Menu

your blog banner

Cerita Pengalaman Saat Blusukan Mencari dan Membeli Lemari Pakaian Idaman

/ / 4 Comments
Membeli furniture kayak lemari lumayan susah-susah rempong. Ada banyak hal yang dipertimbangkan agar nanti gak nyesel saat tahu harga lemari yang dibeli tetangga lebih murah dan bagus haha.

Pertama kali beli lemari itu waktu mau nikahan, jadi aku memilih untuk menempah atau gak beli lemari yang udah jadi di toko, aku langsung datangi pengrajinnya yang memang deket dengan rumah emakku. Dan betapa senangnya hatiku, setelah jadi memang memuaskan hati ^^ dari segi kualitas dan harga, namun ada satu yang mengecewakan yakni bapak pengrajinnya entah udah pindah kemana hiks, padahal akukan berminat jadi marketing blio hihi.

Ceritanya, seluruh perlengkapan kamarku itu asli tempahan, mulai dari meja rias, lemari pakaian geser dua pintu dan tempat tidur. Semua didesain minimalis, plek ketiplek gak ada sentuhan ukir-ukiran, simpeeel banget. Entah kenapa jatuh cinta dengan lemari pakaian yang pintunya didesain tinggal geser aja, mirip seperti lemari tempat nyimpen kasurnya Nobita. Dengan begitu lemari pakaian seperti ini begitu hemat ruangan dan pas pula kamar pengantinku imut-imut, hanya 3x2m.

Kemudian, selain didesain dengan pintu geser,  kayunya juga tebel ^^ dan mau tau harga seluruh perlengkapan kamarku itu? Ya hanya 5 juta saja, yeay gak jadi iri dengan perlengkapan kamar dan lemari pakaian punya tetangga haha.

Nah, saat hamil dan mau deket lahiran, aku mulai didesak dong ya untuk beli lemari pakaian anakku, dan syukurnya ada teknologi bernama USG, walo belum lahir, aku jadi tau jenis kelamin anakku, ya langsung aja aku meluncurkan proposal pembelian lemari pakaian untuk anakku. Meski masih kecil, aku gak mau nanggung-nanggung beli lemari, langsung aja yang beneran lemari dah haha *emang ada lemari bo’ongan?* , kan itu ada lemari yang dikunci pakai resleting, waktu aku kecil, aku punya lemari begitu, lah trus tau nasibnya gimana setelah kami jadi balita? Lemari itu berubah jadi tenda kemah, bwuahaha. Sempat juga disaranin untuk beli keranjang aja untuk letakin baju bayiku, aku mah ogah ntar kalau disinggahi cicak atau kecoak gimana? Hiiii…Akhirnya proposal pembelian lemari pakaian untuk anakku pun disetujui, yeay, saatnya hunting.

Inget banget, saat itu panas terik, bulan puasa pulak dan aku sedang hamil 7 bulan, lalu apakah kalian tahu yang aku lakukan? Ya aku dan emakku berburu perlengkapan bayi beserta lemarinya. Gileee banget dah, emang kalau udah naluri shopping itu menyala, gak peduli halang rintangan menghadang, haha.
Untuk mendapatkan lemari pakaian yang terbaik menurutku, aku sampai menjelajahi seluruh toko meubel yang ada di Marelan ini, dan hanya satu toko yang menjual lemari idaman hatikuh untuk buah hatiku tercintah. Dan apesnya lagi hanya tinggal satu barangnya, kuakui ada cacat sedikit, tapi aku ikhlaskan, lemari itu pun aku bawa pulang dengan harga dibawa 600K, ^^

Lemari pakaian anakku itu semi plastic, jadi badan lemarinya terbuat dari kayu sedangkan pintunya dari plastic. Dua tingkat. Udah kebayang olehku bawa tingkat atas untuk baju anakku, tingkat dua untuk koleksi buku dan menyimpan laptopku haha, *ternyata emak punya misi terselubung haha*

Dari pengalaman tersebut aku jadi mikir cukup sekali lah memburu lemari pakaian untuk anak dengan cara blusukan seperti itu -_-“ , malam harinya bumil minta pijet ama si Aa’ haha. Mending beli lemari pakaian online aja di mataharimall.com misalnya.

Nah, bedanya beli online dengan offline kan kita gak bisa lihat dan sentuh bendanya langsung,  jadi mesti teliti nih baca deskripsi produknya, lalu pengiriman dari mana dan yang penting ada diskon kah atau paling gak promo free ongkirnya *teteup yah gak mau rugi hihi

Sekilo SO GOOD Ayam Potong Paha dan Dada Bisa untuk 5 Resep Ini Loh!

/ / 6 Comments
Sekilo SO GOOD Ayam Potong Paha dan Dada Bisa untuk 5 Resep Ini Loh!

Taraaa…finally ditakdirkan bertemu dengan SO GOOD Ayam Potong setelah pencarian panjang *halaah, padahal baru ngiterin dua supermarketnya haha* , aku ketemunya di Kasimura Supermarket Jl. Krakatau Ujung, yeay.


Setelah aku memasak olahan ayam memakai produk SO GOOD Ayam Potong, aku nyeseeell, nyesel kenapa gak tau dari kemaren-kemaren kalau SO GOOD juga punya produk ini huhu.

Jadi, untuk olahan ayam buat dikasi ke si kecil oleh mamakku disarankan ayam kampung, nah ayam kampung kan mesti dibeli seekor dan dipotong ditempat, sementara sama aku buat apa ayam sebanyak itu, toh ntar bingung masalah penyimpanannya, khawatir jadi busuk lagi, lagian aku masak gak banyak-banyak, dan terpaksa masak karena buat si kecil haha. Iya karir memasakku dimulai sejak si kecil lahir,*eaaa

Emang apa sih kelebihan ayam kampung daripada ayam negri? Ayam kampung lebih sehat sebab gak pakai suntik hormon, sementara ayam negri disuntik hormon supaya cepat besar dan dipotong. Coba aja bayangkan betapa besarnya konsumsi harian kita pakai ayam, jelas saja peternak ayam memilih cara cepat demi untung banyak.

Kalau saja aku tahu ada produk SO GOOD Ayam Potong yang kualitasnya seperti ayam kampung yang segar dan pastinya sehat, tentu aku bakal beli, apalagi untuk bahan MPASI Khalil. Selama ini makan ayam kampung kalau mamakku sedang mood pengen makan ayam, tinggal pilih aja di kandang, soalnya ayahku ternak ayam kampung nan hitam dari ujung paruh sampai kakinya, haha.

SO GOOD Ayam Potong : Kualitas Ayam Segar yang Praktis

Pas ketemu SO GOOD Ayam Potong, pertama kali nyoba aku lebih memilih SO GOOD Ayam Potong  Paha dan Dada, karena bagian dari ayam yang aku suka adalah dagingnya daripada tulangnya haha, (kan ada tuh orangnya yang doyan ayam sampai sak tulang-tulangnya dikunyah jadi serbuk, saluuutt), setelah foto-foto  bayar di kasir dengan harga 46K, maka sudah bermainlah di pikiran hendak ku apakan lah ayam ini.

Ayam Goreng ala Nufazee

Aku punya resep ayam goreng yang praktis, resep ini aku peroleh dari mamakku. Setiap kali menggoreng ayam atau sekadar diungkap, aku pasti ngulek pake bahan-bahan berikut ini,

Bahan:

3 ons SO GOOD Ayam Potong
Jahe sebesar ibu jari
3 siung bawang putih
Ketumbar secukupnya
Garam secukupnya
Air secukupnya
Minyak makan secukupnya

Cara Memasak:

Haluskan semua bumbu, campurkan ke SO GOOD Ayam Potong yang sudah bisa langsung diolah, beri sedikit air dan tunggu sampai ayam tampak setengah matang dan air habis.

Setelah air agak kering dan ayam sudah kelihatan agak setengah matang, panaskan minyak goreng, masukkan ayam, goreng hingga kuning kecoklatan.

Hmm…mudahkan? ^^ by the way, sisa bumbu ayam ungkepnya jangan dibuang, tapi disimpan pada wadah plastic dan diletak di kulkas. Bumbu tersebut dapat dipakai untuk campuran tepung saat ingin menggoreng tempe goreng tepung, brokoli goreng tepung, atau bahkan untuk campuran telur dadar, dijamin lezat.

Soto Ayam Sederhana Non MSG ala Nufazee





Psstt… aku adalah seorang penggemar soto tapi gak berani buat sendiri, takut kecewa haha. Seringnya kalau pengen soto aku pasti beli soto siap di warung makan, etapi rasanya kok aneh, kebanyakan MSG kali yak.



Nah sejak itulah aku bertekad untuk buat soto ayam sendiri *singsingkan lengan daster. Maka, Ramadhan ke tujuh aku eksekusi soto ayam, Alhamdulillah enak, semua anggota keluarga suka ^^, lalu pas stok SO GOOD Ayam Potong masih ada, aku pun eksekusi lagi tuh Soto Ayam. Ternyata buat sendiri itu lebih nikmat.

Resep aku contek dari cookpad dari akun Monik Behel dengan beberapa perubahan ^^. Cekidot,

Bahan:

2 ons Ayam, bagian dada dipotong dadu
Bumbu halus :
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 ½ kemiri
1 ruas kunyit
Ketumbar secukupnya
½ sdt merica
Garam secukupnya
1 batang serai
2 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
Kelapa separuh, peras santan dua kali ( air kurang lebih 1000ml)

Bahan pelengkap:

Berhubung ini soto ayam sederhana, jadi bahan pelengkapnya pun sederhana haha, hanya kentang, tauge dan tomat serta irisan daun sop dan daun bawang

Cara Memasak:

Ayam dibalur dengan perasan jeruk nipis dan  garam, rebus sebentar dengan sedikit air sampai keluar kaldunya. Lalu goreng sampai kering dan tiriskan.

Haluskan duo bawang, kemiri, garam, ketumbar serta kunyit. Batang serai dimemarkan lalu diikat. Tumis bumbu halus sampai harum, jangan lupa masukkan merica dan ketumbarnya, lalu masukkan batang serai, daun jeruk dan daun salam, kemudian masukkan ayam goreng, aduk rata.

Siramkan santan, aduk perlahan, masukkan sisa air kaldu rebusan ayam tadi, kemudian masukkan kentang. Aduk lagi sampai kentang dirasa empuk, setelah itu masukkan  tomat dan tauge, terakhir taburkan daun sop dan daun bawang. Siap disantap hangat-hangat ^^.

Sop Ayam Sederhana Tanpa MSG ala Nufazee

Masih betah menyimak pemaparan resep olahan ayam ala akuh haha, kalau mulai agak gak betah, kali mau jalan ke mol sebentar lalu balik lagi baca postinganku ini haha.

Suatu hari pernah iseng browsing resep sop ayam tanpa penyedap, alhasil yang kutemukan adalah sop ayam dengan penyedap rasa semuanya haha. Baiklah aku jadi pede membuat sop ayam sederhana namun tetap lezat walau gak pakai penyedap pabrik.

Bahan :

2 ons Ayam, potong dadu, balur dengan jeruk nipis dan garam, sisihkan
4 siung bawang merah, iris
3 siung bawang putih
1 ruas jahe
Pala secukupnya
Merica secukupnya
Garam secukupnya
1 batang kecil kayu manis
2 biji cengkeh
2 biji kapulaga
2 biji bunga lawang
Daun Sop dan Daun bawang secukupnya
1500 ml air
Minyak goreng secukupnya untuk menumis

Bahan pelengkap:

2 buah wortel, potong serong
2 buah kentang, potong dadu
Separuh tomat, iris kasar

Cara Memasak :

Rebus potongan ayam dalam 1500ml air. Sembari menunggu air kaldu mendidih, mari kita ulek bumbu sopnya. Haluskan bawang putih, pala, jahe dan merica serta garam..

Setelah air kaldu mendidih, buang buih yang mengapung dipermukaan air, sampai air terlihat bening, setelah itu masukkan wortel dan kentang, rebus sampai keduanya lembut.

Sembari itu kita bisa menumis bumbu yang telah dihaluskan tadi, setelah harum masukkan daun sop dan daun bawang serta tomat. Kemudian masukkan ke dalam sop ayam yang sedang mendidih, hmm pasti aromanya sudah nyebar ke seantero rumah. Koreksi rasa. Sop ayam pun siap disajikan hangat ^^.

Well, setelah dipakai untuk tiga resep di atas, SO GOOD Ayam Potongku tinggal berapa ya haha.

Nah dua resep terakhir ini, aku jembrengkan sebagai resep penutup dan berikutnya aku jelasin spesialnya SO GOOD Ayam Potong ini serta ada informasi kece yang wajib tahu dan ikut serta didalamnya ^^, penasaran? Hayuk aku lanjutin yak….

Ayam Semur Bumbu Bali ala Nufazee

Asal menghadiri undangan pernikahan, aku selalu kepo gimana sih buat semur  ayam tapi gak ada kuahnya, dan sewaktu main ke rumah Kyo, si junior di organisasi yang tomboy tapi jago masak dan punya usaha bernama Kyo Kue, pas pulak masak Ayam Semur Bumbu Bali, aku pun jadi semangat untuk mengeksekusinya di rumah, tentunya dengan bantuan Mbahe Gugel, haha.



Jadi resep ayam semur bumbu bali ini aku kreasiin berdasarkan sumber dari dua resep di situs cookpad,, yakni resep milik Mb Noe Vha Suhardi dan Erliza Rizky Hasibuan.

Bahan :

3 ons SO GOOD Ayam Potong, balur jeruk nipis dan garam, sisihkan
1 batang sereh, geprek
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
Kapulaga, bunga lawang, cengkeh secukupnya, kalau aku masing-masing kuambil 2 biji
Garam, gula merah dan Kecap secukupnya
Bumbu yang dihaluskan :
5 buah cabe merah, bisa diganti saos cabe
5 bawang merah
3 bawang putih
2 butir kemiri
1 sdt merica
 ½  buah tomat
½ bawang bombay,  dirajang
1 batang daun bawang, dirajang

Cara Memasak :

Pertama SO GOOD Ayam Potong direbus atau kalau rajin diungkep dengan bumbu kayak yang aku jembrengkan resepnya diawal, Kemudian goreng SO GOOD Ayam Potong sebentar.

Tumis bumbu hingga harum beserta sereh, daun jeruk dan daun salam, lalu masukkan gula merah, kecap manis, cabe giling, irisan tomat garam, gula, tambahkan air sedikit. Koreksi rasa. Kemudian masukkan ayam goreng, setelah tercampur rata masukkan bawang Bombay dan irisan daun bawang.  Selesai deh ^^, nyummy, kalau bumbu semurnya bersisa banyak dan ayamnya habis, digadoin pake nasi hangat pun udah sedap amboi.

Ayam Pop Corn SO GOOD 

Ketemu resep ini saat nyasar di blognya kyo dan langsung kepikiran untuk eksekusi, pas pula stok SO GOOD Ayam Potong sudah mau habis. Ayam pop corn ini aku persembahkan untuk Khalil yang lagi bosan makan ayam dengan cara gitu-gitu aja haha.



Bahan :

2 ons SO GOOD Ayam Potong, diungkep atau direbus sebentar. Karena SO GOOD Ayam Potong tekstur dagingnya udah lembut dan juicy, jadinya gak aku ungkep, hanya aku balur dengan jeruk nipis dan garam

Adonan pencelup :
1 sdm tepung terigu
1 sdm tepung beras
Air , Garam dan merica secukupnya
Kalau ada sisa bumbu ayam ungkep mah bagus banget, menambah kelezatan Ayam Pop Corn

 Adonan kering :
1 sdm tepung terigu
1 sdm tepung beras
Garam dan merica secukupnya

Cara Memasak :

Potong dadu SO GOOD Ayam Potong,. Karena SO GOOD Ayam Potong tekstur dagingnya udah lembut dan juicy, jadinya gak aku ungkep, hanya aku balur dengan jeruk nipis dan garam.

Masukkan SO GOOD Ayam Potong yang telah dipotong dadu ke dalam adonan basah, lalu gulingkan ke adonan tepung kering. Banting-banting agar gak bergerundul-gerundul.

Panaskan minyak goreng, setelah panas, atur nyala api sekecil mungkin agar ayamnya matang sempurna ^^
Sajikan dengan saos cabe atau mayonnaise. Betapa senangnya hatiku saat Khalil lahap makan Ayam Pop Cornnya. Alhamdulillah ^^.

Sekilas Tentang SO GOOD Ayam Potong

Apa yang gak membuatku ragu mengonsumsi SO GOOD Ayam Potong ini? Hal itu dikarenakan SO GOOD Ayam Potong berasal dari peternakan sendiri milik perusahaan agri-food terbesar dan tersohor di Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia, Tbk dan sudah jadi kebanggaan Indonesia sejak 1975. WOW!

Ayam-ayam yang diternak disana dibiakkan secara selektif yakni dipastikan pertumbuhannya efisien, daging yang dihasilkan banyak, dan yang paling penting gak mudah sakit, selain itu spesialnya lagi ayam tidak disuntik hormon.

Proses pemotongan ayam dan rumah pemotongan ayam juga telah disertifikasi NKV yakni Nomor Kontrol Veteriner, sertifikat sah yang dikeluarkan karena telah memenuhi persyaratan hygiene, tentunya proses dari awal hingga akhir dilakukan secara halal.

Setelah dipotong dan dibersihkan, ayam-ayam potong kembali melewati proses ketat, yakni proses IQF atau individually quick frozen, proses dimana potongan ayam tidak melekat satu sama lain, lalu dibekukan sempurna  dalam waktu 45 menit. Proses IQF ini ternyata juga punya fungsi melindungi 4 kualitas ayam, kesegaran, gizi, rasa dan kebersihan.

Dengan melewati keseluruhan proses tersebut, jadilah SO GOOD Ayam Potong, produk ayam potong praktis, tinggal olah, gak perlu lagi dipotong, kalau pun mau dipotong lagi bisa disesuaikan dengan keinginan kita, dan terakhir nih gak dicuci pun gak apa-apa ^^.

Oya, berhubung kulkasku bagian freezernya sudah lelah dan ini semacam kode untuk beli kulkas baru, maka SO GOOD Ayam Potong ku gak bisa bertahan lama-lama di kulkas, seminggu paling lama, mungkin kalau freezer kita oke maksimal, maka stok SO GOOD Ayam Potong kita di kulkas bisa lebih dari seminggu daya tahannya

Yuk Ikutan Lomba Kreasi Masak ala SO GOOD

Gimana? Pada ngilerkan dengan resep-resep olahan ayam ala akuh? *semoga yah aha*, nah kali aja para emak dan bapak pembaca blogku disini punya resep olahan ayam andalan keluarga, hayuk diikutsertakan dalam lomba kreasi masak ala SO GOOD.

Lomba ini diselenggarakan oleh SO GOOD bersama Blogger Perempuan Network, info lengkapnya ada https://bloggerperempuan.co.id/sogood/

Biar semangat nih, aku bocorin hadiah buat para juara utamanya, ada 1 unit Mirorless Camera EOS M3( *mupeeng ) , 1 unit Pocket Camera Canon SX620 dan 1 unit smartphone Samsung Galaxy J5 Prime. Mantaaab!

Ayo segera beli produk SO GOOD nya dan ramein lombanya! Oya batas akhir lomba  hanya sampai 23 Juli 2017 ini loh.

Semoga Bermanfaat dan Selamat Mencoba ^^

Ternyata Menjadi Bunda Produktif Gak Melulu Soal Uang

/ / 0 Comments
Ternyata Menjadi Bunda Produktif Gak Melulu Soal Uang
PROLOG MATERI #7
KELAS MATRIKULASI BATCH 4
INSTITUT IBU PROFESIONAL

REZEKI ITU PASTI, KEMULIAAN HARUS DICARI
Senin, 11 Juli 2017

Disusun oleh Tim Matrikulasi - Institut Ibu Profesional

Alhamdulillah setelah melewati dua tahapan Bunda Sayang dan Bunda Cekatan dalam proses pemantasan diri seorang ibu dalam memegang amanah-Nya, kini sampailah kita pada tahapan Bunda Produktif.

Bunda Produktif  adalah bunda yang senantiasa menjalani proses untuk menemukan dirinya, menemukan MISI PENCIPTAAN dirinya di muka bumi ini, dengan cara menjalankan aktivitas yang membuat matanya BERBINAR-BINAR, sehingga muncul semangat yang luar biasa dalam menjalani hidup ini bersama keluarga dan sang buah hati.

Para ibu di kelas Bunda Produktif memaknai semua aktivitas sebagai sebuah proses ikhtiar menjemput rejeki.

Mungkin kita tidak tahu dimana rejeki kita, tapi rejeki akan tahu dimana kita berada. Sang Maha Memberi Rejeki sedang memerintahkannya untuk menuju diri kita”.

Allah berjanji menjamin rejeki kita, maka melalaikan ketaatan pada-Nya, mengorbankan amanah-Nya, demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminnya adalah kekeliruan besar

Untuk itu Bunda Produktif sesuai dengan value di Ibu Profesional adalah:

“Bunda yang akan berikhtiar menjemput rejeki, tanpa harus meninggalkan amanah utamanya yaitu anak dan keluarga".

Semua pengalaman para Ibu Profesional di Bunda Produktif  ini, adalah bagian aktivitas amalan para bunda untuk meningkatkan sebuah KEMULIAAN hidup.

Karena REJEKI itu PASTI, KEMULIAAN-lah yang harus DICARI.

Apakah dengan aktifnya kita sebagai ibu di dunia produktif akan meningkatkan kemuliaan diri kita, anak-anak dan keluarga?

Kalau jawabannya” iya”, lanjutkan. 

Kalau jawabannya  “tidak”, kita perlu menguatkan pilar “Bunda Sayang” dan “Bunda Cekatan”, sebelum masuk ke pilar ketiga yaitu “Bunda Produktif”.

Tugas kita sebagai "Bunda Produktif" bukan untuk mengkhawatirkan rejeki keluarga, melainkan menyiapkan sebuah jawaban “Dari Mana” dan “Untuk Apa” atas setiap karunia yang diberikan untuk anak dan keluarga kita.

Maka,

"Bunda produktif" di "Ibu Profesional" tidak selalu dinilai dengan apa yang tertulis dalam angka dan rupiah, melainkan apa yang bisa dinikmati dan dirasakan sebagai sebuah kepuasan hidup, sebuah pengakuan bahwa dirinya bisa menjadi Ibu yang bermanfaat bagi banyak orang.

Menjadi "Bunda Produktif", tidak bisa dimaknai sebagai mentawakkalkan rejeki pada pekerjaan kita.

Sangat keliru kalau kita sebagai ibu sampai berpikiran bahwa rejeki yang hadir di rumah ini karena pekerjaan kita.

Menjadi produktif itu adalah bagian dari ibadah, sedangkan rejeki itu urusan-Nya.
Seorang ibu yang produktif itu agar bisa,

1.    menambah syukur,
2.    menegakkan taat,
3.    berbagi manfaat.

Rejeki tidak selalu terletak dalam pekerjaan kita, Allah berkuasa meletakkan sekendak-Nya.
Maka segala yang bunda kerjakan di "Bunda Produktif" ini adalah sebuah ikhtiar yang wajib dilakukan dengan sungguh-sungguh (profesional).

Ikhtiar itu adalah sebuah laku perbuatan, sedangkan rejeki adalah urusan-Nya.
Rejeki itu datangnya dari arah tak terduga, untuk seorang ibu yang menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh dan selalu bertakwa.

Rejeki hanya akan menempuh jalan yang halal, maka para "Bunda Produktif" perlu menjaga sikap saat menjemputnya.

Ketika sudah mendapatkannya, jawab pertanyaan berikutnya “Buat Apa?” Karena apa yang kita berikan ke anak-anak dan keluarga, halalnya akan dihisab dan haramnya akan diazab.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/

Sumber Bacaan:
Antologi Para Ibu Profesional, BUNDA PRODUKTIF, 2014
Ahmad Ghozali, Cashflow Muslim, Jakarta, 2010
Materi Kuliah Rutin Ibu Profesional, Kelas Bunda Produktif, Salatiga, 2015

------------------------------
*NICE HOMEWORK #7*

TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF*

Bunda dan calon bunda yang masih semangat belajar sampai NHW #7, selamat, anda sudah melampaui tahap demi tahap belajar kita dengan sabar.

Setelah kita berusaha mengetahui diri kita lewat NHW-NHW sebelumnya, kali ini kita akan mengkonfirmasi apa yang sudah kita temukan selama ini dengan  tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents Mapping.

Segera cocokkan hasil temu bakat tersebut dengan pengalaman yang sudah pernah teman-teman tulis di NHW#1 – NHW #6.

Semua ini ditujukan agar kita bisa masuk di ranah produktif dengan BAHAGIA.
Ketahuilah tipe kekuatan diri strenght typology teman-teman, dengan cara sebagai berikut :

1.    Masuk ke www.temubakat.com.
2.    Isi nama lengkap anda, dan isi nama organisasi : *Ibu Profesional*,
jawab questioner yang ada di sana, setelah itu download hasilnya.
3.    Amati hasil dan konfirmasi ulang dengan apa yg anda rasakan selama ini.
4.    Lampirkan hasil ST30 (Strenght Typology) di Nice Homework #7.

 Buatlah kuadran aktivitas anda, boleh lebih dari 1 aktivitas di setiap kuadran.

Kuadran 1 : Aktivitas yang anda *SUKA* dan anda *BISA*.
Kuadran 2 : Aktivitas yang anda *SUKA* tetapi anda *TIDAK BISA*.
Kuadran 3 : Aktivitas yang anda *TIDAK SUKA* tetapi anda *BISA*.
Kuadran 4: Aktivitas yang anda *TIDAK SUKA* dan anda *TIDAK BISA*.

--------------------
Nurul Fauziah
PESERTA MIIP BATCH #4
Nice Homework # 7
Rezeki Itu Pasti, Kemuliaan harus Dicari

Pada sesi ke tujuh ini, peserta matrikulasi masuk materi perkenalan tentang Bunda Produktif. Bunda Produktif itu apa sih?
Bunda Produktif adalah bunda yang senantiasa menjalani proses untuk menemukan dirinya, menemukan “MISI PENCIPTAAN” dirinya di muka bumi ini, dengan cara menjalankan aktivitas yang membuat matanya “BERBINAR-BINAR”

Ah defenisinya cetar sekali, dalam hal ini yang namanya produktif gak melulu soal uang ya Mak, tapi lebih kepada menjalankan suatu kegiatan yang membuat mata kita berbinar—binar dan terkadang gak kenal lelah kalau udah yang namanya menjalankan passion itu. Dengan begitu muncul terus pancaran semangat yang luar biasa dalam menjalani hidup.

Nah jadi para ibu di kelas Bunda Produktif memaknai semua aktivitas sebagai proses usaha menjemput rezeki. Dan seperti yang kita tahu lagi-lagi wujud rezeki gak semata—mata uang, tapi keluarga yang sehat, rumah tangga yang tentram, urusan lancar merupakan rezeki juga.

Tapi tak jarang sesekali kita diragukan tentang keberadaan rezeki, apalagi disaat kesempitan, namun jika ingat perkataan Allah,

Allah berjanji menjamin rezeki kita, maka melalaikan ketaatan pada-Nya, mengorbankan amanah-Nya, demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminnya adalah kekeliruan besar.

Berasa tertampar-tampar ya. Jadi sebenarnya gak ada yang perlu dikhawatirkan tentang rezeki, yang perlu kita cemaskan, sudah sampai mana usaha kita menjemput rezeki itu dan dengan cara bagaimana?

Bersyukurnya di materi kali ini dicamkan bahwa, Bunda Produktif sesuai dengan value di Ibu Profesional adalah bunda yang akan berikhtiar menjemput rezeki, tanpa harus meninggalkan amanah utamanya yaitu anak dan keluarga.

Dan kalimat ini juga nampol banget,

Bunda produktif di Ibu Profesional tidak selalu dinilai dengan apa yang tertulis dalam angka dan rupiah, melainkan apa yang bisa dinikmati dan dirasakan sebagai sebuah kepuasan hidup, sebuah pengakuan bahwa dirinya bisa menjadi Ibu yang bermanfaat bagi banyak orang.

Sebagai penutup dari materi ini, saya suka dengan poin berikut, Ibu produktif itu agar bisa,

•    menambah syukur
•    menegakkan taat
•    berbagi manfaat

Gimana? Yes bangetkan. Sekarang? Mari silahkan saya mengerjakan nice homework part 7 inih.

TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

Bunda dan calon bunda yang masih semangat belajar sampai NHW #7.  Selamat, Anda sudah melampaui tahap demi tahap belajar kita dengan sabar.

Alhamdulillah, walau tertatih tatih mengerjakannya, huhu

Setelah kita berusaha mengetahui diri kita lewat NHW -NHW sebelumnya, kali ini kita akan mengkonfirmasi apa yang sudah kita temukan selama ini dengan tools yang sudah dibuat oleh Abah Rama di Talents Mapping.

Oke

Segera cocokkan hasil temu bakat tersebut dengan pengalaman yang sudah pernah teman-teman  tulis di NHW#1 – NHW #6. Semua ini ditujukan agar kita bisa masuk di ranah produktif dengan BAHAGIA.
Ketahuilah tipe kekuatan diri (strength typology) teman-teman, dengan cara sebagai berikut:

Masuk ke www.temubakat.com.

Isi nama lengkap Anda, dan isi nama organisasi: Ibu Profesional.
Jawab kuesioner yang ada di sana, setelah itu download hasilnya.

Amati hasil dan konfirmasi ulang dengan apa yang Anda rasakan selama ini.

Lampirkan hasil ST30 (Strength Typology) di Nice Homework #7

Done bagian ini dan inilah lampiran hasil ST30 sayah…eng ing eeengg




Sempat bingung juga waktu ngisi test nya. Soalnya pernyataan yang sama dikeluarkan lagi dengan perintah yang berbeda, saya kan jadi galau haha. Dan pada akhirnya hasil test keluar, memang pas banget didirikuh huhu.

Simpulan yang paling cetar dari hasil tes ini adalah FOKUS PADA KEKUATAN! Kelemahan yang ada sebaiknya diminimalisir atau ditutupi oleh si Aa' :-*.

Buatlah kuadran aktivitas Anda, boleh lebih dari 1 aktivitas di setiap kuadran.

Kuadran  1 : Aktivitas yang Anda SUKA dan Anda BISA
Kuadran 2  : Aktivitas yang Anda SUKA tetapi Anda TIDAK BISA
Kuadran 3  : Aktivitas yang Anda TIDAK SUKA tetapi Anda  BISA
Kuadran 4  : Aktivitas yang Anda TIDAK SUKA dan Anda TIDAK BISA



It is Good to Do what you LOVE but the secret of life is LOVE what you DO





Prive Uri-Cran Plus Ekstrak Cranberry : Minuman Jus Cranberry yang Ampuh Usir Anyang-Anyangan

/ / 2 Comments
Prive Uri-Cran Plus Ekstrak Cranberry : Minuman Jus Cranberry yang Ampuh Usir Anyang-Anyangan

Untuk urusan kebersihan miss V aku termasuk ndeso. Ndesonya kenapa? Jadi waktu masih gadis, aku membersihkan miss V seadanya. Buang air kecil ya seasalnya, gak ngerti cara pakai sabun pembersih, pembalut ketika haid pun pakai kain.

Padahal kegiatan aku segambreng-gambreng, bahkan pulang ke rumah hanya untuk numpang tidur dan mandi doang selebihnya aku di kampus dan di tempat mengajar. Kebayangkan betapa mengenaskan keadaan si miss V. Idealnya paling gak aku bawa tisu atau celana dalam lebih, lah ini gak kepikiran kesana >.<

Sekarang udah nikah, lalu hamil dan melahirkan. Aku gak berani lagi sepele dengan kebersihan miss V. Ternyata penyebab semasa gadis dan jadi mahasiswa itu sering kebelet dan bahkan sampai anyang-anyangan ya itu, karena kurang menjaga kebersihan miss V dan suka nahan pipis.

Emang sih syukurnya sembuh sendiri, tapi aku ngerasain banget kalau udah kena anyang-anyangan pas hamil kemaren, ya ampun, bolak balik ke kamar mandi, beruntungnya lagi gak sampai menderita infeksi saluran kemih kayak yang kejadian dengan istrinya artis Indra Bekti. Etapi aku malah ngalamin masalah lain di daerah vitalku itu, sejak kejadian tersebutlah sampai sekarang, kalau selesai buang air kecil aku pasti elap kering-kering pakai tisu. Dan jadi aware banget dengan kebersihan miss V.

Jadi di area kewanitaan kita itu ada bakteri baik, namun jika kita gak pinter menjaga kebersihan dan lalai untuk berpola hidup sehat, maka bakteri baik ini akan kalah dengan bakteri jahat. Sebab 80% kasus anyang-anyangan disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau dikenal dengan singkatan E.Coli, sekilas nama bakteri ini keren tapi jahatnya juara. Bakteri ini ada di kloset yang jorok, air untuk membasuh saat usai pipis tidak bersih, belum lagi kalau arah mencebok kita salah yakni dari belakang ke depan, dan sering nahan pipis, maka bakteri tersebut memiliki kemungkinan besar untuk masuk dan menempel pada dinding sel epitel saluran kemih. Sehingga menyebabkan pipis tidak tuntas, bahkan menimbulkan nyeri ketika pipis.

Kalau sudah begitu pasti merana, apalagi kalau lagi hamil huhu. Dan aku gak tau kalau ada obatnya yang praktis, menyembuhkan dan menyehatkan serta aman untuk bumil seperti Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberry.

Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberry



Jadi sebulan lalu dapat kiriman 3 sachet Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberry. Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberri adalah salahsatu varian dari produk Prive Uri-Cran, bentuknya dalam sediaan bubuk, dengan komposisi 375 mg Ekstrak Cranberri. Isi per box terdapat 15 sachet, dan satu box dijual dengan kisaran harga 94-121K.

Pertama kali ngerasain Prive Uri-Cran plus Ekstrak Cranberry, segeeer dan ada asem-asemnya, wah ini minuman favorit aku waktu hamil apalagi diminum saat siang hari, wow.  Jadi gini toh rasa Cranberry?
Membuatnya juga gampang, buka sachetnya, tuang deh ke segelas air dingin, aduk-aduk sebentar lalu slurrppp.



Oya apa sih yang terkandung dalam Cranberry? Jadi buah ini udah lama diteliti dan diketahui bahwa Cranberry kaya akan zat proantocyanidin (PAC) yang mampu cegah si E.coli menempel di dinding saluran kemih.

Agar khasiat sembuhnya maksimal, sebaiknya konsumsi jus Cranberry 2 gelas perhari, yang per gelasnya sekitar 150ml, selama kurang lebih 10 hari.
 
Dan sepertinya Prive UriCran plus Ekstrak Cranberry belum merata dijual di apotek terdekat kesayanganku, tapi dapat ditemukan di Guardian atau beli online ^^.

Semoga Bermanfaat ^^.

Terapi Sembuhkan Batuk dengan Zaida Raw Honey

/ / 1 Comments
Terapi Sembuhkan Batuk dengan Zaida Raw Honey


Batuk, adalah penyakit langgananku. Kalau sudah batuk, sungguh menyiksa huhu T_T. Belakangan bila sudah batuk aku jarang minum obat kecuali sudah parah, yang aku lakukan hanya terapi dengan obat tradisional saja. Biasanya obat batukku adalah minum susu kambing segar, tapi sepertinya sudah mulai susah mendapatkannya.

Seminggu lalu aku diserang batuk lagi, efek Khalil pilek lalu batuk kemudian aku pun tertular. Batuknya datang dan pergi, sekali datang, ampun deh, maunya batuk terus sangking gatalnya tenggorokan. Jadi ceritanya saat mengetik di tengah malam, batuk kembali datang, awalnya dikit eh makin sering, kebayangkan anak dan suamiku jadi terganggu tidurnya.

Terpikir untuk minum susu kambing segar, etapi dimanalah dicari tengah malam begini, akhirnya aku minum susu sapi segar yang aku stok di kulkas, eh gak juga reda batuknya. Lalu aku teringat ada madu kiriman Kak Rizki Wulandari. Zaida Raw Honey nama madunya.

Apa Itu Raw Honey?

Raw Honey adalah madu non olahan, madu yang diperoleh langsung dari sarang lebahnya lalu disaring secara sederhana tanpa melalu proses pemanasan dan ultrafiltrasi, dengan begitu kandungan yang ada di madu tetap terjaga utuh. Uniknya lagi madu ini mudah mengkristal usai di buka kemasan tutup botolnya, sehingga bisa dikonsumsi layaknya selai ^^.

Seperti yang kita ketahui, madu adalah minuman lezat yang kaya manfaat dan keberadaannya sampai diabadikan dalam  Al Qur’an,

Dari perut lebah itu, keluar madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan manusia… ( QS: An-Nahl : 69 )

Bersebab Raw Honey ini merupakan madu hutan, sehingga ada banyak variasi rasanya dan warna, ada rasa durian, nanas, kopi, strawberry dan anggur. Dan madu hutan ini ternyata juga ada rasa pahit loh.

Sembuhkan Batuk dengan Konsumsi Raw Honey

Jadi malam itu karena keburu gak tahan lagi, akhirnya aku langsung buka madu itu dan menyedokkannya lalu aku telan, tanpa sempat menyeduhnya dengan air hangat huhu. Alhamdulillah batukku reda. Pertama kali nyoba madu hutan ini, rasanya seperti selai nanas, gak sepenuhnya manis tapi ada rasa asem-asemnya gitu. Tekstur madunya kentel banget, dan kalau sudah mengkristal kayak ada bulir-bulir pasir gitu tapi pas dicobain ya melting di lidah. Bulir-bulir berasal dari melimpahnya kandungan kristal pollen, lilin lebah dan propolis lebahnya,

Karena batukku belum sembuh total, untuk itu aku seharusnya konsumsi madu resep herbal yang tertera di brosur Zaida Raw Honey,

1 sdm raw honey
½ sdm perasan lemon / jeruk nipis
Air hangat 40 dercel

Campurkan ketiga bahan tersebut dan minum secara rutin. Kalau aku sih sebelum tidur minumnya ^^ .
Madu yang aku konsumsi adalah madu yang berasal dari hutan ambarawa, vegetasi heterogen dan variasi madu manis, serta memiliki berat bersih 200gr, dihargai 35K.

Thanks Kak Rizki. Oya untuk kenalan lebih dalam dengan madu hutan ini ada di maduzaida(dot)blogspot(dot)co(dot)id, channel telegram waserdazaida dan akun Facebook Madu Zaida.

Untuk pemesanan bisa order melalui Rizki Wulandari di Nomor Whatsapp : 081260230289.

Semoga Bermanfaat ^^.

Saatnya Belajar Jadi Manajer Keluarga yang Handal

/ / 2 Comments
PROLOG MATERI #6
KELAS MATRIKULASI BATCH 4
INSTITUT IBU PROFESIONAL

BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA HANDAL

Senin, 3 Juli 2017

Disusun oleh Tim Matrikulasi - Institut Ibu Profesional


IBU MANAJER HANDAL KELUARGA  


Motivasi Bekerja Ibu

Ibu rumah tangga adalah sebutan yang biasa kita dengar untuk ibu yang bekerja di ranah domestik. Sedangkan Ibu bekerja adalah sebutan untuk ibu yang bekerja di ranah publik. Maka melihat definisi di atas, sejatinya semua ibu adalah ibu bekerja yang  wajib professional menjalankan aktivitas di kedua ranah tersebut, baik domestik maupun publik.

Apapun ranah bekerja yang ibu pilih, memerlukan satu syarat yang sama, yaitu:

kita harus  SELESAI  dengan manajemen rumah tangga kita.

Kita harus merasakan rumah kita itu lebih nyaman dibandingkan aktivitas dimana pun. Sehingga anda yang memilih sebagai ibu yang bekerja di ranah domestik, akan lebih professional mengerjakan pekerjaan di rumah bersama anak-anak. Anda yang Ibu bekerja di ranah publik, tidak akan menjadikan bekerja di publik itu sebagai pelarian ketidakmampuan kita di ranah domestik.

Mari kita tanyakan pada diri sendiri, apakah motivasi kita bekerja?

Apakah masih ASAL KERJA, menggugurkan kewajiban saja?
Apakah didasari sebuah KOMPETISI sehingga selalu ingin bersaing dengan orang/ keluarga lain?
Apakah karena PANGGILAN HATI sehingga anda merasa ini bagian dari peran anda sebagai Khalifah?

Dasar motivasi tersebut akan sangat menentukan action kita dalam menangani urusan rumah tangga dan pekerjaan kita.

Kalau anda masih “ASAL KERJA”, maka yang terjadi akan mengalami tingkat kejenuhan yang tinggi, anda menganggap pekerjaan ini sebagai beban, dan ingin segera lari dari kenyataan.

Kalau anda didasari “KOMPETISI”, maka yang terjadi anda stress, tidak suka melihat keluarga lain sukses.

Kalau anda bekerja karena “PANGGILAN HATI”, maka yang terjadi anda sangat bergairah menjalankan tahap demi tahap pekerjaan yang ada. Setiap kali selesai satu tugas, akan mencari tugas berikutnya, tanpa MENGELUH.

Ibu Manajer Keluarga

Peran ibu sejatinya adalah seorang manager keluarga, maka masukkan dulu di pikiran kita:

Saya Manajer Keluarga

kemudian bersikaplah, berpikirlah selayaknya seorang manajer.

Hargai diri anda sebagai manajer keluarga, pakailah pakaian yang layak (rapi dan chic) saat menjalankan aktivitas anda sebagai manajer keluarga.

Rencanakan segala aktivitas yang akan anda kerjakan, baik di rumah maupun di ranah publik, patuhi.
Buatlah skala prioritas.

Bangun komitmen dan konsistensi anda dalam menjalankannya.

Menangani Kompleksitas Tantangan

Semua ibu, pasti akan mengalami kompleksitas tantangan, baik di rumah maupun di tempat kerja/organisasi, maka ada beberapa hal yang perlu kita praktikkan, yaitu :

a. PUT FIRST THINGS FIRST

Letakkan sesuatu yang utama menjadi yang pertama. Kalau buat kita yang utama dan pertama tentulah anak dan suami.

Buatlah perencanaan sesuai skala prioritas anda hari ini.

Aktifkan fitur gadget anda sebagai organizer dan reminder kegiatan kita.

b. ONE BITE AT A TIME

Apakah itu  one bite at a time?
- Lakukan setahap demi setahap.
- Lakukan sekarang.
- Pantang menunda dan menumpuk pekerjaan.

c. DELEGATING

Delegasikan tugas, yang bisa didelegasikan, entah itu ke anak-anak yang lebih besar atau ke asisten rumah tangga kita.

Ingat anda adalah manager, bukan menyerahkan begitu saja tugas anda ke orang lain, tapi anda buat panduannya, anda latih, dan biarkan orang lain patuh pada aturan anda.

Latih-percayakan-kerjakan-ditingkatkan-latih lagi-percayakan lagi-ditingkatkan lagi- begitu seterusnya.
Karena pendidikan anak adalah dasar utama aktivitas seorang ibu, maka kalau anda memiliki pilihan untuk urusan delegasi pekerjaan ibu ini, usahakan pilihan untuk mendelegasikan pendidikan anak ke orang lain adalah pilihan paling akhir.

Perkembangan Peran

Kadang ada pertanyaan, sudah berapa lama jadi ibu? Kalau sudah melewati 10.000 jam terbang seharusnya kita sudah menjadi seorang ahli di bidang manajemen kerumahtanggaan. Tetapi mengapa tidak? Karena selama ini kita masih.

SEKEDAR MENJADI IBU

Ada beberapa hal yang bisa bunda lakukan ketika ingin meningkatkan kualitas bunda agar tidak sekedar menjadi ibu lagi, antara lain:

Mungkin saat ini kita adalah kasir keluarga, setiap suami gajian, terima uang, mencatat pengeluaran, dan pusing kalau uang sudah habis, tapi gajian bulan berikutnya masih panjang.

Maka tingkatkan ilmu di bidang perencanaan keuangan, sehingga sekarang bisa menjadi “manajer keuangan keluarga.

Mungkin kita adalah seorang koki keluarga, tugasnya memasak keperluan makan keluarga. Dan masih sekedar menggugurkan kewajiban saja. Bahwa ibu itu ya sudah seharusnya masak. Sudah itu saja, hal ini membuat kita jenuh di dapur.

Mari kita cari ilmu tentang manajer gizi keluarga, dan terjadilah perubahan peran.

Saat anak-anak memasuki dunia sekolah, mungkin kita adalah tukang antar jemput anak sekolah. Hal ini membuat kita tidak bertambah pintar di urusan pendidikan anak, karena ternyata aktivitas rutinnya justru banyak ngobrol tidak jelas sesama ibu–ibu yang seprofesi antar jemput anak sekolah.

Mari kita cari ilmu tentang pendidikan anak, sehingga meningkatkan peran saya menjadi “manajer pendidikan anak”.

Anak-anak pun semakin bahagia karena mereka bisa memilih berbagai jalur pendidikan tidak harus selalu di jalur formal.

Cari peran apalagi, tingkatkan lagi…..dst.

Jangan sampai kita terbelenggu dengan rutinitas, baik di ranah publik maupun di ranah domestik, sehingga kita sampai lupa untuk meningkatkan kompetensi kita dari tahun ke tahun.

Akhirnya yang muncul adalah kita melakukan pengulangan aktivitas dari hari ke hari tanpa ada peningkatan kompetensi. Meskipun anda sudah menjalankan peran selama 10.000 jam lebih, tidak akan ada perubahan karena kita selalu mengulang hal-hal yang sama dari hari ke hari dan tahun ke tahun.

Hanya ada satu kata:

BERUBAH atau KALAH

Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulasi IIP/

SUMBER BACAAN:
Institut Ibu Profesional, Bunda Cekatan, sebuah antologi perkuliahan IIP,  2015
Hasil diskusi Nice Homework Matrikulasi IIP Batch #4, 2017
Irawati Istadi, Bunda Manajer Keluarga, halaman featuring, Success Mom's Story: Zainab Yusuf As'ari, Amelia Naim, Septi Peni, Astri Ivo, Ratih Sanggarwati, Okky Asokawati,Fifi Aleyda Yahya, Oke Hatta Rajasa, Yoyoh Yusroh, Jackie Ambadar, Saraswati Chasanah, Oma Ary Ginanjar, Pustaka Inti, 2009

https://youtu.be/Cr9JSJS7CIM

-----------------------------
 NICE HOMEWORK #6

*BELAJAR MENJADI  MANAJER KELUARGA HANDAL* 


Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal".
Mengapa? Karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu RUTINITAS.
Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita "Merasa Sibuk"sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.

Maka ikutilah tahapan-tahapan sebagai berikut :
✔Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting!
✔Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?
✔Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.
✔Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time (misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut).
✔Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.
✔Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan.
(Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di shubuh jam 07.00 – jadwal dinamis memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7).
✔Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?

Kalau tidak, segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

*_SELAMAT MENGERJAKAN!_*
Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulasi IIP/

--------------------------
Nurul Fauziah
PESERTA MIIP BATCH #4
Nice Homework #
Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal


Pokoknya mengikuti materi demi materi dalam kuliah di Institut Ibu Profesional ini makin menampar-nampar saja. Tapi akankan tamparan ini hanya sekadar saja? Tidakkah rasa sakit dari tamparan tersebut menjadi pengingat untuk segera berubah? Ayok zee, semangat menjadi mamak-mamak professional.

Disadari atau tidak rutinitas menjadi ibu rumah tangga yang sepenuhnya waktu dihabiskan di rumah bersama anak merupakan the silent killer jiwa ibu itu sendiri. Maka dari itu pada satu bagian materi part 6 diingatkan bahwa,

Apa sih sebenarnya motivasi kita bekerja di rumah, dalam hal ini saya ambil contoh diri saya sendiri yang memang sehari-hari mengasuh anak dan bekerja dari rumah.
•    Apakah masih ASAL KERJA, menggugurkan kewajiban saja?
•    Apakah didasari sebuah KOMPETISI sehingga selalu ingin bersaing dengan orang/ keluarga lain?
•    Apakah karena PANGGILAN HATI sehingga anda merasa ini bagian dari peran anda sebagai Khalifah?

Pada poin terakhir saya berhenti lama dan mengulang membacanya. Seharusnya panggilan hati inilah yang jadi motivasi saya bekerja di rumah dengan begitu tidak ada kata jenuh, malas-malasan, dan perasaan negatif lainnya, walau yang namanya sesekali mengeluh itu manusiawi banget, huhu, kadang tak jarang suami jadi sasaran dicurhatin, haha.

Dan lalu biar makin semangat mengerjakan urusan rumah tangga setiap harinya, tanamkan sugesti dalam alam bawah sadar bahwa Saya Manajer Keluarga. Kebayang dong ya gimana layaknya seorang manajer, pun manajer keluarga begitu.

Hargai diri sendiri, pakailah pakaian yang rapi saat bertugas menjadi manajer keluarga. Buat rencana aktivitasi apa saja yang hendak dilakukan dan diselesaikan seharian itu. Buat skala prioritas dan yang terpenting komitmen dan konsisten. Pada paragraf ini merupakan PR gueddeeeek buat saya.

Setelah selesai dengan urusan menghargai diri sendiri ini, pada materi Belajar Menjadi Manajer Keluarga dikasi tahu juga jurus mengatasi kompleksitas tantangan saat bekerja, yang perlu kita lakukan adalah,

Put First Thing First

Letakkan sesuatu yang utama menjadi pertama. Berhubung saya udah emak-emak nih, yang pertama dan utama siapalagi kalau bukan suami dan anak. Jadi untuk mereka, buat perencanaan yang sesuai skala prioritas hari ini, aktifkan fitur organize di gadget kita agar semakin memudahkan kita dalam menjalankan segala rencana.

Dalam review NHW #6 ini ada tips juga nih yang bisa dicoba, yakni silahkan tanyakan pada suami, dari tiga hal ini, jika diurutkan mana yang paling membuat ia bahagia,
1.Rumah bersih dan rapi
2.Makanan tersedia fresh dan hangat
3.Anak yang ke urus

Saya udah coba menanyakan ini ke suami, dan urutannya adalah 3,2,1, haha, oke fiks.

One Bite A Time

Lakukan setahap demi setahap, lakukan sekarang, pantang menunda dan menumpuk pekerjaan. Hal ini terjadi pada pekerjaan melipat pakaian dan menyetrika, serta menulis haha. Sepertinya mantra Lakukan setahap demi setahap, lakukan sekarang, pantang menunda dan menumpuk pekerjaan, harus saya pasang deh di tiap sudut rumah, agar teringat terus.

Delegating

Mendelegasikan pekerjaan ini sangat penting, mantranya adalah latih—percayakan—kerjakan—tingkatkan. Jadi delegasi bukan sekadar memberi tugas, namun ada proses pelatihan disana. Pun Khalil sudah mulai saya ajarkan untuk mandiri.

Memasuki bagian akhir dari pemaparan NHW#6 adalah tentang perkembangan peran sebagai ibu. Kalau ditanya sudah berapa lama jadi ibu?  Ya jawabannya baru 21 bulan haha. Dan kita bakal jadi ibu seumur hidup loh, pertanyaannya, apakah sepanjang hidup kita yang sudah masuk musim jadi mamak-mamak ini hanya ingin SEKADAR MENJADI IBU saja? Mari mengembangkan peran kita sebagai ibu.

Misalnya, selama ini mencatat keuangan keluarga ya begitu-begitu saja, coba ditingkatkan gimana sih agar uang belanja bisa nyisa banyak tiap bulannya trus ditabung buat beli emas atau properti *eaak, trus saking pengen nyisa banyak tuh uang belanja, suami dan anak jatah makannya terancam, buahahaha, becanda aja, ya namanya usaha, soalnya ini masalah terbesar saya, paling gak detil urusan catat mencatat keuangan pasti aja ada keselip, jajan serebu aja kadang lupa dicatat huhu. Semoga ke depan bisa lebih baik dan peran sebagai kabag keuangan keluarga bisa berkembang.

Pokoknya kita jangan kejebak rutinitas dah, kalau kata Einstein nih, orang yang mengharapkan perubahan namun yang ia lakukan hanya hal yang sama tiap hari, maka, situ gilak? Gak mau yakan jadi orang gila. Untuk itu mari optimalkan jam terbang sebagai seorang ibu, agar tercapai 10000 jam terbang supaya menjadi ahli, menjadi ibu professional.

Saatnya mengerjakan PR, di Nice Homework #6 kita diajak untuk kembali menemukan peran hidup. Ya kadang saking tenggelamnya dalam rutinitas, untuk sisiran aja kita gak sempat konon lagi menemukan peran hidup, yaa salaam, maka dari itu PR kali ini penting pake banget,

Tuliskan tiga aktivitas yang paling penting dan tiga aktivitas yang paling gak penting.

Tiap harinya itu, tiga aktivitas yang paling penting adalah mengurus Khalil, masak dan menulis. Tiga hal paling gak penting, terjebak cek sosmed, terjebak cek sosmed, dan terjebak cek sosmed. Hahaha

Waktu Anda selama ini habis untuk hal yang mana? Terjebak cek sosmed >.<

Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras. 

Oke Bun ^_^

Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut)

Membuat kandang waktu ini yang warbiyasak usahanya karena masih ikut jadwalnya Khalil nih, jadi tiap hari bener-bener beda, bahkan bisa berantakan jadwalnya muahaha. Tapi bukan berarti gak bisa diusahakan. Saya coba buat kandang waktu. Mungkin akan berjalan kalau Khalil bobok siang, selama dua jam Khalil bobok, disitulah saya masak dan bersih-bersih rumah, malemnya baru bisa nulis hihi.

Atau sekarang udah menurunkan standar, jadi sejak buat menu masakan untuk 30 hari, saya mulai terbiasa masak di pagi hari, sehingga siang sampai jelang Khalil bobok siang kerjaan saya ya bermain dengan Khalil disambi bersih-bersih rumah, nah setelah Khalil bobok baru deh ngetik dan malamnya bisa dipakai tidur lebih cepat atau kalau gak bisa tidur ya buat ngetik.

Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda. 

Ssssiaaaap grak!

Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)


Hmm, oke noted

Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik? kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

Laksanakan!

Hanya ada 4 kata, BERUBAH SEKARANG ATAU KALAH NANTI!

Semoga Bermanfaat ^^




Powered by Blogger.