Menu

your blog banner

Hilirisasi Produk Daerah di Sumatera Utara, Bahagianya Kelola Bahan Baku di Negeri Sendiri

/ / 3 Comments
Hilirisasi Produk Daerah di Sumatera Utara, Bahagianya Kelola Bahan Baku di Negeri Sendiri

Sumatera Utara, semakin aku mengenal provinsiku semakin aku bangga tinggal di Tanah Deli ini. Dengan luas daratan 71.680 km2, Sumatera Utara terkenal luasnya perkebunan sejak dulu hingga kini. Baik dikelola perusahaan swasta maupun negara. Hasil perkebunan menjadi penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia.

Provinsi Sumatera Utara kini memiliki jumlah penduduk 14 juta dengan Kota Medan sebagai pusat pemerintahan. Dulunya kota ini merupakan kota perdagangan bahkan sampai sekarang, sehingga Kota Medan disebut juga The City of Trader.

Nah, berbicara mengenai perdagangan khususnya yang terjadi antar daerah di Sumatera Utara, pada Rabu 20 Maret 2019 bertepat di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Lt.2, aku menghadiri undangan dari Forum Merdeka Barat 9 Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia atau disingkat FMB9.

Sekilas Tentang Forum Merdeka Barat 9

Forum Merdeka Barat 9 atau FMB9 itu apa? Kepo ya? Iya kepo banget, apalagi aku haha. Ternyata FMB9 adalah forum resmi pemerintah hasil inisiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia atau KEMENKOMINFO RI.

Forum ini menyampaikan informasi strategis, kebijakan lintas sektoral dan klarifikasi isu yang berkembang di masyarakat melalui dialog langsung dengan menghadirkan menteri, pemimpin lembaga yang pada akhirnya jadi acuan informasi terpercaya ( fact checking ).

Aku baru tahu ada wadah diskusi begini, sehingga apa yang menjadi keresahan dalam masyarakat terkait segala kebijakan dan isu bisa dikonfirmasi dan diluruskan, hal ini sejalan dengan tagline FMB9, informasi akurat, data valid dan narasumber terpercaya.

More info tentang FMB9 follow akun IG: @fmb9.id , twitter: @FMB9ID_ , FB: @FMB9_Indonesia, Youtube: Forum Merdeka Barat 9

Kali ini FMB9 memfasilitasi diskusi dengan tema Arus Besar Hirilisasi Produk Daerah dan Perdagangan Antar Daerah di Sumatera Utara.

Agak berat memang, tapi pelan-pelan yok kita mencernanya.

Hilirisasi Produk Daerah 

Terkadang banyak kebijakan pemerintah yang gak sampe pesannya ke masyarakat sebab memakai istilah rumit, sehingga rakyat yang lemah daya tangkapnya, berusaha keras memaknainya, seperti aku ini wkwkw. Dan lalu aku mulai berandai, maunya istilah kebijakan dipaparkan dalam bentuk storytelling ala novel Harry Potter begitu pasti menyenangkan :-D

Mendengar kata hilirisasi aja kepalaku udah bertumbuhan tanda tanya. Oiya sebelum kepembahasan hilirisasi, kita membahas yang mudah dulu ya.

Ngobrolin perdagangan antar daerah tentu sangat kompleks, lah berdagang antar sodara aja udah ribet ini antar daerah, pastinya super ribet. Dan peran perdagangan ini berpengaruh besar terhadap angka Produk Domestik Bruto kita atau nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi suatu negara dalam periode tertentu yang nantinya berujung pada hitung menghitung pendapatan nasional, angka pendapat ini yang jadi penentu negara kita makmur atau gaknya.

Idealnya jika perdagangan antar daerah meningkat, tentunya produk daerah harus berkualitas dan maju juga dong. Jadi, bagaimana program hilirisasi produk daerah berjalan? Seperti apa strateginya?
Apakah berdampak pada kesejahteraan masyarakat sekitar? Apa saja peran pemerintah daerah?

Menjawab semua pertanyaan tersebut, hadirlah sebagai narasumber Pak Iskandar Simorangkir sebagai Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, lalu Pak Rully Indrawan selaku Deputi Bidang Kelembagaan Kementeriaan Koperasi dan UKM RI, dan Ibu R. Sabrina selaku Sekretaris Daerah Pemprov Sumut.

Tepat pukul 10 pagi, pemaparan dari narasumber dimulai. Pak Iskandar tampil sebagai narasumber pertama yang menyampaikan pandangannya. Ada banyak data yang disampaikan Pak Iskandar terutama tentang penurunan proyeksi angka pertumbuhan ekonomi dunia yang dilakukan Bank Dunia pada akhir tahun 2018 dari semula 3 % menjadi 2,9%  pada tahun 2019.

Penurunan proyeksi ini dilakukan berdasarkan pertimbangan Bank Dunia terhadap melemahnya aktivitas perdagangan dan manufaktur dunia serta beberapa negara berkembang harus menghadapi tekanan pasar keuangan.

Sedangkan untuk angka pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan akan bertahan pada 5,2%. Wah, ini sebenarnya kabar baik. Disaat ekonomi dunia melemah, Indonesia justru tidak begitu terpengaruh dan bisa maksimal fokus pada pengelolaan SDA dan SDM nya agar berkualitas baik serta gencar dalam pembangunan infrastruktur.

Dalam hilirisasi produk daerah, ketersediaan infrastruktur yang memadai sangat penting agar mobilitas barang lebih cepat dan biaya logistik pun lebih murah, jelas Pak Iskandar.


Makna hilirasi produk daerah adalah kebijakan dan strategi dalam mengoptimalkan sumber daya alam daerah yang melimpah dan memproses bahan bakunya agar memiliki nilai tambah di dalam negeri sendiri. 


Saat mencerna makna hilirisasi ini aku sampai merinding, bayangkan sekian puluh tahun kita merdeka dari penjajah, lah yang benar aja jika sampai sekarang kita masih tidak berdaya mengelola apa yang menjadi milik kita. Sedih T_T

Menjalankan kebijakan amat sangat ideal ini bagi Indonesia khususnya Sumatera Utara yang luas begini pasti gak mudah, namun jika kita sama-sama berusaha baik pemerintah maupun rakyat, insyaAllah kita bisa!

Sikap Presiden Terhadap Kebijakan dan Strategi Hilirasi Produk Daerah

Sadar akan potensi besar perdagangan antar daerah, Presiden Joko Widodo dalam rapat koordinasi APPSI ( Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia ) di Surabaya pada Rabu, 22 Nopember 2017 sangat menekankan akan pentingnya koordinasi antar pusat dan daerah, daerah dengan daerah, agar manfaat dari perdagangan antar daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Presiden secara khusus memberikan mandat pada Kementerian Perdagangan untuk aktif lakukan konsolidasi dalam menangani perdagangan antar daerah.

Isi mandatnya adalah,

1.Menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga bahan pokok dan barang penting
2.Mengutamakan penyerapan produksi dalam negeri
3.Meningkatkan ekspor dan menjaga neraca perdagangan
4.Membangun dan merevitalisasi pasar rakyat

Untuk ekspor pastinya harus memastikan stok terbaik barang yang akan diekspor sudah melimpah dalam negeri, baru deh kalau ada lebihnya diekspor. Syedihnya kadang yang terbaik diekspor sampai ludes, dan rakyat malah dapat sisa-sisanya saja huhu, jangan sampai deh begitu.

Oiya Presiden juga menginstruksi gubernur tiap provinsi untuk melakukan penguatan pada lembaga usaha dan distribusi perdagangan antar daerah, karena faktanya tiap daerah punya potensi SDA beragam dan bisa jadi diperlukan oleh provinsi lain, dengan begitu akselerasi pertumbuhan ekonomi dapat berjalan baik dan perdagangan antar daerah menjadi prioritas dong, gak hanya orientasinya ekspor keluar negeri doang.

Tujuan dari hilirisasi juga menaikkan nilai tambah suatu produk unggulan pada suatu daerah, nah kenaikannya bisa capai ratusan persen loh, misal nih kopi mentah dari Sumatera Utara perkilonya dihargai 10ribu. Ketika diolah dengan cara disangrai dan digiling dengan mesin penggiling, harganya naik jadi 300 persen dan jadilah produk kopi bubuk berkualitas, selain itu dalam proses penggilingan tentu butuh tenaga kerja sebagai operator, disinilah manfaat hilirisasi tadi, menyerap banyak tenaga kerja, belum lagi dalam proses pendistribusiannya, wah ternyata nikmat ya kalau kita pandai mengelolanya.

Koperasi Berkualitas dalam Mendukung Hilirisasi Produk Daerah, Bukan Mimpi

Pembicara selanjutnya ada Pak Rully yang meskipun dalam kondisi kurang fit tapi tetap semangat untuk hadir, saluuutt, semoga segera sembuh ya Pak.

Keberadaan koperasi sangat penting dalam berjalannya kegiatan perdagangan antar daerah. Dalam teori ekonomi pasar, koperasi menjadi sebuah organisasi atau metode menjalankan usaha untuk melakukan kerjasama pasar dan anggota koperasinya sebagai pelaku ekonomi.

Fungsi adanya koperasi tentu meningkatkan kapasitas produktif anggotanya sehingga mampu hadapi persaingan bersama dan tidak tertatih-tatih sendirian dalam mengembangkan usahanya.

Oleh Pak Rully, menambahkan, koperasi juga berfungsi melakukan pembiayaan yang pro rakyat, mengadakan berbagai program pelatihan enterpreneurship bagi anggota koperasi. Dengan begitu produk kita bisa bersaing di ASEAN.

Di Indonesia sendiri, lembaga koperasi sering diberitakan negatif dan ini sangat meresahkan Pak Rully, sehingga pada satu sesi aku merasakan kemarahan Pak Rully saat meluruskan tentang pemberitaan negatif mengenai koperasi yang terlanjur menyebar di masyarakat, seperti banyaknya koperasi bodong, ditambah lagi kata koperasi yang diplesetkan jadi ku-perasi.

Berikut penjelasan Pak Rully, pemerintah sudah berupaya menonaktifkan izin 42ribu koperasi. Saat ini pemerintah fokus pada kualitas dari koperasi. Jika kita gak percaya pada koperasi, lalu siapa ? Lah nanti malah asumsi bahwa investor asing yang mengucurkan dana ke daerah, terus salah lagi jadinya, geram Pak Rully.

Mengadakan koperasi berkualitas bukanlah mimpi, di Jepang ada koperasi bernama Zen-Noh, merupakan koperasi pertanian nomor satu di dunia. Adalah sebuah keniscayaan hilirisasi produk daerah akan berjalan baik jika tidak ada pengelolaan kelembagaan ekonomi yang baik seperti koperasi.

Wah makjleb juga ya pemaparan Pak Rully, berharap semoga koperasi di Indonesia berkembang menjadi lebih baik dan maksimal membantu membina masyarakat di daerah.

Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara Meningkat

Sekarang giliran Ibu Sekda yang namanya aku favoritin, Bu Sabrina. Ibu Sabrina yang saat menjelaskan potensi Sumatera Utara udah kayak menceritakan drama korea episode semalam, lancar haha.

Berbicara hilirisasi produk daerah pastinya harus ada bahan baku dan ketersediaan industri untuk mengelolanya. Adapun produk unggulan di Sumatera Utara ini seperti CPO ( minyak kelapa sawit), karet, kayu, kakao, kopi dan hasil laut.

Dan kabarnya coklat terenak yang diproduksi Malaysia, bahan baku kakaonya itu dari Sumatera Utara, masyaAllah, seketika aku ingin jadi produsen coklat wkwkw.

Perdagangan antar daerah bisa terlaksana jika ada daerah yang surplus dan ada yang membutuhkan, alhamdulillah Sumatera Utara termasuk daerah surplus, yeay! Alhamdulillah. Neraca perdagangan surplus ini baru tercatat 17 dari 34 kabupaten kota dan pastinya Sumut terus berproses dong.

Apa yang mendukung peningkatan ekonomi di Sumatera Utara? Yup salahsatunya adalah lagi-lagi pembangunan infrastrakceh alias infrastruktur. Ada 3 potensi proyek infrastruktur di Sumut, pertama kawasan ekonomi khusus Sei Mingkei, Kawasan Industri Medan dan Skema Medan City’s LRT.

Mengetahui potensi pembangunan di Sumut seperti ini semoga didukung dengan edukasi kepada masyarakat juga ya tentang pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas umum.

Bagaimana? Apakah kita siap mendukung kebijakan hilirisasi produk daerah?

Semoga bermanfaat!

Wakaf Asuransi PRUsyariah : Sekarang Siapa Saja Dapat Mewakafkan Hartanya Dengan Mudah

/ / 16 Comments
Wakaf Asuransi PRUsyariah : Sekarang Siapa Saja Dapat Mewakafkan Hartanya Dengan Mudah

Apa sih yang pertama kali terlintas dalam pikiran ketika mendengar atau membaca kata ‘wakaf’ ? Apakah sama dengan yang terlintas dalam pikiranku, yakni seseorang yang sudah bergelar haji atau hajjah punya uang segepok yang kemudian mewakafkan uangnya untuk pembangunan masjid atau menyerahkan sebidang tanahnya untuk dijadikan tanah perkuburan umum?

Kalau pemikiran kita sama, berarti kita anak generasi tahun 90-an, loh apa hubungannya? Wkwkw. Yuk, mari kita telusuri lebih dulu seperti apa awal mula adanya wakaf ini. Ternyata keberadaan wakaf sama tuanya dengan usia manusia, hal ini sejalan dengan pemikiran John L Esposito dalam Ensiklopedi Oxford: Dunia Islam Modern.

Sebelum aku melanjutkan cerita tentang wakaf, aku mau cerita dulu nih kok bisa ujug-ujug ngebahas wakaf? Jadi ceritanya Selasa, 12 Februari 2019 lalu aku berkesempatan hadir dalam event Sosialisasi Wakaf Asuransi PRUsyariah di Taipan Restaurant, Medan.

Sosialisasi yang berkonsep ekslusif namun akrab ini menghadirkan Ibu Nini Sumohandoyo selaku Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia sebagai pembicara.

Ibu Nini, orangnya ramah banget, sebaik Ibu tiba di ruang event, semua blogger dan media pada disalamin ^^ bahkan menyempatkan cerita renyah seputar dunia influencer.

Diakhir obrolan hangat dengan kami, Ibu mengungkapkan keinginannya untuk jadi youtuber juga suatu hari nanti, wah kita doakan yah, plus rame-rame subscribe youtube nya Bu Nini hehe.

Selain itu juga hadir sebagai pembicara ahli yakni Ustadz H. Ahmad Nuryadi Asmawi, LLB, MA selaku Anggota Dewan Pengawas Syariah Prudential Indonesia, yang nantinya akan berpanjang lebar menjelaskan makna wakaf asuransi pada blogger dan media.

Dan memang belum banyak yang paham mengenai wakaf asuransi dan pelaksanaannya, sehingga Pak Ahmad harus turut serta berkeliling Indonesia untuk mensosialisasikan program terbaru dari produk PRUsyariah ini.

Betapa ahli Ekonomi Islami dan Pakar Syariah Islam amat berperan dalam program Wakaf Asuransi. Hayuk yang fresh graduate kirimkan lamaran kamu ke Prudential Indonesia, siapa tahu cocok dan berjodoh. Kerja sambil berdakwah, nikmatnya warbiyasah.

Pun aku sungguh beruntung dapat hadir dalam sosialisasi ini ditambah lagi jadi yang pertama mendapatkan kabar mengenai inovasi terbaru yang dilakukan Prudential Indonesia khususnya tentang Wakaf Asuransi.

Wakaf ini bagian dari pilar filantropi ( kedermawanan) Islam selain zakat, infak dan sedekah. Keberadaannya sudah ada sejak ribuan tahun lalu sampai sekarang, bahkan masyaAllah manfaatnya mengalir ke semua umat, makanya aku antusias banget menghadiri peluncuran Wakaf Asuransi PRUsyariah di Medan, sekalian kenalan lagi dengan istilah wakaf. 

( Baca juga : PRUCritical Benefit, Solusi Keuangan Saat Jalani Penyembuhan Penyakit Tidak Menular )


Pengertian Wakaf






Pengertian wakaf juga tercantum dalam Undang-undang no.41 Tahun 2004 tentang wakaf yakni perbuatan hukum wakif ( pihak yang mewakafkan harta benda miliknya) untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah.

Syarat-Syarat Wakaf


Macam-Macam Wakaf




Tujuan dan Fungsi Wakaf




Sebenarnya ada tujuan waqaf yang lebih besar lagi yakni berdasarkan perintah Allah, 

Dan carilah apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu ( kebahagiaan ) Negeri Akhirat dan janganlah lupakan bagianmu dari dunia “ (QS. Al-Qasas: 77)

Wakaf juga perwujudan dari doa yang sangat indah berikut ini, 


Ya Allah perbaikilah bagiku agamaku sebagai benteng urusanku, perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku, perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku! Jadikanlah ya Allah, kehidupan ini mempunyai nilai tambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala kejahatan” (HR. Muslim No. 2720)
Latar Belakang Prudential Hadirkan Wakaf Asuransi PRUsyariah

Ada banyak yang melatarbelakangi program wakaf ini hadir salahsatunya ikut terlibat wujudkan misi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah se-Asia. Ekonomi syariah Indonesia masih terbilang baru mulai yakni tahun 1992, dan jauh tertinggal dari Malaysia yang sudah mulai sejak tahun 1985.

Ditambah lagi geliat industri halal semakin berkembang akhir-akhir ini seiring bertambahnya penganut agama Islam di seluruh dunia dan pertambahan ini akan berlangsung dua kali lipat hingga 2050. Sehingga industri halal amat diperhitungkan seperti makanan halal, kosmetik halal, trend fashion, wisata halal, dan begitu juga dengan keuangan syariah.

Lalu ada fakta keren lagi mengenai masyarakat Indonesia berdasarkan survei yang dilakukan lembaga Charities Aid Fund’s World Giving Index tahun 2018, Indonesia berada diperingkat pertama negara paling dermawan sedunia, masyaAllah.


Melihat fakta syariah tersebut pemerintah membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah atau KNKS sebagai wujud nyata komitmen pemerintah untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah dengan melibatkan pemangku kepentingan dalam hal ini presidan dan wakil presiden serta beberapa anggota Dewan Pengarah. Ketentuan ini merujuk pada Peraturan Presiden No.91 Tahun 2016.

Jangka waktu mewujudkan dan mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia ditargetkan tercapai dalam 5 sampai 10 tahun ke depan. Wah bukan waktu yang sebentar itu huhu.

Oiya balik lagi membahas soal wakaf, terkait dengan tingginya perkembangan industri halal apalagi dalam islamic finance, menurut Badan Wakaf Indonesia ( BWI ), potensi wakaf masyarakat Indonesia meningkat pesat, terbukti dari data tanah seluas 2700 kilometer persegi di lebih 366 ribu lokasi telah masyarakat wakafkan.

Itu data tentang wakaf barang, bagaimana dengan potensi wakaf tunai? Potensinya diperkirakan capai Rp.180T per tahun. Ckckckc buanyak yah.

Nah, demi turut menggali potensi wakaf di Indonesia yang begitu besar, maka hadirlah program Prudential Wakaf ini.

Program ini, jelas Bu Nini, mendukung nasabah yang sedang cari solusi modern dan cerdas untuk menunaikan wakaf, sekaligus memastikan diri dan keluarganya memperoleh proteksi dan perencanaan investasi yang tepat. Program wakaf kami, lanjut Bu Nini, fokus pada kemudahan nasabah dalam menyalurkan wakaf asuransinya.

Di Islam sendiri istilah wakaf bukan hal yang baru,  namun bagi non Islam pasti baru banget yah, lagian produk syariah terbuka untuk semua, gak ada persyaratan khusus harus beragama Islam. Oleh karena itu manfaat dan keutamaan wakaf masih harus terus tersosialisasi. Apalagi wakaf asuransi PRUsyariah baru 10 Januari lalu diluncurkan.

Karena Wakaf Asuransi PRUsyariah merupakan program baru, Prudential Indonesia merasa bertanggungjawab dalam hal pelatihan tentang wakaf dan terselenggaralah pelatihan tentang wakaf ini ke lebih 9000 tenaga pemasar Prudential dan masyarakat sejak 17 sampai 28 Januari 2019.

Saking besarnya peminat pelatihan ini, Prudential Indonesia sampai mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk “Sosialisasi Wakaf Asuransi Peserta Terbanyak”.

Bagaimana Cara Ikutan Wakaf  Asuransi PRUsyariah?

Penjelasan wakaf sudah aku sampaikan diawal tulisan, lalu bagaimana jika wakaf didekatkan dengan asuransi?

Kalau kata Ustadz Ahmad, konsep wakaf asuransi itu seperti wasiat harta. Kalau zaman Rasulullah SAW, ada Sahabat yang mewakafkan tanah, bahkan wakaf sumur zam-zam seperti yang dilakukan Utsman bin Affan, bahkan sumur itu masih dimanfaatkan sampai sekarang. Kebayang aliran pahala Utsman? Huhu sungguh gak terputus, pengen begitu ya Allah.

Ustadz Ahmad juga cerita bahkan beliau sendiri adalah produk wakaf, yakni beasiswa yang ia peroleh sewaktu kuliah di Universitas Al Azhar, Kairo. Luarbiasa efek wakaf ini ternyata yah.

Adapun manfaat wakaf asuransi ini ujar Ustadz Ahmad, sebagai rekening di akhirat dan jika belum bisa wakaf secara langsung, wakaf asuransi bisa menjadi sarana agar kita tetap bisa berwakaf. Pengen wakaf tanah tapi tanah buat bangun rumah sendiri belum kebeli :-D  nah menunggu memiliki tanah untuk diwakafkan sendiri mending ikut wakaf asuransi.

Jika tertarik ingin wakaf dengan segala tujuan dan manfaatnya apalagi janji Allah akan pahala yang tetap mengalir meski kita sudah tidak di dunia lagi, nah berikut detil tentang program wakaf asuransi dari PRUsyariah:

Pastikan kita telah membeli produk PRUlink Syariah Generasi Baru

( Baca juga : PRUlink Generasi Baru dan PRUlink Syariah Generasi Baru, Produk Prudential Terbaru yang Tak Sekadar untuk Proteksi Diri Melulu )

Ada 3 pilihan Program Wakaf dari PRUsyariah yang ditawarkan :

1.Wakaf Santunan Asuransi Meninggal Dunia

a. Kita dapat mewakafkan sampai 45% , hal ini berlaku untuk pengajuan polis baru produk PRUlink syariah generasi baru (PSGB) dan PRUlink syariah investor account (PSIA) serta polis existing PRUlink syariah assurance (PSAA)

b. Mewakafkan sampai dengan 95%, berlaku untuk pengajuan polis baru PSGB dan PSIA dengan syarat peserta sudah punya polis existing  baik itu yang dikonvensional atau syariah dan masih aktif.

2. Wakaf Nilai Tunai, mewakafkan dengan maksimal 1/3 dari jumlah Nilai Tunai yang terbentuk ketika peserta yang diasuransikan meninggal dunia ( jika ada).

3. Wakaf Santunan Asuransi Meninggal Dunia dan Nilai Tunai , adalah mewakafkan dengan santunan asuransi manfaat meninggal dunia ( sampai dengan 45% atau 95%) dan nilai tunai ( maksimal 1/3) dengan ketentuan mengikuti pilihan pada 1 dan 2.

Lembaga Apa Saja yang  Mengelola Wakaf  ( Nazhir ) yang Bekerja Sama dengan Prudential Indonesia ?

Saat menghadiri event sosialisasi wakaf asuransi sempat bertanya dalam hati perihal ntar siapa yang mengelola dana wakafnya ? dan terjawablah sudah.

Ada 3 lembaga yang mengelola dana wakaf peserta :

1.Dompet Dhuafa


2. Yayasan Inisiatif Wakaf  (iWakaf)


3. Lembaga Wakaf – Majelis Ulama Indonesia ( LW-MUI)


Ketiga lembaga ini tentu tidak diragukan kredibilitasnya dalam mengelola dana wakaf, sudah banyak infrastruktur, bangunan ibadah, sekolah, layanan kesehatan yang dibangun.

MasyaAllah, kalau semua aja dari kita massive dalam gerakan wakaf ini, tentu kesejahteraan merata penduduk Indonesia dapat diwujudkan.

Sukses selalu Wakaf Asuransi Prudential ❤️ barokah insyaAllah

Jadi, kapan rencana mulai wakaf, guys?


 Semoga Bermanfaat!
Powered by Blogger.