Menu

your blog banner

Menyiapkan #BekalCintaJulies Untuk Yang Tercinta

/ / 0 Comments
Menyiapkan #BekalCintaJulies Untuk Yang Tercinta
I don’t just pack lunch box, I pack my love
                  -Anonim-


Membawa bekal ke sekolah sangat membahagiakan, walau hampir setiap hari Mamakku membekali aku dengan mi goreng. Sejak TK sampai kuliah, Mamak gak bosan untuk membuat bekal untukku.

Seberapa nasi dan lauk yang Mamak bawakan untukku, entah kenapa selalu aku habiskan, padahal badan ala sedan, lambung ukuran truk container wkwkw. Masakan Mamak memang yang terbaik ya.

Oiya, kira-kira, apa saja hal yang membuat aku bahagia ketika dulu kemana-mana dan tiap hari bawa bekal:
  • Menghemat uang jajan
  • Tidak bingung cari makan siang
  • Terjamin kebersihan makanan
  • Turut mengurangi sampah plastik
  • Dimasak dengan penuh cinta
Sekarang, giliran aku yang membawa bekal untuk suami dan anak. Di awal pernikahan, aku membuat bekal makan siang suami dengan penuh suka cita ( sampai detik ini), bahkan bela-belain buat lunch box noted, biar kayak difilm-film romantis, dan itu hanya bertahan sebulan saja wkwkw.

Setahun pernikahan, aku punya anak yang itu artinya jika berpergian aku harus menyiapkan gembolan yang salahsatu isinya adalah bekal.

Menyiapkan bekal anak lebih ribet daripada bekal suami, meskipun begitu tetap harus dipersiapkan. Agar perjalanan aman sentosa.

Tips Menyiapkan Bekal Anak Ala Nufazee

Karena tahu menyiapkan bekal anak itu rumit, apalagi kalau anaknya gak suka, huwaaa, menghindari hal tersebut, makanya harus dipersiapkan.

1. Catat Menu Masakan Kesukaan Anak
 
Catatan mempermudah aku saat di dapur sehingga tidak dilanda kebingungan yang nyata 'mau  masak apa hari ini' yang berujung aku buka aplikasi order makanan online haha.

2. Sederhana, Sehat, Lezat

Makhluk kecil ini terkadang aneh seleranya, udah capek-capek emaknya masak, eh dia lebih lahap jajan bakso kojek si mamang yang lewat depan rumah, udah susah payah emak buat jus jambu, eh dia lebih semangat minum jus kemasan. Entah apa yang kurang -_-" tapi mamak gak boleh menyerah.

Kunci menu anak seperti konsep ide dari rumah makan padang yakni sederhana, tidak perlu terlalu berempah yang gimana gimana. Bahkan makaroni rebus doang dia suka, nasi putih hangat tanpa kecap lebih nikmat dari ayam geprek *lah ini sih selera mamaknya wkwkw

3. Gunakan Wadah Kecil dan Bersekat

Anak, makannya dikit tapi sering. Oleh karena itu, demi menghindari yang namanya mubazir dan berakhir sisa-sisa makanan anak di mulut Mamaknya, maka sediakan wadah kecil atau yang bersekat, dengan begitu porsi makanan atau cemilan sesuai dengan perut mininya.

4. Stok Bahan Makanan Siap Saji

Makanan atau cemilan siap saji adalah senjata andalan ketika mamak gak tau mau masak apa atau belum belanja sementara anak sudah lapar atau sudah saatnya pergi playdate.

Makanan siap saji yang aku pilih pastinya dari merk dagang terpercaya, dan expired masih lama. Biasa aku stok buah, cereal dan biskuit.



Biskuit Julie's : Biskuit Renyah Kesukaan Khalil
   
Apakah semua anak sepertinya suka dengan makanan yang kriuk kriuk kayak kerupuk, nah biskuit Julie's ini renyahnya persis seperti kerupuk, belum lagi ada krim kacang dan coklatnya.

Baca juga : Silaturahmi Membawa Buah Tangan #PenuhCintaDariJulies

Biskuit Julie's adalah biskuit import dari Malaysia. Untuk yang sandwich memiliki dua varian. Julie's Peanut Butter Sandwich yang kriuk-kriuk dengan krim kacang dan varian terbaru nih Julie's Choco More Sandwich.

Julie's Choco More Sandwich, tekstur biskuitnya lebih kalem, gak begitu kriuk seperti yang krim kacang, namun kelebihannya ada krim coklatnya yang tuebel dengan rasa manis coklat yang pas.

Untuk  Julie's Peanut Butter Sandwich dijual sudah hampir di seluruh mini dan supermarket, kalau yang Julie's Choco More Sandwich, aku hunting jauh-jauh dan ketemunya di Indomaret dekat rumah wkwkw.

Kalau di Berastagi Supermarket Julie's Peanut Butter Sandwich dijual 7500, nah ketika dibeli tempat lain harga beda-beda sis, bahkan ada yang 11K wkwkw, sedangkan yang Julie's Choco More Sandwich di Indomaret dekat rumah sekitar 8500.

Harga biskuit dengan ukuran  110g ini bisa dibilang tergolong lumayan juga, tapi ya namanya juga import dan kualitas rasanya pun memang enak di lidah ^^.

Ikutan Lomba #BekalCintaJulies, Yuk!


Siapa yang suka buat bekal anaknya? Cus Mak, jangan dipendem, hayuk ikutan lombanya. Deadline masih lama, 27 September 2018.

Untuk cerita yang paling menarik dan menang pulak, juara utamanya  Handphone loh Mak senilai 3 jutak, lalu ada voucher belanja dan uang tunai.

Info lengkap seputar lomba dapat diakses disini. Ikutan ya Mak, kali aja menang huhu.

Semoga Bermanfaat!    


Ingin Puas Ber-Selfie Ria? Ke Sun Flowers Garden Aja, GRATIS

/ / 1 Comments
Ingin Puas Ber-Selfie Ria? Ke Sun Flowers Garden Aja, GRATIS

Selfie, sebuah kegiatan yang melengkapi kehidupan kaum milenials. Untuk mendukung hasrat  tersebut berbagai cara dilakukan pemilik tempat keramaian seperti restoran, wisata pemandian alam, dan tempat wisata lainnya, salahsatunya dengan membangun spot selfie.

Daerah yang sudah menyumbang banyak spot selfie adalah Bandung, Bogor dan Jogja. Hal ini menginspirasi Wiraland Property Group melalui salahsatu proyek perumahannya, River Valley Residence, membangun Sun Flowers Garden di dalam area perumahannya. 

Tepat event Hari Kemerdekaan RI ke 73, Sun Flowers Garden dibuka untuk umum secara GRATIS, dan sampai kini per hari bisa dikunjungi oleh 300 orang yang datang silih berganti. Total 3000 warga Kota Medan sudah kesini, padahal usia peluncuran Sun Flowers Garden belum genap sebulan loh, ckckck, ngeri kali magnet spot selfie ini ya.

Efek keramaian ini juga dari postingan warga Medan di dunia maya yang sudah mampir, berfoto dan upload pastinya ke akun sosial mereka, sehingga info GRATIS ini serta merta mengundang pengunjung yang tak sedikit.


Belum lagi peran dari seorang netizen ini yang berjasa sekali mengumpulkan foto keren hasil selfie di Sun Flowers Garden. Ria Charo Ajie memposting informasi Sun Flowers Garden  pada tanggal 19 Agustus 2018, sampai sekarang sudah menuai respon 5,5K jempol, 10K komen dan 14K shares, warbiyasak!

Sebelum di-launching Sun Flowers Garden sudah dikunjungi oleh selebgram seperti Mamak Gardam, Maggie Kholine, Winny Putri Lubis dll, apa gak makin sooorrr warga Medan datang ke Sun Flowers Garden setelah melihat postingan mereka yang heittsss di Instagram.



Asyiknya tempat ini selain menawarkan spot selfie yang tuotaaal banget, juga background daerahnya yang mempertahankan latar belakang hijau, banyak ditumbuhi pepohonan dan tanaman.

Meski ramai apalagi weekend huhu, jangan khawatir gak dapat tempat parkir bagi yang bawa pasukan, sebab Sun Flowers  Garden adalah destinasi wisata Spot Selfie Terbesar se-Kota Medan yang didirikan pada lahan seluas 2500m2 di dalam kawasan perumahan dengan luas 50 hektar. Kalau main alip berondok alias petak umpet, pasti capek kali lah.

Beberapa spot selfie udah aku share di postingan





Baca juga :

Peluncuran Sun Flowers Garden dengan Puluhan Spot Selfie, Jadi Incaran Para Selebgram





Saran dan Harapan untuk Sun Flowers Garden

Turut bangga dan sangat aku apresiasi sekali dengan pengembang atas ide keren ini, hanya saja saran aku nih, semoga pengunjung tetap jaga kebersihan lokasi, pengembang memudahkannya dengan menempatkan tong sampah di berbagai sudut.

Kepada pengunjung juga pandai menguasai diri, jangan kalap, jika memerlukan antri ya wajib antri, hati-hati juga untuk gak terlalu lasak di spot selfie yang dapat membahayakan diri dan orang lain

Harapan dari pengembang, Sun Flowers Garden jadi ikon kota Medan, sehingga gak perlu lagi ke luar Medan untuk merasakan suasana kayak di Kalibiru atau di Bukit Simarjarunjung, dan pastinya dapat menambah pemasukan juga nih untuk masyarakat sekitar perumahan River Valley Residence.

Adapun letak Sun Flowers Garden di dalam perumahan River Valley Residence yang terletak di daerah Simalingkar B.

Semoga bermanfaat!

Tentang Pakaian Dalam Wanita

/ / 0 Comments
Tentang Pakaian Dalam Wanita

Apa sih yang aku tahu soal pakaian dalam? Gak ada, haha. Sebab, sewaktu gadis, urusan pakain dalam ini, praktis jadi urusan mamakku, pokoknya aku tinggal pakai. Ini soal beli baru ya, kalau cuci mencuci ya akulah.

Efeknya ketika menikah, aku gak tau pakaian dalam terbaik untukku. Sehingga, awal-awal menikah, pakaian dalam pun masih mamakku yang beli. Ya ampun, itu parah banget lah huhu.

Lambat laun seiring berjalannya waktu, aku jadi banyak belajar termasuk belajar membeli dan memilih pakaian dalam.

Belajarnya adalah dengan rajin googling haha, mantengin e-commerce, dan jalan-jalan ke supermarket di kota.

Sekali waktu bila ada kesempatan singgah ke supermarket besar di kota, aku mampir ke bagian pakaian dalam. Belum lagi kalau aku habis menangin voucher belanja, pasti aku pos kan untuk membeli pakaian dalam. Alhamdulillah, lumayan ^^

Tips Membeli Pakaian Dalam Wanita

Pastinya pakaian dalam wanita beda dengan lelaki. Meskipun aku berhijab, pakaian dalam tetap perangkat penting inih, demi kenyamanan diri juga.

Karena berhijab membuat segala serba tertutup, kondisi gerah di suasana panas gak dipungkiri lagi. Makanya, pemilihan pakaian dalam wanita yang nyaman jadi pilihan utama nih.

Bahan

Perhatikan bahannya. Aku menjuarakan bahan katun untuk pakaian dalam. Karena dapat menyerap keringat dengan baik dan membuat area yang tertutup tidak lembap.

Desain

MasyaAllah kalau lihat pakaian dalam, khususnya bra dan celana dalam, unik-unik ya desainnya. Setelah aku hamil, melahirkan dan menyusui, abaikan semua model bra dan celana dalam yang aneh itu. Koentji utama adalah nyaman.

Untuk bra, beli yang sekalian bra menyusui, biar ntar hamil lagi tetap kepake. Biasanya kalau hamil dan menyusui, payudara mengalami perkembangan, nah bra menyusui itu mengikuti ukuran payudara loh.

Aku saranin nih buat calon manten, langsung aja beli bra menyusui haha, ya paling tidak koleksi beberapa pakaian dalam kece untuk beraksi pas honeymoon. *eaaak

Harga

Kalau harga pastinya mengikuti kualitas. Jika menginginkan kualitas dengan harga miring, mari pantengin diskonnya, setujuuu?

Bagaimana Merawat Pakaian Dalam ?

Ceritanya pakaian dalam kita udah idealis nih *ceileeeh idealis wkwkw , artinya kualitas dan bahan numero uno lah.

Tapi kita gagal dalam perawatannya, nah ini bahaya banget, girls!

Kenapa aku bilang bahaya, sebab kebersihan pakaian dalam mempengaruhi kesehatan organ vital kita loh.

Rajin ganti bra dan celana dalam rutin. Kalau bra, misal nih seharian aku ngeluarin banyak keringat, aku pasti langsung ganti, apalagi kalau udah berbau tak sedap huwaaa.

Kalau celana dalam mah, sehari dua kali ganti, makanya stok celana dalamku buanyaaak. Dan selagi mandi, aku langsung cuci pakaian dalamku, jadi gak numpuk di pakaian kotor.

Kapan Ganti Pakaian Dalam Lama dengan Baru? 

Kalau udah koyak puaraaaah, biasanya aku baru ganti, haha, tapi kalau masih bisa dijahit ulang, ya tetap aku pakai.

Nah, pakaian dalam yang parah, biasanya dibuang kemana? Sebagian masyarakat lebih memilih membuangnya ke sungai, oh no!

Review Mere Naturals Essential Oils No More Drama dan Red Nose

/ / 0 Comments
Review Mere Naturals Essential Oils No More Drama dan Red Nose

Perkenalanku dengan minyak esensial adalah saat Khalil batuk pilek di usia puluhan bulan, hasil pencarian dan diskusi dengan mamah muda di grup grup obrolan juga sih. Sebab, idealnya batuk pilek gak serta  merta langsung dikasih obat, tapi digempur dengan berbagai home treatment, salahsatunya menghirup minyak esensial atau essential oil.

Nah sudah ada 3 botol minyak esensial langganan habis dan berasa juga harganya wkwkw, 10 ml dibandrol 100K ke atas, ini masih terjangkau sama aku, ada juga yang hampir sejutaan. Kalau gak nungguin promo promonya berasa juga kan uang segitu wkwkw.

Alhamdulillah awal Agustus lalu dapat kiriman Mere Naturals Essential Oils, nah ini EO lokal loh, seperti apa khasiatnya, cus aku bagi pengalaman saat mencoba Mere Naturalsini yah.

Qadarullah sebaik Mere Naturals sampai di rumah, batuk menyerang si ayah, selang beberapa hari Khalil mulai ketularan batuk juga, sedangkan aku masih bertahan walau akhirnya jebol.

Minyak Esensial Itu Apa Sih?

Minyak Esensial atau in english called Essential Oil adalah minyak dari proses penyulingan atau distilasi yang diambil dari tumbuhan dan buah.

Menurut ahli biologi, minyak esensial ini aslinya berperan sebagai alat pertahanan diri si tumbuhan agar tidak dimakan hewan dan juga sebagai alat mempertahankan ruang hidup.

Wah pantes saja, efek dari minyak tersebut secara gak langsung ada yang membuat kita jadi lebih tenang, bahkan tidur lebih lelap, hmm...alat pertahanan yang elegan yah haha, gak membuat musuh tersiksa, malah bertobat wkwkw

Nah adapun bahan-bahan konsentrat essential oil seperti, kayu putih, adas, cendana, cengkeh, serai, jahe, lemon, lavender, dll

Manfaat minyak esensial tergantung bahan yang digunakan, tapi secara umum, Essential Oil berfungsi sebagai bahan dasar aromaterapi, meredakan batuk, bahkan ada yang untuk kecantikan juga.

Berdasarkan penelitian Gerhard Buchbauer, dari University of Vienna’s, Essential Oil bermanfaat untuk menghidupkan sistem syaraf pusat yang berefek pada meningkatnya konsentrasi, perbaikan kualitas tidur dan membentuk pola pikir tajam.

Sampai sekarang, sejak besarnya gelombang penggunaan EO beberapa tahun terakhir, penelitian tentang EO terus dilakukan, termasuk di Indonesia, sebagai negara yang kaya akan aneka ragam tumbuhan dan buah, pastinya ada banyak sumber EO yang belum diberdayakan di sini.

Nah, beruntung banget, Alhamdulillah dapat kesempatan menggunakan Mere Naturals Esential Oils, sebab bahan yang digunakan sebagian besar pakai produk lokal.

Tentang MERE Essential Oils 

Mere, unik ya nama produknya ^^, hampir 90% Mere Naturals Essential Oil dibuat dari minyak esensial lokal hasil penyulingan produk pertanian di Indonesia dan 10% lagi dari produk minyak esensial import.

Dengan menggunakan produk pertanian lokal, Mere Naturals hadir untuk meningkatkan kebutuhan akan minyak esensial dan menekan harga jual sehingga lebih terjangkau, serta petani lokal kita jadi lebih sejahtera.

Kemudian Mere Naturals diformulasi agar mudah diaplikasikan pada tubuh, aman untuk bayi dan anak, bahkan ibu hamil dan menyusui.

MasyaAllah, jadi inget pas hamil Khalil, sekitaran pinggang mah selalu pegal ya hehe, dipijat pakai Mere NaturalsEO pasti menenangkan banget.

Jenis Mere Naturals Essential Oils

Ada 6 jenis Mere Naturals Esential Oils  :


Nah 2 jenis lainnya, aku review ^^

Review No More Drama



Sekarang kita langsung aja membahas fisik dari brand Mere Naturals EO ini ya.

Kemasan :

Mere NaturalsEO dikemas dalam kotak seukuran botolnya. Desain botolnya sendiri terbuat dari plastik dan tutupnya dirancang model pump gitu, kemudian ada tutupnya menghindari cairan tumpah. Menurutku kemasan seperti ini masih kategori travelable. Baru-baru ini yang No More Drama aku bawa ke Padang Panjang. Apa efeknya? Ntar aku ceritain hihi.

Di badan botolnya ada keterangan seperti nama produk dan jenis EO, Mere Naturals: No More Drama, stress relieve, kemudian ada mencantumkan sosmed MERE. Lalu disebaliknya ada dijelaskan manfaat EO dan cara memakainya.

Namun setelah diputar sana kemari, Mere Naturals belum ada mencantumkan komposisi dan expired date. Setelah dikonfirmasi, semua keterangan lengkap akan ada di kemasan baru, kita tungguin aja yah ^^ .

Adapun komposisinya menggunakan essential oil blend, grapeseed oil, soya bean oil dan vitamin E. Mengenai expired date nya gak lama-lama, yakni 12 bulan sejak barang dikemas.

Isi :



Oiya belum ada keterangan berapa ml, namun berdasarkan konfirmasi yang aku lakukan,  Mere Naturals EO ini berukuran 30 ml.

Tekstur cairannya kental seperti minyak pada umumnya. Warna minyaknya kuning bening, nah nanti ketika dibandingkan dengan Mere NaturalsEO Red Nose, No More Drama kuningnya lebih pekat.

Aroma :

Aroma yang No More Drama ini gimana ya aku jelaskan,  kayak ada aroma kayu putihnya lalu berpadu dengan aroma mint.

Manfaat Mere Naturals No More Drama :


Manfaat utama MERE EO No More Drama ini sesuai tagline dikemasannya, stress relieve. Bisa diaplikasikan pada anak usai tantrumnya reda. Pas banget ini, Khalil sedang masa-masanya mengekspresikan emosi sepuas-puasnya huhu.

Karena tahu manfaat essential oil, waktu ke Padang Panjang, aku bawa MERE EO No More Drama. Jadi, Padang Panjang itu letak di daerah pegunungan yang karakter jalannya itu naik turun.

MasyaAllah padahal udah lelah jalan seharian, tapi saat sampai di penginapan gak bisa tidur, efek jetlag kali ya, *gubrak, haha. Biasa tidur sama anak dan suami, lah ini tidur sendiri, akhirnya biar gak begitu sepi, aku nyalakan tv semalaman dan sebelum tidur, aku melakukan pijat sendiri di bagian bahu dan sepanjang leher serta kaki pakai MERE EO No More Drama ini. Alhamdulillah, tidur lelap, besok paginya segar bugar lagi, siap mendaki bukit, melewati lembah, haha.

Review Red Nose



Lucu namanya, hidung merah hehe. Sesuai nama essential oilnya, Mere Naturals Red Nose untuk meringankan pilek.


Jadi pas awal Agustus ini, kami sekeluarga batuk pilek, diawali si ayah nih yang bawa virusnya wkwkw. Ayah sampai tidur di luar supaya batuk pilek anaknya tidak begitu parah.

Batuk pilek penyebab umumnya karena virus, sehingga jika masih bisa dilakukan hometreatment maka aku lakukan, seperti pijat minyak bawang putih yang dibakar, minum air hangat, madu, susu kambing, ngemut permen mint, dan segala galanya.

Begitu juga dengan Khalil, sesekali ketika tidur aku oleskan Red Nose di sepanjang leher dan dadanya.


Malam Senin sebelum aku bertolak ke Padang, aku sempatkan pijat Khalil sekali lagi menggunakan minyak bawang putih yang dibakar, campuran minyaknya aku teteskan Red Nose ini.

Alhamdulillah, perjalanan ke Padang Panjang meninggalkan si kecil yang belum pulih benar agak melegakan bagiku. Ketika pulang kembali ke Medan, Khalil sudah jauh lebih baik.


Tentang kemasan dan tekstur persis sama dengan Mere Naturals No More Drama. Kalau aroma beda, Mere Naturals Red Nose aromanya lebih mint, sebab manfaatnya tadi kan lebih ke inhalation.

Harga :

Mere Naturals Essential Oils dibandrol 75K. Menurutku dengan harga segini lalu telah merasakan manfaatnya, worth it lah, terjangkau banget malah.

Info Pemesanan :

Jika ingin merasakan manfaat Mere Naturals Essential Oils baik untuk sendiri ataupun seluruh anggota keluarga.

Pemesanan sementara masih via whatsapp di 081809050626 Dan di akun shopee: mere.idn

Mengenai info lengkap produk dan berbagai tips serta testimoni, follow akun sosmednya yah di IG dan Facebook : mere.idn.

Semoga bermanfaat!
Salam sehat untuk kita sekeluarga! ^^

Peluncuran Sun Flower Garden di Medan dengan Puluhan Spot Selfie, Jadi Incaran Para Selebgram

/ / 16 Comments
Peluncuran Sun Flower Garden di Medan dengan Puluhan Spot Selfie, Jadi Incaran Para Selebgram

Sekarang, sebuah tempat gak ada serunya jika gak punya spot untuk selfie-selfie, benar gak? Benar bangeeettt.

Makanya beberapa pengembang lokasi wisata berlomba-lomba merancang spot selfie kece sebagai daya tarik agar banyak masyarakat yang berkunjung ke tempat tersebut, termasuk Wiraland Property Group lewat salahsatu proyek perumahannya, River Valley Residence.

River Valley Residence secara resmi menambah satu tempat wisata bagi kaum Milenials kota Medan dengan menghadirkan Sun Flowers Garden di dalam area perumahannya.

Sun Flowers Garden dibangun di lahan seluas  2500m2  , taman ini menyuguhi pengunjung dengan 23 wahana spot selfie keren persis seperti yang sudah ada di beberapa kota wisata di Indonesia seperti Bandung, Bogor dan Jogjakarta.

Apa Sajakah Wahana Spot Selfie di Sun Flowers Garden ?

Nah sebelum ke Sun Flowers Garden, wajib tahu wahana spot selfie nya apa saja agar gak salah kostum hehe.

  • Air Mancur
  • Angsa Cinta
  • Kupu-Kupu
  • Kepompong
  • Burung Merak
  • Love Bambu 

  • Bangku Santai
  • Tol Jokowi
  • Rumah Pondok



  • Kepompong Anak
  • Kebun Bunga Matahari
  • Jam Dinding
  • Sangkar Burung Duduk



  • Anjungan Bambu
  • Bunga Matahari



  • Bingkai Kembar
  • Anjungan Kayu
  • Bulan Sabit


  • Sayap Bidadari
  • Kursi Ayun
  • Putus Cinta



  • Perahu Bambu


Uniknya semua wahana menyajikan suasana asri dan hijau. Pastinya setelah lihat hasil foto, gak ada yang menyangka kalau kita ada di area perumahan penghijauan terbaik di kota Medan.

Nah, sebelum Sun Flowers Garden ramai dipenuhi warga Medan, setelah launcing nanti bertepatan pada peringatan Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2018 beberapa selebgram heits se Kota Medan sempatkan diri berpose disana, ada Winny Putri Lubis, Mamak Gardam, dan Ucok anaknya, youtuber Tulang Tio, dan Maggie Kholine.

Meskipun fasilitas ini ada di dalam area perumahan dan kita bukan penghuni perumahan, pihak pengembang memberi kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan itu artinya Sun Flowers Garden, GRATIS!

Sun Flowers Garden menjawab kebutuhan warga Medan untuk bisa menikmati suasana hijau seperti di Kalibiru, The Lodge Maribaya atau Bukit Simarjarunjung, jadi gak perlu jauh-jauh lagi ke sana dan semoga dengan bertambahnya destinasi wisata di Kota Medan ini dapat mendongkrak laju ekonomi masyarakat sekitar perumahaan River Valley Residence.

Sekilas Tentang River Valley Residence

Perumahan River Valley Residence memiliki 9 Rumah Contoh yang siap untuk kita singgahi. Kesembilan rumah contoh ini adalah Tipe Crystal (Tipe 36), Tipe Jasper (Tipe 58), Tipe Ruby (Tipe 67), Tipe Topaz (Tipe 78), Tipe Opal (Tipe 36), Tipe Sapphire (Tipe 38), Tipe Emerald (Tipe 42), Tipe Beryl (Tipe 42), dan Tipe Bacan yang merupakan tipe terbaru.

Baca: Masuki Rumah Contoh Dahulu, Miliki Rumah Sendiri Kemudian

Seluruh tipe rumah tersebut masih ada promonya loh, yakni promo Subsidi DP serta Gratis Biaya KPR dan Pajak. Wah yuk kapan lagi bisa punya rumah yang didalamnya ada destinasi wisata seperti Sun Flowers Garden.

Baca: Beli Rumah Tanpa Uang Muka, Gratis Biaya KPR Dan Pajak, Emang Ada?

Info lanjut ke wiraland(dot)com saja yah!

Dukung Atlet Indonesia Asal Sumatra Utara di Asian Games 2018

/ / 18 Comments
Dukung Atlet Indonesia Asal Sumatra Utara di Asian Games 2018

Perhelatan Asian Games 2018 sudah di depan mata dan pesta olahraga ini akan berlangsung meriah sebab tuan rumahnya adalah Indonesia lebih tepatnya di Jakarta dan Palembang, tapi gaung hebohnya sudah mulai dari ujung Sumatra loh, melalui kirab obornya.

Liputan kirab obornya aja udah ulalala ya, apalagi pada 31 Juli 2018, sebelum bertolak ke Sumatera Utara, Api Asian Games sudah singgah di Banda Aceh. Nah setiba di Sumatera Utara, Obor Asian Games dibawa oleh artis Marcella Zalianty kemudian berkeliling ke tempat wisata  seperti di Pesanggrahan Bung Karno, Danau Toba dan Pantai  Bulbul.

Selanjutnya Api Asian Games 2018 berada di Parapat selama sehari dan melanjutkan perjalanan ke Balige, Kabupaten Tobasa. Alamak semoga api itu tak pening ya dibawa keliling Indonesia hehe.

Ngomong-ngomong selain mengakses informasi perjalanan kirab obor Asian Games, sebagai anak Sumatera Utara, mestilah kita tahu siapa jagoan kita anak daerah yang bakal berlaga di Asian Games 2018.

Berikut beberapa atlet yang berasal dari Sumatera Utara, kenalan dulu kita, bisa jadi jumpa di pajak kan tinggal disapa, lalu minta selfi #eh tanda tangan, maksudnya, ealah masih musimnya jumpa orang terkenal minta tanda tangan, entah pun kita yang minta paket data, haha *lama-lama aku diklakson Sudako juga ini

Harris Horatius, asal Kota Medan, cabang olahraga Wushu. Ngeri-ngeri sedap juga jumpa abang ini di pajak, disepaknya juga kita nanti, etapi anak Medan, muka sangar tapi hati hello kitty lah. Sukses ya Bang Harris, semangat, sikat medali emas nanti yak.

Srunita Sari, asal Kabupaten Langkat, cabang olahraga karate. Nampaknya kakak ini pendiam, tapi jago karate, hiyaaat. Bawa pulang medali emas tu ya Kak ee.

Lindswell Kwokk, asal Kota Medan, cabang olahraga Wushu. Omakjang, belum lagi kubilang bawa pulang medali emas, malah udah digigit kakak ini, memastikan bahwa itu emas bukan coklat batangan.

Silvester Goblet Manit, asal Kota Medan, cabang olahraga Polo Air. Luarbiasa abang ini, dari namanya aku teringat bintang film laga Silvester Stalone, semoga menang banyak kita ya bang dari cabang olahraga polo air. Kalau ada lomba minum air putih, aku ikutlah Bang, ini berenang pun aku tak bisa. Lah, terus aku jadi curhat ini?

Berhubung tuan rumah Asian Games 2018 adalah Indonesia, asal dari daerah mana pun, semua kita dukung, semoga tetap anak Sumatera Utara yang banyak mengantongi medali emas. Semangat!

Semoga infoku bermanfaat ya!

Dukung terus Asian Games 2018!

Colour To Life dari Faber Castell : Kegiatan Mewarnai Jadi Lebih Seru dan Kekinian

/ / 15 Comments
Colour To Life dari Faber Castell : Kegiatan Mewarnai Jadi Lebih Seru dan Kekinian

Menggambar merupakan kegiatan aku sehari-hari saat menemani si kecil bermain. Sejak jadi ibu aku mendadak berprofesi sebagai tukang gambar si Khalil. Menggambar apapun mau tak mau harus bisa, kalau tidak bos kecil akan kesal.

Khalil paling suka memintaku menggambar makhluk di laut, seperti ikan hiu dan ikan paus. Beberapa hari lalu rumah kami dikepung ikan paus wkwkw. Sebab ada Bunda Ikan Paus, Ayah Ikan Paus, Khalil Ikan Paus, Uci Ikan Paus dan Atok Ikan Paus di lantai rumah. Lantai adalah media menggambar kami yang paling asyik karena bisa dipel setelah itu hihi.


Sebenarnya aku menyenangi kegiatan menggambar tapi paling stress kalau menggambar tangan dan jari-jemari manusia, lebih mirip pisang goreng deh haha dan aku bisa gambar kalau ada contohnya haha, kadang kalau pengen banget gambar tapi merasa lama jika sekadar lihat contoh, akhirnya jiplak deh wkwkw. Aku jadi salut dengan desainer-desainer dan para jago gambar

Benar kata Pak Yandramin Halim, Managing Director PT. Faber –Castell International Indonesia, semua wujud dari benda-benda di sekitar kita, bermula dari sebatang pensil.

Hanya saja sekarang, beberapa desainer ternama lanjut Pak Halim, mengeluh tentang banyaknya anak muda yang ahli menggambar secara digital tapi lemah saat menggambar secara konvensional yakni memakai media sebatang pensil tadi.

Perkembangan teknologi sungguh tak bisa kita bendung, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua yang telah memiliki anak.

Keseharian orangtua pasti sangat bergantung  pada smartphone, apalagi aku huhu. Meskipun begitu, cepat atau lambat anak akan mengenal benda canggih tersebut, dengan tidak diajarin pun anak lekas pandai menggunakannya. Ckckc itulah hebatnya anak milenial.

Namun, bukan berarti kita melepaskan anak sendirian dengan smartphone, tetap ada batasan dan pendampingan ekstra, sebab usia yang disarankan para pakar parenting untuk anak memiliki dan bersentuhan aktif dengan smartphone dan teknologi yang memakai layar lainnya ada 17 tahun.

Jadi, bukan anaknya yang candu smartphone, kata Pak Halim justru orangtuanya. Wkwkwkw, disini aku makjleb banget, makasi Pak udah disadarkan kembali.

Lalu bagaimana agar anak dan orangtua tidak berperang rebut-rebutan smartphone tiap hari atau bagaimana belajar mengenalkan sesi bermain dengan teknologi tapi dengan tetap menyentuh dunia seni dan digital pada saat yang sama?

Secara kemampuan menguasai seni harus ada pada diri anak kita, agar tertanam jiwa menghargai karya orang lain, agar terbiasa menjadi pencipta, pemain, dan bukan sekadar konsumen, apalagi penonton.

Colour to Life, jawabannya.


Unboxing Colour to Life


Alhamdulillah pada Sabtu, 5 Mei 1988, Faber Castell meluncurkan produk terbarunya, Colour To Life di Gramedia Sun Plaza, Medan dan aku berkesempatan menghadirinya.

Sempat bingung cari Gramedia-nya dan ternyata emang pindah ke lantai 2. Gramedia selain toko buku, juga menjual alat mewarnai seperti Colour to Life.

Gramedia Sun Plaza Medan
Aneka produk Faber Castell di Gramedia Sun Plaza

Pada acara tersebut hadir sebagai narasumber pertama adalah Mb Ang Lilyana selaku Produk Spv PT Faber-Castell Internationa Indonesia.

Mb Lily tampak manis dengan atasan coklat muda ini tampil menyampaikan secara lengkap apa sih Colour To Life itu.

Colour to Life adalah produk terbaru dari Faber-Castell yang dikemas menarik dalam sebuah Gift Set Box.

Dengan dikemas dengan Gift Set Box, memudahkan kita menyimpan kembali peralatan mewarnai, layaknya buku, bahkan travelable.

Dalam Gift Set Box berisi buku mewarnai yang terdiri dari :





Buku Mewarnai 

Buku mewarnai berteknologi Augmented Reality berisi 15 halaman. Dalam buku ini ada 5 karakter, yang masing-masing karakter punya 3 halaman dengan gaya dan latar belakang berbeda.

Kertas Petunjuk

Satu kertas petunjuk. Dalam kertas ini dijelaskan 5 teknik mewarnai. Dulu waktu SD aku jagonya mewarnai dan sering menang, hadiahnya baju kaos, haha. Paling sering itu teknik mewarnai penuh, kadang ditambahi warna lain yang lebih muda biar ada gradasinya gitu.

Di kertas petunjuk ini aku jadi tahu bahwa teknik mewarnai ada patterning, pointilism, squiggling, shading dan contouring. Untuk hasil terbaik, memang perlu latihan deh, nampaknya aja mudah, ah cuman lingkar-lingkaran doang, etdah pas dicoba, kok aneh, haha, bedalah hasilnya dengan yang dicontoh di kertas petunjuk, wkwkw

Connector Pen

Lalu ada 20 warna connector pen yang fungsional. Kenapa aku bilang fungsional, kalau warna pen sudah habis, bisa dibuat mainan anak, layaknya lego, hehe. *mamak gak mau rugi ya, teteup.
Selelah kita memiliki Gift Set Box Colour to Life, langkah berikutnya adalah mewarnai, yeay!

Colour to Life, Me Time Bunda Jadi Berwarna


Belakangan aku baru sadar bahwa otak kananku lebih dominan. Kemudian aku jadi flashback, zaman SD menang lomba mewarnai, lalu kalau pelajaran kesenian, aku lebih menjiwai ketika mengerjakan PR nya daripada pelajaran matematika, haha.

Memasuki hiruk pikuk rumah tangga, seketika aku lupa dengan kesukaanku itu, menggambar dan mewarnai. Nah pas Khalil sudah mulai kenal dengan alat tulis, baru deh kemampuan menggambarku seolah dipanggil kembali dan diuji.

Lalu saat menghadiri peluncuran Colour to Life, masyaAllah, bahagia rasanya haha, apalagi ketika membuka kotak Colour to Life dan mendapati deretan connector pen yang berwarna warni itu, mataku langsung berbinar-binar.

Ditambah pas dipraktekkin di rumah, membantu sekali sebagai sarana release, memunculkan efek rileks, dari kegiatan mewarnai doang. Beda jika menghabiskan waktu me time dengan membaca, apalagi baca non fiksi, wah harus sambil ngemil nasi padang pakai sambal rendang itu mah *loh kok, berat ya cemilannya.

Saat mewarnai, aku praktekin dah tuh teknik mewarnai seperti yang ada di buku petunjuk, wah ternyata menyenangkan yah, lebih hemat tinta connector pen  juga sih haha, apalagi teknik pointilism, ya paling pegel aja lah dijari.

Seringnya selama ini selain membaca buku, memeriksa sosmed jadi sarana me time, tapi gak se-rileks kegiatan mewarnai. Malah efek buruknya banyak, terutama di kemampuan fungsi jari, wajar mamak mamak sekarang sering alami tremor, semacam gangguan sistem saraf, ke tengkuk leher juga jadi lebih pegal, otak dan mata kena tsunami informasi yang jika gak terfilter dengan baik, masalah utang negara aja bisa kebawa pikiran loh. Belum lagi gencatan senjata mom war batal, baru baru ini muncul istilah real food dan unreal food. 

Dengan mengurangi me time di smartphone, kita bisa menikmati banyak me time sekaligus loh, pastinya dalam keheningan malam atau kehangatan sore, seperti buat yang muslimah, me time berupa baca qur’an, mengulang hafalan surah pendek, membaca novel, mendengarkan sholawat sambil jahit daster yang koyak, makan mi instan tanpa rasa bersalah, dan mewarnai.

Dijamin deh usai menjalankan satu kegiatan itu, kita bisa jadi lebih fresh lagi, anak bangun bobok siang, kita gak nyesel, ‘cepat amat bangunnya, Nak, drakornya nanggung satu episode lagi’ haha.
Dan inilah hasil mewarnaiku, yeay!

bukit gak selalu hijau kan? :-D


Tips Mewarnai di Buku Mewarnai Colour to Life

Tips pertama, pastikan mewarnai ketika anak tidur, pergi atau kemanalah gitu. Sebab, Colour to Life menurutku lebih cocok untuk usia 5+ deh, anakku baru mau jelang 3 tahun, masih harus banyak berlatih pegang alat tulis yang lebih ramping seperti connector pen ini. Ditambah lagi, ia juga belum boleh terlalu sering berinteraksi dengan layar.

Nah ketika mulai mewarnai, hal yang harus diingat, buku mewarnai Colour to Life didesain untuk bisa membaca kode di layar smartphone melalu aplikasinya agar bisa di-scan, sehingga kita gak boleh mewarnai bagian frame nya.

Pada buku gambar, terdiri dari 5 karakter, yakni ada Giddy Up, Pogo Boy, Dress Up Challenge, Balance Your Brain dan Safe Flight. Nah tiap karakter memiliki 3 gaya yang berbeda.

Kemudian, jika menginginkan karakter kita memiliki warna tegas, pilih warna gonjreng saat mewarnainya, sebab ketika jadi animasi, beberapa warna memang akan sama dengan seperti yang kita warnai, beberapa lagi tidak. Saranku, selain memilih warna cethar, warnai dengan teknik mewarnai penuh.

Pakailah teknik mewarnai lainnya untuk mewarnai background saja, gunakan teknik patterning mungkin.

Oiya kita bisa improvisasi loh ketika mewarnai karakter, misalnya pada karakter safe flight, aku membuat nama pesawatku, NUFAZEE AIR, mengkhayal ajalah dulu, kali bisa memiliki satu unit pesawat beneran, hehe.

pas langit di atas atap rumah cerah ^^


Dan ketika karakter berhasil dipindai, kata yang kita tuliskan dalam karakter dapat terlihat loh ^^. Ingat ya Mak, hanya menuliskan kata saja, jangan curhat, gak muat.

Saatnya Unduh Aplikasi Colour to Life

Download aplikasi Colour to Life via Google Apps atau Iphone Apps, bisa juga via QR Code yang bisa discan di cover depan Gift Set Box nya.



Setelah download, kita bisa bermain dalam keadaan data off loh, sehingga aman sekali untuk dimainkan anak, jika kita khawatir dengan paparan signal internet yang berimbas negatif bagi perkembangan otak anak.

Berikut langkah menggunakan aplikasinya,

step stepnya detail, dijamin emak yang ngakunya gaptek bisa ikutin langkahnya dengan mudah


1.    Scan

Dalam melalukan pemindaian, ada beberapa tips nih,



-    Pastikan kamera berjarak kurleb 30 cm tepat di atas gambar
-    Posisikan kamera agar bisa memuat keseluruhan halaman buku gambar termasuk frame.
-    Paskan fokus kameranya, lalu tunggu sampai layar berwarna hijau, dan lihat  karakter sudah jadi hidup.



2.    Interact in 3D

Wah sekarang kita sudah bisa berinteraksi dengan karakter dalam versi 3D. Kita bisa menyentuh karakter atau area sekitar dan lihat apa yang akan terjadi. Seru banget kaaaan hehe. Oiya setiap karakter memiliki reaksi berbeda-beda ketika disentuh.

3.    Take Selfies

Produk Colour to Life ini kekiniannya pake komplit ya, selain kita bisa berinteraksi, kita juga bisa selfi dengan si  karakter tersebut. Hal ini menjawab kebutuhan orang milenial, yang hidup tidak lengkap tanpa selfie *eaaak



lukis alis adek, bang

Cara melakukan selfie, sentuh ikon kamera dan nanti akan masuk pada mode foto. Cubit layar HP kita pada karakter agar bisa diperbesar dan diperkecil, sentuh sesuka hati agar karakter bisa bergerak dan berputar. Tapi tidak bisa digelitikin wkwkw. Selain selfie, kita juga bisa gunakan lensa belakang HP.

Pesawatkuuuh


4.    Play The Games

Saran aku sebelum nyobain games nya, memang sebaiknya cobain semua fitur Colour to Life step by step nya, biar ngerasain teknologi AR ini dari dekat, setelah itu baru deh main gamesnya hehe.

Cara membuat karakter bisa jadi objek games, sentuh tombol icon bertuliskan Play The Games.



Nah, tadi diawalkan kita sudah mewarnai, jadi saat kita menjadikan karakter ini objek games, ternyata hasil pewarnaan kita tetap gak berubah loh, senantiasa mengikuti karakter.

nyobain games balance your brain dapat perfect score, berarti otakku seimbang yah? haha


Bagaimana Detil Karakter Games dan Manfaatnya Saat Dimainkan?

Giddy Up


Pogo Boy


Dress Up Challenge



Balance Your Brain



Safe Flight



Pengalaman Bermain Games Karakter Colour to Life

Setelah puas berselfie ria dengan si kucing dan pak pilot, lalu seru-seruan main games. Nah,  pesan Mb Lily, sekalian bantu isi rating aplikasi Colour To Life juga ya di Google Playstore , ^^. Siap Mb Lily. Rating dan komen kita ngebantu pembuat aplikasi untuk lebih baik lagi.

Mengenai games nya Alhamdulillah pada ramah mamak pokoknya gak seribet dan ngeselin kayak Mobile Legend lah haha.

So, gimana pada pengen nyoba gak? Hehe, Ayok dicoba Mak, ^^ karya anak bangsa ini, dan produknya sudah sampai ke Jerman, Inggris, Singapur, dll

Dibandrol dengan harga 119K. Produk Colour To Life sudah tersedia di seluruh Toko Gramedia Se-Indonesia sejak April 2018 lalu, bahkan juga dijual di Official Store Faber-Castell di Tokopedia, Bukalapak dan Blibli.

Sebelum tulisan ini aku tutup, aku punya catatan dari event peluncuran produk Colour To Life lalu,
Tujuan Colour to Life ini ada ditengah keluarga Indonesia adalah ingin menyampaikan dan mengajak pada anak bangsa untuk jadi pemain dalam dunia digital, jangan sekadar jadi penonton.

Hikmah dari produk Colour To Life adalah sebagai media yang mengajak orangtua, untuk tidak cukup puas memberikan knowledge base tapi juga ajarkan anak untuk memiliki kemampuan berpikir, perdalam ilmu pengetahuan dengan praktek langsung, perbanyak pengalaman belajar melalui berbagai eksperimen.

Intinya menikmati proses, sebab Colour To Life membuktikan desain sebuah benda bermula dari sebatang pensil.

Semoga bermanfaat! Selamat Bermain dengan Ananda ya Ayah Bunda!

KEB Medan dapat kesempatan foto dengan Pak Halim dan Mb Ica, penemu ide colour to life












Powered by Blogger.