indonesia

/ / 15 Comments
MiSmart Insurance Solution Syariah, Produk Asuransi Syariah dari Manulife Indonesia

 - MiSmart Insurance Solution Syariah, Produk Asuransi Syariah dari Manulife Indonesia -




Seiring bertambahnya penganut agama Islam di seluruh dunia dan diperkirakan hingga tahun 2050 akan terus bertambah dua kali lipat, maka industri halal amat diperhitungkan seperti, trend fashion, wisata halal, kosmetik halal, makanan halal, termasuk keuangan syariah.
 
Berdasarkan data Global Islamic Financial Report yang terbit di Media Indonesia, kontribusi meningkat 9,76 % pada asuransi syariah, pertumbuhan total aset Asuransi Syariah juga naik 8,74 % sehingga skor pertumbuhan total aset asuransi syariah mencapai 81,93 %.
 
Namun sayangnya, penetrasi atau kepemilikan asuransi syariah di masyarakat Indonesia masih, 1% hal ini merujuk pada data yang dikeluarkan OJK tahun 2020.
 
Insight data-data di atas aku peroleh dari pemaparan Karjadi Pranoto Direktur dan Chief EB & Sharia Distribution, Manulife Indonesia pada event Virtual Blogger Gathering Manulife pada 18 Desember 2020 lalu.

Menyadari fakta asuransi syariah di Indonesia tersebut, Unit Syariah Manulife yang berdiri sejak 2009 terus berinovasi demi memenuhi permintaan atas produk asuransi syariah dan mengedukasi nasabah tentang pentingnya asuransi syariah sehingga terwujudlah produk MiSSION Syariah sebagai solusi yang sesuai untuk masyarakat Indonesia.
 

MiSSION Syariah dari Manulife Indonesia

 
Keberadaan asuransi syariah bukan diperuntukkan untuk kalangan muslim saja tapi universal, nasabah non muslim pun dapat memiliki dan merasakan manfaatnya.
 
Asuransi syariah memiliki konsep tolong menolong atau berbagi risiko, setiap peserta asuransi syariah mengumpulkan dana ( Dana Tabarru') dan menyerahkan pada perusahaan asuransi untuk dikelola. Dana inilah yang berfungsi meringankan beban peserta yang tertimpa risiko. Nah, pastikan pelajari dahulu produknya, pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita.
 
MiSSION Syariah dari Manulife Indonesia pun pastinya berlandaskan prinsip tolong menolong dan berbagi risiko ujar Karjadi yaitu saat terjadi klaim dari para nasabah, maka klaim itu dibayarkan dari Dana Tabarru' yang dikelola dan diadministrasikan oleh Manulife sebagai operator yang mewakili nasabah.
 
Apalagi yang disediakan MiSSION Syariah? Simak terus ya tulisanku ini
 

Program Pensiun, Sesuatu Yang Harus Mulai Dipikirkan Kawula Muda

 
Muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga, nah pasti familiar ya dengan slogan tersebut, semacam mantra dan afirmasi juga sih jika disebut berulang-ulang, tapi bakal gak terwujud juga jika tidak diusahakan haha, bakal berakhir hanya mimpi...pi...pi, biar tambah dramatis bacanya jadi aku tambahin efek echo wkwkw.

Dalam sesi selanjutnya dari event Virtual Blogger Gathering with Manulife Indonesia hadir Jeffrey Kie selaku Chief Agency Officer Manulife Indonesia yang menyampaikan fakta tentang program pensiun.

Menurut data Manulife Investor Sentiment Index ke-6, ada 120 juta penduduk usia produktif di Indonesia, namun hanya 3,3 juta atau 5,34% yang memiliki program pensiun.

Bisa jadi nih aku termasuk dalam kelompok sisanya yang belum bersungguh-sungguh merencanakan atau mempersiapkan program pensiun.

Indonesia berdasarkan data BPS 2018, dengan persentase 33,75% generasi milenial tanpa persiapan hari tua yang matang berpotensi jadi sandwich generation untuk anaknya loh. Duh jangan sampe deh nyusahin anak pas kita tua nanti huhu.

Salah satu ikhtiar memutuskan mata rantai sandwich generation adalah dengan memiliki asuransi sebagai solusi proteksi.

MiSmart Insurance Solution Syariah


Lebih lanjut MiSSION Syariah atau singkatan dari MiSmart Insurance Solution Syariah produk asuransi syariah Manulife Indonesia yang memberi perlindungan jiwa, investasi optimal, dan manfaat akhir masa program asuransi syariah sesuai dengan prinsip syariah.

Wah dalam satu produk punya 3 solusi nih, mantap banget solusi 3in 1 MiSSION Syariah.

Intip Yuk Keunggulan MiSmart Insurance Solution


Adapun keunggulan dari memiliki produk MiSmart Insurance Solution adalah:

Kontribusi terjangkau, premi yang harus dibayarkan peserta mulai dari Rp 300 ribuan per bulan. 

 

Santunan Asuransi dan Alokasi Investasi Optimal Berbasis Syariah


Manfaat loyalitas total 750% yang dibayarkan pada akhir tahun polis ke 10 dan ke 25

Memiliki beragam asuransi kesehatan sebagai asuransi tambahan ( rider )



Prinsip tolong menolong memalui Dana Tabarru’



Surplus Underwriting


Bila tertarik lebih lanjut mengetahui atau memiliki polis MiSSION Syariah, bisa hubungi agen Manulife Indonesia terdekat ya.


Di tengah pandemi saat ini, Manulife Indonesia berkomitmen kuat untuk penuhi kebutuhan finansial masyarakat Indonesia.


Sekilas Tentang Manulife


Manulife Financial Corporation adalah grup jasa keuangan internasional tersohor yang bantu masyarakat membuat keputusan lebih mudah dan hidup lebih baik.


Di Amerika Serikat, Manulife dikenal sebagai John Hancock, orang pertama yang menandatangani kemerdekaan AS.


Manulife juga sediakan penasihat keuangan, solusi asuransi, jasa manajemen aset dan manajemen kekayaan secara individual, kumpulan dan institusi.


Toronto, Kanada disinilah kantor pusat Manulife dan telah melayani konsumen selama lebih dari 155 tahun.


Sedangkan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia didirikan tahun 1985 dan merupakan bagian Manulife Financial Corporation.


Manulife Indonesia tawarkan banyak layanan keuangan seperti asuransi jiwa, asuransi kecelakaan dan kesehatan serta layanan investasi juga dana pensiun baik pada konsumen individu maupun pelaku usaha di Indonesia.

Dengan jaringan yang tersebar di 26 kantor pemasaran, memiliki lebih dari 9000 karyawan dan agen profesional, telah lebih 2 juta nasabah merasakan pelayanan dari Manulife Indonesia.

Bagaimana tentang pengawasan dari layanan keuangan ini? Alhamdulillah Manulife Indonesia telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) dan produksi asuransi syariahnya juga mendapatkan pengawasan dari Dewan Pengawas Syariah ( DPS ).

Sosial Media Manulife Indonesia


Demi mengetahui informasi terbaru dari Manulife Indonesia yuk follow tautan berikut,

Website: www.manulife.co.id
Facebook: Manulife Indonesia
Twitter: Manulife_ID
Instagram : manulife_id

Semoga bermanfaat!






Makan Mie Ayam Bisa Kapan Saja Dengan Aplikasi Mie Ayam Jamur Haji Mahmud

/ / 8 Comments
Makan Mie Ayam Bisa Kapan Saja Dengan Aplikasi Mie Ayam Jamur Haji Mahmud

 - Makan Mi Ayam Bisa Kapan Saja Dengan Aplikasi Mie Ayam Jamur Haji Mahmud -




Siapa yang doyan banget makan mie ayam?


Masakan Indonesia satu ini terbuat dari mi kuning rebus, lalu ditaruh saus kecap ,potongan daging ayam dan sayuran, terkadang ditambah bakso, telur rebus, pangsit dan jamur kemudian disiram dengan kuah kaldu.


Entah kenapa perpaduan itu semua begitu nikmat dan ngangenin buat aku haha. 


Hari raya dua tahun lalu, aku sakit panas dalam akibat kebanyakan makan rendang dan lontong di rumah para nenek. Usahaku untuk sembuh selain dapat perawatan dari Aa’, otakku mengirim pesan untuk makan mi ayam sebagai obat, namun yang terjadi adalah tidak ada satu pun warung mi ayam yang buka meski aku mencari hampir ke Belawan, sebab waktu itu masih hari raya ketiga haha 


Sejarah Restoran Mie Ayam Jamur Haji Mahmud


Nah, salahsatu mie ayam favoritku di Kota Medan ini adalah Mie Ayam Jamur Haji Mahmud. Terakhir makan mie ayam ini yaitu tahun 2019 lalu.


Mie Ayam Mahmud telah ada sejak 1988, ya ampun guek baru lahir dan warung ini menuju menjadi legenda. Awalnya, Pak Mahmud sang pemilik, berjualan mie ayam memakai gerobak. Kemudian berkembang hingga tahun 2010 Pak Mahmud membuka restoran.


Dari yang hanya satu outlet, sekarang Mie Ayam Jamur Haji Mahmud telah memiliki 5 outlet, yaitu di Jl. Abdullah Lubis, Carefour Citra Garden Lt.1, J Walk – J City, BanjarBaru, Jl. A. Yani KM 35 BanjarBaru, Bekasi, Jl. Tapir Raya, Jababeka

Masalahnya, sejak pandemi, aku gak berani kemana-mana, termasuk ke restoran. Kebayang bangetkan betapa rindunya aku makan Mie Ayam Jamur Haji Mahmud Medan kesayangan.

Sempat terbesit dalam hati, andai Warung Mie Ayam Haji Mahmud go digital dan punya aplikasi yang memudahkan order mie ayam plus ongkir murah haha, teteup ya gak mau rugi.

Alhamdulillah Allah kabulkan doaku, yeay!

Dan ini dia Aplikasi Mie Ayam Jamur Haji Mahmud yang bisa diunduh di playstore.

Fitur-Fitur dalam Aplikasi Mie Ayam Jamur Haji Mahmud


Aplikasi Mie Ayam Jamur Haji Mahmud memiliki 4 fitur:




Fitur Beranda, 

menampilkan laman informasi, reservasi dan order online. Menarik nih fitur reservasi, jadi kita bisa pesan tempat dulu sebelum datang, dengan begitu jadi lebih safety.

Fitur Promo Mingguan


Fitur Informasi Lokasi Cabang Restoran Mie Ayam Jamur Haji Mahmud


Fitur Profil Customer


 

menampilkan akun kita. Di laman ini kita bisa memantau riwayat order yang sedang berlangsung dan telah selesai di my order dan terakhir pada my benefit kita bisa lihat kupon apa yang bisa dipakai saat order, fitur ajak teman semacam link referral agar teman kita ikut download aplikasi ini dan kamu bakal dapat poin reward, kemudian masih di my benefit, ada Pointku, merupakan program loyalitas.

Aplikasinya simpel banget kan

Cara Order Mie Ayam Jamur Haji Mahmud via Aplikasi


Bagaimana cara order mie ayam jamur via aplikasi? Mudah banget, asal pastikan dulu smartphone kita support ya, jangan full storagenya.

Pertama, unduh aplikasinya




Kedua, sign up atau isi data diri




Ketiga, pilih fitur 'Delivery Buat Makan Di Rumah', selanjutnya akan keluar daftar menu Mie Ayam Jamur Haji Mahmud 

 

Keempat, tap 'Pesan', akan muncul total harga yang harus dibayar 



Kelima, User akan terdirect pada nomor WhatsApp admin Restoran Mie Ayam Jamur Haji Mahmud untuk konfirmasi pembayaran lebih lanjut. 

 

Nah, biar makin manteb ilmu order meng-order mie ayam via aplikasi, berikut aku bagikan videonya. Order mie ayam, ceeeekkk *haha ala anak tiktok

 



Semudah itu.

Aku tadi pesan Mie Ayam Jamur spesial, Mie Ayam Pangsit dan Mie Ayam Biasa, 1 tusuk sate kerang, dan ayam krispi.

Jam 11.30 aku order, jam 12.48 orderanku sampe dengan selamat sentosa juga masih hangat. 




Saat orderanku dibuka, woooo...aromanya menggoda untuk segera disantap.

Oiya poin plus dari order online ini memakai kemasan kotak karton, bukan sterofoam yang kita ketahui sangat berbahaya bagi tubuh bila digunakan untuk mengemas makanan panas, pun sterofoam sangat tidak ramah bumi, soalnya gak bisa sama sekali didaurulang. 



Baiklah, selamat memesan Mie Ayam Jamur Haji Mahmud, Aku lanjut ya makan siang  bareng keluarga di rumah.




Menyaksikan Peluncuran Virtual Rangkaian Laptop Tipis Terbaik Acer, Dari Antimicrobial Sampai yang Miliki Porsche Design

/ / 21 Comments
Menyaksikan Peluncuran Virtual Rangkaian Laptop Tipis Terbaik Acer, Dari Antimicrobial Sampai yang Miliki Porsche Design

 - Menyaksikan Peluncuran Virtual Rangkaian Laptop Tipis Terbaik Acer, Dari Antimicrobial Sampai yang Memiliki Porsche Design -

 


 

Kebutuhan kita akan laptop semakin tinggi, apalagi di masa pandemi saat ini, dimana hampir semua pekerjaan dilakukan secara daring.

Para guru dan siswa dengan kegiatan sekolah online, content creator, gamer, pekerja kantor yang sesekali WFH, pemilik gaya hidup hidup yang higienis tapi harus terus mobile, bahkan mereka yang selalu mengekspresikan diri dengan laptop limited edition kelas dunia.

Semua kebutuhan komputasi sehari-hari yang beragam tersebut menginspirasi Acer hadirkan rangkaian laptop dan desktop terbaru dengan peningkatan performa hingga 20% sehingga membuat pekerjaan kita di depan layar semakin cepat selesai dan memiliki banyak waktu untuk menikmati hal lain.

Apa yang Acer pikirkan tuh benar banget, selama di rumah aja, aku merasa makin sibuk *tsaaah, Alhamdulillah, rasanya semua webinar yang aku ikutin ingin aku rangkum dan tuliskan dalam blog, belum lagi kegiatan mengajar kuliah online ayahnya anak-anak, lalu jadwal belajar Khalil via online sementara laptop cuma satu.

Di sisi lain pekerjaan domestik menanti, otomatis aku harus cerdas manajemen waktu, antara menyelesaikan pekerjaan dengan menggunakan laptop dan mengurus rumah tangga serta mengasuh anak-anak.

Beruntung pada 7 Desember 2020 lalu secara virtual aku hadir dalam acara Acer New Line Up Virtual Launch via aplikasi Zoom bertema The Power Unleashed.

 


Acara tersebut dihadiri oleh Herbet Ang selaku President Director Acer Indonesia dan Theresia Hanydawati sebagai Head of Consumers Products Acer.

Dan betapa aku ngiler melihat rangkaian laptop dan desktop terbaru Acer, khususnya yang dipakai Shandy Aulia, Swift 5 Antimicrobial sini datang ke Bunda sayang, haha.

Pertama di Indonesia, Jajaran Laptop Tipis dan Desktop AiO Terbaru Acer yang 20% Lebih Powerfull


Kami bangga ujar Pak Herbet Ang, sebagai yang pertama di Indonesia dalam meluncurkan jajaran lengkap laptop tipis dan desktop all-in-one terbaru dengan kekuatan 20% lebih baik, yang merupakan kolaborasi dari inovasi kelas dunia Acer dengan prosesor Intel generasi terbaru.

 

Ah aku kebayanglah gimana cepatnya performa laptop Acer terbaru ini secara prosesornya Intel generasi mutakhir loh.

 


 

Desain, teknologi dan inovasi yang ada pada rangkaian produk ini lanjut Pak Herbet, diharapkan dapat menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam, sekaligus menawarkan solusi tepat untuk masing-masing kebutuhan.


Kemudian Pak Herbet juga memaparkan lebih detil mengenai prosesor yang ditanam dalam mesin untuk produk terbaru Acer bahwa Intel meluncurkan prosesor Intel® Core ™ Generasi ke-11 dengan grafis Intel® Iris® Xe, prosesor terbaik di dunia untuk laptop tipis dan ringan, sehingga memungkinkan sekali bagi content creator  merasakan performa hingga 2,7 kali lebih cepat, produktifitas di kantor meningkat 20%, pengalaman bermain game dan streaming jadi lebih indah haha tanpa harus badmood efek nge-lag.

Selanjutnya ada Ibu Theresia yang menuturkan mengenai produk Acer terinspirasi dari kebutuhan pelanggan yang berbeda dan Acer memberi jaminan performa kelas intel serta fitur khas pada tiap produk yang diciptakan, seperti melalui Swift 3X yang menyajikan performa grafis sekelas laptop gaming dengan Intel® Iris® Xe MAX pertama di Indonesia, lalu ada Swift 5 Antimicrobial yang inovatif dengan lapisan antimikroba dan daya tahan baterai panjang hingga 17 jam, serta laptop hasil kerja sama dengan Porsche brand ternama dunia, hasilkan Porsche Design Acer Book RS yang mengawinkan titik tertinggi kemewahan dan performa.

 




Produk yang terakhir dipaparkan Bu Theresia wajar banget limited edition dan merogoh cuan yang tidak sedikit demi memilikinya.

Harga dan Ketersediaan Laptop Tipis dan Desktop Acer Terbaru


Acer menyediakan secara online maupun store resmi jajaran lengkap perangkatnya untuk pelanggan di Indonesia.


Demi memastikan produktivitas kerja secara maksimal, Acer punya penawaran menarik untuk pembelian lini laptop Aspire & Swift dan desktop AiO yaitu dilengkapi dengan pre-installed Office Home and Students 2019 seharga Rp1.799.000 dan berlaku seumur hidup. Wah, sangat memudahkan pelanggan mah ini sebab gak perlu pusing install aplikasi usai membelinya, udah bisa langsung dipakai kerja deh.



1.    Aspire 5 Slim (A514-54) telah tersedia mulai Rp8.999.000
2.    Desktop all-in-one Aspire C22 (C22-1650) tersedia mulai Rp8.299.000
3.    Desktop all-in-one Aspire C24 (C24-1651) akan segera tersedia mulai Rp15.799.000
4.    Porsche Design Acer Book RS (AP714-51GT), Porsche Design Acer Mouse RS, dan Porsche Design Acer Travel Pack RS tersedia dengan harga mulai Rp42.999.000 ditawarkan melalui sistem Pre Order. 



Adapun penawaran kece yang lain dari Acer yaitu cashback hingga 1 juta untuk lini laptop Swift via Pre Order pada periode 7 – 31 Desember 2020 dan sistem PO ini bisa dilakukan melalui website Acer Indonesia eStore, e-commerce dan toko retail,


1.    Swift 3X (SF314-510G) mulai Rp13.499.000
2.    Swift 5 Antimicrobial (SF514-55TA) mulai Rp16.499.000
3.    Swift 3 Infinity 3 (SF314-59) mulai Rp12.499.000
4.    Swift 3 Air 3 (SF313-53) tersedia mulai Rp13.499.000


Info lebih lanjut tentang perangkat lengkap dan terbaru dari Acer, lalu promo launching dan aktifitas berhadiah, silahkan klik pada laman kampanye Work.Play.Create di www.acerid.com/intel.


Semoga bermanfaat dan selamat memiliki laptop Acer terbaru di tahun baru, yeay!


SILATNAS FLP 2020 Tetap Meriah Meski Virtual

/ / 7 Comments
SILATNAS FLP 2020 Tetap Meriah Meski Virtual

- SILATNAS FLP 2020 Lahirkan Komisi FLP Untuk Palestina -

 

Bismillah,

 

silatnas flp 2020


Berbicara tentang Forum Lingkar Pena atau FLP seakan membalikkanku pada masa kuliah sambil mengurus FLP Wilayah Sumatera Utara, saat itu sekitar tahun 2008 dan Alhamdulillah sampai sekarang FLP masih berdenyut, bahkan baru saja selesai menggelar SILATNAS FLP 2020.


Silaturahmi Nasional FLP atau disingkat SILATNAS FLP 2020 hadir kembali tepat sebelum MUNAS FLP diadakan tahun 2021. SILATNAS FLP 2020 sangat spesial, sebab diselenggarakan secara daring.


Dulu saat pengurus menyebarkan kabar siapa yang bakal jadi perwakilan menghadiri SILATNAS dan MUNAS atau Musyawarah Nasional, aku selalu minder, soalnya tabungan gak cukup untuk berangkat ke Pulau Jawa. 


Alhamdulillah, akhirnya aku pernah berangkat MUNAS FLP II di Solo tahun 2009 berkat patungan dari senior dan teman-teman di FLP serta terakhir MUNAS FLP IV di Bandung tahun 2017 dimana tiket PP disponsori hadiah menang lomba menulis flash blogging yeay!

 



Kali ini menuju MUNAS FLP V akhir tahun 2021 nanti yang rencana bakal diadakan di Malang, maka dibuatlah SILATNAS FLP 2020 versi online.

 

Rangkaian Acara SILATNAS FLP 2020


Penghujung November lalu, tepatnya tanggal 28 sampai 29,  SILATNAS FLP 2020 telah terlaksana dengan sukses dan meriah.


Ada 2 kegiatan yang dijadwalkan secara maraton dalam SILATNAS FLP 2020, yaitu tanggap 28 November 2020 merupakan jadwal rapat tertutup membahas AD/ART FLP, Kaderisasi dan Hasil rekomendasi pada MUNAS IV yang saat ini jadi program kerja BPP FLP.


Hasil dari rapat tertutup itu jadi masukan untuk dibahas di beberapa komisi yang terbagi pada Komisi A,B, dan C pada MUNAS V tahun depan.


Rapat tertutup tersebut dihadiri delegasi dari 28 wilayah FLP di seluruh Indonesia dan 5 wilayah FLP di luar negeri diantaranya FLP Wilayah Malaysia, FLP Wilayah Jepang, FLP Wilayah Turki, FLP Wilayah Yaman dan FLP Wilayah Saudi Arabia.


Qodarullah, aku memang memilih tidak jadi delegasi karena memang memberi kesempatan pada pengurus yang baru dan disaat yang sama anak-anakku baru sembuh demam dan batuk huhu. Aku udah membayangkan betapa serunya jadi delegasi pada salahsatu komisi apalagi online, rapat offline aja seru haha asal jangan sampai ada meja dan kursi yang terbang, insyaAllah rapat di FLP suejuk buanget.


Pada Sabtu sore di sela rapat tertutup, panitia menyuguhkan Sharing Time bersama M. Irfan Hidayatullah dan Maimon Herawati. Acara ini bisa dibuka untuk umum bahkan bisa ditonton ulang di channel YouTube Forum Lingkar Pena.

 

silatnas flp 2020 2





Tema sharing time yang dibawakan sangat menarik, Kang Irfan dengan pembahasan Seni Kehadiran FLP Pada Ruang Kebudayaan Indonesia dan Global  lalu Uni Imon, yang dijuluki Ibu Petisi dengan materi Menulis Menggerakkan: Social Movement Advocacy


Esoknya, acara SILATNAS dilanjutkan dengan Parade Gagasan Untuk Literasi Indonesia yang dapat diakses untuk umum.

 

silatnas flp 3

 

Sebelum Parade Gagasan dimulai, hadir membuka acara adalah Ketua Umum FLP, Yeni Mulati atau terkenal dengan nama pena Afifah Afra.


Dalam pidatonya Mba Afra memaparkan beberapa program BPP yang diluncurkan serentak pada event ini yaitu, Aplikasi Rumah Cahaya Digital, Majalah Digital Lingkar Pena edisi ke-2 dan melantik Komisi FLP untuk Palestina.


Untuk selanjutnya parade pun digelar bersama 7 pembicara kece yang secara cepat mendapat durasi 20 menit untuk menyampaikan gagasannya, sehingga waktu 3 jam parade sungguh tidak terasa.


Parade Gagasan menghadirikan para pendiri dan dewan pertimbangan FLP seperti Helvi Tiana Rosa, Asma Nadia, Intan Savitri, Ali Muakhir, Habiburrahman El Shirazy, Sinta Yudisia dan Rahmadiyanti Rusdi.

Ini Dia 3 Program BPP FLP yang Diluncurkan dalam SILATNAS 2020


Ada 3 program BPP FLP yang diluncurkan dalam Parade Gagasan di SILATNAS FLP 2020, yaitu,


Aplikasi Rumah Cahaya Digital


Rumah cahaya termasuk program unggulan FLP pada masanya dan aku ingat sekali bagaimana mengurus rumah cahaya FLP Wilayah Sumut, sungguh nikmat, ada banyak haru saat melibatkan diri dalam menyebarkan minat baca tulis pada masyarakat khususnya anak-anak di sekitar markas besar FLP Sumut.


 

Sekarang rumah cahaya sudah dalam bentuk aplikasi, wah betapa program ini keren sekali. Rumah Cahaya Digital adalah program perpustakaan digital FLP bekerjasama dengan Kubuku berbasis aplikasi. 


Aplikasi Rumah Cahaya Digital sudah dapat diunduh di Google Playstore, Rumah Cahaya Forum Lingkar Pena’. Usai diunduh user harus registrasi terlebih dahulu, kemudian tunggu notifikasi verifikasi via email untuk kemudian kita dapat menggunakannya.


Aplikasi ini gratis dan masih baru sehingga stok buku juga masih terbatas. Oleh karena itu FLP membuka donasi bagi siapa saja untuk bantu menambah koleksi buku digital.


Majalah Digital FLP


Program berikutnya yang diluncurkan adalah Majalah Digital FLP, terbitnya majalah ini adalah hasil kerja keras divisi karya Badan Pengurus Pusat FLP atau BPP dan sudah melahirkan 2 edisi.


Majalah digital FLP dapat diakses oleh semua tidak hanya anggota FLP saja, tinggal klik link hidup di Majalah Digital FLP. 


Oiya, kita juga dapat mengirimkan tulisan agar diterbitkan di Majalah Digital FLP ini loh, ditunggu karyanya dan Selamat Membaca ya!


Komisi FLP untuk Palestina 


Sejak FLP berdiri secara konsisten mendukung gerakan kebebasan untuk Palestina. Hal tersebut ditunjukkan melalui karya-karya yang terbit berupa buku-buku antologi, seperti antologi Hingga Batu Bicara ( 1998 ) , Merah di Jenin ( 2002 ), Pengantin-Pengantin Al Quds ( 2011) dan masih banyak lagi. Hasil penjualan buku didonasikan untuk Palestina.


Lalu apa kabar aku yang menulis tentang Palestina gak selesai-selesai? Entah kenapa tiap kali lihat bahan untuk menulis, selalu terhenti dan menangis, akhirnya gak jadi menulis sampai sekarang. Semoga suatu saat aku bisa menyelesaikannya.


Komisi FLP untuk Palestina dibentuk karena keseriusan FLP dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina melalui jalur literasi, apalagi pada tanggal 25 Februari 2018, FLP telah menandatangai MoU dengan Asia Pasific Community ( Aspac ) for Palestine. 


Adapun yang terpilih sebagai pengurus Komisi FLP untuk Palestina adalah Sinta Yudisia sebagai ketua, Rahmadiyanti Rusdi sebagai wakil, dimana keduanya pernah mengunjungi Palestina dan melihat serta merasakan langsung kondisi rakyat Palestina sebenarnya.

 
Sebelum komisi ini terbentuk, beberapa kali telah diadakan webinar yang membahas Palestina, silahkan disimak dan ditonton.




Selamat bertugas para pengurus Komisi FLP untuk Palestina, ditunggu program kecehnya ^^


Alhamdulillah rangkaian acara SILATNAS FLP 2020 dan Parade Gagasan Untuk Literasi Indonesia telah selesai. Materi yang berisi gagasan para pembicara berikut ini pasti akan menambah keinginan kita untuk menonton ulang rekaman zoom online-nya dan rasakan letupan ide yang tidak terkendali untuk segera dieksekusi, sangat bermanfaat buat yang berprofesi sebagai guru, dosen, bahkan orangtua loh.


Tampil sebagai penyampai gagasan pertama ada Kang Ali Muakhir dengan Tranformasi Media pada Bahan Literasi Anak, kemudian Mba Intan Savitri dengan Menulis Menyembuhkan, lalu Bunda Helvi Tiana Rosa dengan Strategi Kreatif Pembelajaran Apresiasi Sastra Secara Daring, selanjutnya ada Kang Habiburrahman El Shirazy dengan Prinsip dan Karakter Sastra Islami, lalu ada Bunda Asma Nadia dengan Berbagi Pengalaman Mengenai Writer in Residence, selanjutnya ada Mba Sinta Yudisia dengan Literasi dan Pop Culture, dan terakhir ada Mba Rahmadiyanti Rusdi dengan Traveling dan Budaya Literasi Global


Bagi yang ketinggalan, parade ini tetap dapat disimak ulang di channel YouTube Forum Lingkar Pena, oiya jangan lupa ya untuk laik en sabkrek hehe.




Sosial Media FLP


Jika berminat menjadi anggota FLP atau ingin mengetahui tentang FLP dan program-programnya, boleh follow sosial media FLP :


Website : https://flp.or.id/
Facebook: https://web.facebook.com/forumlingkarpena
Instagram: @flpoke
Twitter: @FLPoke

Semoga bermanfaat!
FLP, berkarya, berbakti dan berarti!

 


 





Powered by Blogger.