Menu

your blog banner

Peluncuran Sun Flower Garden di Medan dengan Puluhan Spot Selfie, Jadi Incaran Para Selebgram

/ / 0 Comments
Peluncuran Sun Flower Garden di Medan dengan Puluhan Spot Selfie, Jadi Incaran Para Selebgram

Sekarang, sebuah tempat gak ada serunya jika gak punya spot untuk selfie-selfie, benar gak? Benar bangeeettt.

Makanya beberapa pengembang lokasi wisata berlomba-lomba merancang spot selfie kece sebagai daya tarik agar banyak masyarakat yang berkunjung ke tempat tersebut, termasuk Wiraland Property Group lewat salahsatu proyek perumahannya, River Valley Residence.

River Valley Residence secara resmi menambah satu tempat wisata bagi kaum Milenials kota Medan dengan menghadirkan Sun Flowers Garden di dalam area perumahannya.

Sun Flowers Garden dibangun di lahan seluas  2500m2  , taman ini menyuguhi pengunjung dengan 23 wahana spot selfie keren persis seperti yang sudah ada di beberapa kota wisata di Indonesia seperti Bandung, Bogor dan Jogjakarta.

Apa Sajakah Wahana Spot Selfie di Sun Flowers Garden ?

Nah sebelum ke Sun Flowers Garden, wajib tahu wahana spot selfie nya apa saja agar gak salah kostum hehe.

  • Air Mancur
  • Angsa Cinta
  • Kupu-Kupu
  • Kepompong
  • Burung Merak
  • Love Bambu 

  • Bangku Santai
  • Tol Jokowi
  • Rumah Pondok



  • Kepompong Anak
  • Kebun Bunga Matahari
  • Jam Dinding
  • Sangkar Burung Duduk



  • Anjungan Bambu
  • Bunga Matahari



  • Bingkai Kembar
  • Anjungan Kayu
  • Bulan Sabit


  • Sayap Bidadari
  • Kursi Ayun
  • Putus Cinta



  • Perahu Bambu


Uniknya semua wahana menyajikan suasana asri dan hijau. Pastinya setelah lihat hasil foto, gak ada yang menyangka kalau kita ada di area perumahan penghijauan terbaik di kota Medan.

Nah, sebelum Sun Flowers Garden ramai dipenuhi warga Medan, setelah launcing nanti bertepatan pada peringatan Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2018 beberapa selebgram heits se Kota Medan sempatkan diri berpose disana, ada Winny Putri Lubis, Mamak Gardam, dan Ucok anaknya, youtuber Tulang Tio, dan Maggie Kholine.

Meskipun fasilitas ini ada di dalam area perumahan dan kita bukan penghuni perumahan, pihak pengembang memberi kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan itu artinya Sun Flowers Garden, GRATIS!

Sun Flowers Garden menjawab kebutuhan warga Medan untuk bisa menikmati suasana hijau seperti di Kalibiru, The Lodge Maribaya atau Bukit Simarjarunjung, jadi gak perlu jauh-jauh lagi ke sana dan semoga dengan bertambahnya destinasi wisata di Kota Medan ini dapat mendongkrak laju ekonomi masyarakat sekitar perumahaan River Valley Residence.

Sekilas Tentang River Valley Residence

Perumahan River Valley Residence memiliki 9 Rumah Contoh yang siap untuk kita singgahi. Kesembilan rumah contoh ini adalah Tipe Crystal (Tipe 36), Tipe Jasper (Tipe 58), Tipe Ruby (Tipe 67), Tipe Topaz (Tipe 78), Tipe Opal (Tipe 36), Tipe Sapphire (Tipe 38), Tipe Emerald (Tipe 42), Tipe Beryl (Tipe 42), dan Tipe Bacan yang merupakan tipe terbaru.

Baca: Masuki Rumah Contoh Dahulu, Miliki Rumah Sendiri Kemudian

Seluruh tipe rumah tersebut masih ada promonya loh, yakni promo Subsidi DP serta Gratis Biaya KPR dan Pajak. Wah yuk kapan lagi bisa punya rumah yang didalamnya ada destinasi wisata seperti Sun Flowers Garden.

Baca: Beli Rumah Tanpa Uang Muka, Gratis Biaya KPR Dan Pajak, Emang Ada?

Info lanjut ke wiraland(dot)com saja yah!

Dukung Atlet Indonesia Asal Sumatra Utara di Asian Games 2018

/ / 15 Comments
Perhelatan Asian Games 2018 sudah di depan mata dan pesta olahraga ini akan berlangsung meriah sebab tuan rumahnya adalah Indonesia lebih tepatnya di Jakarta dan Palembang, tapi gaung hebohnya sudah mulai dari ujung Sumatra loh, melalui kirab obornya.

Liputan kirab obornya aja udah ulalala ya, apalagi pada 31 Juli 2018, sebelum bertolak ke Sumatera Utara, Api Asian Games sudah singgah di Banda Aceh. Nah setiba di Sumatera Utara, Obor Asian Games dibawa oleh artis Marcella Zalianty kemudian berkeliling ke tempat wisata  seperti di Pesanggrahan Bung Karno, Danau Toba dan Pantai  Bulbul.

Selanjutnya Api Asian Games 2018 berada di Parapat selama sehari dan melanjutkan perjalanan ke Balige, Kabupaten Tobasa. Alamak semoga api itu tak pening ya dibawa keliling Indonesia hehe.

Ngomong-ngomong selain mengakses informasi perjalanan kirab obor Asian Games, sebagai anak Sumatera Utara, mestilah kita tahu siapa jagoan kita anak daerah yang bakal berlaga di Asian Games 2018.

Berikut beberapa atlet yang berasal dari Sumatera Utara, kenalan dulu kita, bisa jadi jumpa di pajak kan tinggal disapa, lalu minta selfi #eh tanda tangan, maksudnya, ealah masih musimnya jumpa orang terkenal minta tanda tangan, entah pun kita yang minta paket data, haha *lama-lama aku diklakson Sudako juga ini

Harris Horatius, asal Kota Medan, cabang olahraga Wushu. Ngeri-ngeri sedap juga jumpa abang ini di pajak, disepaknya juga kita nanti, etapi anak Medan, muka sangar tapi hati hello kitty lah. Sukses ya Bang Harris, semangat, sikat medali emas nanti yak.

Srunita Sari, asal Kabupaten Langkat, cabang olahraga karate. Nampaknya kakak ini pendiam, tapi jago karate, hiyaaat. Bawa pulang medali emas tu ya Kak ee.

Lindswell Kwokk, asal Kota Medan, cabang olahraga Wushu. Omakjang, belum lagi kubilang bawa pulang medali emas, malah udah digigit kakak ini, memastikan bahwa itu emas bukan coklat batangan.

Silvester Goblet Manit, asal Kota Medan, cabang olahraga Polo Air. Luarbiasa abang ini, dari namanya aku teringat bintang film laga Silvester Stalone, semoga menang banyak kita ya bang dari cabang olahraga polo air. Kalau ada lomba minum air putih, aku ikutlah Bang, ini berenang pun aku tak bisa. Lah, terus aku jadi curhat ini?

Berhubung tuan rumah Asian Games 2018 adalah Indonesia, asal dari daerah mana pun, semua kita dukung, semoga tetap anak Sumatera Utara yang banyak mengantongi medali emas. Semangat!

Semoga infoku bermanfaat ya!

Dukung terus Asian Games 2018!

Colour To Life dari Faber Castell : Kegiatan Mewarnai Jadi Lebih Seru dan Kekinian

/ / 14 Comments
Colour To Life dari Faber Castell : Kegiatan Mewarnai Jadi Lebih Seru dan Kekinian

Menggambar merupakan kegiatan aku sehari-hari saat menemani si kecil bermain. Sejak jadi ibu aku mendadak berprofesi sebagai tukang gambar si Khalil. Menggambar apapun mau tak mau harus bisa, kalau tidak bos kecil akan kesal.

Khalil paling suka memintaku menggambar makhluk di laut, seperti ikan hiu dan ikan paus. Beberapa hari lalu rumah kami dikepung ikan paus wkwkw. Sebab ada Bunda Ikan Paus, Ayah Ikan Paus, Khalil Ikan Paus, Uci Ikan Paus dan Atok Ikan Paus di lantai rumah. Lantai adalah media menggambar kami yang paling asyik karena bisa dipel setelah itu hihi.


Sebenarnya aku menyenangi kegiatan menggambar tapi paling stress kalau menggambar tangan dan jari-jemari manusia, lebih mirip pisang goreng deh haha dan aku bisa gambar kalau ada contohnya haha, kadang kalau pengen banget gambar tapi merasa lama jika sekadar lihat contoh, akhirnya jiplak deh wkwkw. Aku jadi salut dengan desainer-desainer dan para jago gambar

Benar kata Pak Yandramin Halim, Managing Director PT. Faber –Castell International Indonesia, semua wujud dari benda-benda di sekitar kita, bermula dari sebatang pensil.

Hanya saja sekarang, beberapa desainer ternama lanjut Pak Halim, mengeluh tentang banyaknya anak muda yang ahli menggambar secara digital tapi lemah saat menggambar secara konvensional yakni memakai media sebatang pensil tadi.

Perkembangan teknologi sungguh tak bisa kita bendung, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua yang telah memiliki anak.

Keseharian orangtua pasti sangat bergantung  pada smartphone, apalagi aku huhu. Meskipun begitu, cepat atau lambat anak akan mengenal benda canggih tersebut, dengan tidak diajarin pun anak lekas pandai menggunakannya. Ckckc itulah hebatnya anak milenial.

Namun, bukan berarti kita melepaskan anak sendirian dengan smartphone, tetap ada batasan dan pendampingan ekstra, sebab usia yang disarankan para pakar parenting untuk anak memiliki dan bersentuhan aktif dengan smartphone dan teknologi yang memakai layar lainnya ada 17 tahun.

Jadi, bukan anaknya yang candu smartphone, kata Pak Halim justru orangtuanya. Wkwkwkw, disini aku makjleb banget, makasi Pak udah disadarkan kembali.

Lalu bagaimana agar anak dan orangtua tidak berperang rebut-rebutan smartphone tiap hari atau bagaimana belajar mengenalkan sesi bermain dengan teknologi tapi dengan tetap menyentuh dunia seni dan digital pada saat yang sama?

Secara kemampuan menguasai seni harus ada pada diri anak kita, agar tertanam jiwa menghargai karya orang lain, agar terbiasa menjadi pencipta, pemain, dan bukan sekadar konsumen, apalagi penonton.

Colour to Life, jawabannya.


Unboxing Colour to Life


Alhamdulillah pada Sabtu, 5 Mei 1988, Faber Castell meluncurkan produk terbarunya, Colour To Life di Gramedia Sun Plaza, Medan dan aku berkesempatan menghadirinya.

Sempat bingung cari Gramedia-nya dan ternyata emang pindah ke lantai 2. Gramedia selain toko buku, juga menjual alat mewarnai seperti Colour to Life.

Gramedia Sun Plaza Medan
Aneka produk Faber Castell di Gramedia Sun Plaza

Pada acara tersebut hadir sebagai narasumber pertama adalah Mb Ang Lilyana selaku Produk Spv PT Faber-Castell Internationa Indonesia.

Mb Lily tampak manis dengan atasan coklat muda ini tampil menyampaikan secara lengkap apa sih Colour To Life itu.

Colour to Life adalah produk terbaru dari Faber-Castell yang dikemas menarik dalam sebuah Gift Set Box.

Dengan dikemas dengan Gift Set Box, memudahkan kita menyimpan kembali peralatan mewarnai, layaknya buku, bahkan travelable.

Dalam Gift Set Box berisi buku mewarnai yang terdiri dari :





Buku Mewarnai 

Buku mewarnai berteknologi Augmented Reality berisi 15 halaman. Dalam buku ini ada 5 karakter, yang masing-masing karakter punya 3 halaman dengan gaya dan latar belakang berbeda.

Kertas Petunjuk

Satu kertas petunjuk. Dalam kertas ini dijelaskan 5 teknik mewarnai. Dulu waktu SD aku jagonya mewarnai dan sering menang, hadiahnya baju kaos, haha. Paling sering itu teknik mewarnai penuh, kadang ditambahi warna lain yang lebih muda biar ada gradasinya gitu.

Di kertas petunjuk ini aku jadi tahu bahwa teknik mewarnai ada patterning, pointilism, squiggling, shading dan contouring. Untuk hasil terbaik, memang perlu latihan deh, nampaknya aja mudah, ah cuman lingkar-lingkaran doang, etdah pas dicoba, kok aneh, haha, bedalah hasilnya dengan yang dicontoh di kertas petunjuk, wkwkw

Connector Pen

Lalu ada 20 warna connector pen yang fungsional. Kenapa aku bilang fungsional, kalau warna pen sudah habis, bisa dibuat mainan anak, layaknya lego, hehe. *mamak gak mau rugi ya, teteup.
Selelah kita memiliki Gift Set Box Colour to Life, langkah berikutnya adalah mewarnai, yeay!

Colour to Life, Me Time Bunda Jadi Berwarna


Belakangan aku baru sadar bahwa otak kananku lebih dominan. Kemudian aku jadi flashback, zaman SD menang lomba mewarnai, lalu kalau pelajaran kesenian, aku lebih menjiwai ketika mengerjakan PR nya daripada pelajaran matematika, haha.

Memasuki hiruk pikuk rumah tangga, seketika aku lupa dengan kesukaanku itu, menggambar dan mewarnai. Nah pas Khalil sudah mulai kenal dengan alat tulis, baru deh kemampuan menggambarku seolah dipanggil kembali dan diuji.

Lalu saat menghadiri peluncuran Colour to Life, masyaAllah, bahagia rasanya haha, apalagi ketika membuka kotak Colour to Life dan mendapati deretan connector pen yang berwarna warni itu, mataku langsung berbinar-binar.

Ditambah pas dipraktekkin di rumah, membantu sekali sebagai sarana release, memunculkan efek rileks, dari kegiatan mewarnai doang. Beda jika menghabiskan waktu me time dengan membaca, apalagi baca non fiksi, wah harus sambil ngemil nasi padang pakai sambal rendang itu mah *loh kok, berat ya cemilannya.

Saat mewarnai, aku praktekin dah tuh teknik mewarnai seperti yang ada di buku petunjuk, wah ternyata menyenangkan yah, lebih hemat tinta connector pen  juga sih haha, apalagi teknik pointilism, ya paling pegel aja lah dijari.

Seringnya selama ini selain membaca buku, memeriksa sosmed jadi sarana me time, tapi gak se-rileks kegiatan mewarnai. Malah efek buruknya banyak, terutama di kemampuan fungsi jari, wajar mamak mamak sekarang sering alami tremor, semacam gangguan sistem saraf, ke tengkuk leher juga jadi lebih pegal, otak dan mata kena tsunami informasi yang jika gak terfilter dengan baik, masalah utang negara aja bisa kebawa pikiran loh. Belum lagi gencatan senjata mom war batal, baru baru ini muncul istilah real food dan unreal food. 

Dengan mengurangi me time di smartphone, kita bisa menikmati banyak me time sekaligus loh, pastinya dalam keheningan malam atau kehangatan sore, seperti buat yang muslimah, me time berupa baca qur’an, mengulang hafalan surah pendek, membaca novel, mendengarkan sholawat sambil jahit daster yang koyak, makan mi instan tanpa rasa bersalah, dan mewarnai.

Dijamin deh usai menjalankan satu kegiatan itu, kita bisa jadi lebih fresh lagi, anak bangun bobok siang, kita gak nyesel, ‘cepat amat bangunnya, Nak, drakornya nanggung satu episode lagi’ haha.
Dan inilah hasil mewarnaiku, yeay!

bukit gak selalu hijau kan? :-D


Tips Mewarnai di Buku Mewarnai Colour to Life

Tips pertama, pastikan mewarnai ketika anak tidur, pergi atau kemanalah gitu. Sebab, Colour to Life menurutku lebih cocok untuk usia 5+ deh, anakku baru mau jelang 3 tahun, masih harus banyak berlatih pegang alat tulis yang lebih ramping seperti connector pen ini. Ditambah lagi, ia juga belum boleh terlalu sering berinteraksi dengan layar.

Nah ketika mulai mewarnai, hal yang harus diingat, buku mewarnai Colour to Life didesain untuk bisa membaca kode di layar smartphone melalu aplikasinya agar bisa di-scan, sehingga kita gak boleh mewarnai bagian frame nya.

Pada buku gambar, terdiri dari 5 karakter, yakni ada Giddy Up, Pogo Boy, Dress Up Challenge, Balance Your Brain dan Safe Flight. Nah tiap karakter memiliki 3 gaya yang berbeda.

Kemudian, jika menginginkan karakter kita memiliki warna tegas, pilih warna gonjreng saat mewarnainya, sebab ketika jadi animasi, beberapa warna memang akan sama dengan seperti yang kita warnai, beberapa lagi tidak. Saranku, selain memilih warna cethar, warnai dengan teknik mewarnai penuh.

Pakailah teknik mewarnai lainnya untuk mewarnai background saja, gunakan teknik patterning mungkin.

Oiya kita bisa improvisasi loh ketika mewarnai karakter, misalnya pada karakter safe flight, aku membuat nama pesawatku, NUFAZEE AIR, mengkhayal ajalah dulu, kali bisa memiliki satu unit pesawat beneran, hehe.

pas langit di atas atap rumah cerah ^^


Dan ketika karakter berhasil dipindai, kata yang kita tuliskan dalam karakter dapat terlihat loh ^^. Ingat ya Mak, hanya menuliskan kata saja, jangan curhat, gak muat.

Saatnya Unduh Aplikasi Colour to Life

Download aplikasi Colour to Life via Google Apps atau Iphone Apps, bisa juga via QR Code yang bisa discan di cover depan Gift Set Box nya.



Setelah download, kita bisa bermain dalam keadaan data off loh, sehingga aman sekali untuk dimainkan anak, jika kita khawatir dengan paparan signal internet yang berimbas negatif bagi perkembangan otak anak.

Berikut langkah menggunakan aplikasinya,

step stepnya detail, dijamin emak yang ngakunya gaptek bisa ikutin langkahnya dengan mudah


1.    Scan

Dalam melalukan pemindaian, ada beberapa tips nih,



-    Pastikan kamera berjarak kurleb 30 cm tepat di atas gambar
-    Posisikan kamera agar bisa memuat keseluruhan halaman buku gambar termasuk frame.
-    Paskan fokus kameranya, lalu tunggu sampai layar berwarna hijau, dan lihat  karakter sudah jadi hidup.



2.    Interact in 3D

Wah sekarang kita sudah bisa berinteraksi dengan karakter dalam versi 3D. Kita bisa menyentuh karakter atau area sekitar dan lihat apa yang akan terjadi. Seru banget kaaaan hehe. Oiya setiap karakter memiliki reaksi berbeda-beda ketika disentuh.

3.    Take Selfies

Produk Colour to Life ini kekiniannya pake komplit ya, selain kita bisa berinteraksi, kita juga bisa selfi dengan si  karakter tersebut. Hal ini menjawab kebutuhan orang milenial, yang hidup tidak lengkap tanpa selfie *eaaak



lukis alis adek, bang

Cara melakukan selfie, sentuh ikon kamera dan nanti akan masuk pada mode foto. Cubit layar HP kita pada karakter agar bisa diperbesar dan diperkecil, sentuh sesuka hati agar karakter bisa bergerak dan berputar. Tapi tidak bisa digelitikin wkwkw. Selain selfie, kita juga bisa gunakan lensa belakang HP.

Pesawatkuuuh


4.    Play The Games

Saran aku sebelum nyobain games nya, memang sebaiknya cobain semua fitur Colour to Life step by step nya, biar ngerasain teknologi AR ini dari dekat, setelah itu baru deh main gamesnya hehe.

Cara membuat karakter bisa jadi objek games, sentuh tombol icon bertuliskan Play The Games.



Nah, tadi diawalkan kita sudah mewarnai, jadi saat kita menjadikan karakter ini objek games, ternyata hasil pewarnaan kita tetap gak berubah loh, senantiasa mengikuti karakter.

nyobain games balance your brain dapat perfect score, berarti otakku seimbang yah? haha


Bagaimana Detil Karakter Games dan Manfaatnya Saat Dimainkan?

Giddy Up


Pogo Boy


Dress Up Challenge



Balance Your Brain



Safe Flight



Pengalaman Bermain Games Karakter Colour to Life

Setelah puas berselfie ria dengan si kucing dan pak pilot, lalu seru-seruan main games. Nah,  pesan Mb Lily, sekalian bantu isi rating aplikasi Colour To Life juga ya di Google Playstore , ^^. Siap Mb Lily. Rating dan komen kita ngebantu pembuat aplikasi untuk lebih baik lagi.

Mengenai games nya Alhamdulillah pada ramah mamak pokoknya gak seribet dan ngeselin kayak Mobile Legend lah haha.

So, gimana pada pengen nyoba gak? Hehe, Ayok dicoba Mak, ^^ karya anak bangsa ini, dan produknya sudah sampai ke Jerman, Inggris, Singapur, dll

Dibandrol dengan harga 119K. Produk Colour To Life sudah tersedia di seluruh Toko Gramedia Se-Indonesia sejak April 2018 lalu, bahkan juga dijual di Official Store Faber-Castell di Tokopedia, Bukalapak dan Blibli.

Sebelum tulisan ini aku tutup, aku punya catatan dari event peluncuran produk Colour To Life lalu,
Tujuan Colour to Life ini ada ditengah keluarga Indonesia adalah ingin menyampaikan dan mengajak pada anak bangsa untuk jadi pemain dalam dunia digital, jangan sekadar jadi penonton.

Hikmah dari produk Colour To Life adalah sebagai media yang mengajak orangtua, untuk tidak cukup puas memberikan knowledge base tapi juga ajarkan anak untuk memiliki kemampuan berpikir, perdalam ilmu pengetahuan dengan praktek langsung, perbanyak pengalaman belajar melalui berbagai eksperimen.

Intinya menikmati proses, sebab Colour To Life membuktikan desain sebuah benda bermula dari sebatang pensil.

Semoga bermanfaat! Selamat Bermain dengan Ananda ya Ayah Bunda!

KEB Medan dapat kesempatan foto dengan Pak Halim dan Mb Ica, penemu ide colour to life












Akhirnya Masyarakat Tambun Raya Punya Akses Air Bersih

/ / 12 Comments
Akhirnya Masyarakat Tambun Raya Punya Akses Air Bersih

Menurut data yang dikeluarkan Wateraid tahun 2016, Indonesia merupakan negara yang sekitar 32 juta penduduknya tidak memiliki akses air bersih, sehingga berada pada peringkat 6 dari 10 negara yang kesulitan air bersih.

Miris sekali hati ini ketika mengetahui fakta seperti itu, padahal Indonesia adalah negara tropis, yang musim hujan dan musim kemarau masih sering stabil, walau belakangan agak labil efek si pancaroba, serta Indonesia juga merupakan negara kepulauan, yang idealnya air mudah diperoleh, namun kenyataannya tidak. Akses air bersih masih belum merata, apalagi bagi penduduk di sekitar Danau Toba.

Danau Toba adalah danau terbesar se-Asia Tenggara, bahkan air Danau Toba diketahui memiliki kualitas nomor satu  yang artinya, air Danau Toba layak dikonsumsi.

Jujur, setiap kali melakukan perjalanan yang mengharuskan melewati Danau Toba, entah kenapa danau ini seperti memiliki magnet, agar mata ini tak bosan memandang, senantiasa kagum melihat pesonanya yang eksotis, menenangkan, dan seolah menyimpan berjuta rahasia yang belum terpecahkan. Ibarat gadis pemalu, Danau Toba begitu misterius.

Dibalik tenangnya Danau Toba tersimpan manfaat dahsyat untuk masyarakat sekitar, selain menggunakan airnya untuk kebutuhan sehari-hari, juga jadi mata pencaharian sebagian warga sekitar untuk beternak ikan.

Hampir 5 tahun kesulitan air bersih, berakhir sudah penderitaan masyarakat di Nagori Tambun Raya saat ini. Selama ini masyarakat disana hanya mengharapkan mata air, belum lagi lokasi mata air juga jauh dari tempat tinggal bahkan seringkali kering. Ya Allah, itulah ya kan terkadang, terpikirkan juga tentang nasib orang lain yang kesulitan air, maka senantiasa perbanyak bersyukur dan saling mendoakan.

Sistem Filtrasinya Bagaimana?

Sekilas, Air Danau Toba tampak bersih, padahal ukuran bersih atau tidaknya air bukan bergantung pada penampakan air dari permukaan saja  tapi harus diteliti lebih lanjut sampai ke partikel terkecilnya hingga dapat simpulan bahwa air tersebut aman dikonsumsi.

Dengan luas Danau Toba melebihi luas negara Singapura, teknologi filterisasi bernama Ultra Filtration Water Treatment sangat efektif menyaring air hingga layak minum

Kemudian secara berkala, alat filter air dilakukan pemeliharaan, agar senantiasa bekerja optimal dan dapat memenuhi syarat layak jadi air minum. Selanjutnya fasilitas ini akan dikelola pemerintah daerah dan masyarakat.

Duh, jadi rindu jalan-jalan ke kawasan Danau Toba, singgah ke Tigaras, Kebun Teh Sidamanik sambil berfoto pakai hanbok di tengah hiijaunya pucuk daun teh. Apalagi air Danau Toba sudah layak konsumsi, makin cantik pemandangan Danau itu dibuatnya. Amboi~

Semoga bermanfaat 😉

Jamu Bidadari, Minuman Sehat dengan Rasa Enak

/ / 0 Comments
Jamu Bidadari, Minuman Sehat dengan Rasa Enak

Hayo siapa yang saat membaca nama jamunya jadi ingin senyum-senyum sendiri di depan cermin? Iya aku juga haha, merasa dipanggil ya kan, Bidadari 😁

Berbeda dengan jamu yang dijual pasaran, jamu bidadari dibuat dari racikan tangan Bu Nurma sendiri.

Berawal dari membuat jamu untuk dikonsumsi sendiri karena sebagai terapi penyembuhan dari dalam sebab penyakit yang pernah diderita Bu Nurma, kini jamu tersebut bisa dikonsumsi untuk semua orang.

Baca : Nurma Elisa, Terapis Serba Bisa

“Saya”, ujar Bu Nurma disela-sela memijit bagian kepalaku, “pernah hampir mati, dek, saya mengidap, usus buntu, kista, dan miom”.

Bu Nurma sempat hampir dioperasi, namun berikhtiar sembuh dengan berbagai pengobatan herbal. Hal tersebut yang membawa Bu Nurma menjadi terapis dan belajar membuat jamu, kemudian melakukan beberapa inovasi dalam racikan jamunya sendiri, yang kemudian menjadi minuman kesehatan di keluarga Bu Nurma.

Jamu Bidadari dibuat dari bahan segar dan alami, uniknya 80% bahan dari bunga mawar berkualitas selebihnya dari rempah-rempah segar. Dan sama sekali gak ada tambahan bahan pengawet, sehingga jamu ini harus segera dihabiskan paling lama 2 minggu.

Alhamdulillah aku sudah nyobain jamunya selama seminggu ini ^^

Oiya khasiat Jamu Bidadari ada banyak,



Pengalaman Mencoba Jamu Bidadari

Terakhir kali minum jamu itu kapan ya? Aku lupa haha. Seingatku dengan ibu penjual jamu yang biasa lewat, tapi rasa jamunya aneh, beda banget dengan jamu kunyit asam racikan mamaku.

Ketika aku minum Jamu Bidadari, waw aku merasakan lagi rasa jamu racikan mamakku, bedanya Jamu Bidadari rasanya manis, ada rasa bunga sedikit dan jahenya, sehingga ketika diminum dalam suhu kulkas, lalu masuk ke tenggorokan, sampai di perut, hangaaat banget.

Lalu reaksi pertama minum, aku mengalami desakan gas yang keluar dari tubuh bertubi-tubi, haha, keluar anginku semua. Alhamdulillah.

Kalau diminum sebelum tidur malam, insyaAllah pas bangun, badan terasa ringan gak pegal-pegal.

Cara Minum Jamu Bidadari

Jamu Bidadari boleh diminum siapa saja, suamiku pun minum, tapi jangan khawatir yang jadi bidadarinya tetap aku, suamiku gak ikutan jadi bidadari, nama jamunya aja bidadari hehe. Oiya  ibu yang baru melahirkan atau sedang menyusui juga bisa mengonsumsi jamu ini.



Untuk wanita dewasa, jamu diminum 2x sehari, pagi sebelum sarapan atau sesudah sarapan dan malam sebelum tidur, agar mendapatkan khasiat maksimal.

Untuk penyimpanan, sebaiknya disimpan di kulkas, jika mau minum dalam keadaan hangat, tinggal di hangatkan sebentar atau dituang dalam gelas lalu diamkan dalam kondisi suhu ruang, sisa jamu dalam botol jangan lupa masukkin lagi ke dalam kulkas ya.

Dan habiskan jamunya dalam waktu tidak lebih dari 2 minggu ya.

Kemasan



Berhubung jamu ini masih diproduksi ala rumahan, sehingga kemasan masih menggunakan botol plastik yang tentunya sudah dibersihkan terlebih dahulu.

Isi

Jamu Bidadari baru tersedia dalam isian 1 liter. Seperti jamu pada umumnya, warna jamu agak mendekati coklat pekat tapi itu karena ada campuran gula aren aselik.

Harga

Karena dibuat dari bahan alami, kemudian pakai bunga mawar sebagai bahan utama, sementara bunga mawar sudah mulai langka apalagi di kota Medan, sehingga harga jamu juga sebanding dengan bahan-bahan racikannya.

Satu liter Jamu Bidadari seharga 120K

Pemesanan Jamu Bidadari

Bu Nurma hanya meracik 7 botol saja tiap kali produksi, nah jika mau merasakan khasiat jamu bidadari kayak aku, sebaiknya ikutan pre order, dengan cara memesan langsung kepada Bu Nurma melalui WA : 0821-6478-7053 atau pesan via Zee juga boleh di WA : 085261483012

Untuk daerah pemesanan, masih wilayah Medan sekitaran dan Stabat ya, mengingat kondisi jamu harus dalam keadaan dingin ketika diantar.

Bidadari minum jamu dulu #eh maksudnya minum jamu bidadari 😍


Semoga Bermanfaat!

Tampil Mempesona Nan Sehat dengan Totok Aura Dan Totok Wajah

/ / 0 Comments
Tampil Mempesona Nan Sehat dengan Totok Aura Dan Totok Wajah

Apa sih yang terpikirkan pertama kali ketika membaca atau mendengar kata totok aura dan totok wajah?

Kalau aku teringat dengan hal gaib. Sekilas kesannya horor ya, tapi setelah aku tahu cara kerjanya, ternyata gak seperti itu.

Kenalan dengan totok aura dan totok wajah aku peroleh dari Nurma Elisa. Aku menyapanya dengan sapaan Ibu, soalnya seumuran dengan adik mamaku hehe.

Bu Nurma ini awalnya adalah seorang guru selama 13 tahun, kemudian beralih profesi menjadi seorang terapis.


Peralihan profesi itu tidak serta merta begitu saja, Bu Nurma mengikuti berbagai pelatihan terapis bersertifikat, hingga ahli sampai sekarang, bahkan menguasai beberapa keahlian seperti totok aura dan totok wajah. Keahlian tersebut membuat Bu Nurma menerima banyak jasa seperti, perawatan pra nikah dan perawatan reguler untuk mamah muda kayak akuh atau wanita pekerja serta membuat jamu racikan sendiri.

Baca : Jamu Bidadari : Minuman Sehat dengan Rasa Enak

Apa Sih Totok Aura Itu?

Selama ini aku hanya tau ya dipijat doang, tanpa paham ada teknisnya. Bahkan meski aku jadi tukang pijat di keluarga, seperti suami, anak dan orangtua, ketika pijat ya pijat aja.

Oleh Bu Nurma, aku jadi kenalan nih dengan teknik pijat yang lagi heittss beberapa tahun terakhir yakni totok aura dan totok wajah. Pertama aku bahas totok aura dulu yah.

Totok aura berasal dari dua kata, totok dan aura *yaiyalah hehe. Totok adalah perpaduan dua jenis terapi yakni terapi totok atau acupressure, itulah yang dikenal dengan pijat dan tekan pada titik darah tertentu di tubuh kita dengan terapi bio energi prana atau tenaga dalam dari terapisnya.

Sedangkan aura memiliki makna positif dan kalau dilihat dengan mata batin, aura sendiri merupakan pancaran dari warna biru, hijau, putih atau kuning. Tapi, aura positif ini dapat berubah negatif  seperti warna hitam atau abu-abu.

Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi perubahan pancaran aura positif ke negatif seperti perilaku buruk yang tidak kita sadari. Waduh meski banyakin istighfar ini mah ya biar positif lagi.

Selain istighfar, dibarengi juga dengan rutin terapi totok aura setiap bulan, agar diri kita terus memancarkan aura positif.

Makanya ketika kita melakukan terapi totok aura, disarankan berwudhu dulu dan dalam keadaan bersih, agar hasilnya optimal.

Nah loh, dalem ya totok aura ini, itu sebab manfaatnya luarbiasa pada tubuh tanpa harus memikirkan risiko terlalu besar dibandingkan jika kita melakukan perawatan kecantikan dengan mengunakan peralatan kedokteran yang canggih.

Sehingga, menjadi terapis totok aura ini gak bisa sembarangan. Terapisnya harus selesai dulu dengan masalah hati *eaaa, kemudian, belajarnya pun bertahun-tahun. Makanya sama kayak masak, kalau masak sambil marah-marah, pasti ngaruh banget deh ke masakan, yang keasinan lah, gosonglah dan lain lain. Kenapa ujungnya jadi masakan ya, jauh banget perbandingannya haha. Intinya, mau ngelakuin apapun, kalau mood gak bagus, dijamin hasil gak maksimal.

Lanjut lagi sekilas tentang cara kerja totok aura, yakni mengandalkan kekuatan jari tangan  dan ketenangan batin terapis  serta kerja sama pasien dalam mengolah nafas, agar serta merta aura negatif turut keluar dari tubuh pasien.

Oiya diawal aku ada singgung tentang hal gaib. Jadi setelah dijelaskan Bu Nurma, dalam pengerjaan pasien terapi totok aura, semua tergantung izin Allah, tidak ada campur tangan makhluk selain Allah. Nah, sebenarnya dalam proses tarik nafas pasien, pasien diminta berzikir dan membaca Al Fatihah.

Sehingga dalam kondisi relaks, hati tenang, dan menyerahkan sepenuhnya pada Allah, secara langsung aura positif itu dapat ditransfer lagi melalui perantara terapis.

Apa Saja Manfaat Totok Aura?

1.    Menciptakan pancaran daya tarik sehingga tampak lebih cantik mempesona
2.    Memiliki penampilan yang menarik dan disukai banyak orang
3.    Memancarkan inner beauty
4.    Jadi pribadi percaya diri
5.    Berani bertindak dan memutuskan sesuatu
6.    Menetralkan energi negatif
7.    Memiliki energi positif yang banyak, sehingga jauh dari penyakit
8.    Terlihat lebih bugar dan awet muda
9.    Melancarkan kerja jantung dan pembuluh darah
10.  Menjadi pribadi yang lebih tenang dan kharismatik

Harga Terapi Totok Aura Bu Nurma 
Dengan durasi 1,5 – 2 jam tergantung permasalahan dalam tubuh dikenakan tarif 250ribu.

Kalau Totok Wajah itu Apa?

Pas mendengar totok wajah dan aura, aku kira dua hal sama, ternyata beda, tapi teknis pijatnya sama yakni dengan metode acupressure yang merupakan warisan pengobatan Tiongkok kuno.

Cara kerja dengan menekan dan memijat di area wajah tertentu seperti dahi, pelipis, hidung, pipi, dagu, titik senyum, semua pijatan itu berfungsi membuka penyumbatan pembuluh darah dan memperlancar aliran darah.

Selain dua manfaat utama tersebut, berikut beberapa manfaat totok wajah :

1.    Melancarkan peredaran darah
2.    Mengencangkan otot wajah
3.    Mencegah penuaan dini
4.    Mengurangi dan membakar lemak di wajah
5.    Melepaskan racun diwajah efek zat kosmetik yang berlebihan
6.    Membuka aura
7.    Mencerahkan kulit wajah
8.    Menghilangkan migrain
9.    Menghilangkan stress
10.  Mencegah dan mengobati bell palsy atau stroke wajah

Nah buat selebgram atau beauty blogger, selain perawatan dari dalam atau luar dengan berbagai skincare, cobain juga rutin terapi totok aura dan totok wajah, semoga selain sehat juga dapat memancarkan inner beauty kita juga.

Aku udah merasakan yang totok wajah juga, masyaAllah, wajahku memang berasa kaya ditarik lagi, seger, lalu merasa makin cantik *uhuk, trus bawaan ke suami pengen senyam senyuuum aja wkwkw.

Harga Terapi Totok Wajah Bu Nurma

Kalau misalnya hanya ingin totok wajah aja pun bisa, dengan durasi 30-45 menit, dikenakan tarif 50K.

Bagaimana Order Jasa Bu Nurma ?


Khusus warga Medan dan pastinya perempuan yah, jika ingin makin cantik dan sehat dengan totok aura serta totok wajah, hubungi Bu Nurma via WA di 0821-6478-7053 . Saran aku, buat janji lebih dulu aja dengan Bu Nurma, soalnya kadang pasien Bu Nurma ini lumayan banyak, apalagi Bu Nurma bersedia dipanggil ke rumah-rumah.

Semangat sehat dan cantik ya!

Semoga Bermanfaat!

Pengalaman Pertama Memanfaatkan Layanan Go-Massage Medan

/ / 0 Comments
Pengalaman Pertama Memanfaatkan Layanan Go-Massage Medan
Pasca banjir awal Juli lalu, badanku remuk redam. Biasa minta dikusukin suami, tapi justru suami minta kusuk ke aku haha. Akhirnya, aku hubungi tukang kusuk langganan, namun sedang hamil muda. MasyaAllah, siapalah yang bisa kusukin aku huhu.

Karena aku merasa sudah tidak tahan lagi membawa badan yang ringsek ini, aku ingat pernah baca postingan siapa gitu, duh aku lupa. Nah di postingan tersebut menceritakan pengalamannya memakasi jasa pijat dari aplikasi Go-Life nya Go-Jek.

Sumber: itunes-apple

Awalnya bingung, mana nih menu go-massage di Go-Jek ternyata baru-baru ini, Go-Jek inisiatif untuk membuat aplikasi tersendiri yang bernama Go-Life. Di Go-Life ada banyak pelayanan, seperti Go-Massage, Go-Clean, Go-Auto, Go-Glam, Go-Daily, Go-Laundry bahkan Go-Fix ada, hmm, untuk bantu benerin genteng bocor bisa juga mungkin ya, masyaAllah, komplit hehehe. Tapi sepertinya belum semua jasa sudah aktif untuk wilayah Medan.

Balik lagi nih ke cerita aku mencari tukang kusuk wkwkw. Sebenarnya aku sempat ragu untuk pakai layanan Go-Massage, khawatir dapat terapis cowok, dan kekhawatiran lainnya. Namun, bersebab badanku udah teriak minta tolong, aku langsung pesan aja deh.

Ternyata layanannya gak semenakutkan yang aku pikirkan, sebab pas buka aplikasinya, ada pilihan mau pijat apa, pilihan jenis kelamin terapis, durasi lama dipijat, harga, bahkan kita bisa menjadwalkan kapan terapis boleh datang, selain itu kalau kita suka dengan layanan terapisnya, kita bisa masukkan ke dalam daftar favorit.

Pilih layanan


Bismillah Sabtu pagi sekitar jam setengah 7, aku langsung buka aplikasi Go-Life lalu menuju Go-Massage, gak perlu lama aku menunggu, etdah udah ada terapis yang menerima orderanku, huhu ya Allah, Alhamdulillah.

Pilih terapis dan durasi

Tak berapa lama, ibu itu menelepon, menanyakan detil alamat rumahku. Sengaja aku pesan terapisnya sekitar jam 9, eh malah si ibu datang sejam lebih cepat haha. Syukurnya pisang rebusku sudah matang, namun lantai yang baru aku pel belum kering.

Oiya, biar lebih afdol, aku memilih untuk tidak mandi pagi karena kan mau dipijat. Setelah beberes dan menyiapkan kudapan untuk si ibu dan suaminya yang menunggu di luar.

Saatnya dipijat, sesuai orderan, pijat berlangsung 1 jam, taaapii, kuraaang lama haha. Alhamdulillah pijatan terapisnya enaaaak banget.

Usai dikusuk bawaannya ngantuk, padahal anak minta main, curi curi tidurlah pas nemenin dia main 😁



Makasi ya Go-Massage, makasi ya Bu Nurma-Sang Terapis ^^
Powered by Blogger.